Sebanyak 49 item atau buku ditemukan

ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN

Administrasi Infrastruktur Jaringan (AIJ) merupakan mata pelajaran kelompok C3 yaitu kelompok kopetensi keahlian utama pada Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. AIJ memperlajari bagaimana proses dan cara kerja infrastruktur jaringan yang kompleks dapat dan berbeda protocol dapat bekerjasama dengan baik sesuai kebutuhan dalam jaringan. Pada Mata Pelajaran AIJ kita mempelajari karakteristik dan konfigurasi router untuk diterapkan dalam jaringan seperti Static Routing, OSPF, VLAN, QOS dan sebagainya. Buku ini ditujukan untuk para rekan Guru Program Keahlian TKJ maupun siswa-siswi TKJ sebagai calon Network Engineer. Para rekan - rekan Adminstrator agar dapat mempermudah dalam proses Implementasi dalam perusahaan maupun instansi. Buku ini menggunakan vendor Mikrotik sebagai perangkat infrastruktur jaringan yang digunakan karena penulis melihat hampir seluruh SMK TKJ sudah mengenal dan memiliki perangkat Router Mikrotik ini. Sehingga buku ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi siswa TKJ dalam melakukan konfigurasi yang baik sesuai dengan silabus mata pelajaran AIJ.

DHCP Server otomatis kepada setiap perangkat pada VLAN. /ip dhcp-server
setup dhcp server interface : vlan-server dhcp server interface : vlan-pc dhcp
server interface : vlan-camera Konfigurasi R2 5. Hostname /system identity set ...

Unsur-unsur tasawuf dalam kitab Asrar ash-shalah min iddah kutub mutamidah karya Abdurrahman Shiddiq al-Banjari

How to Write a Lab Report

This book teaches readers how to plan and write lab reports. They will discover how to use the scientific method to perform experiments, how to collect and organize data, and how to present their findings in a clear and compelling way using temporal words and descriptive language appropriate to the task. A variety of exciting activities provide hints and tips along the way to help students introduce a topic, write using precise language, incorporate facts and details, and draw evidence from their data.

Writing is an important skill that you use almost every day. You use it in school,
with friends, at home—almost anywhere! Whether you're working on a school
report or journaling about your day, the language Arts Explorer Junior writing
series ...

Spiritualitas Tanpa Tuhan

Bisakah kita hidup tanpa agama? Dapatkah kita beretika tanpa Tuhan? Atau, adakah sesuatu yang disebut “spiritualitas ateis”? Dalam buku ini, filsuf terkemuka Prancis André Comte-Sponville menjawab pertanyaan itu dengan melakukan eksplorasi filosofis perihal ateisme. Menurut Comte-Sponville, kita bisa saja memisahkan konsep spiritualitas dari agama dan Tuhan, dan pandangan ini tentu tidak mereduksi hakikat kehidupan spiritual yang sebenarnya. Kendati demikian, kita tidak perlu menolak nilai-nilai dan tradisi-tradisi kuno—semisal Islam, Kristen, dan Yahudi—yang jadi bagian dari warisan kita saat ini. Tetapi, kita mesti memikir ulang relasi kita dengan nilai-nilai tersebut serta bertanya apakah nilai-nilai itu signifikan bagi kebutuhan manusia untuk berhubungan antara satu dengan lainnya dan alam semesta. Untuk mendukung pandangan tersebut, Comte-Sponville menyajikan argumen yang tepat dan masuk akal, dengan merujuk pada tradisi Barat dan Timur serta pengalaman personalnya sebagai sosok yang tumbuh di dalam gereja Katolik, yang menjadi contoh terang ihwal seseorang yang dapat meraih spiritualitas meski ia kehilangan keimanan pada Tuhan. Melalui tulisan yang singkat, jelas, dan acap kali penuh humor ini, sang filsuf menyuguhkan risalah yang meyakinkan mengenai bentuk baru kehidupan spiritual.

Dapatkah kita beretika tanpa Tuhan? Atau, adakah sesuatu yang disebut “spiritualitas ateis”? Dalam buku ini, filsuf terkemuka Prancis André Comte-Sponville menjawab pertanyaan itu dengan melakukan eksplorasi filosofis perihal ateisme.

