Sebanyak 2541 item atau buku ditemukan

Mengakhiri Era Tenaga Kerja Murah

“Indonesia membutuhkan cetak biru penyusunan kebijakan tenaga kerja, yang diberlakukan untuk periode tertentu, dan dituangkan dalam manpower planning. Sebagian dari perencanaan kebijakan tenaga kerja tersebut, sudah terangkum dalam buku ini.” –– Benny Soetrisno, Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Tenaga Kerja. “Pembangunan di sektor pendidikan dengan fokus pada peningkatan pengembangan manusia akan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, akses warga negara terhadap pendidikan harus menjadi perhatian utama. Itulah yang dikemukakan penulis sebagai premis utama dalam buku ini, terkait rendahnya kualitas tenaga kerja di Indonesia.” –– James T. Riady, Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Pendidikan dan Kesehatan “Buku yang lengkap, mengupas persoalan kualitas tenaga kerja dalam perspektif upah sebagai manifestasi tingkat pendidikan. Kompetensi tenaga kerja menjadi faktor penentu posisi tawar pekerja dalam dunia kerja.” –– Dr. Tjepy Firmantoro Aloewie, M.Sc., Praktisi “Mengakhiri era tenaga kerja (upah) murah bukan hal yang mustahil, tetapi menjadi prasyarat utama untuk mencapai kemuliaan bagi pekerja Indonesia, melalui link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja. –– Prof. Dr. H. Didin S. Damanhuri, S.E, M.S, D.E.A., Akademisi “Buku ini merupakan tindak lanjut dari pendidikan yang komprehensif di Lemhanas, kontribusi nyata dalam pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia.” –– Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, Gubernur Lemhanas RI “Salut, memimpikan dan antusias berusaha mewujudkan perbaikan tenaga kerja Indonesia.” –– Yunn Bali, rekan perjuangan GMT Property Management “Buku ini lahir di saat yang tepat, ketika ide revolusi mental yang dikemukakan Mas Jokowi menjadi perbincangan banyak kalangan. Congratulation Frans dan Hani.” –– Agustinus Dawarja, advokat dan konsultan hukum pasar modal, pendiri www.lexregis.com “Semoga menjadi buku yang mencerahkan dan memancing tindakan nyata bagi para pemangku kepentingan ketenagakerjaan Indonesia.” –– Peri Farouk, penulis dan pembicara motivasi

Kemendikbud terus mengutak-atik pembentukan BSNP untuk menerapkan
standar pada pola-pola peningkatan kognitif peserta pendidikan dan akademik.
Beda lagi dengan Kemenperin. Bersama BSN, Kemenperin menerapkan standar
 ...

Tenaga Kerja Asing

Analisis Politik Hukum

Liberalisasi ketenagakerjaan membuka peluang Tenaga Kerja Asing (TKA) masuk dan bekerja di Indonesia. TKA diperlukan karena keterbatasan ketersediaan tenaga kerja terampil, selain juga adanya kebutuhan untuk menarik investasi asing. Namun meningkatnya jumlah TKA, maraknya TKA illegal, dan penggunaan TKA yang tidak sesuai aturan dikhawatirkan memperparah persoalan ketenagakerjaan di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan politik hukum ketenagakerjaan asing yang baik agar TKA benar-benar memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.Buku berjudul Tenaga Kerja Asing: Analisis Politik Hukum ini merupakan kumpulan karya tulis ilmiah yang mengkaji politik hukum ketenagakerjaan asing, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Jawa Timur. Buku ini mengulas politik hukum ketenagakerjaan asing ditinjau dari tanggung jawab negara dan pelaksanaannya; politik hukum pengendalian TKA yang dilakukan melalui persyaratan bagi TKA untuk dapat bekerja, perizinan, dan pelaporan TKA ke otoritas yang berwenang; politik hukum alih teknologi dan alih keahlian dari TKA kepada TKI Pendamping; dan yang terakhir mengulas tentang politik hukum pengawasan terhadap TKA.

Liberalisasi ketenagakerjaan membuka peluang Tenaga Kerja Asing (TKA) masuk dan bekerja di Indonesia. TKA diperlukan karena keterbatasan ketersediaan tenaga kerja terampil, selain juga adanya kebutuhan untuk menarik investasi asing.

