Sebanyak 2239 item atau buku ditemukan

Pintu-Pintu Hikmah

Di masa kini, ingar-bingar umat manusia membuat sisi religiusitas dan spiritualitas begitu terkikis. Banyak orang, atau bahkan kita sendiri, semakin tidak peduli dengan pemenuhan akan kebutuhan rohani. Dengan demikian, kita menjadi semakin abai terhadap nilai-nilai kehidupan. Dalam pandangan kita, falsafah kehidupan itu terlihat kabur. Oleh karena itu, kita menjadi sosok-sosok yang kering akan spiritualitas dan religiusitas. Akibatnya, kebijaksanaan tergerus dan tampillah sisi egoisme dan apatisme. Jika sudah demikian halnya, hendaknya kita menceburkan diri dalam lautan hikmah. Ia sangat luas sehingga jika kita menyeberanginya kita akan semakin sadar dan paham terhadap nilai-nilai karena pikiran kita akan tersentuh hikmah itu. Jika kita menyelaminya, maka hati kita akan terisi oleh hikmah tersebut. Hikmah adalah kebijaksanaan. Jika kebijaksanaan itu hilang dalam kehidupan umat manusia, maka hilang pula kualitas manusia sebagai makhluk yang istimewa. Sebaliknya, jika kebijaksanaan itu menguat dalam kehidupan umat manusia, maka manusia akan berhati luas, berlapang dada, berpikiran bijak, dan berperilaku bajik berhiaskan akhlak yang mulia. Dengan begitu, manusia memang mempunyai kualitas istimewa.

Di masa kini, ingar-bingar umat manusia membuat sisi religiusitas dan spiritualitas begitu terkikis.

Konsep Teologi Ibn Taimiyah

Buku yang ada di hadapan pembaca ini, merupakan hasil kajian analitis-komparatif terhadap konsep teologi Ibn Taimiyah, yang dia tulis dalam karya teologisnya: Kitab al-Iman. Sebuah kitab yang secara spesifik mengkaji masalah iman dari berbagai aspeknya secara komprehensif. Ketertarikan pada Kitab Al-Iman ini, sejak saya kuliah di IAIN Sunan Kalijaga Jogyakarta---sekarang menjadi UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga--ketika terjadi polemik pemikiran antara Nurcholish Madjid, mantan ketua Umum PB HMI periode 1966-1969 hingga periode 1969-1971; dengan Ridwan Saidi, mantan Ketua Umum PB HMI juga, dan Daud Rasyid, seorang tokoh intelektual muslim lulusan Timur Tengah dan juga sebagai staf pengajar IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta; pada sebuah acara ceramah Agama di Masjid Amir Hamzah, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, yang membahas masalah Renungan Keberagamaan untuk Generasi Mendatang, di mana salah satu topik yang menjadi pemicu polemik adalah pemaknaan islam dengan makna sikap pasrah kepada Allah semata.[1] Dalam debat tersebut, Nurcholish Madjid melontarkan gagasan tentang makna islam dengan makna pasrah semata kepada Allah. Yang dijadikan rujukan argumen Cak Nur adalah konsep pemikiran Ibn Taimiyah yang terdapat dalam Kitab al-Iman. Waktu itu saya kaget, apakah Ibn Taimiyah yang selama ini dipersonifikasikan sebagai tokoh skripturalis, corak pemikirannya seperti itu? [1] Daud Rasyid, Pembaharuan Islam dan Orientalisme dalam Sorotan, (Bandung, Syaamil Publishing, 2006), h. v.

Tetapi kita harus menghormati dan menghargai sebagai usaha yang sungguh
dalam memformulasikan hasil pemikiran (ijtihad), khususnya dalam
memformulasikan system teologi Islam. Sebagai hasil ijtihad, bagaimanapun
bukanlah ...

Buku Ajar Hukum Islam

Buku ini terdiri dari 8 Bab yang membahas tentang: Bab 1. PENDAHULUAN, Bab 2. SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM, Bab 3. ASAS-ASAS HUKUM ISLAM, Bab 4. SEJARAH PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN HUKUM ISLAM, Bab 5. HUKUM ISLAM DI IDONESIA, Bab 6. PERADILAN AGAMA, Bab 7. KOMPILASI HUKUM ISLAM, dan BAB 8. EKONOMI SYARI’AH.

Deskripsi Singkat Bab ini membahas tentang Ekonomi Syari‟ah, yang memuat
tentang: Pengertian Ekonomi Syariah, Tujuan Ekonomi Syariah, Prinsip-Prinsip
Ekonomi Syariah, Ciri-Ciri Ekonomi Syariah, Manfaat Ekonomi Syariah, ...

Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan Menurut Hukum Islam

Kajian ilmu ekonomi Islam tidak jauh berbeda dengan kajian ekonomi
konvensional hanya saja ia terkait dengan nilai-nilai Islam atau dengan kata lain
terikat dengan ketentuan halal haram.12 Kajian tentang hukum ekonomi banyak
mendapat perhatian fuqaha dari dahulu sampai sekarang. Yang dimaksud
dengan syari'ah dalam ekonomi syari'ah adalah fikih para fuqaha. Hal itu karena
salah satu pengertian syari'ah yang berkembang dalam sejarah adalah fikih dan
bukan ...

I’M A Leader: Melatih Manajer Andal Menjadi Pemimpin Hebat Dan Terampil Dalam Menggerakkan Perubahan Untuk Meningkatkan Kinerja Tim Dan Perusahaan

"Manusia membutuhkan lebih dari sekedar keandalan, yaitu kepemimpinan yang mampu mengelola segala keterbatasan dan kesulitan menjadi kesempatan yang berharga dan menggerakkan perubahan. Eloy Zalukhu memaparkan langkah-langkahnya dalam buku ini. Baca dan praktikkaanlah sebelum yang lain melakukannya.” - Prof. Rhenald Kasali, Ph.D Guru Besar Universitas Indonesia dan Pendiri Rumah Perubahan “Sekarang, melalui buku yang keempat ini, Eloy Zaluku memperkenalkan pikiran-pikiran yang lebih lengkap lagi, khususnya bagi mereka yang merindukan pembaruan hidup yang sesungguhnya sebagai seorang pemimpin.” - Yakub B. Susabda, Ph.D Konselor,Teolog, dan Penulis Belasan Buku Pegangan “Buku I’m A Leader karya Eloy Zaluku ini berhasil memaparkan kepemimpinan secara sederhana tetapi mendalam.” - Yasonna H. Laolu, Ph.D. Menteri Hukum dan HAM (Kabinet Kerja 2017-2019) “Di BCA Kanwil 8, pelatihan I’m A Leader telah sampai pada angkatan ke-3. Tim kami belajar banyak dari prinsip kepemimpinan yang diajarkan dalam buku ini. Saya sangat merekomendasikan agar buku ini dibaca oleh semua manajer.” - Haryono Wongsonegoro Kepala Kantor Wilayah VIII Pondok Indah PT. Bank Central Asia Tbk.

Eloy Zalukhu memaparkan langkah-langkahnya dalam buku ini. Baca dan praktikkaanlah sebelum yang lain melakukannya.” - Prof.

Esai keuangan negara : sumbangsih pemikiran untuk negeri

Diandra Kreatif

Buku Esai Keuangan Negara: Sumbangsih Pemikiran untuk Negeri ini dikupas dalam empat tema besar mengenai pengelolaan keuangan negara, yaitu dari sisi perpajakan dan kepabeanan dan cukai, keuangan publik, serta akuntansi pemerintah. Buku ini adalah kristalisasi pemikiran dan sumbang saran para dosen di Politeknik Keuangan Negara STAN berdasarkan pengalaman mereka pada posisi struktural di bidangnya masing-masing. Pengelolaan keuangan negara terus menghadapi tantangan seiring dengan perkembangan perekonomian global dan permasalahan struktural domestik yang memengaruhi daya saing. Dari sisi penerimaan negara khususnya perpajakan serta kepabenanan dan cukai, pemerintah menghadapi tantangan belum optimalnya penerimaan negara untuk menutup kebutuhan belanja. Analisis kebijakan diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran. Kajian terhadap kondisi yang nyata terjadi di lapangan diharapkan dapat menjadi referensi untuk perbaikan secara terus menerus yang perlu kita lakukan. Besarnya kebutuhan pembangunan sementara fluktuasi kondisi ekonomi serta masalah struktural yang memengaruhi penerimaan negara membuat pemerintah harus mencari sumber pembiayaan. Selain masalah pembiayaan, tema keuangan publik dalam buku ini juga menyoroti mengenai penyertaan modal negara dan dana alokasi umum. Transparansi dan akuntabilitas merupakan prinsip-prinsip yang harus dipegang dalam pengelolaan keuangan negara. Maka buku ini ditutup dengan artikel-artikel mengenai analisis kebijakan dan kajian terhadap praktik dalam akuntansi pemerintahan. Buku ini akan bermanfaat dan menjadi referensi bagi berbagai kalangan. Melalui buku ini diharapkan para pendidik, mahasiswa, maupun masyarakat umum semakin memahami dinamika dan tantangan dalam pengelolaan keuangan negara serta alternatif penanganannya

Pendidikan tinggi dimulai dari D3 Kebendaharaan Negara Program Diploma
Keuangan kemudian melanjutkan ke S1 ... Pernah menjabat sebagai Kepala
KPPN Kediri (2012 - 2014) dan Kepala Bidang Supervisi KPPN dan Kepatuhan ...

