Sebanyak 1583 item atau buku ditemukan

Tokoh-tokoh pembaruan pendidikan Islam di Indonesia

Biographies of Islamic scholars in Indonesia.

Seterusnya Natsir meyakini bahwa Islam adalah agama fitrah, yaitu agama yang
ajaran-ajarannya sejalan dengan fitrah manusia yang memerlukan bimbingan
Tuhan dengan tujuan agar jiwanya tumbuh dan berkembang sesuai dengan
fitrahnya itu. Untuk itu Natsir menyarankan agar pendidikan dilakukan dengan
metode yang tepat dan efektif dengan kata-kata yang menyejukkan dan
menimbulkan kesan yang dalam serta senantiasa diingat oleh anak-anak.
Pandangan Natsir ...

Manifesto pendidikan nasional

tinjauan dari perspektif postmodernisme dan studi kultural

Concept of national education of Indonesia.

Concept of national education of Indonesia.

Kekuasaan, negara hukum, dan paradigma moral

Review of executive and legislative powers under Indonesia's 1945 Constitution in the light of relations between power, rule of law, and democracy.

Sementara itu, Yasraf Amir Piliang yang mengutip pendapat Baudrillard,
menyatakan bahwa hasrat itu sendiri mempunyai kecenderungan ke arah bentuk
-bentuk moral dan immoral, sebuah kecenderungan yang dipengaruhi oleh
penolakan ...

Paradigma dakwah humanis

strategi dan metode dakwah Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

BABU RUANG LINGKUP DAKWAH ISLAM A. Terminologi Dakwah dalam al-
Quran Secara harfiah (etimologi) kata dakwah1 mengandung arti antara lain:
ajakan, panggilan, seruan, permohonan (do'a) , pembelaan, dan lain sebagainya
.

Kompetensi budaya dalam globalisasi

kusumânjali untuk Prof. Dr. Tjokorda Rai Sudharta, M.A.

Description on cultural contact of Balinese with international communities through tourism and its influence on Balinese skill in adapting traditional cultural practices to suit a modern context; festschrift in honor of Tjokorda Rai Sudharta, a Balinese writer and intellectual from Ubud.

Terjemahan bebas (1-3)- 4) Setiap warga yang mendapat ancaman bahaya
wajib secepatnya melapor kepada Prajuru atau kepada petugas yang
berwenang 5) Setiap warga yang melihat ada orang melakukan kejahatan, wajib
melapor ...

Adobe Premiere Elements Classroom in a Book

Just because you have a small budget doesn't mean you have small aspirations. Now that Adobe is offering under-$100 video editing software in the form of Premiere Elements, you want to take advantage of all of its features, so that the only thing limiting your filmmaking efforts is your own imagination. This self-paced guide from the folks behind the software represents the fastest, easiest, most comprehensive way to do just that! You'll learn how to capture and import video; add transitions, titles and effects; take advantage of Premiere Element's stunning templates; use the program with Photoshop Elements to edit and incorporate still images; output your finished video to DVD; and more. Each chapter contains a project that builds on your growing knowledge of the program as well as review questions that ensure the lessons stick. Best of all, the accompanying DVD includes all of the lesson and media files you'll need to complete the book's projects.

This self-paced guide from the folks behind the software represents the fastest, easiest, most comprehensive way to do just that!

Integrasi Ilmu

Tak terlalu sulit disepakati bahwa agama mesti "diintegrasikan" dengan pelbagai bidang kehidupan, demi menjadikannya rahmat bagi alam semesta. Maka, terasa wajar saja jika muncul gagasan mengintegrasikan agama dan ilmu, alih-alih berjalan sendiri-sendiri, apalagi mempertentangkan keduanya. Tapi, ungkapan "integrasi ilmu dan agama" bisa bermakna macam-macam. Apakah itu berarti penggabungan sistem sekolah agama dan sekolah umum? Penyandingan rumus-rumus fisika denagn ayat suci? Penafsiran ayat suci dengan temuan ilmiah modern? Penyatuan kompleks universitas dengan tempat ibadah? Dosen-dosen dengan kualifikasi ganda keilmuan dan keagamaan? Pendidikan yang mengembangkan kecerdasan emosi, intelektual, spiriual (IQ/EQ/SQ)? Atau, dalam bahasa filsafat ilmu, apakah integrasi bisa dilakukan pada tingkat ontologi, epistemologi, atau aksiologi? Buku ini merupakan upaya penjelajahan masalah urgen tersebut. Meskipun isu ini sudah cukup lama dibincangkan, buku ini mencoba lebih jauh memasuki wilayah ini dengan mempertimbangkan penerapan gagasan integrasi ilmu dan agama di tingkat pendidikan tinggi. Salah satu kelebihan buku ini adalah ia menghimpun tulisan dari tiga rektor IAIN yang baru-baru ini berubah menjadi UIN. Meski demikian, buku ini tidak memusatkan perhatiannya hanya pada satu agama. Kesejajaran perkembangan wacana ini di kalangan pemikir Muslim dan Kristen juga dicoba dilacak di sini. Para penulis buku ini yang berasal dari berbagai bidang ilmu dan latar belakang keagamaan berbeda-beda itu berupaya membawa wacana "ilmu dan agama" ke tingkat yang lebih jauh, dari gagasan yang telah berusia lama ini mendekati kenyataan. Isu-isu penting lain yang digarap di buku ini mencakup: * Mengapa ilmu dan agama perlu dipertemukan * Perjumpaan paradigma-sains Thomas Kuhn dan teologi Hans Kung * Ilmu dan agama dalam perspektif kritis Habermas * Model integralisme Islam bagi integrasi ilmu dan agama * Posisi agama dalam berhadapan dengan keterbatasan ilmu dan teknologi * Etika dan penerapan sains-teknologi * Tantangan integrasi ilmu dan agama di perguruan tinggi di Indonesia * Integrasi ilmu dan agama dalam transformasi IAIN menjadi UIN Inilah sebuah buku yang berangkat dari keinginan nyata untuk mengupayakan integrasi ilmu dan agama di Indonesia secara bertanggung jawab. [Mizan, Pengetahuan, Agama, Indonesia]

Lihat Iqbal, The Reconstruction of Religious Thought in Islam (New Delhi: Kitab
Bhavan, 1981), hh. 56-57. 2. Lihat Seyyed Hossein Nasr, Islamic Science: An
Illustrated Study (London: World of Islam Festival Publishing Co. Ltd., 1976), h.
59. 3. Kaum Mu'tazilah mengatakan bahwa akal manusia dapat mengetahui baik
dan buruk, sedangkan kaum Asyariyyah, khususnya Al-Baghdadi, berpendapat
bahwa pengetahuan baik dan buruk tidak dapat diketahui oleh akal, tetapi
semua ...