Sebanyak 2540 item atau buku ditemukan

Psikologi islam

solusi Islam atas problem-problem psikologi

Muhammad Nabi Untuk Semua

Salah satu aspek dalam misi memasyarakatkan ajaran Rasulullah adalah pendekatan yang realistis dan bertahap mengikuti segala gerak-gerik Nabi. Dalam menerapkan norma-norma teoretis, Rasulullah selalu memberikan kelonggaran-kelonggaran dalam pelaksanaannya. Rasulullah selalu berhati-hati dalam memperkenalkan perubahan sosial secara bertahap menuju masyarakat yang lebih baik. Dalam peristilahan politik modern, pendekatan Rasulullah itu disebut evolusi, bukan revolusi. Buku Buku ini mengulas sejarah Nabi Muhammad dengan cara yang tidak biasa. Ini bukan sekedar buku yang mengungkap secara kronologis tahun demi tahun perjalanan Nabi. Dengan bahasa yang sederhana, lugas, dan mudah dipahami, Maulana Wahiduddin Khan menawarkan pembacaan sejarah dengan interpretasi dan analisis yang jernih dan jeli, sehingga kita tidak hanya menemukan deretan fakta, tapi juga latar belakang, konteks, hikmah, serta bagaimana menggunakan sejarah keagungan Nabi sebagai inspirasi yang tak ada ada habisnya. Dengan membaca buku ini, kita akan menemukan bahwa setiap titik perjalanan sejarah sarat dengan makna yang berlaku kapan-pun.

Dengan bahasa yang sederhana, lugas, dan mudah dipahami, Maulana Wahiduddin Khan menawarkan pembacaan sejarah dengan interpretasi dan analisis yang jernih dan jeli, sehingga kita tidak hanya menemukan deretan fakta, tapi juga latar belakang ...

Hamas, Ikon Perlawanan Islam Terhadap Zionisme Israel

Kemenangan Hamas pada pemilu legeslatif pada tahun 2006 sangat mengagetkan banyak pihak, terutama amerika serikat dan israel. pemilu legeslatif pada tahun 2006 merupakan pemilu pertama yang diikuti oleh Hamas setelah pemilu sebelumnya Hamas menolak untuk berpartisipasi karena pemilu palestina merupakan produk dari kesepakatan oslo (1993). Amerika serikat dan israel seperti kebakaran jenggot menghadapi kemenangan Hamas. Pasalnya, sudah sejak lama Amerika serikat memasukan Hamas ke dalam kelompok organisasi teroris, reaksi senada juga di tunjukan oleh israel. Bahkan setelah Hamas memenangi pemilu, perdana mentri israel ehud Olmert menyatakan keengganannya untuk bekerjasama dengan pemerintahan Hamas. Situasi semakin sulit ketika Fatah, rival politik utama Hamas, menolak bergabung dengan kepemerintahan Hamas. Berawal dari semua itu semakin timbulah konflik, termasuk konfrontasi militer secara langsung dengan israel yang saat ini teradi di jalur Gaza. Buku ini menyajikan seluk beluk hamas dengan adil dan berimbang. [Mizan, Pustaka, Referensi, Politik]

Karena itu, kehadiran buku ini diharapkan dapat memberikan suatu kajian yang
lebih komprehensif terhadap kiprah politik Hamas. Dengan adanya kajian
semacam itu, masyarakat Indonesia, khususnya para peminat studi Timur
Tengah, diharapkan akan dapat lebih mengenal dan mengetahui seluk-beluk
Hamas secara lebih adil dan berimbang. Tulisan di dalam buku ini akan dibagi
menjadi beberapa bagian yang memungkinkan khalayak pembaca memperoleh
perspektif yang ...

Membuat Anak Gila Membaca

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. (QS Al-'Alaq [96]: 1, 3) Allah menurunkan firman pertama-Nya dengan perintah "Iqra". Mengapa? Dengan membaca, manusia mengenali diri, alam semesta dan Tuhan. Dan, dengan membaca, manusia layak menjadi khalifah Allah di muka bumi. Karena itu, semua orangtua sudah semestinya memperkenalkan membaca kepada anak sejak dini: usia 0-2 tahun. Pada masa inilah, perkembangan otak anak amat pesat (80% kapasitas otak manusia dibentuk pada periode dua tahun pertama) dan amat reseptif (gampang menyerap apa saja dengan memori yang kuat). Mohammad Fauzil Adhim - sarjana psikologi, penulis produktif buku-buku bertema pendidikan anak dan keluarga - ingin berbagi pengalaman dan pengetahuannya yang luas tentang: * Bagaimana menjadikan membaca sebagai kegiatan yang menyenangkan * Bagaimana memberikan pengalaman pramembaca yang mengasyikkan * Bagaimana menciptakan kondisi-kondisi yang kondusif untuk membaca * Bagaimana membentuk kebiasaan membaca dengan cara yang disenangi anak. Siapa pun orangtua yang menghendaki anak-anaknya menjadi generasi ulil albab - berpikiran cemerlang, berakhlak mulia, dan berperasaan penuh kasih-sudah seharusnya membaca buku yang enak dibaca dan amat penting ini. [Mizan, Mizania, Pendidikan, Referensi, Indonesia]

