Sebanyak 454 item atau buku ditemukan

99 Fakta Menakjubkan dalam Al-Quran

Mana dulu yang diciptakan, pendengaran atau penglihatan? Mengapa daging babi diciptakan lalu diharamkan? Mengapa Allah ciptakan air laut asin, sementara sungai, danau, dan tanah Allah buat airnya tawar? Untuk apa jasad Fir‘aun Allah perlihatkan? Apa istimewanya rayap, semut, nyamuk, bahkan lalat? Apa kata sejarah tentang kaum ‘Ad, Tsamud, dan kaum Sodom? Bagaimana efek sabar dan memaafkan bagi kehidupan? Bagaimana shalat menjadi pertolongan dan apa pengaruhnya bagi kesehatan? Mungkinkah doa mengubah takdir? Temukan jawaban itu semua dalam buku ini. 99 Fenomena Menakjubkan dalam Al-Quran mengungkap banyak sekali fakta menarik yang terdapat dalam Al-Quran dari berbagai bidang ilmu pengetahuan: sejarah, psikologi dan fisiologi, biologi, geografi, fisika, fauna, sosial, kesehatan, makanan dan gizi, serta astronomi. Ditulis dengan gaya bahasa yang mengajak kita berpikir, menyandingkan ayat-ayat Allah dalam Al-Quran dengan ayat-ayat-Nya di alam raya, membaca buku ini semoga menjadikan kita ulul albâb, yang berpikir dan meyakini al-Quran sebagai kitab yang tak ada sesuatu pun di dalamnya kecuali kebenaran. [Mizan, Mizania, Agama, Islam, Pengetahuan, Budaya, Kitab, Al-Quran, Indonesia]

Temukan jawaban itu semua dalam buku ini. 99 Fenomena Menakjubkan dalam Al-Quran mengungkap banyak sekali fakta menarik yang terdapat dalam Al-Quran dari berbagai bidang ilmu pengetahuan: sejarah, psikologi dan fisiologi, biologi, geografi, ...

The Hikmah 4u

So, ngomongin soal hikmah bagi remaja kayaknya ngeguruin banget, ya?! Tapi, sapa peduli? Kalo kamu udah ngomongin soal kebentur masalah, baru deh, kamu pusing sendiri, kan? [DAR! Mizan, Penuntun, Remaja, Indonesia]

So, ngomongin soal hikmah bagi remaja kayaknya ngeguruin banget, ya?! Tapi, sapa peduli? Kalo kamu udah ngomongin soal kebentur masalah, baru deh, kamu pusing sendiri, kan? [DAR! Mizan, Penuntun, Remaja, Indonesia]

Lentera Ilahi

Lentera Ilahi terdiri atas sembilan puluh sembilan bab. Setiap bab merupakan pendahuluan dari bab berikutnya, yang menuntun pembaca untuk melewati spektrum yang luas dari kebijakan abadi, bagaikan sebuah lentera di sepanjang lorong kehidupan. Pengarang menjelaskan makna-makna batiniah dari amalan-amalan lahiriah yang berkisar pada perilaku praktis sehari-hari hingga praktik-praktik peribadatan, ajaran-ajaran moral dan etika, serta ajaran-ajaran pokok agama. Buku yang ringkas ini merupakan tuntunan praktis dan bercakupan luas yang bermanfaat bagi orang-orang yang ingin menggali khazanah batiniah mereka. [Mizan, Pustaka, Referensi, Agama]

Barang siapa tidur dengan melewatkan shalat wajib maupun shalat sunnah
berarti telah melakukan kekeliruan, dan tidurnya adalah tidur orang yang
sembrono dan merupakan jalan orang-orang yang kalah; dia bersalah. Barang
siapa tidur setelah dia melakukan tugas-tugasnya, yaitu mendirikan shalat wajib
maupun shalat sunnah, dan telah melaksanakan semua tanggung jawabnya, ia
akan menikmati tidur yang terpuji. Saya tidak mengetahui adanya sesuatu yang
lebih aman ...

Lentera Ukhuwah

Mengapa masih banyak terjadi kekerasan atas nama agama? Mengapa agama sering dijadikan alasan atas tindak menganiaya pihak lain? Bukankah agama rahmat bagi semesta? Bukankah agama ada untuk menebar kedamaian? Lentera Ukhuwah berisikan nasihat dan ajakan untuk menganggap orang lain sebagai saudara, meredam ego kita untuk memaksakan kebenaran kepada orang lain, menghargai dan menghormati keyakinan orang lain, menjaga diri dari memosisikan orang lain sebagai musuh yang harus dihancurkan, tanpa harus menggadaikan aqidah dan keyakinan kita sendiri. Diangkat dari berbagai realitas yang terjadi di masyarakat dan pengalamannya membina umat, lewat buku ini Pak Miftah ingin mengingatkan kita kembali agar jangan sampai hanya karena berbeda cara berpikir tentang agama, ukhuwah dikorbankan. Jangan sampai hanya karena berbeda partai dan golongan, ukhuwah kita gadaikan. Sebab, hanya dengan memelihara ukhuwah inilah, kita akan mampu mencapai kesempurnaan iman. ?Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara.? (QS Al-Hujurƒt [49]: 10)

