Sebanyak 2665 item atau buku ditemukan

Mathematical Approaches for Emerging and Reemerging Infectious Diseases: Models, Methods, and Theory

This IMA Volume in Mathematics and its Applications MATHEMATICAL APPROACHES FOR EMERGING AND REEMERGING INFECTIOUS DISEASES: MODELS, AND THEORY METHODS is based on the proceedings of a successful one week workshop. The pro ceedings of the two-day tutorial which preceded the workshop "Introduction to Epidemiology and Immunology" appears as IMA Volume 125: Math ematical Approaches for Emerging and Reemerging Infectious Diseases: An Introduction. The tutorial and the workshop are integral parts of the September 1998 to June 1999 IMA program on "MATHEMATICS IN BI OLOGY. " I would like to thank Carlos Castillo-Chavez (Director of the Math ematical and Theoretical Biology Institute and a member of the Depart ments of Biometrics, Statistics and Theoretical and Applied Mechanics, Cornell University), Sally M. Blower (Biomathematics, UCLA School of Medicine), Pauline van den Driessche (Mathematics and Statistics, Uni versity of Victoria), and Denise Kirschner (Microbiology and Immunology, University of Michigan Medical School) for their superb roles as organizers of the meetings and editors of the proceedings. Carlos Castillo-Chavez, es pecially, made a major contribution by spearheading the editing process. I am also grateful to Kenneth L. Cooke (Mathematics, Pomona College), for being one of the workshop organizers and to Abdul-Aziz Yakubu (Mathe matics, Howard University) for serving as co-editor of the proceedings. I thank Simon A. Levin (Ecology and Evolutionary Biology, Princeton Uni versity) for providing an introduction.

Hand Book of the APPROACHES AND METHODS OF ENGLISH LANGUAGE TEACHING

APPROACHES AND METHODS OF ENGLISH LANGUAGE TEACHING

Introduction Situational Approach Audio-lingual Method Communicative Language Teaching Total Physical Response (TPR) The Silent Way Community Language Learning The Natural Approach 9. Suggestopedia

Introduction Situational Approach Audio-lingual Method Communicative Language Teaching Total Physical Response (TPR) The Silent Way Community Language Learning The Natural Approach 9. Suggestopedia

99 Jalan Mengenal Tuhan

Sebagai sebuah bacaan ‘bertuah’, Asmaul Husna sudah tidak asing di kalangan umat Islam. Sejak dini, anak-anak kita telah melagukannya tiap pagi di taman kanak-kanak. Sebagai wirid, orang-orang tua kita melazimkannya menjadi amalan bacaan sehari-hari, yang diyakini mendatangkan manfaat nyata dalam kehidupan. Asmaul Husna yang dilagukan setiap fajar tiba, kiranya menjadi bekal spiritual yang mumpuni untuk mengarungi “pencarian”. Beberapa nama dalam Asmaul Husna juga populer sebagai rapal bagi mereka yang menyukai kedigdayaan fisik dan batin. Namun, sejatinya mutiara Asmaul Husna lebih berharga daripada sekadar ritual lisan atau pajangan kaligrafi di dinding saja. Oleh karena itu, buku ini mengajak Anda memperlakukan Asmaul Husna secara lebih ‘bermakna’, yakni sebagai pintu gerbang untuk lebih mengenal Allah Tuhan kita. Dengan mengingat bahwa Awwal ad-din ma’rifat Allah (langkah pertama dalam beragama adalah mengenal Allah), dan pepatah tak kenal maka tak sayang, maka pendalaman terhadap satu demi satu Asmaul Husna akan membuat kita lebih mengenal Allah sekaligus meningkatkan bobot penghayatan ritual ibadah kita sehari-hari. Tak pelak, setiap nama Allah yang bagus nan indah itu adalah jalan untuk mengenal-Nya; Asmaul Husna adalah 99 Jalan Mengenal Tuhan kita. Selain itu, berpanduan pada hadis Nabi Saw. yang menyatakan “Berperilakulah kalian dengan perilaku Allah Swt.,” setiap muslim seyogianya bersikap dan berperilaku dengan ‘kepribadian’ Allah. Sembilan puluh sembilan nama-Nya yang terbaik (Asmaul Husna) inilah yang menjadi awal langkah kita dalam menuju tegaknya moral mulia (akhlakul karimah) dalam kehidupan. Mari kita selami dan hayati satu per satu makna Asmaul Husna, dan—dengan sabar, sedikit demi sedikit—mempraktikkan kandungan moralnya dalam hubungan dengan Tuhan dan dengan sesama manusia. Mari kita menitiskan pribadi Tuhan, melalui berakhlak dengan sifat Tuhan, yang terjabarkan dalam Asmaul Husna.

