Sebanyak 2652 item atau buku ditemukan

Sistem Ekonomi Islam

Prinsip Dasar

Buku yang ada di tangan ini adalah salah satu buku rujukan ekonomi Islam yang menjadi rujukan akademisi dunia. Rentang tema utama yang distrsun dengan sistematika ilmu ekonomi modern memudahkan mereka yang menaruh minat untuk mengetahui apa dan bagaimana konsep Islam dalam soal produksi, distribusi, hutang piutang, pendapatan, dan belanja negara. Tema utama tersebut juga masih dilengkapi dengan berbagai bahasan pendukung seperti bunga, hak milik, pertanahan, tenaga kerja, dan analisis komparatif antara sistem ekonomi yang dominan saat ini dengan Islam. Buku persembahan penerbit prenadaMedia -PrenadaMedia-

BAB 3 Tujuan Instruksional Diharapkan setelah membaca materi pada bab ini,
pembaca dapat: 1. Mengetahui bentuk-bentuk energi. 2. Memahami energi
padamakroskopis dan energi pada atom. 3. Memahami prinsip konversi energi. 4
.

Tenses Review

Tenses Review Best Practice, referensi pertama dan utama untuk memperdalam penguasaan tenses Anda. Buku ini merupakan pasangan dari buku Smart English Grammar. Berisikan brief review, latihan, dan dilengkapi dengan daftar kosakata pada setiap bab. Kosakata dalam contoh-contoh kalimat cukup sederhana dan sering diulang agar pembaca mudah memahaminya, khususnya bagi pemula. Buku ini sangat cocok untuk Anda, terutama yang ingin menguasai pemahaman tenses. Jadi tidak usah sedih dan galau dalam mempelajari tenses, buku ini solusi terbaik Anda.

Tenses Review Best Practice, referensi pertama dan utama untuk memperdalam penguasaan tenses Anda.

Buku Pintar Tenses

"Belajar bahasa Inggris tidak dapat lepas dari tenses karena tenses terkait erat dengan tata bahasa dan pembentukan kalimat. Kata kerja dalam kalimat bahasa Inggris mengalami perubahan sesuai dengan keterangan waktunya---past, present, future. Bagaimana Anda bisa memahami dan menggunakannya dengan tepat? Buku Pintar Tenses solusinya! Buku ini mengupas tuntas 16 tenses dengan bahasa sehari-hari yang lugas. Ilustrasi peristiwa atau kejadian diberikan untuk memudahkan pengguna membuat kalimat dengan tenses yang tepat. Anda tidak akan kesulitan lagi memahami tenses dan PASTI BISA!"

Kata kerja dalam kalimat bahasa Inggris mengalami perubahan sesuai dengan keterangan waktunya---past, present, future. Bagaimana Anda bisa memahami dan menggunakannya dengan tepat? Buku Pintar Tenses solusinya!

Buku Pintar Tenses

Buku Pintar Tensis ini dirancang khusus untuk Anda yang ingin belajar dan memahami tata bahasa Inggris secara mandiri tanpa guru. Materi disusun secara lugas, sistematis, dan praktis. Buku ini tidak hanya mengulas tuntas 16 tenses, melainkan juga materi dasar sebelum belajar tenses, seperti mengenal jenis-jenis kata, frasa, gerund, klausa, dan contoh kalimat. Dengan menguasai materi dasar tersebut, kita akan lebih mudah dan cepat menguasai tenses. Buku ini layak dijadikan referensi bagi pelajar, mahasiswa, akademisi, dan masyarakat umum yang ingin mahir berbahasa Inggris secara mudah dan cepat. Materi dalam buku ini antara lain: Jenisjenis kata Frase Gerund Klausa Mengenal Kalimat 16 Tenses Pola Kalimat Selain Bentuk Tenses Sinonim dan Antonim Homophone Homograph Idiom Kosakata -WahyuMedia-

Buku Pintar Tensis ini dirancang khusus untuk Anda yang ingin belajar dan memahami tata bahasa Inggris secara mandiri tanpa guru.

A Treatise on the Use of the Tenses in Hebrew

and some other syntactical questions

'A Treatise on the Use of the Tenses in Hebrew and Some Other Syntactical Questions' is the foundation of all modern studies of the Hebrew and Semitic verb. Driver maintained that the tenses of Hebrew verbs were employed to express types of action rather than time. While not undisputed, Driver set the tone for the conversation. While modern concerns may pay closer attention to contextuality or to state and action, many continue to acknowledge Driver's original emphasis that the Hebrew tense system is not primarily concerned with time relations.

'A Treatise on the Use of the Tenses in Hebrew and Some Other Syntactical Questions' is the foundation of all modern studies of the Hebrew and Semitic verb.