Gagasan pemberlakuan syariat Islam

urgensi & konsekuensinya

Legal, sociocultural, and economic issues on adopting sharia into the Indonesian legal system; papers from Christian viewpoints.

Tulisan Sumanto al Qurtubi dari Jaringan Islam Liberal kami rasa perlu
diikutsertakan mengingat pendekatan historis kritis semacam itu membantu
memetakan sesuatu persoalan dengan lebih baik lagi. 'Suara' kalangan Katolik
Indonesia juga kami rasa perlu hadir mengingat tema ini telah digumuli sejak
lama. Akhirnya, baik melalui seminar maupun penerbitan buku mengenai syariat
Islam oleh 'kalangan Kristen' ini bisa mendapatkan tanggapan yang sehat baik
dari kelompok ...

Islam and Politics in East Africa

The Sufi Order in Tanzania

Islam and Politics in East Africa was first published in 1980. Minnesota Archive Editions uses digital technology to make long-unavailable books once again accessible, and are published unaltered from the original University of Minnesota Press editions. Focusing on the interplay of religion, society, and politics, August Nimtz examines the role of sufi tariqas (brotherhoods) in Tanzania, where he observed an African Muslim society at first hand. Nimtz opens this book with a historical account of Islam in East Africa, and in subsequent chapters analyzes the role of tariqas in Tanzania and, more specifically, in the coastal city of Bagamoyo. Using a conceptual framework derived from contemporary political theories on social cleavages and individual interests. Nimtz explains why the tariqa is important in the process of political change. The fundamental cleavage in Muslim East Africa, he notes, is that of "whites" versus blacks. Nimtz contends that the tariqus, in serving the interest of blacks (that is, Africans), became in turn vehicles for the mass mobilization of African Muslims during the anti-colonial struggle. In Bagamoyo he finds a similar process and, in addition, reveals that the tariqas have served African interests in opposition to those of "whites" because of the individual benefits they provide. At the same time, Nimtz concludes, the social structure of East African Muslim society has ensured that Africans would be particularly attracted to these benefits. This work will interest both observers of African political development and specialists in the Islamic studies.

Following these assumptions, I employ a conceptual framework that combines on
the one hand a theoretical perspective on conflict groups and social change—
Ralf Dahrendorf's theory of group conflict—and on the other a microanalytic
model of interest groups- Robert Salisbury's exchange theory of interest groups. I
use both models as heuristic tools, and, therefore, I do not test them in the
technical sense. It may be useful to point out those aspects of both models
relevant to my ...

101 Ismaili Heroes

Late 19th Century to Present Age

He stayed two years in Bombay, and fortunately attended the first marriage of the
Imam with Shahzadi Begum in 1897 at Poona. He made his second visit to
Bombay in 1900, where he passed few years. In 1903. the Imam appointed him
as a mu'allim in Iran and Muhammad Hussain Mahmudi as a Special
Commissioner to deal with community affairs with the Persian government. He
returned to Iran with a new mandate and visited the different villages to impart
religious education to ...

Utilitas Bangunan Modul Plumbing

Buku Utilitas Bangunan Modul Plumbing ini berisi materi pembelajaran sistem utilitas plumbing yang terdiri dari air bersih, air kotor, dan air hujan serta pembuangan sampah. Materi sanitasi dan sampah merupakan bagian utilitas kebersihan dalam desain bangunan. Berdasarkan panduan pada silabus dan kurikulum pendidikan arsitektur di tingkat Strata-1 (S1). Buku utilitas ini merupakan Buku Modul 1 yang berisi sebagian materi pendidikan dasar jaringan instalasi dalam desain bangunan di Jurusan Arsitektur. Buku ini dapat dijadikan buku pegangan bagi mahasiswa jurusan arsitektur dan juga masyarakat umum yang ingin mengetahui wawasan sistem jaringan yang akan diterapkan ke dalam desain bangunan. GRIYA KREASI

Buku Utilitas Bangunan Modul Plumbing ini berisi materi pembelajaran sistem utilitas plumbing yang terdiri dari air bersih, air kotor, dan air hujan serta pembuangan sampah.