khamr dan shalat adalah membuat seseorang menjadi tidak 'aqil dalam
melaksanakan amalan baik, melaksanakan ibadah. Jika ingin shalatnya diterima
, seseorang yang masih juga belum bisa meninggalkan minuman khamr
dianjurkan untuk tidak meminum khamr pada saat shalat. Dalam ayat keempat (
QS Al-Mâ'idah [5]: 90-91), Al-Quran menegaskan: Maka berhentilah kamu!
Namun, kalimat penegasan ini didahului dengan mengemukakan sejumlah
mudharat meminum khamr: ...

Perempuan Terluka

Novel tentang Cinta dan Prasangka

Dengan cadar terkoyak yang terlilit erat mengelilingi bahunya dan kepala tertunduk, perempuan itu melirik ke atas dari balik tepian kerudungnya. Matanya bagaikan sepasang mata rusa yang terluka. Memohon dan pasrah. Dedaunan yang terpana di atas pohon, seketika berhenti gemerisiknya. Embusan angin sore yang hangat mengambang. Penduduk desa itu menahan napas. "Aku menceraikan kau! Aku menceraikan kau! Aku menceraikan kau!" Tiga talak yang mematikan itu menghujam jantungnya. Sebuah prasangkan yang membutakan, menyeret diadakannya kacheri, pengadilan terbuka, yang dihadiri seluruh penduduk desa. Bagaikan taifun, tragedi itu menyapu seluruh penduduk Desa Chiragpur, mengubur mereka dalam rasa bersalah sepanjang hidup. Tiga wanita belia mengalami kisah tragis yang menghantui kehidupannya masing-masing di Desa Chiragpur-asal mula Zarri Bano sang Perempuan Suci. Naghmana,perempuan glamor dari kota; Chaudharani Kaniz, sang maharani; dan Gushan, istri tak berdosa. [Mizan, Pustaka, Novel, Fiksi]

PADA AWALNYA, Gulshan tidak memahami apa yang dikatakan Haroon, dan
ketika pada akhirnya dia paham, tubuhnya terkulai ke belakang di kursi, seakan
Haroon baru saja secara fisik menganiayanya. Matanya yang nanar diterpa
horor mencari-cari mata Haroon, memohon penjelasan. Lalu, matanya mencari
mata Nagh- mana, dengan sorot mata putus asa membutuhkan sebentuk
pengingkaran dari perempuan itu. Seakan-akan waktu terhenti. Sebuah momen
yang sangat ...

36 Perempuan Mulia di Sekitar Rasulullah Saw

Aminah-Khadijah-Aisyah-Fatimah-Ummu Salamah-Hafshah-Zainab-Al-Khansa'-Ummu Kultsum-Asma'

Buku ini mencatat kisah kehidupan perempuan-perempuan mulia yang mengisi perjalanan dakwah Rasulullah Saw.ÿ[Mizan, Mizania, Agam, Islam, Indonesia]

Mereka berdua larut dalam semua hal tersebut. Keduanya termasuk
wanitawanita yang paling menonjol di Madinah dari sisi keutamaan dan
ketakwaannya. Rumah keduanya adalah rumah yang paling dicintai di dalam
hati Rasulullah Saw., sebagaimana dipaparkan sebelumnya. Ummu Sulaim
ditakdirkan untukmenempati kedudukan yang tinggidi hadapan Rasulullah Saw.,
merelakan putranya, AnasibnMalik r.a., untuk menjadi pelayan Rasulullah, dan
termasuk salahsatudari ...

Perempuan Suci

Zarri Bano, seorang perempuan Muslim nan jelita, berkali-kali menolak lamaran laki-laki sampai akhirnya ia bertemu Sikander, yang memikat hatinya pada pandangan pertama. Namun, ketika Jafar, adik lelaki Zarri Bano, penerus martabat ayah mereka satu-satunya, tewas dalam kecelakaan, sang ayah memaksa Zarri Bano menjadi Perempuan Suci. Ini berarti ia tidak boleh menikah, karena satu-satunya yang boleh ia nikahi adalah Al-Quran. Api asmaranya bersama Sikander pun dipaksa padam, justru pada saat mereka benar-benar ingin mereguk cinta. Yang lebih menyakitkan, dalam puncak kekecewaannya, Sikander malah mengawini Ruby, adik Zarri Bano. Demikianlah, selama bertahun-tahun, kesedihan, amarah, dan perang batin Zarri Bano tersembunyi rapi di balik burqa hitam yang membungkus tubuhnya, dan membatasinya dengan dunia luar. Terjadi di negeri Pakistan yang eksotis, novel yang banyak mendapat pujian ini memaparkan secara melodramatis peliknya realitas seorang perempuan yang hidup di tengah kungkungan tradisi yang dibangun oleh lak-laki. [Mizan, Pustaka, Novel, Fiksi]

