Sebanyak 937 item atau buku ditemukan

Perempuan dalam kuasa patriarki

Lina Meilinawati Baban Banita Menurut Fromm, perempuan dahulu dominan
dalam sistem sosial dan dalam sistem keluarga. Hal itu dapat dilihat jejakjejak
dominasinya dalam berbagai sistem kekeluargaan, salah satunya pada Kitab
Perjanjian Lama. (Fromm, 2002, 1976) Pendapat Fromm, dalam cara pandang
yang berbeda, dikemukakan juga oleh Engels. Menurut Engels, sebelum sistem
patriarki terbentuk, perempuan memiliki kekuasaan komunal; dalam komunitas
tersebut ...

Perempuan Dalam Sistem Peradilan Pidana

Tersangka, Terdakwa, Terpidana, Saksi dan Korban

Perlindungan hukum dapat diartikan bahwa segala upaya atau usaha untuk mempertahankan dan melindungi hak dan kewajiban seseorang melalui peraturan-peraturan di mana tujuannya adalah untuk memberikan rasa aman kepada setiap orang atau kepada setiap warga negara. Dalam praktiknya, perlindungan hukum terhadap perempuan sering terabaikan. Dengan adanya buku ini, dapat membuka pengetahuan khususnya bagi kaum perempuan terkait dengan hak-haknya ketika menjadi tersangka, terdakwa, terpidana, saksi dan korban dalam sistem peradilan pidana.

Keluarga sedarah atau semenda dalam garis lurus ke atas atau ke bawah
sampai derajat ketiga dari terdakwa atau yang bersama-sama sebagai terdakwa.
2. Saudara dari terdakwa atau bersama-sama sebagai terdakwa, saudara ibu
atau saudara bapak, juga mereka yang mempunyai hubungan karena
perkawinan dan anak-anak saudara terdakwa sampai derajat ketiga. 3. Suami
atau isteri terdakwa meskipun sudah bercerai atau yang bersama-sama sebagai
terdakwa. Dengan ...

Pengantar Hukum Pidana Material 3

Hukum Penitensier

Penerjemahan dan penerbitan kembali buku Pengantar Hukum Pidana Belanda, yang disusun oleh alm. Prof. J. Remmelink, dilakukan dalam semangat mendorong perubahan dan pengembangan ilmu hukum pidana Indonesia. Sebagaimana dengan tepat diamati beberapa tahun silam dan diwujudkan dalam program kerjasama hukum pidana Indonesia-Belanda persinggungan antara Indonesia dan Belanda dalam pengembangan pemikiran di bidang kajian hukum pidana dapat dirangkum dalam istilah: same roots, different developments. Sejumlah besar teori atau ajaran masih sama dan serupa, namun pemahaman dan perkembangan hukum pidana Indonesia pasca kemerdekaan, sudah jauh berbeda. Dalam edisi baru ini apa yang dahulu oleh penulis asli dicoret (alm. Prof. Jan Remmelink) dan tidak diterjemahkan sekarang ini justru ditambahkan. Dalam edisi pertama (2003) yang dirangkumkan dalam satu buku masih ada ikthiar mencari padanan perkembangan ilmu hukum pidana Belanda (sampai dengan akhir tahun 90-an) dengan perkembangan yang sama di Indonesia (berdasarkan WvS.). Hal ini muncul dalam judul yang diberikan. Namun dalam edisi terjemahan baru ini upaya itu tidak lagi dipandang perlu. Apa yang disampaikan penulis (alm. Prof. Jan Remmelink) adalah sepenuhnya dasar-dasar dan perkembangan hukum pidana di Belanda dengan perujukan pada yurisprudensi (putusan-putusan Hoge Raad dan pengadilan rendahan di Belanda) dan pemikiran-pemikiran terbaru (yang disarikan dari disertasi doktoral yang ditulis promovendus di universitas-universitas terkemuka Belanda). Itu pula sebabnya buku terjemahan ini karena penambahan halaman dan kemudahan membaca terpaksa dipotong menjadi tiga seri (buku pertama: bab 1-2 tentang prolegomena dan uraian tentang teori-ajaran dasar; buku kedua: bab 3 tentang Penuntutan dan buku ketiga atau terakhir memuat bab 4 (hukum penitensier) dan bab 5 (teori-teori hukum pidana).

Penerjemahan dan penerbitan kembali buku Pengantar Hukum Pidana Belanda, yang disusun oleh alm. Prof. J. Remmelink, dilakukan dalam semangat mendorong perubahan dan pengembangan ilmu hukum pidana Indonesia.

