Fasilitasi pembelajaran bersama digerakkan oleh hakekat yang mendasari
seluruh proses dalam forum SL, antara lain, partisipatif, pembelajaran bagi orang
dewasa, apresiatif, dan berdasarkan pengalaman. Dari sini, diperoleh intisari ...
Keadilan individual dan keadilan sosial Pembagian ketiga ini merupakan
pembagian tersendiri yang tidak bertumpang tindih dengan pembagian-
pembagian sebelumnya. Bagi kita di negara berideologi Pancasila, keadilan sosial tentu ...
Persiapan akademis umum, seperti : — Dmu Pendidikan Teoritis — Sejarah Pendidikan — Psikologi dengan berbagai cabang-cabangnya — Pembinaan
Kurikulum — Didaktik dan Metodik Modern. — Evaluasi Pendidikan — Audio
Visuil Aids — Program Bimbingan dan Penyuluhan — Filsafat Umum — Filsafat
Pancasila — Agama 2. Persiapan Pendidikan Jabatan, seperti : — Filsafat Pendidikan — Pendidikan Perbandingan — Kepemimpinan Pendidikan —
Perundang-undangan ...
Dari Aristoteles, ahli filsafat Joenani berasal perkataan2: „Sebagai tabib oentoek
badan, demikianlah moesik oentoek d jiwa". Toeliskanlah pendapatmoe tentang
ini. 7. Adakah moerid2 laki2 dan moerid2 perempoean dari kelas2 jang lebih
tinggi dari S.R. sama gemarnja terhadap lagoe2 jang sama matjamnja? 8.
Semangat kelas mempoenjai pengaroeh besar atas hasil peladjaran menjanji.
Terangkanlah itoe. 9. Seboetkanlah beberapa sjarat2 penting jang haroes
dipenoehi oleh ...
Di dalam buku ini menyajikan konsep dasar tentang filsafat ilmu, arah pemikiran sebuah filsafat ilmu, dan ranah kajian filsafat ilmu yang meliputi 3 pokok hal yaitu ranah ontologi, ranah epistimologi, dan ranah aksiologi. Selain itu, belajar filsafat juga terdapat sarana-sarana untuk berpikir secara ilmiah seperti logika, bahasa, statistika, dan matematika. Filsafat ilmu yang berusaha menelaah ilmu secara filosofis dari berbagai sudut pandang ilmiah, maka peran seorang ilmuan dalam mengembangkan ide dan gagasannya tidak lepas dari penilaian secara etika dan moralitas. Adanya tanggung jawab seorang ilmuan menjadi jalan berpikir bagi setiap orang untuk senantiasa memberikan analisis dengan sikap kritis dan evaluatif. Analisis tersebut tentunya harus berdasarkan kriteriakriteria ilmiah, sitematis berpangkal pada metode ilmiah, analisis obyektif, etis, dan filsafati. Materi-materi tersebut didukung dengan contoh-contoh penerapan filsafat dalam kehidupan sosial. Hal ini bertujuan untuk mengaplikasikan konsep dasar filsafat ilmu yang dialami oleh manusia, baik secara individu maupun sosial. Penulis menyadari bahwa dalam buku ini masih jauh dari kesempurnaan. Pada kesempatan ini pula penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada penerbit Deepublish yang telah berkenan menerbitkan buku ini. Untuk meningkatkan kualitas secara isi dan penyajiannya, penulis mengharapkan saran dan kritik positif dari pembaca sebagai bahan perbaikan pada penerbitan yang akan datang
Statistik Sebagai Alat Berpikir Ilmiah Statistika sebagai alat atau sarana berpikir
ilmiah tidak memberikan kepastian namun memberi tingkat peluang bahwa
untuk premis-premis tertentu dapat ditarik suatu kesimpulan, dan kesimpulannya
mungkin benar mungkin juga salah. Langkah yang ditempuh dalam logika
induktif menggunakan statistika adalah observasi dan eksperimen,
memunculkan hipotesis ...