MALAM ITU begitu panas di Karachi. Lelaki dalam benak Zarri Bano tak bisa
tidur. Bangkit dari ranjangnya, Sikander beranjak ke kamar mandi di depan
kamarnya untuk minum air putih, lalu kembali ke kamar tidurnya, berjalan ke
jendela dan menatap ke luar pada bintang-bintang yang bersinar di langit malam
dan hamparan lampu-lampu kota yang tengah tertidur. Sikander menoleh untuk
menatap ranjangnya. Dalam cahaya temaram, ia melihat sosok istrinya.
Rambutnya yang ...

Buku Penuntun: Islam Paling Asyik

Teman-teman, pernah mendengar nyanyian seperti ini, "Allah Tuhanku, Islam agamaku, Muhammad Nabiku, Al-Quran kitabku, dan Baitullah kiblatku." Nyanyian itu biasanya disenandungkan adik-adik kita yang masih kecil. Nah, pertanyaannya sekarang, kenapa kita mengaku Islam sebagai agamaku? Ternyata, karena Islam mengaku Islam sebagai agamaku? Ternyata, karena Islam itu agama yang paling asyik! Tidak percaya? Baca saja buku ini. Dalam buku ini, kita akan mengetahui dasar-dasar agama Islam yang ada lima. Yaitu, mengucapkan dua kalimat syahadat, mendirikan shalat, membayar zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan, dan berhaji ke Baitullah bagi orang yang mampu. [Mizan, DAR Mizan, Referensi, Agama]

Teman-teman, pernah mendengar nyanyian seperti ini, "Allah Tuhanku, Islam agamaku, Muhammad Nabiku, Al-Quran kitabku, dan Baitullah kiblatku.

Shalat Bersama Nabi Saw.

Agar Shalat Memberikan Kebahagiaan dan Perubahan dalam Hidup

Shalat mengandung unsur kebiasaan (habit) dan ibadah. Dikatakan kebiasaan karena ia merupakan perbuatan yang diulang-ulang dan secara tekun dilakukan setiap hari. Sedangkan disebut ibadah karena ia merupakan hubungan suci antara Khalik dan makhluk-Nya. Orang yang menjadikan shalat sebagai bagian dari hidupnya, niscaya hidupnya akan penuh dengan limpahan berkah. Di sini ada kaitan antara shalat dan kebiasaan. Keberhasilan seseorang dalam memperoleh kebiasaan shalat akan mengantarkan dirinya untuk memperoleh berbagai kebiasaan positif yang lain. Ketika shalat, ada gerakan berdiri yang benar pada saat sedang berdiri, duduk yang benar, ruku yang benar, sujud yang benar, berkonsentrasi dalam shalat, mengontrol diri, percaya diri, tidak gelisah, dan berbagai kebiasaan lain. Dengan ini, kebiasaan shalat memberikan kita kemampuan, kecepatan, kecermatan, dan ketekunan dalam melaksanakan sesuatu. Tema-tema penting dalam buku ini, antara lain: Efek shalat dalam mempercepat proses adaptasi. Pengaruh shalat dalam menciptakan kesehatan jiwa. Peran shalat dalam pengembangan potensi akal. Manfaat shalat dalam melatih konsentrasi. Dampak shalat dalam melahirkan kebiasaan-kebiasaan baik. Buku ini menegaskan shalat sebagai sebuah sinergi bersama untuk meraih kasih sayang-Nya. Di dalamnya terdapat solusi, terapi, motivasi, inspirasi, dan orientasi dengan standar kebenaran hakiki. Sangat mencerahkan! Dr. Tauhid Nur Azhar, M.Kes., Perintis dan Dosen Fakultas Kedokteran UNISBA [Mizan, Mizania, Religion, Agama, Indonesia]

Agar Shalat Memberikan Kebahagiaan dan Perubahan dalam Hidup
Muhammad Bahnasi. 9. Shalat. dan. Perubahan. Sosial. Shalat. Adalah.
TanggungJawab. Kolektif. Shalat munfarid (menyendiri) akan mengubah
manusia sebagai seorang individualis, sedangkan shalat berjamaah akan
menciptakan perubahansosial. ... Ada perbedaan antarapengaruh
terhadapmanusia sebagai seorang individu dan pengaruhterhadap dirinyadi
tengahtengah masyarakat. Kita akan melihat halini ...