Sebanyak 2540 item atau buku ditemukan

Mutiara Ihya Ulumuddin

Kitab Ihya Ulumuddin merupakan kitab yang paling populer di antara kitab-kitab klasik-tradisional yang ada. Bahkan, hingga sekarang, kitab ini tetap menjadi rujukan utama bagi para penempuh jalan sufi. Tuntutan zaman modern yang serba-ringkas dan cepat tampaknya telah diantisipasi oleh Imam Al-Ghazali. Buku Mutiara Ihya Ulumuddin ini merupakan ringkasan dari kitab Ihya Ulumuddin yang berjilid-jilid tersebut. Kendati sudah banyak ringkasan yang telah dibuat, Mutiara Ihya Ulimuddin memiliki keistimewaan karena ringkasannya dilakukan sendiri oleh Imam Al-Ghazali, dengan menjaga intisari dan tujuan buku tersebut. Sebagaimana disebutkan Imam Al-Ghazali dalam kata pengantarnya, Saya telah meringkas buku ini disebabkan sulitnya membawa buku Ihya dalam perjalanan. Walhasil, dengan membaca Mutiara Ihya Ulumuddin ini, diharapkan pembaca dapat memahami dan memeras intisari dan hikmah kitab Ihya Ulumuddin yang monumental itu.

Tuntutan zaman modern yang serba-ringkas dan cepat tampaknya telah diantisipasi oleh Imam Al-Ghazali. Buku Mutiara Ihya Ulumuddin ini merupakan ringkasan dari kitab Ihya Ulumuddin yang berjilid-jilid tersebut.

Rahasia Halal Haram

Hakikat Batin Perintah dan Larangan Allah

Bagi sebagian orang, agama barangkali dipandang sebagai sekumpulan aturan tentang perintah dan larangan belaka: lakukan begini, janganlah begitu. Jika dipersepsi demikian, Tuhan pun akan tampil lebih sebagai sang hakim dan sang penguasa yang begitu perkasa dan otoriter. Padahal, dalam sebagian besar situasi kita, Tuhan menampilkan dirinya sebagai Yang Mahakasih dan Mahasayang, sebagaimana terbaca dalam basmalah. Tuhan pun berfirman bahwa Rahmat-Nya meliputi segala sesuatu. Jika hal ini dipahami dengan benar, maka segera akan tampak bahwa perintah dan larangan yang datang dari Tuhan adalah wujud dari kasih sayang dan rahmat-Nya kepada manusia. Al-Ghazali, dengan keluasan ilmu dan kedalaman hikmahnya, menguraikan secara jernih bagaimana kita dapat memahami larangan dan perintah Allah secara aqliyah (rasional) dan naqliyah (tekstual), serta menghayati rahasia dan hikmah di baliknya. [Mizan, Mizania, Referensi, Agama]

Al-Ghazali, dengan keluasan ilmu dan kedalaman hikmahnya, menguraikan secara jernih bagaimana kita dapat memahami larangan dan perintah Allah secara aqliyah (rasional) dan naqliyah (tekstual), serta menghayati rahasia dan hikmah di baliknya ...

