Sebanyak 1377 item atau buku ditemukan

Rahasia Ilmu Laduni

Buku Ilmu Laduni (ar-Risalah al-Laduniyyah) membahas tema yang unik yakni Ilmu Laduni. Ilmu ini adalah ilmu yang langsung diberikan oleh Allah kepada hamba dikehendaki oleh-Nya. Tanpa perantara, tanpa pembelajaran sekalipun. Dalam buku ini, beliau menjelaskan tentang apa hakikat ilmu Laduni beserta syaratsyarat agar seseorang mampu meraih ilmu khusus ini. Selain itu, beliau juga menjelaskan alasan-alasan beserta dalil yang membenarkan keberadaan ilmu tersebut berdasarkan al-Quran dan Sunah. Dalam buku ini, Imam al-Ghazali memberikan gambaran secara menyeluruh tentang kebenaran ilmu Laduni secara lebih spesifik. Beliau juga menjelaskan bagaimana syarat-syarat orang sehingga layak mendapatkan ilmu tersebut. Kemudian dijelaskan pula bagaimana posisi manusia di depan ilmu pengetahuan itu sendiri secara umum beserta tingkatan-tingkatannya. Sebelum menginjak pada penjelasan ilmu Laduni, al-Ghazali terlebih dahulu menjelaskan tentang hakikat ilmu itu sendiri. Apa sebenarnya yang disebut dengan ilmu? Bagaimana cara meraih ilmu? Apa keutamaan-keutamaannya yang wajib diketahui oleh para pencarinya *** Buku persembahan TurosPublishing ini diterjemahkan dari kitab Majmu’atu ar-Rasail Imam al-Ghazali yang menghimpun 26 karya al-Ghazali. Seri buku ini terdiri dari 5 buku: Cahaya Di Atas Cahaya, Ilmu Laduni, Intisari Hadits Qudsi, Jalan Para Pencari Allah dan Pembebas dari Kesesatan.

Di antara karya-karyanya adalah: At-Ta'liqat, Al-Wajiz fi al-Fiqh fi al-Madzhabi
alImam asy-Syafi'i, Tahdzib al-Ushul, Al-Mustasyfa (Fikih dan Ushul Fikih); Ihya '
Ulumuddin, Mizan al-'Amal, Bidayah al-Hidayah, Al-Munqidz Min adhDhalal,
Minhaj al-'Abidin (Tasawuf dan Etika); Al-Iqtishad fi al-I'tiqad, Maqashid al-Asna fi
Syarh al-Asma` al-Husna, Misykat al-Anwar (Teologi); Maqashid al-Falasifah,
Tahafut al-Falasifah, Mi'yar al-'Ilm, Al-Qisthas al-Mustaqim (Filsafat dan Logika).

Yabon gwani ya zama dole

Marigayi gwamna Shehu Muhammad Kangiwa Halayensa Da Nasarovinsa

YABO NA MUSAMMAN Yabo na musamman ga dukkanin shugabannin da su ka
taimaka ga raya jihar Sakkwato (jihohin Sakkwato da Kebbi a yanzu) tun daga
FUImtyan jihar Arewa marigayi Alhaji Ahmadu Bello,da Man) o Janar Hassan
Usman Katsina mai ritaya, da gwamnonin da sukajagoranci tsohuwarjihar
Sakkwato. Alhaji Usman Faruk da marigayi Birgediya Umaru Alhaji Muhammad,
da Manjo Janar Muhammadu Gado Nasko mai ritaya. da marigayi Alhaji Shehu
Muhammad ...

Dewa Budjana

gitarku, hidupku, kekasihku

Works of Dewa Budjana, an Indonesian guitarist and composer. Includes biographical material, discography, information about his guitars, practical tips on playing technique, and music transcriptions from recordings.

... Lorenzo German at Klein Guitars, Julius Stephallen Guitars, Pak Wayan Tuges,
Batavia Music yang akhirnya memberi endorsemen Parker, Georgina Pearson at
Sibelius, Pak Jan Djuhana di Sony BMG, Salwa & Rumy Ajis, rekan-rekan pers,
Tat Foe, Agus (driver), Matra Champion 2007, Pak Ketut, Rosi, dan Evi di PT
Gramedia Pustaka Utama atas kerja samanya, Dedidude untuk kerja kerasnya,
dan teman-teman yang bersedia menyumbang testimoninya (lan Antono, Eross,
Choki ...

Ghosts of the Past in Southern Thailand

Essays on the History and Historiography of Patani

At the heart of the on-going armed conflict in southern Thailand is a fundamental disagreement about the history of relations between the Patani Malays and the Thai kingdom. While the Thai royalist-nationalist version of history regards Patani as part of that kingdom "since time immemorial," Patani Malay nationalists look back to a golden age when the Sultanate of Patani was an independent, prosperous trading state and a renowned center for Islamic education and scholarship in Southeast Asia — a time before it was defeated, broken up, and brought under the control of the Thai state. While still influential, in recent years these diametrically opposed views of the past have begun to make way for more nuanced and varied interpretations. Patani scholars, intellectuals and students now explore their history more freely and confidently than in the past, while the once-rigid Thai nationalist narrative is open to more pluralistic interpretations. There is growing interaction and dialogue between historians writing in Thai, Malay and English, and engagement with sources and scholarship in other languages, including Chinese and Arabic. In The Ghosts of the Past in Southern Thailand, 13 scholars who have worked on this sensitive region evaluate the current state of current historical writing about the Patani Malays of southern Thailand. The essays in this book demonstrate that an understanding of the conflict must take into account the historical dimensions of relations between Patani and the Thai kingdom, and the ongoing influence of these perceptions on Thai state officials, militants, and the local population.

Essays on the History and Historiography of Patani Anthony Reid, Barbara
Watson Andaya, Geoff Wade, Azyumardi Azra, Numan Hayimasae, Christopher
Joll, Francis R. Bradley, Philip King, Dennis Walker, Kobkua Suwannathat-Pian,
Iik A. Mansurnoor, Duncan McCargo Patrick Jory ...