Setiap muslim harussadar, betapa banyaknya kasih sayang Allah yang
diterimanya dalam hidup ini, baik dalam kehidupan pribadi dan masyarakat,
maupun dalam kehidupan beragama. Kesadaran ini mengejawantah dalam
perilaku sehari-hari, baik dalam ... harus berpijak pada adanya rasa kasih
sayang Tuhan yang bisa ditemukan dimana saja. Seorang muslim yang
sadarhaltersebut, tidakpuas hanya dengan kualitas diri sendiri saja, tetapi juga
memperhatikan orang lain.

Enneagram - Mengenal Diri Sendiri & Orang Lain

Enneagram bukan sekadar ilmu, tapi perlu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari guna membangun potensi diri dalam hidup pribadi dan bermasyarakat. Enneagram dapat mencegah konflik antara diri kita dan orang lain. Mengapa sampai muncul perbedaan sikap antara seseorang dan yang lain terhadap satu hal yang sama? Mengapa karakter atau watak setiap orang berlainan? Bagaimana cara menghadapi setiap perbedaan tanpa harus terlibat perseteruan? Enneagram menyediakan jawaban sekaligus penjelasan untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut. Enneagram merupakan penjabaran sembilan tipe energi alam yang masing-masing menyimpan karakter dan watak orang. Enneagram menyediakan rambu-rambu untuk mengetahui kemampuan diri kita dan tipe-tipe manusia selain diri kita sendiri. Pemahaman atas kelebihan dan kelemahan masing-masing membantu kita bekerja sama serta menjalin relasi interpersonal secara wajar dan maksimal. Itu adalah tumpuan langkah kita menuju kesuksesan.

Enneagram bukan sekadar ilmu, tapi perlu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari guna membangun potensi diri dalam hidup pribadi dan bermasyarakat.

Pengantar Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah

Manajemen sarana dan prasarana pendidikan adalah proses pengadaan dan pendayagunaan komponen-komponen yang secara langsung maupun tidak langsung jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efesien. Manajemen sarana dan prasarana pendidikan bertugas mengatur dan menjaga sarana dan prasarana pendidikan agar dapat memberikan kontribusi pada proses pendidikan secara optimal. Kegiatan pengelolaan ini meliputi kegiatan perencanaan, pengadaan, pengawasan, penyimpanan inventarisasi, penghapusan, penggunaan/pemanfaatan dan tanggung jawab. Dalam pengadaan dan menggunakan sarana dan prasarana di sekolah dibutuhkan suatu proses, yaitu mulai dari perencanaan, pengadaan, pengaturan, penggunaan, dan penghapusan. Perencanaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan proses perancangan upaya pembelian, penyewaan, peminjaman, penukaran, daur ulang, rekondisi/rehabilitasi, distribusi atau pembuatan peralatan dan pelengkapan yang sesuai dengan kebutuhan. Proses ini sebaiknya melibatkan unsur-unsur penting sekolah, seperti kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, guru, tata usaha, bendahara, serta komite sekolah.

Manajemen sarana dan prasarana pendidikan adalah proses pengadaan dan pendayagunaan komponen-komponen yang secara langsung maupun tidak langsung jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efesien.

The Social Psychology of Experience

Studies in Remembering and Forgetting

As their argument unfolds, the authors reveal that memories do not solely reside in a linear passage of time, linking past, present and future, nor do they soley rest within the individual's conciousness, but that memory sits at the very heart of 'lived experience'; whether collective or individual, the vehicle for how we remember or forget is linked to social interaction, object interaction and the different durations of living that we all have. It is very much connected to the social psychology of experience.

Studies in Remembering and Forgetting David Middleton, Dr. Steven D. Brown
Steve D Brown. NINE Technologising experience: infrastructures in remembering
and forgetting Example 1 (From Brown, Middleton & Lightfoot, 2001) Interviewer:
ReadyAds Project Manager: I guess what I am hearing is that one use of the e-
mail seems like it is very formal - to report on action points from the meeting? yes
but also as a record of where . . . ((they both look at a computer screen)) (.) if you
look ...

