Sebanyak 2652 item atau buku ditemukan

Sistem Pengobatan & Penyembuhan Penyakit Islami Ala Nabi Muhammad SAW

Islam adalah agama yang sempurna (kamil) dan menyeluruh (syamil). Islam mengatur kehidupan manusia dalam berbagai aspek termasuk dalam dunia perawatan dan pengobatan. Allah swt yang maha pengasih dan penyayang kepada umat manusia, melalui kekasih-Nya Rasulullah, Allah mengajarkan kepada manusia cara merawat dan memelihara kesehatan. Pengobatan ala Nabi biasa dikenal dengan sebutan Thibun Nabawi sekitar abad ke-13 yang diperkenalkan oleh Syekh Ibnu Qoyyim Al Jauziah didalam kitabnya Zaadul Maad. Thibbun nabawi mengacu terhadap semua perkataan, pengajaran, dan tindakan Rasul yang berkaitan dengan pengobatan atau penyembuhan suatu penyakit. Termasuk tindakan medis yang dilakukan sahabat atau orang pada zaman Rasul. Pengobatan Ala Nabi dapat diyakini dan bersifat pasti (qath’i) karena berasal dari wahyu dan misykat Nubuwwah, bernuansa illahiah, alamiah, dan ilmiah yang berasal dari kesempurnaan akal melalui proses berfikir (aqliyah).

Islam adalah agama yang sempurna (kamil) dan menyeluruh (syamil).

Kisah Hikayat Shafiyyah Binti Abdul Muththalib Bibi Nabi Muhammad SAW

Begitu banyak kemuliaan dan keutamaan yang disandangnya. Barangkali kemuliaan tertinggi yang sedang diberikan Allah Subhanahu wa Ta’ala kepadanya –setelah nikmat Iman dan Islam– adalah kedudukannya sebagai bibi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang masuk Islam—menurut pendapat yang kuat. Di samping itu. Dia adalah ibunda Hawari (penolong) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, salah satu dari sepuluh orang yang dijamin masuk Surga. Cukuplah semua itu sebagai kemuliaan bagi Shafiyyah Binti Abdul Muththalib. Ia terlahir dari keluarga terpandang dan disegani. Ayahnya adalah Abdul Muththalib, seorang pembesar Quraisy dan ibunya adalah Halah binti Wahab, bibi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari jalur ibu yang notabene juga dikenal sebagai keluarga terpandang. Pernikahannya yang pertama adalah dengan Al-Harits bin Harb bin Umaiyah, saudara Abu Sufyan pemimpin Bani Umaiyah. Setelah Al-Harits meninggal, saudara Ummul Mukminin Khadijah. Dan darinya terlahir Zubair dan Sa’ib. Ketika Allah mengutus Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam seabagai rasul, banyak kaum Quraisy yang menentang dan sedikit sekali yang menerima dakwahnya, baik dari kerabat maupun yang lainnya. Dan ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan ayat, “Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat.” (QS. Asy-Syu’aro: 214) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyeru kepada semua kerabatnya yang tua, muda, laki-laki, dan wanita. Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke bukit Shofa dan berseru, “Wahai Fathmah binti Muhammad! Wahai Shafiyyah binti Abdul Muththalib! Wahai Bani Abdul Muththalib! Aku tidak mampu menolong kalian dari adzab Allah sedikitpun, (Jika kalian menghendaki sesuatu dariku maka) mintalah hartaku sesuka kalian.” (HR. Bukhori dan Muslim) Kemudian bergabunglah Shafiyyah radhiallahu’anha dalam bahtera Islam bersama putranya Zubair bin Awwam radhiallahu’anhu dan orang-orang pertama memeluk Islam, berlayar menghadang ombak dan gelombang dengan keimanan dan keyakinan menuju keridhaan Allah dan Rasul-Nya.

Begitu banyak kemuliaan dan keutamaan yang disandangnya.

