Sebanyak 561 item atau buku ditemukan

Nabi Muhammad s. ʻa. w

PL 480 INDi PERKAWINAN NABI MUHAMMAD S.A.W. Teriak orang-orang
Orientalis (ahli ketimuran). Zainab bint Djahsj menurut gambaran orang-orang
Orientalis Kekeliruan pandapat orang-orang Orientalis dan aebagainja tentang
ini.

Sirah 60 Sahabat Nabi Muhammad saw

"Dan perang Shiffin pun pecah. 'Ammar yang menginjak usia 93 tahun maju dengan gagah berani. Langkahnya seperti layaknya pemuda 30 tahunan. Keberaniannya tidak susut oleh usia. Melihat, Ammar bin Yasir berada di tengah-tengah pasukan Ali ra., Muawwiyah yang memimpin perlawanan terlihat gentar. Kabar tentang kematian 'Ammar di tangan pemberontak kembali terngiang di kepalanya. Muawwiyah mewanti-wanti pasukannya untuk tidak melawan 'Ammar. Agar cap pemberontak tidak melekat pada dirinya dan pasukannya." Saat disebut nama Abu Bakar as Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib (radiallahu anhum), sudah banyak yang mengenal keistimewaan mereka. Tapi ternyata dalam peradaban nabawiyah yang dibangun oleh Baginda Nabi beserta sahabat bermunculan banyak permata yang berkilau. Mereka menorehkan kisah-kisah nyata yang bukan isapan jempol. Bukan pula sekadar dongeng yang tanpa bukti. Tapi kisah nyata yang terukir dalam sejarah keemasan Islam. Kisah yang akan membawa kita pada lautan hikmah dan teguhnya sebuah keyakinan. Di sini kita akan membaca betapa mulianya enam puluh orang manusia yang semasa hidupnya sudah mendapat jaminan masuk surga oleh Rasulullah saw. Dari mereka kita bisa melihat profil calon penghuni surga. Yaitu yang bersih hatinya dari rasa iri, yang sangat teguh memegang janji setia, yang sangat dermawan dan mengejar keridhaan Allah di tengah lautan harta benda. Saudaraku, kalian akan diajak mengagumi kecerdasan Ibnu Abbas ra. Juga mengenal orang-orang yang bisa jadi penampilannya tidak menarik, rambutnya kusut penuh debu, tapi saat dia mengangkat tangan untuk berdoa, maka 'Arsy akan bergetar. Dan doa-doa mereka tak terhijab. Subhanallah.... Mari membaca, mari merindu mereka yang telah menjadi cahaya peradaban Islam. Karena mereka pernah ada. Karena mereka nyata!

"Dan perang Shiffin pun pecah.

Kisah Hikayat Laba-Laba Gua Tsur Yang Mencintai & Melindungi Nabi Muhammad SAW Edisi Bilingual Inggris & Indonesia

