Sebanyak 2866 item atau buku ditemukan

Pluralisme agama

haram : fatwa MUI yang tegas & tidak kontroversial

Religious pluralism in Indonesia from Islamic perspectives; criticism on fatwa of Indonesian Ulama Council.

Religious pluralism in Indonesia from Islamic perspectives; criticism on fatwa of Indonesian Ulama Council.

Filsafat Sosial

Akuntabilitas, Filsafat Politik, Gerakan Sosial, Liberalisme, Marxisme, Konservatisme, Thomas Hobbes, Mazhab Frankfurt

Sumber: Wikipedia. Halaman: 53. Bab: Akuntabilitas, Filsafat politik, Gerakan sosial, Liberalisme, Marxisme, Konservatisme, Thomas Hobbes, Mazhab Frankfurt, Komunitarianisme, Neoliberalisme, Anarkisme dan Marxisme, Karl Marx, Kekerasan, Multikulturalisme, Koin Keadilan, Das Kapital, Imperialisme, Proletariat, Cinta Indonesia Cinta Anti Korupsi, Sekularisme, Antonio Gramsci, Forum Sosial Dunia, WiserEarth, Alienasi, Nabatiwan, Marxisme Otonomis, Anomie, Sekularisasi, Hakko Ichiu, Kekuasaan, Ernesto Laclau, Eugenika, Hegemoni, Rosa Luxemburg, Luxemburgisme, Psikologi sosial, An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations, Demokrasi liberal, Keadilan sosial, Georgy Valentinovich Plekanov, Egoisme, Dominasi, Etika timbal balik, Leo Jogiches, Eksploitasi, Kebebasan, Infrastruktur dan suprastruktur, Rekayasa politik, Tradisi, Public reason, Teori keputusan, Konsumerisme, Indonesia Menyala, Paksaan, Pemerintahan terbuka, Gerakan kontra, Pengajar Muda. Kutipan: Konservatisme adalah sebuah filsafat politik yang mendukung nilai-nilai tradisional. Istilah ini berasal dari kata dalam bahasa Latin, conserv?re, melestarikan; "menjaga, memelihara, mengamalkan." Karena berbagai budaya memiliki nilai-nilai yang mapan dan berbeda-beda, kaum konservatif di berbagai kebudayaan mempunyai tujuan yang berbeda-beda pula. Sebagian pihak konservatif berusaha melestarikan status quo, sementara yang lainnya berusaha kembali kepada nilai-nilai dari zaman yang lampau, the status quo ante. Samuel Francis mendefinisikan konservatisme yang otentik sebagai "bertahannya dan penguatan orang-orang tertentu dan ungkapan-ungkapan kebudayaannya yang dilembagakan." Roger Scruton menyebutnya sebagai "pelestarian ekologi sosial" dan "politik penundaan, yang tujuannya adalah mempertahankan, selama mungkin, keberadaan sebagai kehidupan dan kesehatan dari suatu organisme sosial." Konservatisme belum pernah, dan tidak pernah bermaksud menerbitkan risalat-risalat sistematis seperti Leviathan k...

Sumber: Wikipedia.

Kürtlük, Türklük, Alevilik

Etnik ve Dinsel Kimlik Mücadeleleri

Koerden, Turken en Alevieten. - Artikelen van Martin van Bruinessen (geboren in 1946), een Nederlandse antropoloog-socioloog.

Koerden, Turken en Alevieten. - Artikelen van Martin van Bruinessen (geboren in 1946), een Nederlandse antropoloog-socioloog.

What Happened to the Smiling Face of Indonesian Islam?

Muslim Intellectualism and the Conservative Turn in Post-Suharto Indonesia

The transition from authoritarian to democratic rule in Indonesia has been accompanied by the apparent decline of the liberal Muslim discourse that was dominant during the 1970s and 1980s and the increasing prominence of Islamist and fundamentalist interpretations of Islam. This paper attempts to go beyond a superficial reading of these developments and explores the conditions that favored the flourishing of liberal Muslim thought during the New Order as well as the various factors that from the 1980s onwards supported the rise of transnational Islamist movements, at the expense of the established mainstream organizations, Muhammadiyah and NU.

The transition from authoritarian to democratic rule in Indonesia has been accompanied by the apparent decline of the liberal Muslim discourse that was dominant during the 1970s and 1980s and the increasing prominence of Islamist and ...

Perempuan Terluka

Novel tentang Cinta dan Prasangka

Dengan cadar terkoyak yang terlilit erat mengelilingi bahunya dan kepala tertunduk, perempuan itu melirik ke atas dari balik tepian kerudungnya. Matanya bagaikan sepasang mata rusa yang terluka. Memohon dan pasrah. Dedaunan yang terpana di atas pohon, seketika berhenti gemerisiknya. Embusan angin sore yang hangat mengambang. Penduduk desa itu menahan napas. "Aku menceraikan kau! Aku menceraikan kau! Aku menceraikan kau!" Tiga talak yang mematikan itu menghujam jantungnya. Sebuah prasangkan yang membutakan, menyeret diadakannya kacheri, pengadilan terbuka, yang dihadiri seluruh penduduk desa. Bagaikan taifun, tragedi itu menyapu seluruh penduduk Desa Chiragpur, mengubur mereka dalam rasa bersalah sepanjang hidup. Tiga wanita belia mengalami kisah tragis yang menghantui kehidupannya masing-masing di Desa Chiragpur-asal mula Zarri Bano sang Perempuan Suci. Naghmana,perempuan glamor dari kota; Chaudharani Kaniz, sang maharani; dan Gushan, istri tak berdosa. [Mizan, Pustaka, Novel, Fiksi]

PADA AWALNYA, Gulshan tidak memahami apa yang dikatakan Haroon, dan
ketika pada akhirnya dia paham, tubuhnya terkulai ke belakang di kursi, seakan
Haroon baru saja secara fisik menganiayanya. Matanya yang nanar diterpa
horor mencari-cari mata Haroon, memohon penjelasan. Lalu, matanya mencari
mata Nagh- mana, dengan sorot mata putus asa membutuhkan sebentuk
pengingkaran dari perempuan itu. Seakan-akan waktu terhenti. Sebuah momen
yang sangat ...