Sebanyak 563 item atau buku ditemukan

Kawin Beda Agama di Indonesia

Telaah Syariah dan Qanuniah

Pengharaman “perkawinan beda agama” sesungguhnya bukanlah monopoli para ulama atau undang-undang perkawinan yang berlaku di Indonesia, melainkan telah menjadi pemandangan umum dunia Islam secara global. Dalil naqli-teks maupun ‘aqli-argumentasi yang ditampilkan dalam buku ini didasarkan pada kajian ilmiah akademik disertai pengalaman interaksi penulis dengan sejumlah kasus yang terjadi di masyarakat, terutama perenungan mendalam tentang hukum pernikahan dari sudut pandang hukum Islam (syari‘ah) dan peraturan perundang-undangan yang berlaku (qanuniah), di samping kebutuhan masyarakat Indonesia, khususnya yang beragama Islam. Kehadiran buku ini diharapkan turut memberikan sumbangan pemikiran yang lebih konkret dan konstruktif, baik dari sudut pandang agamis, normatif, maupun tinjauan jangka panjang masa depannya, yang boleh jadi bersifat teka-teki, bahkan misteri, bagi orang-orang yang tengah terlilit dilema kasus “perkawinan beda agama”. Dengan cara itu pula, diharapkan orang-orang yang berminat atau sudah berniat melakukan “pernikahan beda agama” akan mampu lebih matang dalam menentukan sikap dan pilihan. Maka, tidak berlebihan jika buku ini dijadikan semacam tongkat pemandu Anda dalam memperkaya pengetahuan dan wawasan terkait ihwal “perkawinan beda agama”.

Pengharaman “perkawinan beda agama” sesungguhnya bukanlah monopoli para ulama atau undang-undang perkawinan yang berlaku di Indonesia, melainkan telah menjadi pemandangan umum dunia Islam secara global.

Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia

Buku ini mengkritik persepsi kalangan sarjana terutama kaum islamis yang memandang madrasah sebagai lembaga monolitik. Misalnya, madrasah Islam di Pakistan dipersepsikan sebagai lembaga pendidikan yang sama dengan madrasah di Thailand dan Indonesia. Persepsi demikian menyebabkan generalisasi yang menyesatkan, bila dikaitkan dengan opini bahwa madrasah sebagai tempat di mana nilai-nilai radikalisme dan terorisme disemaikan. Sebagai satu kajian ilmiah, buku ini sangat penting bagi para akademisis, mahasiswa studi Islam maupun umum, para pendidik saerta pemerhati sosial-politik dan keagamaan. *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)

pada sekularisme, mata pelajaran agama di sekolah harus dilihat sebagai usaha
muslim Indonesia memelihara identitas Islam di kalangan anak-anak muslim.
Oleh karena itu, pendidikan agama di sekolah juga merupakan bagian dari “
struggle of Islam in modern Indonesia”. Guru merupakan elemen penting dalam
penyelenggaraan mata pelajaran agama di sekolah. Guru yang dibutuhkan
adalah mereka yang memiliki kompetensi dalam bidang yang diajarkan. Standar
tentang ...

Tawakkal

Kunci Sukses Membuka Pintu Rezeki

Secara sederhana tawakkal dapat dipahami sebagai sikap pasrah kepada Allah atas segala yang dikehendakinya, adapun secara luas adalah dengan menyerahkan segala urusan yang terkait dengan usaha dan perbuatan kita dengan sepenuh hati kepada kekuasaan Allah, sebagaimana pasrahnya mayit kepada kehendak orang yang memandikannya, dia membalikkan mayit tersebut sesuai keinginannya. Sesungguhnya tidak mudah bagi seseorang untuk bertawakkal dengan keimanan yang tipis, sebab tawakal merupakan buah dari keimanan yang kuat kepada Allah. Siapa yang bertawakkal maka hidupnya aman dan tidak ada yang ia takuti sedikitpun karena dari setiap kejadian yang terjadi padanya karena baginya semua yang terjadi adalah kehendak daripada Allah taÕala. Tawakkal adalah perbuatan hati, artinya sesuatu yang dilakukan dalam hati, tidak dengan ucapan lisan, perbuatan anggota badan dan tidak pula masuk dalam kategori pembahasan ilmu dan pengetahuan. -Akbarmedia-

Secara sederhana tawakkal dapat dipahami sebagai sikap pasrah kepada Allah atas segala yang dikehendakinya, adapun secara luas adalah dengan menyerahkan segala urusan yang terkait dengan usaha dan perbuatan kita dengan sepenuh hati kepada ...

