Sebanyak 2239 item atau buku ditemukan

The Oxford Handbook of Early Modern Literature and Religion

This pioneering Handbook offers a comprehensive consideration of the dynamic relationship between English literature and religion in the early modern period. The sixteenth and seventeenth centuries were the most turbulent times in the history of the British church - and, perhaps as a result, produced some of the greatest devotional poetry, sermons, polemics, and epics of literature in English. The early-modern interaction of rhetoric and faith is addressed in thirty-nine chapters of original research, divided into five sections. The first analyses the changes within the church from the Reformation to the establishment of the Church of England, the phenomenon of puritanism and the rise of non-conformity. The second section discusses ten genres in which faith was explored, including poetry, prophecy, drama, sermons, satire, and autobiographical writings. The middle section focuses on selected individual authors, among them Thomas More, Christopher Marlowe, John Donne, Lucy Hutchinson, and John Milton. Since authors never write in isolation, the fourth section examines a range of communities in which writers interpreted their faith: lay and religious households, sectarian groups including the Quakers, clusters of religious exiles, Jewish and Islamic communities, and those who settled in the new world. Finally, the fifth section considers some key topics and debates in early modern religious literature, ranging from ideas of authority and the relationship of body and soul, to death, judgment, and eternity. The Handbook is framed by a succinct introduction, a chronology of religious and literary landmarks, a guide for new researchers in this field, and a full bibliography of primary and secondary texts relating to early modern English literature and religion.

This pioneering Handbook offers a comprehensive consideration of the dynamic relationship between English literature and religion in the early modern period.

Metode Penelitian Dalam Ilmu Sosial

Metode Penelitian adalah panduan langkah demi langkah untuk pemula penelitian, dan peserta didik penelitian lanjutan di Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu Pengetahuan Murni. Telah ditulis secara khusus untuk mereka yang tidak memiliki pengalaman sebelumnya dalam penelitian atau metodologi penelitian. Buku ini memandu Anda melalui proyek Anda dari awal sampai akhir dengan menawarkan saran praktis:* merumuskan pertanyaan penelitian* pertimbangan etis* melakukan tinjauan pustaka* memilih desain penelitian* memilih sampel* mengumpulkan dan menganalisa data kualitatif dan kuantitatif* menulis sebuah laporan penelitian tesis mendetailBuku ini merupakan bacaan penting bagi mahasiswa sarjana dan pascasarjana dalam ilmu sosial yang memulai penelitian kuantitatif atau kualitatif. Buku ini sama-sama bermanfaat bagi siswa metode penelitian lanjutan yang mempertahankan gelar PhD mereka dalam berbagai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan, Bisnis, Pendidikan, Publik Kesehatan, disiplin terkait dan bahkan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan.Teks ini menunjukkan kepada para peneliti pemula bagaimana merancang, mengumpulkan, dan menganalisis data kualitatif dan kemudian mempresentasikan hasilnya kepada komunitas ilmiah. Buku ini menekankan pentingnya etika dalam penelitian dan meluangkan waktu untuk merancang dan memikirkan dengan benar melalui usaha penelitian apa pun. Setelah menyelesaikan buku ini, pembaca harus dapat:* Merancang secara efektif, mengumpulkan, mengatur, dan menganalisa data dan kemudian mempresentasikan hasilnya ke komunitas ilmiah* Gunakan Internet sebagai sumber dan sarana untuk mengakses data kualitatif* Menjelajahi isu terkini di dunia periset, yang mencakup kekhawatiran serius tentang perilaku etis dan protokol dalam penelitian dan peran yang lebih refleksif dan sensitif bagi peneliti.* Kenali pentingnya masalah etika sebelum mereka benar-benar memulai pengumpulan, pengorganisasian, dan proses penelitian* Memahami elemen dasar yang berhubungan dengan refleksivitas peneliti dan penelitian suaraIni adalah sumber yang komprehensif dan kompak untuk konsep dasar dan lanjutan dalam penelitian, dan dapat berfungsi sebagai teks yang berdiri sendiri atau sebagai pelengkap pembacaan penelitian di kelas sarjana atau doktoral atau kelas metode penelitian. Buku ini saat ini digunakan sebagai teks penelitian di universitas-universitas di enam benua.

Metode Penelitian adalah panduan langkah demi langkah untuk pemula penelitian, dan peserta didik penelitian lanjutan di Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu Pengetahuan Murni.