Pengantar Hukum Pidana Material 2

Penuntutan: Penegakan Hukum Pidana

Penerjemahan dan penerbitan kembali buku Pengantar Hukum Pidana Belanda, yang disusun oleh alm. Prof. J. Remmelink, dilakukan dalam semangat mendorong perubahan dan pengembangan ilmu hukum pidana Indonesia. Sebagaimana dengan tepat diamati beberapa tahun silam dan diwujudkan dalam program kerjasama hukum pidana Indonesia-Belanda persinggungan antara Indonesia dan Belanda dalam pengembangan pemikiran di bidang kajian hukum pidana dapat dirangkum dalam istilah: same roots, different developments. Sejumlah besar teori atau ajaran masih sama dan serupa, namun pemahaman dan perkembangan hukum pidana Indonesia pasca kemerdekaan, sudah jauh berbeda. Dalam edisi baru ini apa yang dahulu oleh penulis asli dicoret (alm. Prof. Jan Remmelink) dan tidak diterjemahkan sekarang ini justru ditambahkan. Dalam edisi pertama (2003) yang dirangkumkan dalam satu buku masih ada ikthiar mencari padanan perkembangan ilmu hukum pidana Belanda (sampai dengan akhir tahun 90-an) dengan perkembangan yang sama di Indonesia (berdasarkan WvS.). Hal ini muncul dalam judul yang diberikan. Namun dalam edisi terjemahan baru ini upaya itu tidak lagi dipandang perlu. Apa yang disampaikan penulis (alm. Prof. Jan Remmelink) adalah sepenuhnya dasar-dasar dan perkembangan hukum pidana di Belanda dengan perujukan pada yurisprudensi (putusan-putusan Hoge Raad dan pengadilan rendahan di Belanda) dan pemikiran-pemikiran terbaru (yang disarikan dari disertasi doktoral yang ditulis promovendus di universitas-universitas terkemuka Belanda). Itu pula sebabnya buku terjemahan ini karena penambahan halaman dan kemudahan membaca terpaksa dipotong menjadi tiga seri (buku pertama: bab 1-2 tentang prolegomena dan uraian tentang teori-ajaran dasar; buku kedua: bab 3 tentang Penuntutan dan buku ketiga atau terakhir memuat bab 4 (hukum penitensier) dan bab 5 (teori-teori hukum pidana).

Penerjemahan dan penerbitan kembali buku Pengantar Hukum Pidana Belanda, yang disusun oleh alm. Prof. J. Remmelink, dilakukan dalam semangat mendorong perubahan dan pengembangan ilmu hukum pidana Indonesia.

Osama Bin Laden

The Last Days

Profiles the terrorist leader of al-Qaida, discussing his rise to power, his leading role in the September 11 attacks on the United States, his decade in hiding, and his assassination by the U.S. government in May of 2011.

Profiles the terrorist leader of al-Qaida, discussing his rise to power, his leading role in the September 11 attacks on the United States, his decade in hiding, and his assassination by the U.S. government in May of 2011.

Poetic Techniques and Conceptual Elements in Ibn Zaydūn's Love Poetry

An examination of Ibn Hazm's work brings us even closer to the poet. Axhausen
maintains that in Ibn Hazm the two directions in love poetry blended: "Bei Ibn
Hazm sind schliesslich die beiden ursprunglich nebeneinander herlaufenden
Richtungen der sensual istischen und der spiritual istischen Minneauffassung zu
einem Ganzen verschmolzen. "16 Her statement seems somewhat exaggerated,
however. Ibn Hazm treats his subject systematically although interspersed with
poetry ...

Analisis migrasi penduduk berdasarkan data SUPAS 1985: Propinsi Jawa Timur

Analysis of internal migration based on the 1985 Intercensal population census in Indonesia.

Kantor Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan, Indonesia. Kantor
Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup, Universitas Gadjah
Mada. Pusat Penelitian dan Studi Kependudukan. DAFTAR PUSTAKA
BUDIARTO 1986 Monografi: Migrasi Permanen Propinsi Lampung. Jakarta:
LDFE-UI dan Kantor Menteri Negara KLH. INDONESIA, Biro Pusat Statistik 1974
Penduduk Lampung. Sensus Penduduk 1971. Seri E. No. 8. Jakarta: BPS. 1974
Penduduk Indonesia.

Analisis data sekunder kesempatan kerja diluar sektor pertanian

laporan akhir

Analysis on employment opportunities in the non-agricultural sectors in Indonesia; final report.

Jakarta. 1988b Perkembangan Angkatan Kerja Indonesia 1980-1987. Jakarta.
1988c Pendapatan Nasional Indonesia; Tabel-tabel Pokok 1984-1987. Jakarta.
1988d Statistik Indonesia 1987. Jakarta. KUSYUNIATI, Sri 1989 Buruh Wanita di
Kawasan Industri Ungaran Jawa Tengah. Yogyakarta, Yayasan Annisa Swasti.
Makalah ini disampaikan dalam Seminar di Pusat Penelitian Kependudukan,
Universitas Gadjah Mada pada tanggal 6 Juli 1989. MANNING, Chris 1977
Ketimpangan ...