Kisah Kehidupan Nabi Muhammad Saw Utusan Tuhan Yang Terakhir

Buku ini mengisahkan Kisah kehidupan Nabi Muhammad SAW penutup para nabi dan utusan Tuhan yang terakhir dalam agama islam, berdasarkan Al-Quran & Al-Hadist.

Buku ini mengisahkan Kisah kehidupan Nabi Muhammad SAW penutup para nabi dan utusan Tuhan yang terakhir dalam agama islam, berdasarkan Al-Quran & Al-Hadist.

Pengantar Ilmu Hukum

Buku ini dapat membantu Anda yang sedang belajar mengenai ilmu-ilmu hukum. --- Buku persembahan penerbit Kencana (Prenadamedia)

Pasal 2 Tujuan semua ikatan politis adalah memelihara hak-hak manusia yang
bersifat alamiah dan tidak dapat diasingkan. ... Charta, Virginia Bill of Rights, dan
La Declaration des Droit des l'Hommes et du Citoyens merupakan hak dasar.

Action Research

An Approach to Understanding Family Attitudes and Beliefs and Their Practice in a Dual Language Program in an Urban School Context

Deradikalisasi Pemahaman Al Quran dan Hadis

"""ajaran agama sejatinya adalah kumpulan dari tata nilai ilahiah yang luhur dan agung. Dalam islam sendiri tata nilai—value systems—dimaksud, tertuang seutuhnya dalam al-Qur’an dan Hadis yang memuat pesan-pesan profetik yang diturunkan oleh Tuhan Pencipta alam semesta kepada mahluk-Nya untuk kebaikan dan kemaslahatan seluruh umat manusia, baik di dunia maupun di akhirat. Penerapan tata nilai luhur dari ajaran agama, memberikan peran yang sangat besar dalam pembangunan akhlak mulia dan peradaban umat manusia yang agung. Sayangnya jika mengamati aktivitas keagamaan umat muslim kontemporer kahir-akhir ini, terdapat kecenderungan dalam memahami al-Qur’an dan hadis hanya secara tekstual dan terkesan rigid. meskipun pemahaman secara tekstual dan literal terkadang tidak dapat dielakkan, namun model pemahaman tekstual dan literal pada gilirannya dapat melahirkan perilaku yang terkesan anarkis, tidak toleran, dan cenderung destruktif. Oleh karena itu, menjadi kewajiban bagi kita semua, untuk terus memberikan pencerahan, pendekatan, dan pendidikan bagi sesama warga bangsa terhadap pemahaman yang paling hakiki dari ajaran agama—al-Qur’an dan hadis—khususnya. sebab, tidak ada satupun agama yang mengajarkan kekerasan apalagi terorisme bagi para penganutnya. Tidak ada satu pun agama yang membolehkan radikalisasi pemahaman agama. sebagaimana juga telah ditegaskan dalam kongres umat islam indonesia, bahwa tindakan kekerasan dapat muncul di kalangan umat agama apa saja, atau kelompok bangsa dan ras mana saja. Buku ini memberikan panduan khusus di dalam memahami sejumlah ayat al-Qur’an dan hadis yang sering diangkat oleh orang-orang yang bermaksud tidak obyektif terhadap islam, seperti penjelasan asbaab nuzulil ayah dan asbaab wurudil hadis, serta kaidah-kaidah usul. Buku ini juga memberikan uraian dan analisis semantik dan kaidah-kaidah linguistik untuk menjelaskan sejumlah ayat dan hadis yang sering disalahpahami orang. semoga buku ini bisa memberikan jawaban terhadap berbagai kekeliruan dan kesalahpahaman banyak orang, baik muslim sendiri maupun non-muslim."""

... larangan Rasulullah saw., mengenai minum air dari mulut bejana
sebagaimana diriwayatkan lbnu Abbas ra.: - & o & o & o & o &. 91 As-Syāfi'i, Al-
Umm, Juz II, h.83, dan Ibnu Hazm, Ahkām Al-Ahkām, Juz III, h. 224. 92 As-
Suyūthi, Al-Luma', ...