Sebanyak 2540 item atau buku ditemukan

Edensor

  • ISBN 13 : 9789791227025
  • Judul : Edensor
  • Pengarang : Andrea Hirata,  
  • Penerbit : Bentang Pustaka
  • Klasifikasi : 813
  • Call Number : 813 AND e
  • Bahasa : Indonesia
  • Tahun : 2008
  • Halaman : 290
  • Halaman : 290
  • Ketersediaan :
    2018-35887-0010
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-35887-0009
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-35887-0008
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-35887-0007
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-35887-0006
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-35887-0005
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-35887-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-35887-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-35887-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-35887-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Tradisi, Agama, dan Akseptasi Modernisasi Pada Masyarakat Pedesaan Jawa (Edisi Revisi)

……. Yang sangat penting penulis sarankan untuk diteliti lebih dalam ialah bagaimana sebenarnya tingkat kesadaran beragama masyarakat Jawa khususnya dan masyarakat-masyarakat suku-suku bangsa lainnya di Indonesia umumnya. Pengalaman membuktikan, bahwa sejak berabad-abad masyarakat Jawa di Pulau Jawa ini telah dimasuki agama Hindu dan Buddha sehingga kita lihat peninggalan-peninggalannya berupa candi-candi Borobudur, Prambanan, mendut, Kalasan, Jago, dan sebagainya. Demikian cepatnya agama tersebut berkembang, sampai-sampai kebudayaan Hindu-Budda tersebut menjadi terakulturasi dengan tradisi asli Jawa. Akibatnya, sekarang kita kurang tahu mana sebenarnya tradisi yang asli Jawa dan mana yang datang dari luar. Penulis kira ini juga perlu diteliti. Namun, setelah masuknya agama islam yang dibawa oleh pedagang-pedagang dari Gujarat, Persia, dan sebagainya, maka serta merta agama Hindu-Buddha tersebut ditinggalkan penduduk. Menjadi persoalan bagi penulis ialah mengapa demikian cepatnya masyarakat Jawa tersebut meninggalkan agama Hindu-Buddha dan masuk ke agama islam? Mengapa peralihan itu menjadi demikian drastic dan cepat? Apakah karena sistem pemerintah feodal yang dulunya dianut oleh kerajaan-kerajaan di daerah ini, ataukah karena ada sebab-sebab lain? Suatu hal yang membayangi kecemasan penulis ialah apakah kalau datang lagi kelak dari luar “semacam kepercayaan” atau “semacam idiologi” yang menyusup ke daerah ini, maka penduduk akan serta merta pula meninggalkan agamanya masing-masing? …….apalagi kita bahwa kesetiaan kepada agama adalah di bawah persentase kesetiaan kepada tradisi. Penulis kira bahwa situasi ini tidak hanya mencemaskan kita yang di Jawa, melainkan juga ada kemungkinannya sama dengan di daerah-daerah lain. Namun, penulis menganjurkan agar penelitian terhadap problem ini perlu dilakukan. Sampai di mana tingkat kesadaran keagamaan orang Indonesia secara umum dan suku-suku bangsa yang ada di daerah-daerah secara khusus?......... (Bungaran Atonius Simanjuntak)

yang dikategorikan sebagai lembaga yang mendekatkan manusia dengan
Tuhannya.32 Bahkan sebelum datangnya “agama impor” dari Timur Tengah dan
Barat, rakyat Indonesia ribuan tahun yang lalu sudah memiliki suatu
kepercayaan, yang ... desain penelitian yang. *Sumber: “Hasil Penelitian” 32
Simanjuntak. B.A., “Perlu Tidaknya Penelitian Agama”, Artikel, Harian Sinar
Indonesia Baru (SIB), Medan, 5 Des.1975, hlm dalam. No. Agama Jumlah %
Jumlah KK % 1 Islam 5.328.

Tentang perempuan Islam

wacana dan gerakan

Position of women, its gender development, and changes in Indonesia from Islamic viewpoint; collection of articles.

