Sebanyak 2664 item atau buku ditemukan

Membangun fondasi ekonomi umat

meneropong prospek berkembangnya ekonomi Islam

meneropong prospek berkembangnya ekonomi Islam Ahmad Qodri Abdillah
Azizy. sama lainnya . Bukankah ada " hepotesa " bahwa semua pendapat
pemikir Muslim ( ulama dan fuqaha ' ) bisa ditelusuri sampai pada sahabat ?
Sudah ...

Comication: Kenali Kararkter Dan Gaya Komunikasi Anda Dan Lawan Bicara Anda Melalui Komik

Bisnis pertama yang beliau lakukan adalah mendirikan Lembaga Pendidikan
Bahasa Asing dan Konsultasi Pendidikan Australia "Widyatara" di Jakarta, lalu
diteruskan dengan menjabat sebagai Managing Director di sebuah sekolah
internasional di Jakarta Selatan. Merasa bahwa mengajar saja kurang
memenuhi impiannya untuk menjadi seorang public speaker, beliau
memutuskan untuk mendirikan sebuah pusat pengembangan diri yang bernama
The Energe- tic People ...

Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

buku ini didesain dan dideskripsikan mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa dan Nomor 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi yang di dalamnya telah ditetapkan bahwa kelompok Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) sebagai salah satu kelompok matakuliah dalam kurikulum inti yang minimal harus dicapai peserta didik dalam penyelesaian suatu program studi yang berlaku secara nasional, serta Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 44/DIKTI/ Kep/2006 tentang Rambu-Rambu Pelaksanaan Kelompok Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat di Perguruan Tinggi. ------- Penerbit Kencana (Prenadamedia Group)

Manusia dan Kebudayaan dalam PerspektifIlmu Budaya Dasar. Jakarta: Rineka
Cipta. Mayr, E. 1982. The Growth of Biological Thought: Diversity, Evolution, and
Inheritance. Cambridge: The Belknap Press of Harvard University Press.
Medawar, P. 1986. The Limits o Sciences. UK: Oxford University Press.
Muhammad, Abdulkarim. 2005. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Bandung: Citra Aditya
Bakti. Muhammad bin Mukarram bin Manzhûr al Afriqi al Mishri. Lisânul 'Arab.
Daru Shâdir. Beirut.

7 Kode Rahasia Al-Fatihah

Ada banyak orang bekerja keras, tetapi tak kunjung sukses. Ada pula orang yang tampak sukses, tetapi tidak menemukan kepuasan dari yang ia dapatkan, sehingga dia belum, bahkan tidak merasakan makna sebuah kesuksesan. Lantas pertanyaannya, mengapa orang sulit mencapai kesuksesan? Pertanyaan ini sebenarnya mudah sekali dijawab, tetapi banyak orang yang belum menyadarinya. Bisa jadi menyadari, tetapi belum memahaminya. Boleh jadi juga dia telah memahaminya, lagi-lagi dia belum tahu cara mengamalkannya. Baik, sederhana saja…. Mengapa orang sulit mencapai kesuksesan? Jawabannya, karena banyak manusia yang terfokus pada proses pencapaiannya, bukan pada akhir dari pencapaian itu. Padahal akhir dari semua pencapaian itu adalah Allah dan Rasul-Nya. Artinya, untuk meraih kesuksesan, kunci dasarnya adalah: Carilah Allah dan Rasul-Nya terlebih dahulu, baru memulai menjalani proses pencapaian usahanya. Jika engkau telah menemukan Allah dan Rasul-Nya, di sanalah engkau akan ditunjukkan jalan kesuksesan yang sesungguhnya. Jika engkau hanya mengejar akhir dari pencapaian kesuksesan itu tanpa melibatkan Allah dan Rasul-Nya, kesuksesan itu hanyalah usaha pencapaian nisbi belaka. Untuk melibatkan Allah dan Rasul-Nya, Allah Swt., telah mengajarkan kuncinya yang terus-menerus dibaca dan diamalkan setiap harinya. Kuncinya ada di surah Al-Fâtihah. Di dalam buku ini akan mendapatkan jawaban atas pertanyaan misteri bagi banyak orang: 1. Alasan Al-Fâtihah dibaca berulang-ulang. 2. Alasan Al-Fâtihah diawali Basmalah. 3. Rahasia di balik angka 7 dalam Al-Fâtihah 4. Fenomena angka 19 pada lafal Basmalah 5. Kode di balik lafal Basmalah 6. Kode cinta di balik lafal Ar-Rahman dan Ar-Rahim

Tak lama kemudian, rezekinya berlimpah. Inilah konsep dari hukum magnet
rezeki. Nah, begitu pula jika Anda menginginkan kelimpahan rezeki, Anda harus
menariknya dengan cara memperbanyak sedekah. Sebab hanya dengan
bersedekahlah cara paling dahsyat menarik potensi rezeki. Bukankah banyak
hadis Nabi saw., yang menyatakan sedekah sebagai magnet rezeki. “Tidak ada
rezeki yang disedekahkan, melainkan terus bertambah, bertambah dan terus
bertambah.” (HR.

Bunga Rampai Birokrasi (Isu-Isu Stratejik Seputar Birokrasi)

Dengan demikian, kewenangan diskresi sebenarnya merupakan respon
terhadap situasi ketidakmenentuan seiring dengan dinamika perkembangan
tuntutan public yang semakin pesat dan beragam yang kurang diimbangi
dengan kecepatan perkembangan di bidang hukum dan perundangundangan.
Sehingga sangat dimungkinkan bagi ... dengan era sebelumnya, telah terjadi
pergeseran lukos dan focus penggunaan kekuasaan dari eksekutif ke legislative.
(Thoha; 2003). Hal ini ...