Sosok Para Sahabat Nabi

Sosok Para Sahabat Nabi Dr. Abdurrahman Raf'at al-Basya "Generasi muslim terbaik adalah mereka yang hidup semasa denganku. Mereka adalah para sahabatku, lalu generasi sesudah mereka, kemudian generasi setelah itu." (Hadis Sahih) Para sahabat Nabi adalah generasi terbaik. Mereka terdidik dan belajar di bawah naungan "madrasah" Nabi Muhammad s.a.w. Penegasan hadis di atas secara tidak langsung mengindikasikan bahwa kehidupan mereka harus diteladani oleh setiap muslim. Para sahabat Nabi yang dipotret buku ini merupakan pribadi-pribadi dengan kualitas keislaman, keimanan, dan ihsan sempurna. Sosok-sosok teladan itu sudah mengabdikan hidup mereka untuk memperjuangkan Islam, mempertahankan akidah, dan memberikan makna yang sesungguhnya pada persahabatan mereka dengan Rasulullah s.a.w. Hal ini tidak mengherankan, karena mereka benar-benar memahami wahyu dan menghayati seluruh aspek ajaran Islam. Dengan merujuk pada sumber-sumber yang muktabar dan sahih, karya ini membentangkan perjalanan hidup, pencarian kebenaran yang dilakukan, serta perjuangan dan komitmen para sahabat Nabi kepada nilai-nilai Islam yang luhur. Tiap kali membacanya, keinsyafan beragama kita akan tergugah, kebanggaan kita pada keluhuran Islam akan selalu tumbuh, dan kecintaan kita terhadap para sahabat beserta Nabi Muhammad pun akan semakin menguat.

Sosok Para Sahabat Nabi Dr. Abdurrahman Raf'at al-Basya "Generasi muslim terbaik adalah mereka yang hidup semasa denganku.

Super Spiritual Quotient (SSQ): Sosiologi Berpikir Qur`ani dan Revolusi Mental

Bermula dari sekedar menyinggung teori evolusi Darwin, buku ini kemudian menggilas semua teori kecerdasan manapun yang mencoba menghalanginya di tengah jalan. Bukan hanya mendobrak tradisi berpikir taklid yang terlanjur mengakar kuat di tengah masyarakat, buku ini malah meletakkan semua konsep dasar berpikir pada neraca kebenaran yang pasti, yakni Al-Qur’an. Dengan konsep berpikir qur’ani, buku ini kemudian menyingkap rahasia penciptaan Manusia, kecerdasan, dan cara berpikir sebagai revolusi mental untuk mencapai kesuksesan yang hakiki. Inilah upaya yang mesti mendapat prioritas dari semua perhatian kita terhadap peningkatan kecerdasan yang kita miliki sebagai potensi yang paling membedakan kita dari makhluk manapun! Potensi kecerdasan manusia berupa akal, hawa nafsu, dan kalbu melahirkan kemampuan berpikir, bersikap, dan bertindak atas kesadaran diri. Inilah yang menempatkan manusia pada posisi yang dimuliakan, baik sebagai hamba yang mengabdi kepada Tuhannya maupun sebagai khalifah yang membangun peradaban di muka Bumi. Dengan kecerdasannya ini pula manusia selalu mengajukan banyak pertanyaan kepada dirinya sendiri, “Mampukah ia mewujudkan pengabdian sesuai dengan fitrahnya? Mampukah ia mempertahankan superioritasnya sebagai khalifah di muka Bumi?” Dan semua pertanyaan ini pada akhirnya mesti bermuara pada satu pertanyaan yang paling mendasar dan paling banyak diminati,, “Mampukah kita meraih kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup ini?” Tiba-tiba kita dikejutkan oleh sebuah fakta, seolah kita sedang menyingkap tirai rahasia yang lebih besar dari apa yang kita duga selama ini. Di belakang kita ada rahasia yang besar dan di depan kita juga ada rahasia yang besar, tapi di dalam diri kita sendiri justru terdapat rahasia yang jauh lebih besar! “Dan (juga) pada dirimu sendiri, maka apakah kamu tidak memperhatikannya?” (QS. Adz-Dzariyat [51]: 21) Apa pun pertanyaan yang mampu kita ajukan dengan akal kita, maka kita mesti menemukan jawabannya di dalam Al-Qur’an, karena Al-Qur’an adalah firman Allah yang telah menciptakan akal yang pandai bertanya ini. Akhirnya kita pun mengakui dengan kerendahan hati dan kesucian jiwa bahwa kecerdasan manusia memang luar biasa, tapi takdir tak bisa dilawan!