Kisah Hikayat Nabi Adam AS & Nabi Isa AS (Jesus AS) Dalam Islam

Nabi Adam AS adalah tokoh dari Kitab Kejadian, Perjanjian Baru & Kitab Suci Al-Quran. Menurut mitos penciptaan dari agama Abrahamik dia adalah manusia pertama dan menurut agama samawi pula merekalah orang tua dari semua manusia yang ada di dunia.Rincian kisah mengenai Adam dan Hawa berbeda-beda antara agama Islam, Judaism, Nasrani maupun agama lain yang berkembang dari ketiga agama Abrahamik. Nabi Adam hidup selama 930 tahun setelah , sedangkan Hawa lahir ketika Adam berusia 130 tahun. Al-Quran memuat kisah Adam dalam beberapa surat, di antaranya Al-Baqarah [2]:30-38 dan Al-A’raaf [7]:11-25. Menurut ajaran agama Abrahamik, anak-anak Adam dan Hawa dilahirkan secara kembar, yaitu, setiap bayi lelaki dilahirkan bersamaan dengan seorang bayi perempuan. Adam menikahkan anak lelakinya dengan anak gadisnya yang tidak sekembar dengannya. Menurut hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Nabi Adam AS memiliki postur badan dengan ketinggian 60 hasta (kurang lebih 27,432 meter). Hadits mengenai ini pula ditemukan dalam riwayat Imam Muslim dan Imam Ahmad, namun dalam sanad yang berbeda. Sosok Nabi Adam AS digambarkan sangat beradab sekali, memiliki ilmu yang tinggi dan ia bukan makhluk purba. Ia berasal dari surga yang berperadaban maju. Turun ke muka bumi bisa sebagai makhluk asing dari sebuah peradaban yang jauh lebih maju dan cerdas, dari peradaban di bumi sampai kapanpun, oleh karena itulah Allah menunjuknya sebagai khalifah (pemimpin) di muka bumi. Dalam gambarannya ia adalah makhluk yang teramat cerdas, sangat dimuliakan oleh Allah, memiliki kelebihan yang sempurna dibandingkan makhluk yang lain sebelumnya. Nabi Isa AS atau Jesus AS adalah nabi penting dalam agama Islam dan merupakan salah satu dari Ulul Azmi. Dalam Al-Qur'an, ia disebut Isa bin Maryam atau Isa al-Masih. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 29 M dan ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina. Namanya disebutkan sebanyak 25 kali di dalam Al-Quran. Cerita tentang Isa kemudian berlanjut dengan pengangkatannya sebagai utusan Allah, penolakan oleh Bani Israil dan berakhir dengan pengangkatan dirinya ke surga. Kemudian, ia diyakini mendapatkan gelar dari Allah dengan sebutan Ruhullah dan Kalimatullah. Karena Isa dicipta dengan kalimat Allah "Jadilah!", maka terciptalah Isa, sedangkan gelar ruhullah artinya ruh dari Allah karena Isa langsung diciptakan Allah dengan meniupkan ruh kedalam rahim Maryam. Narasi Qur'an tentang Isa dimulai dari kelahiran Maryam sebagai putri dari Imran, berlanjut dengan tumbuh kembangnya dalam asuhan Zakariya, serta kelahiran Yahya. Kemudian Al-Qur'an menceritakan keajaiban kelahiran Isa sebagai anak Maryam tanpa ayah. (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah). (Ali 'Imran: 45) Ajaran Islam menganggap Isa hanya sebagai utusan Allah saja. Kepercayaan yang menganggap Isa sebagai Allah atau Anak Allah, menurut Islam adalah perbuatan syirik (mengasosiasikan makhluk sama dengan Allah), dan dengan demikian dianggap sebagai suatu penolakan atas konsep Keesaan Tuhan (tauhid). Islam melihat Isa sebagai manusia biasa yang mengajarkan bahwa keselamatan datang dengan melalui kepatuhan manusia kepada kehendak Tuhan dan hanya dengan cara menyembah Allah saja. Dengan demikian, Isa dalam ajaran Islam dianggap sebagai seorang muslim, begitu pula dengan semua nabi Islam. Islam dengan demikian menolak konsep trinitas dalam Ketuhanan Nasrani. Kaum Muslim meyakini bahwa Nabi Isa adalah sebagai seorang nabi pendahulu Muhammad SAW, dan menyatakan bahwa setelah ia akan muncul seorang nabi terakhir, sebagai penutup dari para nabi utusan Tuhan Semesta Alam.

Nabi Adam AS adalah tokoh dari Kitab Kejadian, Perjanjian Baru & Kitab Suci Al-Quran.