Metode Penelitian Filologi & Penerapannya

Elmatera

Karya sastra Melayu dan Jawa terdapat dalam jumlah yang banyak, merupakan lapangan penelitian yang luas dan menyangkut banyak segi, di antaranya: agama, budaya, dan sastra. Setelah memaklumi hal-hal itu, tulisan ini dibatasi pada karya sastra Melayu yang berjudul “Perkembangan dan pengelompokan sastra Melayu unsur Persi”, studi teks Hikayat Ahmad Muhammad, Analisis Struktur dan Fungsi Hujjatussiddiq li Daf Azzindiq dan studi teks karya sastra Jawa yang berjudul Cerita Syèkh Bagénda Mardam. Sebagaimana terungkap dalam judul tulisan ini, yakni “Seri Kajian Filologi: Studi Teks Sastra Melayu dan Jawa (Hikayat Ahmad Muhammad: Analisis Intertekstual, Analisis Struktur dan Fungsi Hujjatussiddiq li Daf Azzindiq, Ajaran Tasawuf dalam Cerita Syèkh Bagénda Mardam). Pilihan teks-teks yang dijadikan penulisan antologi ini diambil dari bahan yang dapat mewakilinya.

dengan teks yang telah terbit lebih dahulu. Dengan begitu, bukan tidak mungkin
penulisnya (telah) “memasukkan” nya ke dalam teks yang ditulisnya. d. Dalam
membaca suatu teks kita tidak hanya membaca teks itu saja, tapi kita
membacanya “berdampingan” dengan teks(teks) lainnya, sehingga interpretasi
kita terhadapnya tak dapat dilepaskan dari teksteks lain. Intertekstualitas dapat
dibedakan atas lima tingkatan vraisemblance, yaitu lima cara untuk
menghubungkan suatu teks ...

World English(es) and the Multilingual Turn

Frameworks of Complex Phenomena

The recent multilingual turn involves various different implicit and explicit language policies, urging pressure and resistance with regard to the spread of English and its dominant relationships with other national languages. As such, this book considers the social value of communication as the basis of multilingualism and of the evolution of language systems. The data presented here show English as being in the middle of the double “listening” of cultural mediation and the imperfect “magnifying” glass of translation, with worldwide Standard English being but one of the many other related varieties which enjoy prestige on a large scale. These varieties may be identified according to different features which make the plural “world Englishes” an umbrella term with blurred edges. New approaches to dialects study have been developed in recent decades, and cartographic mapping has overlapped with the emergence of a new dialectology which deals with the description of language phenomena as complex concepts, where “complexity” provides a challenging framework for investigation and research of languages as dynamic systems made up of variables which mutually influence each other. Thus, dialectometry, dialectology and standardization become interesting tools for measuring linguistic differences, establishing language typologies and endorsing the systemic characteristics which can be formalized. Comprehensive and well-informed, this volume will appeal to anyone interested in the spread of English, from researchers and teachers to students, providing them with a greater understanding of some examples of world Englishes analysed under the light of complexity as a product of global society.

Comprehensive and well-informed, this volume will appeal to anyone interested in the spread of English, from researchers and teachers to students, providing them with a greater understanding of some examples of world Englishes analysed ...

World-English the Universal Language (Classic Reprint)

Excerpt from World-English the Universal Language Conductors of the Press have the power of greatly facilitating the Object of this work, by making it known; or of retarding it. By simply ignoring the effort. Opposition is not to be looked for from any quarter. About the Publisher Forgotten Books publishes hundreds of thousands of rare and classic books. Find more at www.forgottenbooks.com This book is a reproduction of an important historical work. Forgotten Books uses state-of-the-art technology to digitally reconstruct the work, preserving the original format whilst repairing imperfections present in the aged copy. In rare cases, an imperfection in the original, such as a blemish or missing page, may be replicated in our edition. We do, however, repair the vast majority of imperfections successfully; any imperfections that remain are intentionally left to preserve the state of such historical works.

About the Publisher Forgotten Books publishes hundreds of thousands of rare and classic books. Find more at www.forgottenbooks.com This book is a reproduction of an important historical work.

