Sebanyak 139 item atau buku ditemukan
Berdasarkan Sensus Penduduk 1971 yang dilakukan oleh Biro Pusat Statistik,
dapat ditunjukkan bahwa kaum migran yang datang ke Jakarta terutama masuk
ke dalam kelompok umur 20—54 tahun, bahkan merupakan mayoritas dari
seluruh penduduk Jakarta dari kelompok umur yang sama. Dalam ilmu
kependudukan kelompok umur 20—54 tahun termasuk ke- lompok usia produktif
, oleh karena itu gejala di atas dapat di- artikan bahwa sumbangan terbesar
dalam pembangunan ...
tabir misterius percobaan-percobaan pembunuhan terhadap Soekarno
On attempted assassination of President Soekarno in Indonesia.
Hubungan antara laki-laki Hindu dan perempuan Islam tidak boleh berlangsung,
meskipun sekadar cinta monyet atau pacaran ringan. Gagal pacaran tidak
membuatnya berhenti mencari kepiting. Setiap pagi dia terus saja berlalu-lalang
di pantai sambil bersenandung. Bila tangkapannya tidak membawa banyak hasil
, Hahaha memberikan kepiting pada ibunya, yang dalam sekejap mengubah
kepiting hidup itu menjadi sup kepiting yang lezat. Sampai 1965 ayahnya adalah
pegawai ...
Kajian Terhadap Surah Palsu Al-Muslimun
masalah dan pemikiran
MENGAPA PENELITIAN AGAMA? A. Ludjito I. KEDUDUKAN AGAMA DI
INDONESIA 1. Agama di Indonesia mempunyai kedudukan yang jelas dan
konstitusional dengan dicantumkannya sebagai salah satu Bab dalam UUD-
1945, yaitu Bab XI. Tentang Agama yang merupakan Pasal 29 dari UUD itu
dirumuskan dalam dua ayat: (1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha
Esa. (2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk
agamanya masing-masing ...
On local government and democracy in Indonesia.
On local government and democracy in Indonesia.
potret birokrasi dan politik di Indonesia
On bureaucracy towards democracy and political reform in Indonesia.
Kondisi politik nasional di Indonesia bulan Mei tahun 1998, tampak mengalami
dinamika perubahan yang begitu cepat. ... reaksi terhadap pergumulan
penguasaan politik yang dilakukan oleh rezim Orde Baru yang berkuasa selama
32 tahun atau hampir 7 periode kekuasaan dengan menerapkan gaya politik
personal Soeharto (personal rule) yang memusatkan kekuasaan (sentralistis) di
bawah kendali personal, memobilisasi massa, kooptasi kelembagaan dan
bergaya otoritarian.