Kisah Hikayat Nabi Syits AS (Seth AS) Dalam Islam

Nabi Seth AS atau Nabi Syits AS atau Nabi Set AS adalah anak laki-laki dari Nabi Adam AS dan Hawa (Eve). Ia dilahirkan pada saat Adam berumur 130 tahun (Kejadian 5:3). Nabi Syits AS merupakan saudara muda dari Qabil dan Habil (Kain dan Habel). Menurut kitab Perjanjian Adam, mengisahkan bahwa Adam, ketika mengetahui bahwa ajalnya telah dekat, memanggil Set ke sisinya. Ia menyuruh Set kembali ke Taman Eden, masuk dan mengambil tiga benih dari buah Pohon Kehidupan. Adam kemudian meminta Seth kembali kepadanya dan menempatkan ketiga benih itu di mulutnya sebelum menguburkan jenazahnya. Nabi Seth AS melakukan apa yang diminta ayahnya dan pergi ke Taman Eden. Di gerbang taman itu berdirilah Penghulu Malaikat Mikail, yang menanyakan tujuan Set. Set memberitahukannya, dan Mikail mengizinkannya masuk, dan menunjukkan kepadanya pohon kehidupan itu. Set mengumpulkan tiga benih dari buah pohon itu dan kemudian kembali, melalui pintu gerbang, dan kembali ke ayahnya, yang saat ini telah meninggal. Ia menggali kuburan untuk Adam, dan menguburkannya, setelah menempatkan ketiga benih itu di mulutnya lalu menutup liang kuburnya. Dalam kitab Kejadian dari Kitab Suci Ibrani dan Alkitab, adalah salah satu anak (kemungkinan putra ketiga) dari Adam dan Hawa, dan merupakan adik laki-laki dari Kain dan Habel. Ia dilahirkan setelah Habel (Habil) dibunuh oleh Kain (Qabil). Nama Set disebut sepuluh kali dalam Alkitab, yaitu tujuh kali di kitab Kejadian, sekali di kitab Bilangan, Kitab 1 Tawarikh, dan Injil Lukas. Nabi Set AS bagi Nabi Adam AS adalah seorang anak yang "menurut rupa dan gambarnya". Set diberikan oleh Allah SWT sebagai pengganti Habel yang dibunuh. Ia mempunyai seorang anak yang bernama Enos pada usia 105 tahun dan hidup hingga mencapai usia 912 tahun. Melalui keturunan Set dilahirkanlah Nabi Nuh, Nabi Abraham, Nabi Daud, hingga akhirnya menurunkan Nabi Isa. Menurut kisah Islam, setelah kematian Habil, Adam sangatlah marah kepada Qabil. Kemudian Adam memiliki anak kembar kembali bernama Syits (Set/Seth) dan 'Azura. Syits memiliki arti "hadiah", karena Allah telah memberikan hadiah kepada Adam berupa seorang anak soleh, setelah kematian anaknya yang bernama Habil. Syits selain sebagai anak yang berbakti, ia diyakini sebagai seorang nabi dan rasulallah. Sebagai seorang nabi, Syits menerima perintah-perintah dari Allah yang ditulis dalam 50 suhuf/sahifah. Menurut keterangan Ibnu Abbas, ketika Nabi Syits AS dilahirkan, Nabi AdamAS sudah berusia 930 tahun. Adam sengaja memilih Syits sebab anaknya yang satu ini memiliki kelebihan dari segi keilmuan, kecerdasan, ketakwaan dan kepatuhan dibandingkan dengan semua anaknya yang lain. Adam mengajarkan semua pengetahuan yang ia miliki kepada Syits. Ia mengajarkan bagaimana menyembah Allah dan beribadah yang lainnya. Setelah kematian Adam, Syits memimpin anak cucu Adam. Ia memimpin dengan peraturan dan hukum Allah, ia membawa persatuan diantara orang-orang disekitarnya. Wahab bin Munabbih mengatakan, ketika Nabi Adam AS wafat, Nabi Syits AS telah berusia 400 tahun. Syits telah diwasiati oleh Adam untuk memerangi saudaranya, Qabil. Dia pergi memerangi Qabil dan akhirnya perang itu pun berkecamuk. Itulah perang pertama yang terjadi antara anak-anak Adam di muka bumi. Dalam peperangan itu, Syits memperoleh kemenangan dan dia menawan Qabil. Nabi Syits AS kemudian memimpin anak cucu Adam dan ia memimpin dengan peraturan dan hukum Allah SWT, ia membawa persatuan dan perdamaian diantara orang-orang disekitarnya. Buku ini mengisahkan hikayat Nabi Syits AS (Seth AS) putra Nabi Adam AS bersumberkan dari Al-Quran & Al-Hadist.

Nabi Seth AS atau Nabi Syits AS atau Nabi Set AS adalah anak laki-laki dari Nabi Adam AS dan Hawa (Eve).

Logic Based Program Synthesis and Transformation

14th International Symposium, LOPSTR 2004, Verona, Italy, August 26-28, 2004, Revised Selected Papers

This book constitutes the thoroughly refereed postproceedings of the 14th International Symposium on Logic Based Program Synthesis and Transformation, LOPSTR 2004, held in Verona, Italy in August 2004. The 17 revised full papers presented were carefully selected and revised from 23 full paper and 11 extended abstract submissions. The papers are organized in topical sections on verification and analysis, theory and security, transformations, program development, termination, and program development and synthesis.

By bounding the degrees of these polynomials and their number, our method
reduces schema instantiation to non-linear constraint solving, based on the
theory of polynomial ideals. Although non-linear constraint solving is NP-hard, a
solution ...