Di sini cara berpikir cerdas qur'ani menjadi memontum yang paling tepat untuk
membuktikan bahwa Islam adalah agama rahmatan kasih lil'alamin, sayang-Nya.
agama yang menaungi - 3 /G C seluruh manusia dalam Nyatalah menyinari akan
... Bawah. Tujuh. Langit. “Dialah (Allah) yang menciptakan segala apa ada di
bumi untukmu, kemudian Dia menuju langit, lalu Dia menyempurnakan menjadi
Tujuh Langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah [2]:29
) ...

Pendidikan Kewarganegaraan

Hadirnya buku Pendidikan Kewarganegaraan ini dapat menjadi salah satu alternatif bagi akademisi, guru, praktisi, tokoh masyarakat dan mahasiswa dalam membangun kesadaran warga negara dalam membangun bangsa dan negara.

Hadirnya buku Pendidikan Kewarganegaraan ini dapat menjadi salah satu alternatif bagi akademisi, guru, praktisi, tokoh masyarakat dan mahasiswa dalam membangun kesadaran warga negara dalam membangun bangsa dan negara.

Pendidikan Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi

Pendidikan kewarganegaraan sebenarnya dikembangkan diseluruh dunia, meskipun dengan berbagai macam istilah dan nama. Mata kuliah tersebut sering disebut sebagai civic education, citizenship education dan bahkan ada yang menyebut sebagai democracy education. Mata kuliah ini memiliki peranan yang strategis dalam mempersiapkan warganegara yang cerdas, bertanggung jawab dan berkeadaban. Berdasarkan rumusan “Civic Internation” pada tahun 1995, disepakati bahwa pendidikan demokrasi penting untuk pertumbuhan civic culture, Untuk keberhasilan pengembangan dan pemeliharaan pemerintah demokrasi Semangat perjuangan bangsa yang telah ditunjukkan pada kemerdekaan 17 Agustus 1945 tersebut dilandasi oleh keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan keikhlasan untuk berkorban. Landasan perjuangan tersebut merupakan nilai-nilai perjuangan Bangsa Indonesia. Semangat inilah yang harus dimiliki oleh setiap warga negara Republik Indonesia dalam mengisi kemerdekaan. Selain itu nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia masih relevan dalam memecahkan setiap permasalahan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta terbukti keandalannya. Tetapi nilai–nilai perjuangan itu kini telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurut Zamroni mengemukakan bahwa pengertian Pendidikan
Kewarganegaraan adalah: Pendidikan demokrasi yang bertujuan untuk
mempersiapkan warga masyarakat berpikir kritis dan bertindak demokratis,
melalui aktivitas menanamkan kesadaran kepada generasi baru, bahwa
demokrasi adalah bentuk kehidupan masyarakat yang paling menjamin hakhak
warga masyarakat. Demokrasi adalah suatu learning proses yang tidak dapat
begitu saja meniru dari masyarakat lain.

Kubisikan Pesan Cinta Untukmu

Untaian nasehat penuh cinta untuk kaum muda Islam saat melewati masa-masa kritis keremajaanya

Ratusan, ribuan bahkan jutaan anak-anak muda kita "tergeletak" di jalan. Jiwa mereka tergeletak disana tanpa pernah tahu kemana kehidupan ini seharusnya mengalir. Mata hati mereka kabur tak mengenal cahaya. Mereka meraba-raba, meski wajah mereka penuh canda, tapi hati mereka menangis. Cukupkah segala fasilitas kebendaan untuk menepis kegamangan mereka? Cukupkah segala kemoderenan yang berlimpah itu sebagai penuntun mereka menemukan arti hidup yang sesungguhnya. Buku ini mencoba memberikan jawabnya dengan penuh cinta. Buku ini adalah panduan untuk "sang musafir" bernama pemuda dan pemudi itu, agar masa-masa kritis penuh gejolak mereka dapat terlewatkan dengan akhir bahagia. Sebuah buku islami dari Mirqat Publishing (Mirqat Group)

Ratusan, ribuan bahkan jutaan anak-anak muda kita "tergeletak" di jalan.

