Sebanyak 563 item atau buku ditemukan

Menjadi Secantik Fatimah

Pecayalah anda cantik karena polesan kepribadian bukan karena polesan fisik anda

Apa yang membuat seorang Fatimah az-Zahra begitu mempesona hingga hari ini, bahkan hingga akhir zaman?. Parasnya kah? Mungkin saja… tapi berpa banyak paras cantik pernah melenggang di panggung sejarah manusia. Tidak ada yang mempesona sedahsyat pesona sang Fatimah, mengapa? Karena sang fatimah menawarkan pesona yang lain yang jauh lebih dahsyat dari sekedar wajah. Ia menawarkan kepribadian seorang ahli surga. itulah yang teus mempesona jiwa perindu tuhan. Sebuah buku islami dari Mirqat Publishing (Mirqat Group)

Hasan Syamsi Basya Muhammad Ikhsan. dengan prinsip-prinsip mereka.
Selebihnya, kami juga mewanti-wanti kaum remaja muslimah dengan berbagai
macam bahaya yang mengelilingi dari berbagai arah, seperti anak muda-anak
muda ...

Menuju Sejahtera Meraih Bahagia

"DR. MASZLEE MALIK merupakan tokoh cendekiawan muslim dalam negara ini. Pandangan-pandangan politik beliau mengambil kira gabungan antara tuntutan roh nas-nas syariah dalam teksdan penjelmaannya dalam realiti semasa. Saya berharap tulisannya ini akan menjadi satu lagi sumbangan ke arah memahami kerangka pemikiran politik dalamIslam. Didoakan ia dapat menjadi penawar kepada kejumudangolongan yang membicarakan nas-nas politik dalam agamaini secara literal. Juga menjadi ubat untuk mereka yang cuba membebaskan politik dari prinsip-prinsip agama. Moga ALLAH memberkati usaha akhi fi llah Dr. Maszlee Malik!"

"DR. MASZLEE MALIK merupakan tokoh cendekiawan muslim dalam negara ini.

30 Strategi Mendidik Anak

Cerdas Emosional, Spiritual, Intelektual

Bayangkan betapa indah terasa hidup ini, apabila kita mempunyai anak yang cerdas otaknya, baik prilaku dan sopan-santunnya serta taat beribadah. Namun sebaliknya betapa tersiksa hidup ini apabila kita mempunyai anak yang bodoh otaknya, jahat dan durhaka prilakunya bahkan tidak mengenal Tuhannya. Inilah tantangan bagi setiap kita yang memiliki anak. Kita selalu harap-harap cemas terhadap anak kita. Karena kita merasa mendidik anak bukanlah masalah sederhana. Lalu apa jalan keluar dari masalah ini? Mudah..., demikianlah ungkapan yang layak setelah Anda membaca buku ini. Yang dibutuhkan hanyalah ketulusan. Ketulusan yang berbuah kemauan. Buku ini memuat 30 strategi yang bisa Anda ambil salah satunya, atau bahkan semuanya dalam menghadapi anak Anda. Anda akan mendapati bahwa kenakalan bukan lagi masalah, melainkan sumber kekuatan untuk mempersiapkan anak menjadi pribadi unggul. Membaca buku ini, Anda mendapatkan dua keuntungan sekaligus. Anda dapat mendidik anak dengan cara yang positif, sekaligus mendidik kita—baik orangtua maupun pendidik—menjadi pemimpin yang banyak akal dalam menghadapi permasalahan. ======= Buku persembahan penerbit Maghfirah

Serta seluruh anggota tubuhnya aktif merespon dengan baik pesan-pesan yang
disampaikan oleh seorang pembicara. Menjadi pendengar yang baik bagi sang
anak berarti memerhatikan apa yang ingin diungkapkan oleh sang anak,
sekaligus menjadi media penyampaian pesan positif kepada sang anak dengan
baik pula. Ketegangan yang terjadi antara kedua orangtua dengan anaknya
insyaallah dapat dijembatani melalui metode ini. Semakin sering metode ini
dipraktikkan, ...

