Sebanyak 1504 item atau buku ditemukan

Approaches to Inclusive English Classrooms

A Teacher’s Handbook for Content-Based Instruction

This book provides educators with an accessible guide to best practices concerning content-based instruction (CBI) models and their use in English learner inclusive classrooms. The author effectively bridges the gap between theory and practice with a critical analysis of practical examples and diverse strategies for the inclusion of English learners into K-12 general education courses. The book also raises controversial questions regarding who is qualified to teach English learners and who is responsible for doing so, looking at the difficulties faced by both general educators and ESL teachers in Inclusive Classrooms. By providing a lens through which both ESL teachers and general educators are able to analyze, compare and contrast a range of widely-employed CBI methods, this book allows teachers to make informed decisions in their EL program development and work with English learners in K-12 schools.

This book provides educators with an accessible guide to best practices concerning content-based instruction (CBI) models and their use in English learner inclusive classrooms.

Dari Medan area ke pedalaman dan kembali ke kota Medan

Barang kali kita dapat membayangkan, tentu seluruh kaum bangsawan di
Sumatera Timur merasa diri dan jiwanya terancam, demikian juga keluarga dan
hartanya. Bila keinginan mereka ini akan terjadi, maka seluruh kaum bangsawan
akan hilang dari Sumatera Timur. Dan tidak perduli apakah ia bersalah atau
tidak, apakah ia berjiwa kerakyatan atau tidak, apakah ia seorang pejuang atau
tidak, semuanya akan disapu bersih. Dapat dipahami, bahwa Kerajaan/
Zelfbestuur harus ...

Kawin Beda Agama di Indonesia

Telaah Syariah dan Qanuniah

Pengharaman “perkawinan beda agama” sesungguhnya bukanlah monopoli para ulama atau undang-undang perkawinan yang berlaku di Indonesia, melainkan telah menjadi pemandangan umum dunia Islam secara global. Dalil naqli-teks maupun ‘aqli-argumentasi yang ditampilkan dalam buku ini didasarkan pada kajian ilmiah akademik disertai pengalaman interaksi penulis dengan sejumlah kasus yang terjadi di masyarakat, terutama perenungan mendalam tentang hukum pernikahan dari sudut pandang hukum Islam (syari‘ah) dan peraturan perundang-undangan yang berlaku (qanuniah), di samping kebutuhan masyarakat Indonesia, khususnya yang beragama Islam. Kehadiran buku ini diharapkan turut memberikan sumbangan pemikiran yang lebih konkret dan konstruktif, baik dari sudut pandang agamis, normatif, maupun tinjauan jangka panjang masa depannya, yang boleh jadi bersifat teka-teki, bahkan misteri, bagi orang-orang yang tengah terlilit dilema kasus “perkawinan beda agama”. Dengan cara itu pula, diharapkan orang-orang yang berminat atau sudah berniat melakukan “pernikahan beda agama” akan mampu lebih matang dalam menentukan sikap dan pilihan. Maka, tidak berlebihan jika buku ini dijadikan semacam tongkat pemandu Anda dalam memperkaya pengetahuan dan wawasan terkait ihwal “perkawinan beda agama”.

Pengharaman “perkawinan beda agama” sesungguhnya bukanlah monopoli para ulama atau undang-undang perkawinan yang berlaku di Indonesia, melainkan telah menjadi pemandangan umum dunia Islam secara global.

Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia

Buku ini mengkritik persepsi kalangan sarjana terutama kaum islamis yang memandang madrasah sebagai lembaga monolitik. Misalnya, madrasah Islam di Pakistan dipersepsikan sebagai lembaga pendidikan yang sama dengan madrasah di Thailand dan Indonesia. Persepsi demikian menyebabkan generalisasi yang menyesatkan, bila dikaitkan dengan opini bahwa madrasah sebagai tempat di mana nilai-nilai radikalisme dan terorisme disemaikan. Sebagai satu kajian ilmiah, buku ini sangat penting bagi para akademisis, mahasiswa studi Islam maupun umum, para pendidik saerta pemerhati sosial-politik dan keagamaan. *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)