Fiqh Kontekstual

dari normatif ke pemaknaan sosial

Fiqih Maqoshid Syariah

Moderasi Islam Antara Aliran Tekstual dan Aliran Liberal

Fiqih Maqashid Syariah Umat Islam adalah umat yang diutus Allah ke muka bumi dengan semangat wasathon (adil dan moderat), yang senantiasa melihat secara proposional terhadap urusan agama dan dunia, mengaitkan secara tepat antara teks dan konteks, serta mengambil posisi tengah antara kelompok yang memiliki sikap suka berlebihan dan kelompok yang suka mengabaikan. Islam tidaklah sebagaimana yang dipahami kaum tekstual, yang cenderung menutup mata dan kurang peka terhadap perubahan. Seringkali mereka sombong terhadap pendapat golongannya, tidak menerima perbedaan pendapat, dan suka mengafirkan orang-orang yang berseberangan. Pun, Islam bukan sebagaimana yang dipahami orang-orang sekular dan liberal, yang cenderung mengedepankan akal, mengulir teks syariat, dan getol menjadikan Barat sebagai kiblat dan panutan.

Fiqih Maqashid Syariah Umat Islam adalah umat yang diutus Allah ke muka bumi dengan semangat wasathon (adil dan moderat), yang senantiasa melihat secara proposional terhadap urusan agama dan dunia, mengaitkan secara tepat antara teks dan ...

Analisis Kredit untuk Credit (Account) Officer

"""Bisnis bank adalah bisnis berisiko (bank is a risk business), demikian ungkapan yang banyak dipakai orang untuk menggambarkan karakteristik bisnis bank. Mengapa? Karena dalam kegiatannya bank menyalurkan dana ke pihak tertentu (dalam bentuk kredit) dengan menggunakan dana pihak lain. Salah satu faktor yang menentukan kelancaran bisnis bank adalah keberhasilannya mengelola kredit yang disalurkan tersebut. Agar kredit yang disalurkannya adalah kredit yang layak, bank mengembangkan suatu proses seleksi atas seluruh proposal kredit yang ia terima. Salah satu komponen penting dalam proses tersebut adalah Analisis Kredit. Walaupun ada bank yang memisahkannya, di sebagian besar bank, fungsi Analisis Kredit ini dilakukan oleh Credit Officer atau Account Officer, yaitu officer yang menangani account (debitor) sehari-hari. Karena itu, adalah mutlak bagi seorang Credit (Account) Officer (AO) untuk menguasai teknik-teknik Analisis Kredit agar dapat memberikan rekomendasi yang tepat. Pada dasarnya, ada dua jenis analisis yang dilakukan seorang Credit (Account) Officer dalam mengevaluasi suatu proposal kredit, yaitu analisis terhadap data kualitatif dan analisis terhadap data kuantitatif. Buku ini menguraikan berbagai teknik Analisis Kredit yang berkaitan dengan kedua hal tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan praktis dengan bahasa yang lugas. Dilengkapi dengan banyak contoh dan studi kasus, buku ini benar-benar ditujukan untuk Anda yang akan atau sedang berkecimpung di bank sebagai Credit (Account) Officer, Loan Officer, atau Credit Analyst, serta untuk Anda yang tertarik dengan masalah analisis kredit bank. """

Karena itu, adalah mutlak bagi seorang Credit (Account) Officer (AO) untuk menguasai teknik-teknik Analisis Kredit agar dapat memberikan rekomendasi yang tepat.

Reformulasi filsafat pendidikan Islam

Strategi Mengajar Bilingual

Seri Gambar Ruang 3D: 22 Desain Kamar Anak

""" Kamar anak merupakan salah satu bagian rumah yang “susah-susah gampang” ditata. Bagaimana tidak; selain sebagai tempat beristirahat, kadang kamar ini juga difungsikan sebagai area belajar sekaligus bermain. Agar anak merasa nyaman berkegiatan di dalamnya, penataan yang tepat merupakan keharusan. Desain kamar tidur yang ditampilkan kali ini diperuntukkan bagi anak usia 2–18 tahun—baik laki-laki maupun perempuan. Pilihan yang beragam memudahkan Anda membuat kamar yang bukan hanya menarik, tapi juga sesuai dengan perkembangan umur anak. Untuk anak usia balita misalnya, warna-warna menyala, area lapang untuk tempat bermain, dan bentuk furnitur yang menarik akan merangsang saraf motorik dan sensorisnya. Pada usia 6–12 tahun, keinginan anak untuk mengeksplorasi sesuatu semakin besar sehingga mereka mulai menggemari tokoh-tokoh kartun dan senang mengoleksi poster atau boneka. Sementara itu, anak usia 13–18 tahun yang sudah memasuki tahap remaja membutuhkan teritori yang lebih privat dan tatanan kamar yang tidak kekanak-kanakan. Dilengkapi estimasi biaya pembuatannya, Anda bisa dengan mudah menentukan pilihan desain sesuai selera dan bujet yang tersedia."""

""" Kamar anak merupakan salah satu bagian rumah yang “susah-susah gampang” ditata.