Filsafat Manajemen

Manajemen Filsafat adalah petunjuk utama yang menggaris bawahi semua tindakan dari seorang manejer. Filsafat manajemen adalah bagian yang terpenting dari pengetahuan dan kepercayaan yang memberikan dasar yang luas untuk menetapkan pemecahan permasalah manajerial.Filsafat manajemen memberikan dasar bagi pekerjaan seorang manajer. Seorang manajer memerlukan kepercayaan dan nilai yang pokok untuk memberi petunjuk sesuai dan dapat dipercaya guna menyelesaikan pekerjaan. Filsafat manajemen juga memberikan desain sehingga seorang manajer dapat mulai berpikir. Filsafat manajemen amat berguna karena dapat digunakan untuk memperoleh bantuan dan pengikut. Filsafat manajemen memberikan pemikiran dan tindakan yang menguntungkan dalam majamen dan membantu kepada sifatnya yang dinamis dan memberi tantangan. Dalam filsafat manajemen, terkandung dasar pandangan hidup yang mencerminkan keberadaan, identitas, dan implikasinya guna mewujudkan efisiensi dan efektivitas dalam pekerjaan manajemen. Untuk merealisasikan tujuan diperlukan beberapa faktor penunjang sehingga merupakan kombinasi yang terpadu, baik menyangkut individu maupun kepentingan umum.Hal ini dimaksudkan adanya keseimbangan diantara faktor-faktor yang diperlukan dalam mencapai suatu kekuatan untuk mengejar hasil yang maksimum.

Jakarta: Gaya Media Pratama, 1997 Jujun S. Suryasumantri, Filsafat: Sebuah
Pengantar Populer, (Jakarta: Pustaka Sinar ... Filsafat Ilmu. Bandung: Judistira
Garna Foundation dan Primaco Akademika. Kadarman, A.M. et.al. Pengantar
Ilmu ...

Akuntansi Pajak\

... tambahan kekayaan neto dari penghasilan belum kena pajak, penghasilan
dari usaha berbasis syariah, dan surplus ... B. Penghasilan Global dan
Schedular Menurut sistem pemajakan global (global system of income taxation) ,
semua ...

Ketertindasan Perempuan Dalam Tradisi Kawin Anom

Subaltern Perempuan pada Suku Banjar Dalam Perspektif Poskolonial

Buku ini merupakan hasil penelitian tentang subaltern perempuan banjar dalam tradisi Kawin Anom (kawin muda). Menguak ketertindasan perempuan dalam konteks budaya lokal yang dialami sejak zaman kolonial hingga saat ini (poskolonial). Warisan kawin anom berlangsung secara terus-menerus dan menjadi sebuah tradisi. Transformasi budaya kawin anom dimulai dari sistem perjodohan sampai pada pergaulan bebas anak-anak muda. Kawin anom direproduksi dalam fungsi sosial, budaya, dan ekonomi, sehingga berdampak pada ketertindasan perempuan yang melakukan kawin anom. Pengalaman perempuan kawin anom (life history) merupakan bagian penting dari studi etnografi feminis dalam tulisan ini. Budaya patriarkhi yang tertanam sejak zaman kolonial menjadi sebuah gambaran hidup mereka yang kuat. Penderitaan selama kawin anom berlangsung mereka lakonkan hanya karena rasa malu dan mempertahankan sebuah perkawinan. Padahal, sejak awal menikah mereka juga tidak mengetahui apa sebenarnya arti sebuah perkawinan. Perempuan menjadi tertindas manakala agama dan budaya juga dikaitkan dalam kehidupan mereka tanpa landasan yang sebenarnya. Ketertindasan perempuan dalam kehidupan rumah tangga sejak melakukan kawin anom dapat berdampak secara sosiologis dan psikologis pada mereka. Perempuan juga kerap menjadi korban kekerasan, seperti terjadinya KDRT dan gangguan reproduksi. Bahkan perempuan mengalami ketertindasan dalam hubungan suami istri. Gambaran perempuan di India yang mengalami subaltern menjadi sebuah benang merah dari kisah perempuan kawin anom pada Suku banjar di daerah penelitian. Namun perlawanan yang digambarkan Gayatri Spivak sebagai kelompok subaltern yang tak mampu berbicara menjadi sebuah subaltern baru (new subaltern) bagi mereka. Keberanian perempuan untuk melawan justru menjadikan ketertindasan baru lagi di dalam kehidupan. Perempuan muda terpaksa hidup menanggung anak bahkan tanpa kejelasan status secara formal. Buku ini menyajikan sebuah pengalaman hidup bagi kaum perempuan yang mengalami ketertindasan.

Buku ini merupakan hasil penelitian tentang subaltern perempuan banjar dalam tradisi Kawin Anom (kawin muda).

Pertama Kepada Akhir : Perjalanan Kehidupan Manusia Perspektif Islam

Buku ini kami bagi menjadi 5 Bab. Bab 1 yaitu Alam Kehidupan Manusia; yang menceritakan tentang tempat-tempat yang dilewati oleh manusia semenjak pertama diciptakan hingga kematian dan peradilan. Bab 2 yaitu Proses Kehidupan Manusia; tentang Penciptaan manusia pertama (Adam as) dan kejadian manusia setelah Adam as. Bab 3 Pernikahan; tentang pernak pernik pernikahan. Bab 4 Kehidupan Rumah Tangga; tentang tanggung jawab keluarga, kelahiran anak membawa berkah dan peran orangtua terhadap pendidikan anak. Bab 5 Penghujung Kehidupan; tentang Ketika Titipan Allah Beransur Dikembalikan dan cara Mengantar Kematian.