Memperkuat Kecenderungan: Gender dalam Tradisi Kesarjanaan IAIN Sebagai
satu tema pembahasan, perempuan sebenarnya telah lama menjadi perhatian
kalangan sarjana IAIN. Dapat diasumsikan ia telah muncul sejak IAIN didirikan,
meski memang tidak didukung data-data yang kongkret. Ini terutama didasarkan
pada fakta bahwa khazanah keilmuan Islam — bidang yang menjadi fokus kajian
di IAIN— juga memiliki perhatian terhadap perempuan; perempuan menjadi
salah ...

Membela Islam, Membela Kemanusiaan

istilah "Aksi Bela Islam" mendadak populer dalam kosa-kata gerakan politik-keagamaan kontemporer di Indonesia. Istilah ini merupakan mantra ampuh untuk memobilisasi dukungan umat Islam dalam merespons isu-isu sosial dan politik aktual yang dianggap berkaitan dengan nasib dan kepentingan umat Islam. Tidak ada yang salah dengan inisiatif aksi solidaritas atas dasar persamaan keyakinan. Yang penting dipahami, memperkuat solidaritas sesama Muslim (ukhuwah Islamiyah) tidak boleh menegasikan solidaritas kebangsaan yang majemuk (ukhuwah wathaniah) dan solidaritas kemanusiaan (ukhuwah basyariah). Klaim "Aksi Bela Agama" bukanlah monopoli kelompok keagamaan tertentu. Pembelaan terhadap agama Islam hendaklah berpijak pada kepentingan menjaga hak-hak umat Islam yang selaras dengan bangunan politik kebangsaan yang inklusif dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Nalar "Membela Islam, Membela Kemanusiaan" adalah bahwa membela Islam haruslah kongruen dengan membela kemanusiaan. Komitmen membela Islam akan sukar diterima jika aktualisasinya justru mengancam nilai-nilai keadaban, kebinekaan, dan kemanusiaan. Semangat membela Islam akan kehilangan esensinya apabila mengarah pada otoritarianis Buku ini tak hanya memotret tantangan peradaban Islam di Indonesia masih diliputi problema tafsir teks yang kaku, tetapi juga menambah perspektif optimistik bahwa Islam memayungi kemajemukan budaya dan menyuarakan keadilan. Penulis sangat cerdas menyajikannya dalam bahasa yang populis sehingga renyah untuk dicerna" -Prof. Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI "Fajar Riza Ul Haq terus berusaha mencari mediasi-antara lain melalui tulisan-tulisannya-untuk mendorong transformasi sosial menuju Indonesia yang semakin adil dan sejahtera." -Mgr. Ignatius Suharyo Pr, Uskup Agung Jakarta "Karya ini patut dibaca bukan saja oleh kalangannya sendiri, tetapi juga oleh publik Indonesia umumnya. Sebagai seorang intelektual-aktivis, penulisnya punya jaringan luas yang merupakan modal tambahan bagi bobot karyanya. Sebagai Muslim, penulis menunjukkan sikap kritisnya terhadap umat Islam yang jauh dari idealisme Islam tentang persatuan umat." -Ahmad Syafii Maarif, Mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah [Mizan, Mizan Publishing, Wacana, Islam, Indonesia, Fiksi, Agama, Polittik]

Nalar "Membela Islam, Membela Kemanusiaan" adalah bahwa membela Islam haruslah kongruen dengan membela kemanusiaan.