Bahagianya Menjadi Gadis Pilihan: Pesan Allah dan Rasul untuk Dirimu

"Saya amat terkesan dengan salah satu daripada pesanan dalam buku ini, iaitu 'Rasulullah berpesan, dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita solehah.' Saya melihat buku ini menghimpunkan 'aksesori' untuk perhiasan seorang gadis solehah. Buku yang sarat dengan pesanan ini mengajak kita 'jom zikir', mengubat hati supaya terus 'la tahzan', dan menginsafi diri supaya kembali kepada fitrah. Sesuai untuk mereka yang bergelar seorang gadis." - Heliza Helmi, Selebriti Tanah Air "Melalui pengalaman menjadi seorang gadis adalah suatu kenangan yang indah, kerana gadis sentiasa ingin melakukan apa yang terbaik untuk semua insan yang berada di sekeliling.Bahagianya Menjadi Gadis Pilihan ini adalah sangat baik untuk dijadikan pedoman hidup. Pastikan wanita solehah itu adalah diri kalian." - Ummi Rose, CEO Raudatus Sakinah "Kawan-kawan, mari kita mulakan langkah sebagai 'gadis solehah' dengan membaca buku ini." - Nurussyahamah Taqiah, Juara Adik-Adikku Musim ke-3

Muhammad bin Abdullah atau Nabi Muhammad yang dimaksudkan dalam buku
ini adalah Nabi dan utusan Allah s.w.t. Untuk orang Islam, apabila bertemu
dengan perkataan itu, digalakkan berselawat (berdoa) untuk Baginda. Allah
s.w.t. menyatakan dalam surah Al-Ahzab, ayat56 yang bermaksud, “
Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat kepada Nabi. Wahai
orang beriman, berselawatlah kamu kepadanya dan ucapkanlah salam
penghormatan kepadanya.

Kemuliaan Perempuan dalam Islam

Buku ini merupakan panduan singkat dan praktis bagi siapa pun yang ingin memahami ajaran Islam terkait posisi dan kedudukan perempuan. Sangat mudah dipahami karena ditulis dengan bahasa yang lugas dan sederhana disertai dalil-dalil Al-Qur’an dan Hadis. Islam datang untuk membebaskan perempuan dari stigma jahiliah yang memandang perempuan sebagai makhluk rendah, hina, dan kotor. Islam memproklamirkan, perempuan adalah makhluk mulia yang memiliki harkat dan martabat. Islam menegaskan, semua manusia (perempuan dan laki-laki) diciptakan dari unsur yang satu (nafs wahidah). Islam sangat tegas menempatkan perempuan sebagai mitra sejajar laki-laki. Keduanya diciptakan untuk menjadi khalifah fi l ardh, pemimpin untuk mengelola kehidupan di bumi. Keduanya diharapkan menjadi manusia yang bertakwa dengan beban tugas yang sama, yakni: amar makruf nahi mungkar, melakukan upaya-upaya transformasi dan humanisasi demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera, damai, bahagia dalam rida Allah Swt., (baldatun thayyibah wa rabbun ghafur). Karena itu, Islam menolak semua bentuk ketimpangan dan ketidakadilan, terutama dalam relasi gender. Islam juga menolak semua bentuk budaya jahiliah, patriarkal, dan feodal, serta semua sistem tiranik, despotik dan totaliter. Islam sangat vokal mendorong manusia untuk mengeliminasi semua bentuk diskriminasi, eksploitasi dan kekerasan terhadap perempuan. Islam mengajak semua manusia menegakkan nilai-nilai kemanusiaan universal.

Islam datang untuk membebaskan perempuan dari stigma jahiliah yang memandang perempuan sebagai makhluk rendah, hina, dan kotor. Islam memproklamirkan, perempuan adalah makhluk mulia yang memiliki harkat dan martabat.