Tanah yang diambil oleh malaikat Izrail berasal dari tanah yang beragam dan
diambil satu genggam: a. Tinggi rendahnya, mulai dari tanah dataran tinggi dan
rendah. b. Sifatnya, dari tanah liat dan gembur. Warnanya, ada yang hitam dan ...

Filsafat dan Teori Hukum Postmodern

Postmodern, istilah yang sangat menggelegar ini, telah menjadi narasi baru dalam berbagai bidang, apakah itu bidang filsafat, seni, kebudayaan, ekonomi, kemasyarakatan, dan termasuk juga, tentunya seperti diuraikan dalam buku ini, dalam bidang hukum. Tanpa terlalu banyak kasak-kusuk, paham postmodern ini ternyata telah mampu menjungkirbalikkan hampir semua paham, teori, doktrin, mitos, bahkan sesembahan umat manusia yang selama ini dianut, baik secara konservatif maupun secara moderat. Dengan sangat lantang, paham postmodern ini melabrak paham-paham lain seperti paham komunisme, sosialisme, kapitalisme, liberalisme, logika, ilmu pengetahuan, teknologi, moral dan etika, dan berbagai narasi besar lainnya. Sedikit lebih awal dari perkembangan paham postmodern ini, telah berkembang pula berbagai pola pikir yang umumnya dikembangkan oleh kaum pembangkang terhadap berbagai konsep pemikiran yang kala itu dianut oleh mayoritas umat manusia, yang kemudian melahirkan berbagai teori kritis, kanan atau kiri, semacam yang dikembangkan oleh aliran Frankfurt di Jerman. Khusus dalam bidang hukum, berkembang pula aliran yang juga mempunyai karakteristik memberontak, yaitu aliran legal realism, yang menjungkirbalikkan aliran hukum kala itu yang sangat didominasi oleh metode ilmu pengetahuan, yang berupa metode ilmiah-abstraksi-sillogisme, yang membuat hukum seakan terbang menerawang jauh dari bumi tempatnya berpijak. Ketiga faktor tersebut, yakni postmodern, aliran kritis, dan legal realism, akhirnya melahirkan suatu paham revolusioner dalam bidang hukum yang kemudian dikenal dengan the critical legal studies itu. Ternyata, aliran hukum kritis ini, dengan berbagai konsep, teori, dan analisisnya yang cukup elegan tetapi menohok itu, perkembangannya telah sangat bergema dan bergemuruh dalam teori dan filsafat hukum, sehingga dapat dipastikan bahwa ke depan, aliran hukum ini bukan lagi sekedar basa-basi pemikiran orang-orang ekstrem. Meskipun ke mana arah mereka melaju juga belum jelas benar kelihatannya. Inilah gambaran dari isi buku ini sehingga tentunya buku ini akan sangat bermanfaat, menarik, dan menggelitik bagi siapa saja sarjana hukum yang mempunyai visi dan ingin mempunyai pengetahuan tentang teori hukum yang tetap up to date. Selamat mambaca!!!

Postmodern, istilah yang sangat menggelegar ini, telah menjadi narasi baru dalam berbagai bidang, apakah itu bidang filsafat, seni, kebudayaan, ekonomi, kemasyarakatan, dan termasuk juga, tentunya seperti diuraikan dalam buku ini, dalam ...

Teori & Praktek

Memperoleh Kembali Kenyataan Supaya Memperoleh Masa Depan

Buku ini dibagi dalam empat bagian, yaitu pengantar, dua bab, dan penutup. Dalam pengantar telah ditetapkan masalah atau problem yang perlu dipecahkan. Dalam Bab 1 dibahas hubungan antara teori dan praktek, yaitu di satu pihak hubungan antara administrasi pembangunan (praktek), dan di pihak lain ilmu Administrasi Pembangunan (teori). Kemudian dalam Bab 2 diterangkan metode penelitian ilmiah yang harus dipakai dalam ilmu-ilmu sosial untuk dapat menghasilkan jenis pengetahuan ilmiah spesifik yang diperlukan itu. Kemudian dalam penutup, akhirnya dinilai kembali hasil (result) yang diperoleh dari upaya memecahkan masalah yang bersangkutan. Sebagai petunjuk untuk pembaca buku ini, barangkali berguna untuk diketahui bahwa pembagian ke dalam empat bagian tersebut berdasar logika pendekatan proses pemecahan masalah yang disajikan.

Dalam Bab 1 dibahas hubungan antara teori dan praktek, yaitu di satu pihak hubungan antara administrasi pembangunan (praktek), dan di pihak lain ilmu Administrasi Pembangunan (teori).