Biografi Nabi Muhammad SAW Edisi Bilingual Inggris and Indonesia

Biografi dan sejarah Kehidupan Nabi Muhammad SAW Bersumberkan dari Al-Quran & Al-Hadist dalam dua bahasa inggris dan indonesia. (Ketika cahaya tauhid padam di muka bumi, maka kegelapan yang tebal hampir saja menyelimuti akal. Di sana tidak tersisa orang-orang yang bertauhid kecuali sedikit dari orang-orang yang masih mempertahankan nilai-nilai ajaran tauhid. Maka Allah SWT berkehendak dengan rahmat-Nya yang mulia untuk mengutus seorang rasul yang membawa ajaran langit untuk mengakhiri penderitaan di tengah-tengah kehidupan. Dan ketika malam mencekam, datanglah matahari para nabi. Kedatangan Nabi tersebut sebagai bukti terkabulnya doa Nabi Ibrahim as kekasih Allah SWT, dan sebagai bukti kebenaran berita gembira yang disampaikan oleh Nabi Isa as. Allah SWT menyampaikan salawatnya kepada Nabi itu, sebagai bentuk rahmat dan keberkahan. Para malaikat pun menyampaikan salawat kepadanya sebagai bentuk pujian dan permintaan ampunan, sedangkan orang-orang mukmin bersalawat kepadanya sebagai bentuk penghormatan. Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (QS. al-Azhab: 56) Sebelumnya Allah SWT mengutus para nabi-Nya sebagai rahmat kepada kaum dan zaman mereka saja, namun Allah SWT mengutus beliau saw sebagai rahmat bagi alam semesta. Beliau saw datang dengan membawa rahmat yang mutlak untuk kaum di zamannya dan untuk seluruh zaman. Allah SWT berfirman, "Dan aku tidak mengutusmu kecuali sebagai rahmat bagi alam semesta." Prophet Muhammad SAW from Mecca, unified Arabia into a single religious polity under Islam faith. Believed by Muslims to be a prophet and messenger of Allah SWT (God), Muhammad is almost universally considered by Muslims as the last prophet sent by God to mankind. While non-Muslims generally regard Muhammad as the founder of Islam, Muslims consider him to have restored the unaltered original monotheistic faith of Prophet Abraham, Prophet Moses, Prophet Jesus and other prophets. Prophet Muhammad SAW taught us to love God and to obey Him. He taught us to be kind to each other, to respect our elders, and care for our children. He taught us that it was better to give than to receive and that each human life is worthy of respect and dignity. He taught us to love for our brothers and sisters what we love for ourselves. Prophet Muhammad SAW taught us that families and communities are essential, and he pointed out that individual rights although important are not more important than a stable, moral society. Prophet Muhammad SAW taught us that men and women are equal in the sight of God and that no one person is better then another except in respect to his or her piety and devotion to God.

Biografi dan sejarah Kehidupan Nabi Muhammad SAW Bersumberkan dari Al-Quran & Al-Hadist dalam dua bahasa inggris dan indonesia. (Ketika cahaya tauhid padam di muka bumi, maka kegelapan yang tebal hampir saja menyelimuti akal.

Ensiklopedia Nabi Muhammad SAW

Sebagai Pendidik Jilid 7

Menampilkan peribadi Nabi Muhammad SAW secara lengkap dan terperinci, terdiri daripada sepuluh jilid yang mengandungi lebih kurang 300 halaman; meliputi asal-usul keturunan Nabi Muhammad SAW, keluarga, para sahabat dan sahabiah dan masyarakat disekelilingnya, penampilan fizikal dan gaya hidupnya, berbagai peranan dan pekerjaannya dalam aspek-aspek utama kehidupan serta mukjizat-mukzijat yang dikurniakan kepadanya. Jilid ini membahas tentang perwatakan ideal bagi seorang pendidik, peranan dan kewajipan pendidik dan kaedah pengajaran; ringkasan dari keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam mendidik umat dan anak-anak. Dibentangkan secara berturutan, iaitu pendidikan dari sejak sebelum kelahiran sehingga usia tujuh belas tahun, dilengkapi dengan nasihat-nasihat Luqmanul Hakim terhadap anaknya, sebagaimana yang diceritakan dalam Al-Quran. Buku ini terbitan Penerbit Lentera Abadi