Sebanyak 1213 item atau buku ditemukan

Kemunculan Dajjal & Imam Mahdi Semakin Dekat

Kiamat merupakan fenomena kehancuran alam semesta yang menandakan berakhirnya kehidupan dunia. Fenomena tersebut merupakan keniscayaan, tetapi tidak ada satu makhluk pun yang tahu kapan terjadinya. Nemun begitu, Allah akan memberikan tanda-tanda akan datangnya hari yang begitu dahsyat tersebut. Dan, di antara peristiwa yang menandai akan terjadi kiamat adalah munculnya Dajjal dan Imam Mahdi serta turunnya Nabi Isa AS. “Kiamat tidak akan terjadi hingga diutus Dajjal-Dajjal pendusta, yang jumlah mereka mencapai tiga puluh. Semuanya mengaku sebagai utusan Allah.” (HR. Muslim) Buku ini cocok bagi mereka yang hendak memahami dan mendalami rentetan peristiwa yang akan terjadi pada hari akhir (kiamat). Dilengkapi: 1. Tanda-tanda kiamat. 2. Ciri-ciri Dajjal dan Imam Mahdi 3. Peristiwa turunnya Nabi Isa AS. 4. Ciri-ciri Ya’juj dan Ma’juj. 5. Tingkatan surga dan neraka. -WahyuQolbu-

“Seandainya dunia hanya tinggal sehari, Allah pasti akan memanjangkan hari itu
sampai Allah mengutus seorang laki-laki dariku, atau dari keluargaku, yang
namanya sama dengan namaku, Itulah Imam Mahdi Akbar yang akan muncul
pada akhir zaman. Tetapi, Imam Mahdi menurut makna bahasa telah dan akan
terus bermunculan. Sebagaimana Ibnu Taimiyah mengatakan, “Imam Ahmad di
dalam salah satu dari dua riwayat darinya dan riwayat lain, berpendapat bahwa
Umar bin ...

Tuhan tidak perlu dibela

Collection of articles on Islam & political.; previously published in Tempo magazine.

Cak Nur berubah jauh sekali: menukik sejarah pengetahuan dalam Islam secara
tuntas. Menimba khazanah filsafat, teologi dan hukum-hukum agama yang
begitu kaya dengan literatur. Tauhid baginya sudah bukan lagi produk akhir dari
era Rasyid Ridha, yang meredusir sesuatu yang begitu agung dan
menjadikannya stelsel pemikiran ontologis yang sangat kering. Cak Nur justru
menghayati kembali pergulatan pikiran di bidang teologi ini dalam segala gegap
gempita dan hiruk ...

MM AZAMI pembela eksistensi hadis

Pendidikan Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi

Pendidikan kewarganegaraan sebenarnya dikembangkan diseluruh dunia, meskipun dengan berbagai macam istilah dan nama. Mata kuliah tersebut sering disebut sebagai civic education, citizenship education dan bahkan ada yang menyebut sebagai democracy education. Mata kuliah ini memiliki peranan yang strategis dalam mempersiapkan warganegara yang cerdas, bertanggung jawab dan berkeadaban. Berdasarkan rumusan “Civic Internation” pada tahun 1995, disepakati bahwa pendidikan demokrasi penting untuk pertumbuhan civic culture, Untuk keberhasilan pengembangan dan pemeliharaan pemerintah demokrasi Semangat perjuangan bangsa yang telah ditunjukkan pada kemerdekaan 17 Agustus 1945 tersebut dilandasi oleh keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan keikhlasan untuk berkorban. Landasan perjuangan tersebut merupakan nilai-nilai perjuangan Bangsa Indonesia. Semangat inilah yang harus dimiliki oleh setiap warga negara Republik Indonesia dalam mengisi kemerdekaan. Selain itu nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia masih relevan dalam memecahkan setiap permasalahan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta terbukti keandalannya. Tetapi nilai–nilai perjuangan itu kini telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurut Zamroni mengemukakan bahwa pengertian Pendidikan
Kewarganegaraan adalah: Pendidikan demokrasi yang bertujuan untuk
mempersiapkan warga masyarakat berpikir kritis dan bertindak demokratis,
melalui aktivitas menanamkan kesadaran kepada generasi baru, bahwa
demokrasi adalah bentuk kehidupan masyarakat yang paling menjamin hakhak
warga masyarakat. Demokrasi adalah suatu learning proses yang tidak dapat
begitu saja meniru dari masyarakat lain.

Laporan tahunan presiden pada ST MPR 2000

Progress report of President Abdurrahman Wahid to Indonesian People's Consultative Assembly for the year 2000.

Progress report of President Abdurrahman Wahid to Indonesian People's Consultative Assembly for the year 2000.

Ledakan Facebook; Antara Pahala & Dosa

Zaman ini, Facebook digunakan di mana sahaja, di rumah, di pejabat, perniagaan kecil, besar, NGO malah kerajaan sesebuah negara juga mengggunakan Facebook. Daripada presiden sebuah negara, perdana menteri, artis sehingga pelajar sekolah sudah mahir menggunakan Facebook. Cuma golongan yang masih kurang menggunakan Facebook adalah golongan agamawan. Antara hujah yang diberikan: Facebook adalah agenda Yahudi yang cuba menyesatkan umat Islam.Facebook ejen CIA. Facebook melalaikan.Facebook mendedahkan diri kepada zina.Facebook mendedahkan ain diri sendiri.Dan banyak lagiBenarkan dakwaan begitu? Benarkah Facebook begitu jahat sehingga haram digunakan oleh umat Islam. Tokoh terkenal, Dr. Zaharuddin Abd Rahman menjawab persoalan ini dengan penuh hikmah dan rasional.

mukabuku xi PRAKATA Justeru, prinsip Islam yang terbuka menerima
pembaharuan dalam hal duniawi dan teknikaliti dalam ruang lingkup muamalat.
Saya berpandangan penggunaan Facebook adalah HARUS. Namun setiap
status, gambar, profil, dan apa jua perincian yang dimasukkan yang menentukan
halal dan haramnya. Hasil daripada itu, buku ini saya hasilkan dengan harapan
semoga ia dapat mengisi kekosongan pengisian dan panduan keagamaan
berkenaan ...