Secara filosofis, perilaku manusia terbentuk oleh interaksi antar manusia, iklim organisasi (konteks organisasi), dan sistem. Ketiga interaksi tersebut baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama saling berinteraksi pula dengan lingkungan eksternalnya. Pendidikan yang visioner, memiliki misi yang jelas akan menghasilkan keluaran yang berkualitas. Dari sanalah pentingnya manajemen pendidikan diterapkan. Dalam buku Pengantar Manajemen Pendidikan ini terdiri dari 12 Bab, yaitu : Bab 1 Konsep Dasar Manajemen Pendidikan Bab 2 Karakteristik Konsep Manajemen Pendidikan Bab 3 Pendekatan-pendekatan dalam Manajemen Pendidikan Bab 4 Manajemen Pengelolaan Pembelajaran Bab 5 Manajemen Pendidikan Berbasis Sekolah Bab 6 Manajemen Mutu dalam Pendidikan Bab 7 Manajemen Peserta Didik Bab 8 Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan Bab 9 Manajemen Sarana dan Prasarana Bab 10 Supervisi Pendidikan Bab 11 Kepemimpinan dalam Manajemen Pendidikan Bab 12 Manajemen Pendidikan Di Era Digital
Dalam buku Pengantar Manajemen Pendidikan ini terdiri dari 12 Bab, yaitu : Bab 1 Konsep Dasar Manajemen Pendidikan Bab 2 Karakteristik Konsep Manajemen Pendidikan Bab 3 Pendekatan-pendekatan dalam Manajemen Pendidikan Bab 4 Manajemen ...
Buku ini membahas tentang konsep manajemen sumber daya manusia di era kini, tantangan manajemen sumber daya manusia di era kini, peran SDM dalam menghadapi era digital, analisis dan desain kerja, proses dan prosedur seleksi sumber daya manusia, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, pengukuran kinerja, dan kompensasi.
Buku ini membahas tentang konsep manajemen sumber daya manusia di era kini, tantangan manajemen sumber daya manusia di era kini, peran SDM dalam menghadapi era digital, analisis dan desain kerja, proses dan prosedur seleksi sumber daya ...
Pelayanan publik merupakan salah satu kebutuhan dalam rangka pemenuhan pelayanan sesuai peraturan perundang-undangan. Pemenuhan kebutuhan merupakan hak dasar bagi setiap warga negara dan penduduk untuk mendapatkan pelayanan atas barang, jasa dan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik dengan maksimal. Secara lengkapnya buku ini terdiri dari : Bab 1 Definisi Pelayanan Publik Bab 2 Perubahan Paradigma Baru Pelayanan Publik Bab 3 Ruang Lingkup Pelayanan Publik Bab 4 Prinsip-Prinsip Pelayanan Publik Bab 5 Kualitas Pelayanan Publik Bab 6 Pelayanan Prima Bab 7 Kinerja Pelayanan Publik Bab 8 Etika Sebuah Penyelenggaraan Pelayanan Publik Bab 9 Standar Pelayanan Minimal Bab 10 Inovasi Pelayanan Publik
Sistemaika penyusunan buku ini tersusun atas lima belas bab yang diberi judul Pengantar Akuntansi Manajemen (Pendekatan Konsep dan Analisis). Setiap bab dibahas secara terperinci dengan subbab: Memahami Konsep Akuntansi Manajemen; Perbedaan Akuntansi Manajemen dengan Akuntansi Keuangan; Akuntansi Manajerial dalam Organisasi Bisnis; Klasifikasi dan Terminologi Biaya; Perilaku Biaya dan Penerapannya; Sistem Manajemen Biaya; Analisis Biaya, Volume, dan Laba; Biaya Relevan dan Contoh Analisis; Biaya Pesanan dan Biaya Proses; Biaya Berdasarkan Aktivitas (Activity-Based Costing); Metode Harga Pokok Produksi; Penyusunan Anggaran; Standard Costing dan Actual Costing; Penganggaran Modal (Capital Budgeting); dan Pusat Investasi.
Sejarah penafsiran dan metodologi tafsir al-Qur’an telah melewati berbagai fase yang panjang, rumit dan kompleks. Awalnya, penafsiran merupakan usaha menemukan maksud yang sesuai dengan teks, namun pada tahap selanjutnya proyeksi penafsiran terkontaminasi dengan usaha menundukkan al-Qur’an demi kepentingan kelompok keagamaan dan individu. Dalam beberapa penelitian, produk-produk penafsiran al-Qur’an dari generasi ke generasi memiliki corak dan karakteristik yang berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, antara lain adalah adanya perbedaan situasi sosio-historis di mana seorang mufasir hidup. Bahkan situasi politik yang terjadi ketika mufasir melakukan kerja penafsiran juga sangat kental mewarnai produk-produk penafsirannya. Di samping cakupan makna yang dikan-dung oleh al-Qur’an memang sangat luas, perbedaan dan corak penafsiran itu juga disebabkan perbedaan keahlian yang dimiliki oleh masing-masing mufasir.
Pendidikan itu dimulai pada umur enam tahun ketika beliau dan sekeluarga pindah dari Maninjau ke Padang Panjang tahun 1914. Pada tahun 1916, Zainuddin Labai al-Yunusi mendirikan sekolah diniyah di Pasar Usang Padang Panjang, ...