Selama sehari kita banyak mempergunakan kata "inspirasi" tersebut dalam
berbincang-bincang maupun bercanda dengan anak. Kita bisa membuat
permainan kecil yang menyenangkan di mana anak dan orangtua akan
menggunakan kosakata hari itu dalam bentuk kalimat. Sebaiknya, orangtua
membatasi pengenalan kosakata yang sangat unik. Jangan terlalu sering, tetapi
jangan pula membuat anak terasing dari kosakata seperti itu. Tadabur Alam
Banyak ayat dalam Al-Quran ...

Membaca Sapardi

Puisi Sapardi Djoko Damono sesungguhnya adalah puisi yang wajar, namun dalam khazanah perpuisian kita, ia menjadi puisi yang harus. Nirwan Dewanto (Budayawan) ... kumpulan ini memperlihatkan keragaman agama dan kepercayaan, kristiani, muslim, maupun animisme. Kematian disambut dengan khidmat... dengan sikap hormat, kita menyisih, memberi jalan, dan berbicara pelan. Apsanti Djokosujatno(Guru Besar Ilmu Sastra Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia) Sebuah penelitian yang bersungguh-sungguuh boleh jadi dapat menyikapkan bahwa suasana "ngeri" memang sungguh menjadi mousike sebagian besar karya-karya Sapardi. Bakdi Soemanto (Giri Besar Ilmu Sastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada) [Sapardi] terus saja meninjau, dan mempertimbangkan jalan kepenyairan yang telah ia tempuh. Terua saja gelisah, dan karena itu saya kira, maka ia terus menulis puisi. Hasan Aspahani (Penyair, Wartawan) Dari kata sugestif ke acuan transparan... bagian pertama berbentuk naratif, tetapi bagian kedua berupa sonet, buku ketiga gabungan keduanya, membuat kita bertanya, bagaimana kumpulan sajaknya yang akan datang? Toeti Heraty Noerhadi (Guru Besar Filsafat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia)

... artikel berikutnya, tulisan B. Rahmanto dan Lilawati Kurnia, mengajak kita
melakukan pembacaan dan mengaitkan karya Sapardi dengan konteks di tahun
1965 dan 1998. Karya Sapardi yang biasanya diasosiasikan dengan sunyi, sepi,
dan imaji alam dalam dua artikel ini diurai intertekstualitasnya dengan “memori
kolektif” dunia yang hingar bingar dan penuh kekerasan. Untuk Lilawati Kurnia,
kaitan tersebut dipromosikan oleh sampul Ayat-ayat Api yang sugestif dan
mencolok, ...