Antropologi Budaya

Antropologi Budaya merupakan salah satu cabang ilmu-ilmu sosial, yang berupaya untuk memberi jawaban atas berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan manusia dalam posisi atau kedudukannya sebagai makhluk sosial. Jawaban yang diberikan tersebut menguraikan seluk-beluk realitas fundamental tentang manusia yang dikonstruksikan sebagai intersubjektivitas atau ketentuan dunia nyata, yang merupakan dasar kebudayaan manusia. Garis besar pembahasan yang disajikan dalam buku ini dibatasi pada tiga kajian utama, yang dieksposisikan dalam beberapa bab. Pertama, orientasi umum tentang Antropologi Budaya yang tergambar dalam teori-teori yang terdapat dalam dunia Antropologi, baik berupa konsep dasar, metode-metode yang khas, hubungannya dengan ilmu lain, sejarah dan manfaat pengkajian, maupun berbagai permasalahan yang terkait dengan penerapannya. Kedua, gejala-gejala elementer atau esensial yang diamati dalam Antropologi Budaya, semisal evolusi manusia dan kebudayaannya, organisasi atau kehidupan kolektif dalam struktur masyarakat yang kemudian melahirkan pranata sosial, penelitian kepribadian, norma atau hukum, serta adat istiadat dalam budaya tertentu. Di mana hal tersebut dikaji dengan memanfaatkan pendekatan hukum serta psikologi dalam penelitian kepribadian manusia. Terakhir, merupakan kajian yang tidak kalah penting adalah mengenai perubahan kepribadian masyarakat dan budayanya. Karena pada dasarnya perubahan kebudayaan atau culture change selalu dapat terjadi, meskipun masa perubahan tersebut memakan waktu yang cukup lama, bahkan bisa ribuan tahun. Sumber penyebab perubahan tersebut bisa berasal dari dalam masyarakat itu sendiri, bisa pula berasal dari luar masyarakat yang bersangkutan. Secara umum, hal yang memengaruhi proses perubahan kebudayaan tersebut ada empat, yaitu discovery, invention, evolusi, dan difusi. Namun, pada era teknologi informasi seperti saat ini, telah banyak ditemukan perubahan budaya yang terjadi dalam masa yang relatif cepat. Hal ini biasanya karena ditemukan atau dikenalkannya teknologi baru yang semakin canggih yang dapat memicu proses perubahan kebudayaan. Semua uraian dalam buku ini merupakan kajian yang sangat penting, mengingat kita¾sebagai manusia abad ini¾akan terus dan harus mengalami proses pergeseran sikap dan mentalitas sebagai warga masyarakat untuk dapat hidup sesuai dengan tuntutan masa kini, atau yang lebih kita kenal dengan istilah modernisasi. Sementara modernisasi sendiri pasti akan selalu terkait dengan Antropologi, karena di dalamnya terdapat berbagai kajian yang memengaruhi manusia modern, seperti asal-usul, adat istiadat, norma dan hukum, kepercayaan pada masa lampau, dan sebagainya. Pemahaman atas berbagai peristiwa yang terjadi pada masa lampau dan terus mengalami perubahan tersebut, tentu saja akan memiliki manfaat yang besar bagi manusia modern yang hidup di zaman ini. Adapun informasi atau pembahasan yang disajikan dalam buku ini, pertama-tama dimaksudkan bagi mahasiswa dalam melengkapi referensi mata kuliah Pengantar Antropologi Budaya atau mata kuliah lainnya yang diarahkan untuk menumbuhkan pemahaman tentang kemanfaatan kajian Antropologi terhadap hukum. Selain itu, buku ini juga sangat bermanfaat bagi mereka yang berminat dan/atau memiliki keterkaitan dengan bidang studi ini. Misalnya, para petugas yang berurusan dengan pelaksanaan proyek-proyek pembangunan kualitas kemanusiaan, semisal bimbingan masyarakat (BIMAS) atau keamanan dan ketertiban masyarakat (KAMTIBNAS), yang notabene memiliki tugas pokok dalam menjamin kondisi keamanan, ketertiban, dan tegaknya hukum di masyarakat. Buku yang membahas kebudayaan serta kaitannya dengan hukum ini, akan memberikan gambaran yang jelas dan mampu membekali para pembacanya mengenai fungsi dan peranan hukum yang dikaji berdasarkan pendekatan Antropologi. Selanjutnya, pembaca akan menyadari betapa pentingnya mengetahui dan memahami budaya masyarakat dalam kaitannya dengan hukum positif yang berlaku dalam suatu negara.

Antropologi Budaya merupakan salah satu cabang ilmu-ilmu sosial, yang berupaya untuk memberi jawaban atas berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan manusia dalam posisi atau kedudukannya sebagai makhluk sosial.