Sebanyak 2644 item atau buku ditemukan

Tata istilah Indonesia

Terms and phrases of Indonesian language.

Sementara itu penganjur-penganjur bahasa kebangsaan di Persekutuan Tanah
Melayu yang diilhami oleh Kongres Bahasa Indonesia di Medan berkeinginan
untuk mengadakan perubahan bahasa Melayu dan untuk maksud itu mereka
mengadakan kongres Bahasa dan Persuratan Melayu di Johor pada tahun 1956.
Dalam Kongres tersebut diputuskan bahwa mereka ingin menyatukan ejaan
bahasa Melayu dengan bahasa Indonesia. Pada tahun 1959 Panitia Ejaan yang
diketuai ...

Dari sentralisasi ke otonomi

DKI Jakarta, implementasi UU no. 34

Administrative and financial aspects of the Jakarta local government; comments on Law no. 34 of 1999.

Pengakuan dan penghormatan terhadap keanekaragaman adalah merupakan
faktor penting yang dapat melanggengkan harmoni dan semangat solidaritas
dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan demikian, otonomi
 ...

Otonomi daerah di era reformasi

On decentralization of government in Indonesia, comparison between the repealed Local Government Law no. 5 of 1974 and the current law, no. 22 of 1999.

On decentralization of government in Indonesia, comparison between the repealed Local Government Law no. 5 of 1974 and the current law, no. 22 of 1999.

Memartabatkan warisan Pendeta Za'ba

Contribution of Pendita Za'ba, a Malaysian author on the development of Malay language and literature.

Dalam mengkritik penjajah Inggeris, Za'ba menunjukkan dua pendirian utama,
iaitu pertama merujuk agama mereka yang disifatkannya sebagai orang Nasrani
dan orang kafir. Dalam hal ini Za'ba berpendapat agama Nasrani memainkan
peranan dalam proses perluasan kuasa pihak penjajah. Setelah Inggeris
menjajah sesebuah negara, golongan mubaligh Kristian bergerak aktif. Kegiatan
Mubaligh ini yang menghalang masyarakat Melayu membenarkan anak mereka
memasuki ...

Pendidikan Bela Negara Melalui Permainan Kecerdasan Jamak

Pendidikan Bela Negara mutlak diperlukan oleh generasi bangsa Indonesia terutama dalam pendidikan anak usia dikan Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi utama dan kokohnya karakter penerus bangsa, karena pada saat itu anak usia diniÊsedang mengalami proses perkembangan dalam semua aspek kehidupannya terutama mental dan spiritual. Oleh karena itu, merupakan saat yang tepat ketika kita memberikan pendidikan bela negara untuk menanamkan rasa cinta tanah air, toleransi, dan kepedulian terhadap lingkungannya. Permainan kecerdasan jamak menjadi pintu utama dalam menyampaikan pendidikan bela negara karena melalui permainan yang sesuai dengan karakteristik kecerdasan masing-masing anak akan menjadikan pendidikan bela negara yang mereka lakukan dengan rasa gembira, spontan, dan antusiasme yang tinggi. Sehingga mereka tumbuh menjadi generasi emas Indonesia. *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)

... “Pertempuran di Surabaya” Usia : 5-6 tahun Nilai permainan: Anak memahami
bahwa Indonesia merdeka bukan dari hadiah yang diberikan penjajah tapi
karena hasil perjuangan para pahlawan bersatu melawan penjajah. Anak
menghargai jasa-jasa pahlawannya. Tujuan: melatih ketrampilan berbicara,
kekompakan. Alat permainan: Alat permainan yang digunakan adalah tembak
buatan, bambu runcing buatan, kostum pejuang, kostum orang Belanda. Jumlah
pemain: 5 orang.

Nyai Roro Kidul dan legitimasi politik Jawa

Perspective studies on Roro Kidul, the queen in southern sea in Javanese mythology, in relation with the political system in Indonesia.

Perspective studies on Roro Kidul, the queen in southern sea in Javanese mythology, in relation with the political system in Indonesia.

Legislasi & legimitasi [i.e. legitimasi] hukum Islam di era modern

suatu tinjauan tentang peranan ulama dalam pembuatan qanun syari'ay Islam di Provinsi NAD

On Islamic law enforcement in Nanggroe Aceh Darussalam.

On Islamic law enforcement in Nanggroe Aceh Darussalam.