Bulughul Maram

Panduan Lengkap Masalah Fiqih, Akhlak, dan Keutamaan Amal

Bul–ghul Marƒm berisikan kumpulan hadis yang menggambarkan keluasan harmoni kehidupan Rasulullah Saw.; hadis-hadis tentang pelbagai aspek kehidupan. [Mizan, Agama, Islam, Ibadah, fiqih, Amal]

Hadis ini sahih menurut Al-Tirmidzi. Ibn Hajar menyebutkan dalam Al-Talkhîsh (3
/193) bahwa Ibn Al-Qaththan dan Ibn Daqiq menilai hadis ini sahih sesuai syarat
Al-Bukhari, begitu juga menurut Al-Albani dalam Al-Irwâ' (6/308). Redaksinya
adalah, “Rasulullah Saw. mengutuk laki-laki muhallil dan laki-laki yang
memintanya (muhallal lahu).” Syaikhul Islam Ahmad ibn Taimiyah telah
menyusun kitab yang sangat berharga tentang kebatalan nikah tahlîl dan
menjelaskan 43 44 45 46 ...

114 Surah Mujarab al-Quran

A. Mendapatkan Karunia Masuk SurgaTanpa Hisab Salah satu keutamaan
mengamalkan surah al-Furqan adalah mendapatkan karunia besar dari Allah
berupamasuk surgatanpa hisab (perhitungan). Dalam kitab ad-Durr an-Nazhim fi
Khawash al-Qur`an al-'Azhim disebutkan sebuah riwayat dari Rasulullah saw.
berikut:“Barang siapa membaca surah al-Furqan maka akan masuk surga tanpa
hisab.” B. Mengobati Penyakit Beri-beri Dalam kitab Syamsul Ma'arif dijelaskan
bahwa ...

Penelusuran Benang Merah A Study in Scarlet

Masing-masing koran mengulas kasus yang me- reka sebut "Misteri Brixton" itu
secara panjang- lebar, bahkan ada yang menyajikannya sebagai berita utama.
Aku memperoleh beberapa infor- masi baru dari berita-berita itu. Inilah ringkasan
kliping-kliping yang kukumpulkan tentang kasus tersebut: Daily Telegraph
memberi komentar bahwa da- lam sejarah kejahatan, jarang sekali ada .pem-
bunuhan yang ciri-cirinya lebih aneh dari pem- bunuhan ini. Nama korban yang
berbau ...

Sang penjaga abadi

Santos kini tak terlihat. Tubuhnya bergerak melintasi daerah asing, matanya
menyipit menghadap matahari yang bersinar terik dan angin yang melepuhkan.
la menghindari kerumunan iblis yang berkumpul di kaki gunung, dan ketika
mengendus aroma Erin, Santos mulai mendaki. Bekas jejak kaki, pegangan
tangan, dari congkelan membekas di batu hitam gunung ter- sebut, meskipun
batu itu sendiri terasa panas seperti mengandung lahar. Batu tersebut
mengeluarkan hawa panas ...

The Time Keeper - Sang Penjaga Waktu

Dari penulis yang telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia dengan buku-bukunya, Tuesdays with Morrie dan The Five People You Meet in Heaven, kini hadir novel terbarunya, The Time Keeper––fabel tentang manusia pertama yang menghitung waktu di bumi. Orang yang kelak menjadi sang Penjaga Waktu. Dialah pencipta jam pertama di dunia. Dia dihukum karena mencoba mengukur anugerah terbesar dari Tuhan, diasingkan ke dalam gua hingga berabad-abad dan dipaksa mendengarkan suara orang-orang yang minta diberi lebih banyak waktu. Lalu dia kembali ke dunia kita, dengan membawa jam pasir ajaib dan sebuah misi: menebus kesalahannya dengan mempertemukan dua manusia di bumi, untuk mengajarkan makna waktu pada mereka.

“Yah,” kata anaknya, “kalau menurut batu-batu itu aku akan menikah dengan
Iltani, aku pasti bahagia.” Dor mengangguk. Iltani adalah anak perempuan cantik
dan pemalu dari seorang pembuat batu bata. Suatu hari nanti, mungkin anak itu
akan menjadi mempelai yang memesona. “Bagaimana kalau menurut batu-batu
itu kau akan menikah dengan Gildesh?” Dor. nya. Anak “Gildesh “Kalau lelakinya
terlalu menurut mengernyit, besar batu-batu dan terlalu persis itu g/K G aku - 3 ...