pada sekularisme, mata pelajaran agama di sekolah harus dilihat sebagai usaha
muslim Indonesia memelihara identitas Islam di kalangan anak-anak muslim.
Oleh karena itu, pendidikan agama di sekolah juga merupakan bagian dari “
struggle of Islam in modern Indonesia”. Guru merupakan elemen penting dalam
penyelenggaraan mata pelajaran agama di sekolah. Guru yang dibutuhkan
adalah mereka yang memiliki kompetensi dalam bidang yang diajarkan. Standar
tentang ...

Tawakkal

Kunci Sukses Membuka Pintu Rezeki

Secara sederhana tawakkal dapat dipahami sebagai sikap pasrah kepada Allah atas segala yang dikehendakinya, adapun secara luas adalah dengan menyerahkan segala urusan yang terkait dengan usaha dan perbuatan kita dengan sepenuh hati kepada kekuasaan Allah, sebagaimana pasrahnya mayit kepada kehendak orang yang memandikannya, dia membalikkan mayit tersebut sesuai keinginannya. Sesungguhnya tidak mudah bagi seseorang untuk bertawakkal dengan keimanan yang tipis, sebab tawakal merupakan buah dari keimanan yang kuat kepada Allah. Siapa yang bertawakkal maka hidupnya aman dan tidak ada yang ia takuti sedikitpun karena dari setiap kejadian yang terjadi padanya karena baginya semua yang terjadi adalah kehendak daripada Allah taÕala. Tawakkal adalah perbuatan hati, artinya sesuatu yang dilakukan dalam hati, tidak dengan ucapan lisan, perbuatan anggota badan dan tidak pula masuk dalam kategori pembahasan ilmu dan pengetahuan. -Akbarmedia-

Secara sederhana tawakkal dapat dipahami sebagai sikap pasrah kepada Allah atas segala yang dikehendakinya, adapun secara luas adalah dengan menyerahkan segala urusan yang terkait dengan usaha dan perbuatan kita dengan sepenuh hati kepada ...

Sosok Para Sahabat Nabi

Sosok Para Sahabat Nabi Dr. Abdurrahman Raf'at al-Basya "Generasi muslim terbaik adalah mereka yang hidup semasa denganku. Mereka adalah para sahabatku, lalu generasi sesudah mereka, kemudian generasi setelah itu." (Hadis Sahih) Para sahabat Nabi adalah generasi terbaik. Mereka terdidik dan belajar di bawah naungan "madrasah" Nabi Muhammad s.a.w. Penegasan hadis di atas secara tidak langsung mengindikasikan bahwa kehidupan mereka harus diteladani oleh setiap muslim. Para sahabat Nabi yang dipotret buku ini merupakan pribadi-pribadi dengan kualitas keislaman, keimanan, dan ihsan sempurna. Sosok-sosok teladan itu sudah mengabdikan hidup mereka untuk memperjuangkan Islam, mempertahankan akidah, dan memberikan makna yang sesungguhnya pada persahabatan mereka dengan Rasulullah s.a.w. Hal ini tidak mengherankan, karena mereka benar-benar memahami wahyu dan menghayati seluruh aspek ajaran Islam. Dengan merujuk pada sumber-sumber yang muktabar dan sahih, karya ini membentangkan perjalanan hidup, pencarian kebenaran yang dilakukan, serta perjuangan dan komitmen para sahabat Nabi kepada nilai-nilai Islam yang luhur. Tiap kali membacanya, keinsyafan beragama kita akan tergugah, kebanggaan kita pada keluhuran Islam akan selalu tumbuh, dan kecintaan kita terhadap para sahabat beserta Nabi Muhammad pun akan semakin menguat.

Sosok Para Sahabat Nabi Dr. Abdurrahman Raf'at al-Basya "Generasi muslim terbaik adalah mereka yang hidup semasa denganku.