Hukum Keluarga Islam di Indonesia

Hukum yang paling awal (pertama) dikenal ialah hukum keluarga, khususnya hukum perkawinan yang ditandai dengan perkawinan Adam a.s. dengan istrinya, Hawa. Kemudian mengalami perubahan dan perkernbangan di sana sini, hukurn-pernikahan dilaksanakan oleh, anak-anak Nabi Adam a.s. secara kontinu dari dahulu hingga sekarang. Di Indonesia hukum keluarga Islam sudah diterapkan sejak abad ke-7 M, yaitu pada masa kerajaan-kerajaan Islam, kemudian berlanjut hingga era kemerdekaan. Ada beberapa peraturan yang menjadi dasar berlakunya hukum keluarga Islam di Indonesia, di antaranya: UU No. 22 Tahun 1946 tentang Pencatatan Nikah, Talak, dan Rujuk. Undang-undang ini hanya berlaku untuk Jawa dan Madura, UU No. 32 Tahun 1354. Undang-undang ini memberlakukan UU No. 22 Tahun 1946 di seluruh wilayah Indonesia, UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Peraturan Pemerin-tah (PP) No. 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 3 Tahun 1975 dan No. 4 Tahun 1975, diganti dengan PMA No. 2 Tahun 1990 tentang Tata Cara Pencatatan Perkawinan dan Perceraian, Peraturan Pemerintah (PP) No. 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), UU No. 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama, Peraturan Pemerintah (PP) No. 45 Tahun 1990 tentang Perubahan PP No. 10 Tahun 1983, Instruksi Presiden No. 1 Tahun 1991 tentang Instruksi Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam, UU No. 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas UU No. 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama, UU No. 50 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama. Berdasarkan peraturan-peraturan tersebut, hukum keluarga Islam telah menjadi hukum positif Indonesia. Buku ini disusun dengan tujuan untuk membantu para mahasiswa khususnya mahasiswa Fakultas Syariah dan Fakultas Hukum, dalam mempelajari mata kuliah Hukum Keluarga Islam. Hukum Keluarga Islam merupakan mata kuliah yang harus dikuasai oleh -mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Syariah, karena perkara Hukum Keluarga Islam menurut UU No. 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama jo. UU No. 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas UU No. 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama, jo. UU No. 50 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua UU No. 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama, merupakan kompetensi absolut peradilan agama, bagi kaum Muslimin di Indonesia. Buku ini dapat juga dijadikan sumber bacaan oleh para praktisi hukum (para pengacara, hakim di lingkungan Perachlan Agama), untuk menunjang profesi hukumnya. ------- Penerbit Kencana (Prenadamedia Group)

Ada beberapa peraturan yang menjadi dasar berlakunya hukum keluarga Islam di Indonesia, di antaranya: UU No. 22 Tahun 1946 tentang Pencatatan Nikah, Talak, dan Rujuk.

Aspek Hukum Lembaga Keuangan Syariah Di Indonesia

Perkembangan lembaga keuangan syariah, baik bank maupun nonbank, diikuti dengan perkembangan regulasi mengenai hukum ekonomi syariah yang merupakan payung hukum berlakunya lembaga keuangan syariah di Indonesia. Regulasi tersebut dalam bentuk Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri, Peraturan Bank Indoneisa, Peraturan BAPEPAM-LK (Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan) yang sekarang disebut dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Fatwa Dewan Syariah Nasional, dan PERMA No. 2 Tahun 2008 tentang Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, yang disusun sebagai pedoman hakim pengadilan agama dalam memeriksa dan memutus perkara ekonomi syariah. Buku persembahan penerbit PrenadaMedia

Buku persembahan penerbit PrenadaMedia

Hukum Islam tentang waris, asuransi, dan pengadilan

Islamic law regarding inheritance and succession, insurance, and civil procedure concerning inheritance case of Muslim in Indonesia; collection of articles.

Islamic law regarding inheritance and succession, insurance, and civil procedure concerning inheritance case of Muslim in Indonesia; collection of articles.

HUKUM WARIS ISLAM

Buku ini disusun unutk memperkaya khasanah hukum waris islam, sehingga dapat dipergunakan sebagai salah satu sarana untuk membantu mahasiswa, guna mengikuti kuliah dan ujian hukum waris islam maupun yang berminat studi hukum islam.

Disamping itu juga menggunakan sumber kaidah ikih ”al-`adatu muhakhamat” (
adat yang baik dapat dijadikan hukum Islam). Misalnya, harta bersama yang
tidak terdapat pengaturannya di dalam Al-Qur'an dan hadits, juga tidak terdapat
dalam Kitab-kitab ikih hasil penalaran para fukoha, sedangkan lembaga harta
bersama itu terdapat dalam masyarakatadat orang Islam Indonesia dan hidup
dalam kesadaran masyarakat muslim di Indonesia. Hukum Kewarisan Islam
ialah hukum ...