Sejarah Kontroversial Di Indonesia

Perspektif Pendidikan

Historiografi yang berkembang di era keterbukaan seperti yang terjadi saat ini telah membuka lebar peluang versi-versi yang berbeda tentang suatu peristiwa sejarah. Hal ini berpotensi menimbulkan beberapa kemungkinan dalam masyarakat. Pertama, kecenderungan perubahan pola pikir dari masyarakat itu menjadi lebih dewasa. Akan tetapi, ada pula kecenderungan yang bertolak belakang dengan kemungkinan pertama: adanya kebingungan di kalangan masyarakat. Kecenderungan ini muncul karena selama ini masyarakat hanya diperkenalkan dengan satu realitas tunggal dan belum terbiasa dengan pemikiran-pemikiran alternatif. Permasalahan inisungguh menjadi satu hal yang dilematis, sehingga diperlukan suatu upaya untuk mengubahnya. Salah satu upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang beragam kontroversi dalam sejarah dapat dilakukan melalui pelaksanaan pembelajaran sejarah kontroversial. Akan tetapi, upaya untuk mengajarkan sejarah kontroversial masih merupakan hal yang relatif baru, terutama pada materi-materi kontroversial yang muncul setelah reformasi. Oleh karena itu, buku ‘Sejarah Kontroversial di Indonesia: Perspektif Pendidikan’ ini hadir sebagai sebuah kajian ilmiah tentang bagaimana relevansi dan seluk beluk sejarah kontroversial ditinjau dari konteks pendidikan. Buku ini mencoba untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran sejarah kontroversial secara lebih mendalam, sehingga mampu memberikan gambaran bagi ilmuwan dan praktisi pendidikan sejarah untuk menumbuhkan kesadaran kritis peserta didik. Buku ‘Sejarah Kontroversial di Indonesia: Perspektif Pendidikan’ menguraikan secara filosofis tentang anatomi sejarah kontroversial di Indonesia serta urgensi dan tujuan pembelajaran sejarah kontroversial. Kemudian diuraikan pula tentang berbagai kepentingan dalam pendidikan sejarah yang menjadi hambatan pembelajaran sejarah kontroversial. Buku ini juga menguraikan tentang bagaimana potensi pembelajaran sejarah kontroversial sebagai media rekonsiliasi konflik serta strategi penerapannya dalam praksis pembelajaran di dalam kelas dengan menggunakan pendekatan pedagogik kritis.

Ia lebih melihat peran Sarekat Islam sebagai organisasi pergerakan yang
bersifat nasional dan bergerak dalam berbagai ... Peristiwa fenomenal yang
kontroversial misalnya terkait dengan penerapan kebijakan, perlawanan, dan
momen ...

Metodologi & Strategi Alternatif Pembelajaran Bahasa Arab

Pengantar Harapan, Penyemai Karya

Tak ada balasan terbaik untuk kebaikan selain kebaikan. Kita harus yakin, di tengah karut-marutnya negeri ini, di sekililing kita masih banyak orang baik. Mereka yang terus mengantar harapan untuk anak-anak bangsa dan yang terus berkarya untuk negeri ini. Kick Andy kembali memilih mereka sebagai pahlawan yang bekerja dalam sunyi. Salah seorangnya adalah Peinina Nanlohy, yang telah mendedikasikan dirinya untuk melatih petinju-petinju muda Merauke, tanpa dipungut biaya. Keyakinannya bahwa anak-anak Papua memiliki potensi luar biasa di semua cabang olahraga, membuatnya rela tak hanya berkorban waktu dan tenaga, tetapi juga dana. Kecintaan akan Papua juga merasuk di jiwa pasangan Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen, yang selalu berusaha mengubah stigma Papua melalui film-film produksi mereka. Ada pula sosok Mbah Sadiman, yang puluhan tahun menanam sebelas ribu pohon soeorang diri. Berkat kerja kerasnya tersebut, mata air yang bersumber di Gunung Gendol kembali mengalir dan bisa digunakan untuk menghidupi tiga ribu jiwa di daerah Wonogiri, Jawa Tengah. Kedelapan kisah beserta tokoh dalam buku ini khusus dijalin dan dipersembahkan untuk Anda, yang selalu percaya dan bersemangat demi kehidupan yang lebih baik. Seperti apa yang dikatakan Dalai Lama, "Jadilah baik ketika memungkinkan. Menjadi baik selalu mungkin." [Mizan, Bentang Pustaka, Kisah Inspiratif, Motivasi, Indonesia]

... memulai pertemuan mingguan di stadion olahraga yang dikenal sebagai
Gelora Pancasila. Setiap minggu, lebih dari 3.000 penduduk kawasan kumuh
datang ke Gelora untuk mengikuti < 71 >