Revolusi dari luar

demokratisasi di Indonesia

Political reforms related to democracy in Indonesia; collected articles previously published in newspaper and magazines.

Islam dan Nasionalis (dalam pengertian sempit kosakata yang digunakan para
pesaing) suka panik dan menuduh bahwa kubu seteru sedang atau pasti akan
melakukan berbagai hal yang memprihatinkan. Dua contoh: menjelang jatuhnya
Soeharto, banyak orang Nasionalis takut kalau ICMI, yang konon ekstrem kanan,
akan berkuasa di bawah Presiden Habibie; menjelang pemilu 1999 banyak
orang Islam percaya kalau PDI-P menang mutlak, kaum Nasionalis akan
menekan ...

Super Spiritual Quotient (SSQ): Sosiologi Berpikir Qur`ani dan Revolusi Mental

Bermula dari sekedar menyinggung teori evolusi Darwin, buku ini kemudian menggilas semua teori kecerdasan manapun yang mencoba menghalanginya di tengah jalan. Bukan hanya mendobrak tradisi berpikir taklid yang terlanjur mengakar kuat di tengah masyarakat, buku ini malah meletakkan semua konsep dasar berpikir pada neraca kebenaran yang pasti, yakni Al-Qur’an. Dengan konsep berpikir qur’ani, buku ini kemudian menyingkap rahasia penciptaan Manusia, kecerdasan, dan cara berpikir sebagai revolusi mental untuk mencapai kesuksesan yang hakiki. Inilah upaya yang mesti mendapat prioritas dari semua perhatian kita terhadap peningkatan kecerdasan yang kita miliki sebagai potensi yang paling membedakan kita dari makhluk manapun! Potensi kecerdasan manusia berupa akal, hawa nafsu, dan kalbu melahirkan kemampuan berpikir, bersikap, dan bertindak atas kesadaran diri. Inilah yang menempatkan manusia pada posisi yang dimuliakan, baik sebagai hamba yang mengabdi kepada Tuhannya maupun sebagai khalifah yang membangun peradaban di muka Bumi. Dengan kecerdasannya ini pula manusia selalu mengajukan banyak pertanyaan kepada dirinya sendiri, “Mampukah ia mewujudkan pengabdian sesuai dengan fitrahnya? Mampukah ia mempertahankan superioritasnya sebagai khalifah di muka Bumi?” Dan semua pertanyaan ini pada akhirnya mesti bermuara pada satu pertanyaan yang paling mendasar dan paling banyak diminati,, “Mampukah kita meraih kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup ini?” Tiba-tiba kita dikejutkan oleh sebuah fakta, seolah kita sedang menyingkap tirai rahasia yang lebih besar dari apa yang kita duga selama ini. Di belakang kita ada rahasia yang besar dan di depan kita juga ada rahasia yang besar, tapi di dalam diri kita sendiri justru terdapat rahasia yang jauh lebih besar! “Dan (juga) pada dirimu sendiri, maka apakah kamu tidak memperhatikannya?” (QS. Adz-Dzariyat [51]: 21) Apa pun pertanyaan yang mampu kita ajukan dengan akal kita, maka kita mesti menemukan jawabannya di dalam Al-Qur’an, karena Al-Qur’an adalah firman Allah yang telah menciptakan akal yang pandai bertanya ini. Akhirnya kita pun mengakui dengan kerendahan hati dan kesucian jiwa bahwa kecerdasan manusia memang luar biasa, tapi takdir tak bisa dilawan!

Di sini cara berpikir cerdas qur'ani menjadi memontum yang paling tepat untuk
membuktikan bahwa Islam adalah agama rahmatan kasih lil'alamin, sayang-Nya.
agama yang menaungi - 3 /G C seluruh manusia dalam Nyatalah menyinari akan
... Bawah. Tujuh. Langit. “Dialah (Allah) yang menciptakan segala apa ada di
bumi untukmu, kemudian Dia menuju langit, lalu Dia menyempurnakan menjadi
Tujuh Langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah [2]:29
) ...