Tan Malaka Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia jilid 4

September 1948-Desember 1949

Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samara sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda, ia bekerja untuk Komintem (organisasi komunis revolusioner internasional) dan sesudah 1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang illegal dan antikolonial. ia tidak diberi peranan dalam proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia: Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. Tetapi segera pula mereka tidak sejalan. Tan Malaka menghendaki sikap tak mau berdamai dengan Belanda yang ingin memulihkan kendali kekuasaan kolonialnya. Ia memilih jalan’perjuangan’ dan bukan jalan ‘diplomatis’. Ia mendirikan Persatoean Perdjoeangan yang dalam beberapa bulan menjadi alternative dahsyat terhadap pemerintahan mederat. Dalam konfrontasi di Parlemen ia kalah dan beberapa minggu kemudian Tan Malaka dan sejumlah pengikutnya ditangkap dan ditahan tanpa proses sama sekali – dari Maret 1946 sampai September 1948. Jilid empat ini meliputi periode dramatis setelah pembebasan Tn Malaka sampai ia menghilang pada Februari 1948. Ia mulai dengan menghimpun pendudukannya yang telah tercerai-berai dan pada November 2948 mendirikan parta baru yang bernama Partai Murba. Akan tetapi pembentukan partai terganggu oleh Serangan Belanda Kedua pada Desember 1948. Saat itu Tan Malaka bermarkas di Kediri di bawah perlindungan bataliyon TNI yang dipimpin Sabarudin. Sabarudin memiliki reputasi buruk sebagai seorang panglima perang yang bengis dan kejam. Di Kediri, Tan Malaka mempersiapkan tentara dan rakyat melakukan perang gerilya terhadap Belanda dengan tujuan Indonesia sebagai Negara sosialis. Sesudah ikut bergerilya ke Gunung Wilis, dalam pamphlet yang ditulisnya tiap hari, ia menyerang Soekarno dan Hatta yang telah ditahan Belanda dan menuduh TNI di daerah yang bersikap putus asa. Bahkan ia memproklamir dirinya sebagai Presiden Indonesia. Serntak TNI beraksi. Markas besar Tan Malaka dan Sabarudin ditumpas. Setelah suatu rangkaian peristiwa yang luar biasa, Tan Malaka dieksekusi oleh satuan local TNI di desa Selopanggung, 21 Februari 1949. Kematiannya dirahasiakan. Sesudah 58 tahun barulah terungkap lokasi, tanggal, dan pelakunya, yaitu dalam edisi asli buku ini yang berbahasa Belanda (2007). Kematian Tan Malaka tidak mengakhiri gagasan radikalnya. Sampai akhir 1949 para pendukungnya terlibat dalam aksi-aksi gerilya melawan TNI, dan pemimpin Republik. Namun dukungan rakyat ternyata tidak memadai sehingga kekalahan tidak dapat dihindari. Buku ini secara mendetail menggambarkan hal ikhwal perlawanan radikal ini. Bab akhir mendokumentasikan pencarian lokasi kuburan Tan Malaka, penggalian jenazahnya pada tahun 2009, serta hasil autopsi.

Tan Malaka, Islam dalam tinjauan Madilog (Materialisme-Dialektika-Logika).
Djakarta: Pusat 'Jajasan Massa', 1986, iii+16 halaman. Penerbitan dalam bentuk
ketikan dan fotokopi. 'Pengantar penerbit', tertanggal 15 Nopember 1986, hlm. i;
Pada halaman ii keputusan Soekarno 28-3-1963 kepada Tan Malaka sebagai
Pahlawan Nasional. Dengan Hamka, 'Pengantar', hlm. 1-3. Edisi tersebut sama
dengan edisi 1982, kecuali sampul, keputusan Soekarno, dan penanggalan
prakata.

Cendekiawan dan kekuasaan dalam negara Orde Baru

Indonesian politics in the New Order era and the transition to democracy.

Daniel Dhakidae. Ikatan Cendekiawan Muslim dan Politik Pengabaian Orde
Baru Pukulan yang diberikan oleh perlawanan siswi-siswi sekolah menengah
terhadap kekerasan penyeragaman Orde Baru pada tahun 1990-an hanyalah
pertanda terkurasnya energi Orde Baru. Perlawanan keras dan khas kaum
perempuan sekolah menengah tidak dengan sendirinya mengatakan bahwa ada
esprit de corps yang sama atau esprit de fraternite di kalangan Islam secara
keseluruhan.

Panggilan Islam terhadap wanita

Bertolak dari itu, maka secara syar'i dialah yang dituntut untuk melindungi dan
memberi nafkah kaum wanita, sedangkan kaum wanita dituntut untuk men- taati
kepemimpinan dalam hal yang makruf. TUJUAN FITRAH DALAM TUGAS SUAMI
ISTRI Pembagian kerja antara suami istri seperti yang telah ditetapkan sunnah
Rasul adalah sesuai dengan tujuan fitrah, sebab Islam adalah agama fitrah.
Allah telah melebihkan kaum pria dalam penciptaan- Nya berupa kekuatan fisik
dan akal ...

Seri Tempo: Wahid Hasyim (Tokoh Islam di Awal Kemerdekaan)

Biography of Wahid Hasyim, an Indonesian nationalist and prominent figure in Nahdlatul Ulama.

Satu Tahun yang Bernas Memasukkan pelajaran agama ke sekolah umum dan
pengetahuan umum ke pesantren merupakan gagasan Wahid. Dia
mengembangkan model pendidikan guru agama dan perguruan tinggi agama.
ANAK Pesantren Tebuireng ini rupanya cepat “menjadi orang”. Puncaknya, pada
usia 35 tahun, empat tahun sebelum kematiannya yang tragis, ia menduduki
posisi penting: Menteri Agama. Dalam periode yang singkat itu (1949-1950),
sejumlah gagasan ...