Sebanyak 73 item atau buku ditemukan

Agama sebagai kritik sosial di tengah arus kapitalisme global

Islamic religion as social criticism of social problems and economic conditions in Indonesia; collection of articles.

Islamic religion as social criticism of social problems and economic conditions in Indonesia; collection of articles.

Kritik terhadap modernisme

studi komparatif pemikiran Jurgen Habermas dan Seyyed Hosein Nasr

Criticism on modernism according to Jurgen Habermas and Seyyed Hosein Nasr's viewpoints.

hadis. “Tuhan menciptakan Adam menurut bentuknya”.” Dengan demikian,
dalam Adam terdapat bentuk Tuhan dan selanjutnya dalam Tuhan terdapat pula
bentuk Adam. Atas dasar ini persatuan antara manusia dan Tuhan dapat terjadi.

Muhammadiyah dalam kritik

Religious, political, and sociocultural activities of Muhammadiyah, modern Islamic organization in Indonesia; papers of a seminar.

Al-Ghazali mengatakan bahwa ijtihad7 adalah: Rumusan definisi tersebut lebih
bersifat umum. Namun, dengan ungkapan bazl al-mujtahid wus'ahu
menunjukkan bahwa ijtihad hanya mengenai hal-hal yang bersifat zanni.
Pernyataan itu didukung oleh rumusan definisi yang dikemukakan oleh Al-
Amidis, yakni; Berdasarkan definisi tersebut, dipahami bahwa lapangan ijtihad
hanya terbatas pada mengeluarkan hukum syara' yang bersifat praktis dalam
peringkat zanni. Sementara ...

Muhammadiyah dalam kritik dan komentar

Tapi bagaimana dengan masalah kekurangan pengertian agama, karena
kekurangan penguasaan ilmu-ilmu keagamaan, seperti ilmu tafsir, ilmu hadis,
ilmu ushul fiqih, ilmu fiqih dan Ilmu lain-lain?. III. MENGHIDUPKAN KEMBALI
MAJELIS ...

Metode Kritik Hadis

Ketepercayaan periwayatan hadis merupakan wacana kontroversial. Sampai kapan pun ini merupakan topik yang sangat menarik, penting, dan kerap memancing sisi kepekaan agama. Buku ini berbeda dari kebanyakan study umumnya, yang bertujuan menjustifikasi metode-metode yang digunakan para sarjana Muslim terdahulu dan mempertahankannya dari kritik para sarjana Barat. Sebaliknya, buku ini mendekati isu tersebut dengan banyak skeptisisme terhadap metode-metode tradisional dan modern dari para sarjana Muslim pun berseberangan dengan beberapa studei Barat yang menolak metode-metode kritik hadis para sarjana Muslim tanpa menelaah secara mendalam. Buku ini mengkaji metode-metode yang diterapkan oleh para sarjana Muslim maupun Barat untuk menentukan ketepercayaan hadis, dan memfokuskan pada pendekatan-pendekatan baru. Penulisnya menyuguhkan pendekatan-pendekatan teoretis yang berbeda-beda, dan mengujinya dengan menggunakan satu hadis yang sama untuk semua pendekatan. Simak juga isu-isu terpenting yang kontroversial di antara para sarjana Muslim dan non-Muslim. [Mizan, Hikmah, Agama, Indonesia]

1.6 Al-Bukhari, Shahih, (1) ath-thalaq, 45:1; (2) al-ahkam, 8:1; (3) al-ahkam, 8:2; (
4) al-'aqiqah, 2:2; (5) al-manaqib, 25: 53; (6) ash-shalat, 265; (7) al-maghazi, 83:2
; (8) al-fitan, 18:1; (9) ash-shalat, 327:1; (10) ash-shalat, 432; (11) ash-shalat, ...