Sebanyak 5126 item atau buku ditemukan

Pesan moral ibadah haji

Action Research

The Advantages and Limitations of Practice in Responding to Poor People's Voices Through Microfinance

This case study highlights the importance and limitations of practice on participatory action research. Action research is concerned with action and learning as core themes. In participatory action research, the research community brings in their expertise and participates with the researcher to bring about new knowing while aiming to achieve change. The practitioner researcher has the advantage of basing their research vision on the practice they aim to research on and drawing from those experiences. At the same time, they need to be able to lay aside their value judgments, honed by practice, in order to allow other voices to inform the research. The challenge is maintaining the balance between drawing from those resources and separating themselves from what they know in order to objectively collect and analyze research data. This case study uses data from my 2016 PhD thesis to discuss the research journey with a rural community in Zimbabwe and an urban community in Zambia within the context of providing microfinance loans. The research focus was to listen, learn, and allow the voices of poor people to inform a new approach to lending money for livelihoods support. However, the research lenses were tinted by my experiences as a microfinance practitioner, and this affected and almost deviated the research trajectory. As I recovered from this setback and concluded my research, I learnt the reality of carrying value judgments into the research. This was inevitable, and I needed to have internalized ways of checking the influence of those judgments on the research. Most importantly I learnt the value of taking in all that comes through the research process as outcomes that warrant consideration. I also learnt the value of frequent reference to the methodology protocols as designed at the outset, and consciously accommodate adaptations informed by emerging data.

This case study highlights the importance and limitations of practice on participatory action research. Action research is concerned with action and learning as core themes.

Ansiklopedik Hadis terimleri sözlüğü

Hadis İlminde cami ya da musannef denilen ve belli konulardaki hadisleri ihtiva
eden kitaplardaki ana konulardan birinin adıdır, ahkâm konusuna dinî hükümleri
ihtiva eden hadisler girer. Özellikle ahkâm hadislerinden meydana gelen ...

Transaksi Keuangan dalam Islam(ILLUSTRATION)

Hukum Halal dan Haram dalam Transaksi Keuangan Menurut Islam

Mengandung penjelasan tentang transaksi keuangan dalam Islam dan penjelasan tentang bentuk- bentuk transaksi yang diharamkan dan harus dijauhi oleh seorang Muslim. Selain itu, aplikasi ini menjelaskan tentang karakter-karakter yang harus dimiliki oleh seorang Muslim dalam melakukan transaksi keuangan.

Mengandung penjelasan tentang transaksi keuangan dalam Islam dan penjelasan tentang bentuk- bentuk transaksi yang diharamkan dan harus dijauhi oleh seorang Muslim.

Transaksi ekonomi

perspektif hukum perdata dan hukum Islam

Legal aspects of economic transactions in Indonesia from civil and Islamic law viewpoints.

Legal aspects of economic transactions in Indonesia from civil and Islamic law viewpoints.

Pemikiran Pandang Ke Singapura di Jepun Semasa Era Lee Kuan Yew

‘Belajar dari Jepun’ merupakan kata-kata hikmat yang diluahkan oleh Lee Kuan Yew untuk mempercepatkan lagi proses perindustrian antara Singapura dan Jepun. Cogan ini memberikan pengertian yang besar dalam usaha mengukuhkan lagi ekonomi Singapura khususnya, dan ekonomi ASEAN amnya, dalam membantu rantau ini mencapai satu peringkat self-sufficient yang diharapkan. Dengan menjadikan Jepun sebagai contoh ekonomi, Singapura akan dapat menimba kemahiran dan kepakaran Jepun dalam bidang ekonomi, sains dan teknologi untuk dijadikan sebagai peransang kemajuan rantau ini. Jepun mempunyai ciri-ciri budaya yang lebih dekat dan sesuai untuk diteladani oleh negara-negara ASEAN kerana unsur-unsur ketimurannya. Langkah Singapura untuk mencontohi Jepun dibuat berdasarkan kemampuan negara tersebut membangunkan ekonominya dari keruntuhan selepas Perang Dunia Kedua, menjadi sebuah negara perusahaan yang disegani (Berita Harian, 15 September 1983). Ciri-ciri kepimpinan yang membolehkan Jepun muncul sebagai juara ekonomi dunia dan perhatian penuh kepada keperluan-keperluan pembangunan dan perkembangan ekonomi tanpa mengenepikan unsur-unsur ketimuran, menimbulkan inspirasi kepada Singapura. Untuk menyelami kejayaan yang dicapai oleh Jepun, strategi ekonomi negara itu perlu difahami terlebih dahulu (ibid). Satu petanda mudah yang boleh digunakan untuk menunjukkan kepentingan hubungan Singapura dan Jepun adalah lawatan yang telah dilakukan oleh Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew ke Jepun. Antara tahun 1969 hingga 1979, beliau telah melawat Jepun sebanyak sembilan kali dan tujuannya tentu bukan untuk melancong, namun seperti kata beliau sendiri, "Setiap kali saya melawat Jepun, kemajuan ekonomi dan sosialnya mengingatkan saya akan apa yang boleh dicapai jika terdapat sebuah negara yang mempunyai rakyat yang rajin bekerja dan berkebolehan, terpelajar dan teratur...” (Berita Harian, 18 November 1979).

‘Belajar dari Jepun’ merupakan kata-kata hikmat yang diluahkan oleh Lee Kuan Yew untuk mempercepatkan lagi proses perindustrian antara Singapura dan Jepun.