Sebanyak 169 item atau buku ditemukan

Psycho-Physical Dualism Today

An Interdisciplinary Approach

Until quite recently, mind-body dualism has been regarded with deep suspicion by both philosophers and scientists. This has largely been due to the widespread identification of dualism in general with one particular version of it: the interactionist substance dualism of RZnZ Descartes. This traditional form of dualism has, ever since its first formulation in the seventeenth century, attracted numerous philosophical objections and is now almost universally rejected in scientific circles as empirically inadequate. During the last few years, however, renewed attention has begun to be paid to the dualistic point of view, as a result of increasing discontent with the prevailing materialism and reductionism of contemporary scientific and philosophical thought. Awareness has grown that dualism need not be restricted to its traditional form and that other varieties of dualism are not subject to the difficulties commonly raised against Descartes' own version of it. Interest in these alternative versions of dualism is growing fast today, because it seems that they are capable of capturing deep-seated philosophical intuitions, while also being fully consistent with the methodological assumptions and empirical findings of modern scientific work on the human mind and brain. The object of this book is to provide philosophers, scientists, their students, and the wider general public with an up-to-date overview of current developments in dualistic conceptions of the mind in contemporary philosophy and science.

The role of communication in human life is well known, and also that many forms
of human behaviour, interaction and learning would be quite impossible without
linguistic communication. Therefore I concentrate on the less evident role of ...

Isu-Isu Kritis dalam Pendidikan Tinggi

Sebuah Tinjauan Aktual terhadap Praktik Pendidikan Tinggi di Indonesia

Buku ini berangkat dari pemikiran tentang gagasan-gagasan penting yang berkembang di perkuliahan Program Studi Manajemen Pendidikan pada mata kuliah Manajemen Pendidikan Tinggi. Dalam dialog, diskusi dan paparan yang diasuh oleh Prof. Dr. Muchlis R. Luddin, MA menghentakkan pemikiran para mahasiswa untuk mengembangkan lebih lanjut pemikiran-pemikiran tersebut. Buku ini merupakan kumpulan tulisan. Buku ini merupakan kumpulan dari tugas akhir semesteran dari dosen pengampu yang kemudian dikumpulkan dan dilakukan editing dan penambahan-penambahan di beberapa tempat untuk kesempurnaan buku ini sehingga tersaji lebih aktual. Buku yang ada ditangan pembaca berjudul: “Isu-Isu kritis dalam Pendidikan Tinggi: Sebuah Tinjauan Aktual terhadap Praktik Pendidikan Tinggi di Indonesia”. Kumpulan tulisan ini diharapkan memberikan inspirasi terutama untuk pendidikan tinggi.

Buku yang ada ditangan pembaca berjudul: “Isu-Isu kritis dalam Pendidikan Tinggi: Sebuah Tinjauan Aktual terhadap Praktik Pendidikan Tinggi di Indonesia”.

Theoretical Studies of Photoionization

The photionization cross-section is shown to be directly related to the imaginary part of the frequency dependent polarizability. Using this relation, an approximate representation of the frequency-dependent polarizability is constructed from a discrete set of transition frequencies and oscillator strengths, which in turn is used in an analytical continuation procedure for complex values of the frequency. The great advantage of the method resides on the fact that the use of a discrete representation for the dynamic polarizability explicitly avoids the use of continuum functions. The method is applied to the calculation of the photoionization cross-section for the 2^1S and 2^3S metastable states of the He atom and for the H^- atom. Further improvements of the technique are suggested.

The photionization cross-section is shown to be directly related to the imaginary part of the frequency dependent polarizability.

Metode Penelitian Sosial (edisi revisi)

Maka penelitian pada umumnya diawali dengan pernyataan yang dimulai dengan kata-kata: Mengapa, Apa, Siapa, KApan, DI mana ? Disingkat menjadi MASKADI Dalam bahasa Inggris ialah : Why, What, When, Where, Who. Disingkat 5W Suatu hal yang mengherankan adalah, mengapa di dalam bahasa inggris unsur who atau siapa diletakan di tempat paling belakang? Di dalam bahasa dan budaya Indonesia, unsur Siapa atau unsur “orang” yang menjadi penanggung hak dan kewajiban, mempunyai tempat yang penting. Maka di dalam tulisan ini Siapa ditempatkan di tengah-tengah. Perbedaan dalam pemikiran ini sudah biasa, karena budaya di Indonesia berbeda dengan keadaan di Amerika atau Eropa. Menurut penulis, maka manusia sebagai penanggung jawab hak dan kewajiban sangat menentukan dalam proses hubungan antar anggota masyarakat. Maka di dalam bahasa Indonesia “Siapa” ditempatkan di tengah. Mungkin perumusan Barat ini lebih sesuai untuk penelitian Ilmu Ekonomi. (Soedjito) Penulis buku ini adalah murid dan guru. Pengalaman guru ditambah dengan pengalaman murid. Pengalaman para guru yang diturunkan kepada guru penulis ini kemudian terakumulasi di dalam pengajarannya kepada para murid.Ditambah dengan pengalaman latihan penelitian yang dilakukannya kepada para mahasiswanya. Akumulasi baru terbangun ketika akumulasi pengalaman warisan ditambah pengalaman guru sendiri, kemudian ditambah pengalaman muritnya, maka muncullah konsep metodologi dengan gaya yang baru berbeda dengan gaya buku pengarang Barat yang dikutip kebanyakan penulis. Buku demikian yang penulis harapkan atas buku ini. (BAS)

Maka penelitian pada umumnya diawali dengan pernyataan yang dimulai dengan kata-kata: Mengapa, Apa, Siapa, KApan, DI mana ?

