Buku ini berisi penelitian yang mengukur tingkat kesiapan pelaku usaha dalam menyikapi sertifikasi halal pada setiap produk bisnisnya dan mengukur efektivitas sosialisasi yang sudah dilakukan oleh BPJPH dan menginventarisir berbagai persoalan, kendala dan hambatan atas diberlakukannya mandatory sertifikat halal tersebut. Sehingga pemerintah bisa menentukan langkah-langkah apa yang harus segera dilakukan untuk terpenuhinya mandatory sertifikat halal.
Buku ini berisi kumpulan hasil penelitian tentang kompetensi juru penyembelihan halal (Juleha) di Indonesia dalam perspektif agama dan negara beserta peluang dan hambatan yang menyertainya. Pokok-pokok pembahasannya bersifat lokalitas kawasan yang kemudian menjadi sampel, yakni tentang kompetensi dan dinamika juru penyembelihan halal di Kota Bekasi, Provinsi Banten, kabupaten Sukoharjo, Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Banjar (Kalsel), Yogyakarta, Kota Surabaya, Medan (Sumatera Utara).
Tim penulis menyusun buku pedoman ini dengan menggunakan 4
prinsip kunci. Pertama, perspektif yang digunakan dalam buku
pedoman ini adalah perspektif kesetaraan umat, perlindungan
anak, inklusif pada kelompok rentan, serta keberlangsungan
alam (ekologi). Kedua, kebermanfaatan buku pedoman ini
ditujukan pada seluruh tipologi dan jenis masjid sehingga
dengan sengaja bahasa yang digunakan dalam buku pedoman
ini menggunakan bahasa yang sederhana, singkat, padat, mudah
dipahami, dan menggunakan poin-poin dasar atau menghindari
narasi yang panjang. Ketiga, buku pedoman ini disusun secara
aplikatif sehingga menyajikan tehnik dan teknis yang kongkrit
dan terukur untuk memudahkan diterapkan oleh para pemangku
vi
kepentingan masjid. Keempat, buku pedoman ini diorientasikan
mampu memberdayakan seluruh elemen masjid agar memiliki
kesadaran dan inspirasi dalam pengembangan masjid bersih,
suci dan sehat. Karena itulah, buku pedoman ini juga menyajikan
sejumlah contoh-contoh baik, trik dan tips, penjelasan tambahan,
kesimpulan kunci, maupun kalimat-kalimat refleksi.
Buku ini berisi kumpulan hasil penelitian tentang pelayanan jemaah haji di Indonesia beserta tantangan yang menyertainya. Pokok-pokok pembahasannya mayoritas berbicara tentang para pemandu haji. Selain itu, buku ini juga berbicara tentang peran peran pemerintah dalam pelaksanaan ibadah haji, tentang sistem komputerisasi pelayanan terpadu umrah dan haji khusus SISKOPATUH, dan tentang esensi dari ibadah haji
Buku ini berisi kumpulan hasil penelitian tentang moderasi beragama di Indonesia dalam perspektif agama dan negara berikut dengan tantangan dan peluang yang menyertainya.Pokok-pokok pembahasannya bersifat kawasan, yakni tentang moderasi beragama di beberapa kota di Indonesia.
Studi kasus di beberapa daerah dilakukan untuk memotret dinamika moderasi beragama, sehingga dari sana bisa dilihat potensi moderasi yang dimiliki Indonesia.