Aku adalah laba-laba yang lebih tinggi dari pada laba-laba lainnya. Dengan segala kerendahan hati, jika semua laba-laba di dunia ini diletakkan di satu tangan dan aku dimasukkan ke tangan yang lain, aku akan melampaui keunggulan mereka. Aku bukan orang yang membuat klaim palsu dan pamer, aku hanya menyatakan fakta. Aku tidak berpikir bahwa aku perlu mengenalkan diri aku kepada pembaca, karena aku yakin Anda mengerti bahwa aku adalah laba-laba dari gua yang diutus Allah oleh Rasulullah saw bersembunyi. Akulah yang bertanggung jawab untuk pembebasan Nabi. Akulah yang diutus Allah untuk melindunginya. jaring aku sangat tipis dan ringan dan angin sepoi-sepoi pun bisa meniupnya. Namun, terlepas dari kelemahan jaring aku, aku berhasil menangkal pedang besi atheis yang pergi mengejar Nabi, dan terlebih lagi, aku bisa mengalahkan mereka! Hasil konflik antara sutra lemah laba-laba dan besi pedang adalah kekalahan besi. Rumahku dianggap sebagai perumpamaan kelemahan, "Sesungguhnya, rumah paling rapuh (terlemah) adalah rumah si laba-laba." Aku duduk di rumah aku untuk melindungi rumah agung agama Islam dan menjaga Nabi Allah, Muhammad ibn 'Abdullah (saw).Bukan itu saja yang terjadi padaku. Sesuatu yang lebih indah terjadi; Aku melihat Nabi. Aku tahu bahwa setelah kematian Nabi, jutaan orang akan mengunjungi makamnya untuk menangis dan berdoa. I am a spider who is higher in rank than other spiders. With all humility, if all the spiders in this world were put in one hand and I was put in the other I would outweigh them in superiority. I am not one to make false claims and show-off, I am simply stating facts. I do not think that I need to introduce myself to the reader, for I am sure you understand that I am the spider of the cave that the Messenger of Allah (peace be upon him) hid in. I am the one, who was responsible for the Prophet's deliverance. I am the one, who Allah sent to protect him. My web is very flimsy and light and the slightest breeze can blow it away. However, despite the weakness of my web, I managed to ward off the iron swords of the atheists that went out in pursuit of the Prophet, and moreover, I was able to defeat them! The outcome of the conflict between the spiders' weak silk and the iron of the swords was the defeat of iron. My house is considered a parable of weakness, "Verily, the frailest (weakest) of houses is the spider's house." I sat in my house protecting the noble house of Islam and guarding the Prophet of Allah, Muhammad ibn ' Abdullah (peace be upon him). That was not all that happened to me. Something even more wonderful happened; I saw the Prophet. I know that after the Prophet's death, millions will visit his grave to cry and pray.

" Aku duduk di rumah aku untuk melindungi rumah agung agama Islam dan menjaga Nabi Allah, Muhammad ibn 'Abdullah (saw).Bukan itu saja yang terjadi padaku. Sesuatu yang lebih indah terjadi; Aku melihat Nabi.

Kisah Hikayat Shafiyyah Binti Abdul Muththalib Bibi Nabi Muhammad SAW

Begitu banyak kemuliaan dan keutamaan yang disandangnya. Barangkali kemuliaan tertinggi yang sedang diberikan Allah Subhanahu wa Ta’ala kepadanya –setelah nikmat Iman dan Islam– adalah kedudukannya sebagai bibi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang masuk Islam—menurut pendapat yang kuat. Di samping itu. Dia adalah ibunda Hawari (penolong) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, salah satu dari sepuluh orang yang dijamin masuk Surga. Cukuplah semua itu sebagai kemuliaan bagi Shafiyyah Binti Abdul Muththalib. Ia terlahir dari keluarga terpandang dan disegani. Ayahnya adalah Abdul Muththalib, seorang pembesar Quraisy dan ibunya adalah Halah binti Wahab, bibi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari jalur ibu yang notabene juga dikenal sebagai keluarga terpandang. Pernikahannya yang pertama adalah dengan Al-Harits bin Harb bin Umaiyah, saudara Abu Sufyan pemimpin Bani Umaiyah. Setelah Al-Harits meninggal, saudara Ummul Mukminin Khadijah. Dan darinya terlahir Zubair dan Sa’ib. Ketika Allah mengutus Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam seabagai rasul, banyak kaum Quraisy yang menentang dan sedikit sekali yang menerima dakwahnya, baik dari kerabat maupun yang lainnya. Dan ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan ayat, “Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat.” (QS. Asy-Syu’aro: 214) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyeru kepada semua kerabatnya yang tua, muda, laki-laki, dan wanita. Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke bukit Shofa dan berseru, “Wahai Fathmah binti Muhammad! Wahai Shafiyyah binti Abdul Muththalib! Wahai Bani Abdul Muththalib! Aku tidak mampu menolong kalian dari adzab Allah sedikitpun, (Jika kalian menghendaki sesuatu dariku maka) mintalah hartaku sesuka kalian.” (HR. Bukhori dan Muslim) Kemudian bergabunglah Shafiyyah radhiallahu’anha dalam bahtera Islam bersama putranya Zubair bin Awwam radhiallahu’anhu dan orang-orang pertama memeluk Islam, berlayar menghadang ombak dan gelombang dengan keimanan dan keyakinan menuju keridhaan Allah dan Rasul-Nya.

Begitu banyak kemuliaan dan keutamaan yang disandangnya.