Abstrak penelitian tentang anak di Indonesia

Children in Indonesia; research abstracts.

Psikologi — Univ. Gadjah Mada, 1981/1982. 18 hal. (Lap. penelitian) Penelitian
ini bermaksud mempelajari kecenderungan sikap ibu yang bekerja dengan
menguji hipotesa bahwa ada perbedaan sikap antara ibu yang bekerja dan yang
tidak ... Analisa data meliputi analisa kualitatif dan kuantitatif dimana analisa
kualitatif dilakukan dengan analisa profil dengan mengukur persentase
kecenderungan sikap pada setiap kelompok sampel sedangkan analisa
kuantitatif dilakukan ...

Potensi dan Strategi Pengelolaan Hutan Lindung Wosi Rendani

Hutan Lindung Wosi Rendani merupakan salah satu kawasan hutan dengan fungsi lindung yang secara hukum dikelola oleh pemerintah Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat.Banyak sekali manfaat atau potensi-potensi yang ada dalam hutan lindung tersebut. Sebagai langkah awal, diupayakan pendataan potensi sebagai dasar penyusunan strategi pengelolaan khususnya dalam rangka mempertahankan fungsi kawasan sebagai hutan lindung. Potensi apa saja yang tersimpan dalam kawasan hutan lindung Wosi Rendani ini?? Mari simak dalam buku ini, yang menjelaskan tentang potensi kawasan hutan lindung Wosi Rendani termasuk potensi tantangan dan beberapa strategi pengelolaan yang dapat dilakukan sesuai potensi yang ada. [Penerbit Deepublish, Deepublish, Kehutanan, hutan , Wosi, Anton Silas Sinery, Rusdi Angrianto, Yohanes Yoseph Rahawarin, Hans F.Z. Peday, acob Manusawai ]

Mari simak dalam buku ini, yang menjelaskan tentang potensi kawasan hutan lindung Wosi Rendani termasuk potensi tantangan dan beberapa strategi pengelolaan yang dapat dilakukan sesuai potensi yang ada. [Penerbit Deepublish, Deepublish, ...

Public Relations Writing

Teknik Produksi Media Public Relations dan Publisitas Korporat

  • ISBN 13 : 9786029413083
  • Judul : Public Relations Writing
  • Sub Judul : Teknik Produksi Media Public Relations dan Publisitas Korporat
  • Pengarang : Rachmat Kriyantono,  
  • Kategori : Public relations
  • Penerbit : Prenada Media Group
  • Klasifikasi : 659.2
  • Call Number : 659.2 RAC p
  • Bahasa : Indonesia
  • Penaklikan : xvi + 294 hlm; 23 cm
  • Tahun : 2016
  • Halaman : 294
  • Halaman : 294
  • Ketersediaan :
    2018-36118-0018
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36118-0017
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36118-0016
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36118-0015
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36118-0014
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36118-0013
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36118-0012
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36118-0011
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36118-0010
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36118-0009
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34144-0008
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34144-0007
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34144-0006
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34144-0005
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34144-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34144-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34144-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34144-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Public Relation, Isuue & Crisis Management

Pendekatan Critical Public Relations, Etnografi Kritis & Kualitatif

  • ISBN 13 : 9786021186633
  • Judul : Public Relation, Isuue & Crisis Management
  • Sub Judul : Pendekatan Critical Public Relations, Etnografi Kritis & Kualitatif
  • Pengarang : Rachmat Kriyantono,  
  • Penerbit : Kencana
  • Klasifikasi : 659.2
  • Call Number : 659.2 RAC p
  • Bahasa : Indonesia
  • Tahun : 2015
  • Halaman : 498
  • Halaman : 498
  • Ketersediaan :
    2017-34157-0008
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34157-0007
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34157-0006
    (PNJ-pustaka02-00151973) Dipinjam sampai 09-03-2020 pada Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34157-0005
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34157-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34157-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34157-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2017-34157-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

The Neurological Basis of Learning, Development and Discovery

Implications for Science and Mathematics Instruction

A goal of mine ever since becoming an educational researcher has been to help construct a sound theory to guide instructional practice. For far too long, educational practice has suffered because we have lacked firm instructional guidelines, which in my view should be based on sound psychological theory, which in turn should be based on sound neurological theory. In other words, teachers need to know how to teach and that "how-to-teach" should be based solidly on how people learn and how their brains function. As you will see in this book, my answer to the question of how people learn is that we all learn by spontaneously generating and testing ideas. Idea generating involves analogies and testing requires comparing predicted consequences with actual consequences. We learn this way because the brain is essentially an idea generating and testing machine. But there is more to it than this. The very process ofgenerating and testing ideas results not only in the construction of ideas that work (i. e. , the learning of useful declarative knowledge), but also in improved skill in learning (i. e. , the development of improved procedural knowledge).

PREFACE A goal of mine ever since becoming an educational researcher has
been to help construct a sound theory to guide instructional practice. For far too
long, educational practice has suffered because we have lacked firm instructional
 ...