Kemitraan dalam Otonomi Daerah

-

Era Otonomi Daerah yang dimulai sejak 1999 dipenuhi dengan beragam dinamika perubahan dan perkembangan. Ada dampak positif, tetapi juga masih ada banyak berbagai kekurangan. Dampak positif yang paling mengemuka adalah adanya kemandirian daerah dalam mengurusi berbagai hal yang menyangkut kepentingan daerah serta makin dekatkanya hubungan antara masyarakat dengan pemerintah daerah sehingga lebih memudahkan proses pelibatan, pembahasan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan daerah. Sedangkan hal-hal yang justru menunjukkan wajah buruk otonomi daerah ialah tak sedikit kepala daerah yang memanfaatkan peluang otonomi daerah dengan menyelewengkan kebijakan sesuai kepentingan politiknya. Ketidaksiapan pemerintah daerah juga tampak ketika secara efektif belum berhasil mewujudkan kesejahteraan rakyat di daerah. Kualitas pelayanan publik, ketertutupan informasi, serta kekurangan menyangkut perwujudan tata kelola pemerintah yang baik masih sangat sering ditemui di banyak daerah. Buruknya pelayanan publik kerap terjadi karena pemerintah daerah belum berani melakukan kerja sama antarpemerintah daerah, swasta, masyarakat, dan pihak luar negeri. Kalaupun ada, kerja sama itupun sifatnya pragmatis. Dalam artian, kerja sama dilakukan dengan meminggirkan potensi daerah dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat di daerah. Sehingga, kuntungan dari kerja sama jenis ini justru tidak kembali ke masyarakat daerah, melainkan lebih besar direngkuh oleh pihak-pihak di luar daerah. Buku ini merupakan referensi penting bagi pemerintah daerah agar dapat memaksimalkan perbaikan daerah dengan pola kerja sama tetap menguntungkan bagi daerah. Buku ini terdiri dari 12 bab. Mulai dari kerja sama antardaerah; kerja sama pemerintahan daerah dengan BUMN/D, swasta, masyarakat; kerja sama pemerintah daerah dengan luar negeri; peningkatan kinerja dan efisiensi pelayanan publik melalui pola kemitraan otonomi daerah; penyertaan modal daerah; evaluasi kinerja proyek untuk kemitraan otonomi daerah; kemitraan bagi pengembangan ekonomi lokal (KPEL); mekanisme operasional dan penyelesaian sengketa kontrak kerja sama; sampai persoalan-persoalan yang lebih teknis seperti penyusunan rencana tindak (action plan)kemitraan antara Pemerintah daerah dengan swasta; perancangan hukum (legal drifting); perancangan kontrak (contract drafting). Buku ini patut dibaca oleh para pengambil kebijakan di daerah, pemerintah daerah, anggota dewan perwakilan rakyat di daerah sampai masyarakat. Buku ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih dalam perbaikan pelaksanaan otonomi daerah.

Manual Akuntansi Keuangan Pemerintah Daerah 2001, Edisi Pertama.
Yogyakarta: BPFE- PPA FE-UGM. Kancil Dan Christina S.T. Kancil (2001). Kitab
Undang-Undang Otonomi Daerah: 1999 - 2001, Kitab 1 [Berisi UU No. 22 1999
Dan Peraturan-Peraturan Penjabarannya] Cetakan I. Jakarta: Penerbit Pradnya
Paramita. ---------- (2001). Kitab Undang-Undang Otonomi Daerah: 1999-2001,
Kitab2 Berisi UU No.25/1999 Dan Peraturan-Peraturan Penjabarannya Cetakan I
. Jakarta ...

Pendidikan Bela Negara Melalui Permainan Kecerdasan Jamak

Pendidikan Bela Negara mutlak diperlukan oleh generasi bangsa Indonesia terutama dalam pendidikan anak usia dikan Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi utama dan kokohnya karakter penerus bangsa, karena pada saat itu anak usia diniÊsedang mengalami proses perkembangan dalam semua aspek kehidupannya terutama mental dan spiritual. Oleh karena itu, merupakan saat yang tepat ketika kita memberikan pendidikan bela negara untuk menanamkan rasa cinta tanah air, toleransi, dan kepedulian terhadap lingkungannya. Permainan kecerdasan jamak menjadi pintu utama dalam menyampaikan pendidikan bela negara karena melalui permainan yang sesuai dengan karakteristik kecerdasan masing-masing anak akan menjadikan pendidikan bela negara yang mereka lakukan dengan rasa gembira, spontan, dan antusiasme yang tinggi. Sehingga mereka tumbuh menjadi generasi emas Indonesia. *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)

... “Pertempuran di Surabaya” Usia : 5-6 tahun Nilai permainan: Anak memahami
bahwa Indonesia merdeka bukan dari hadiah yang diberikan penjajah tapi
karena hasil perjuangan para pahlawan bersatu melawan penjajah. Anak
menghargai jasa-jasa pahlawannya. Tujuan: melatih ketrampilan berbicara,
kekompakan. Alat permainan: Alat permainan yang digunakan adalah tembak
buatan, bambu runcing buatan, kostum pejuang, kostum orang Belanda. Jumlah
pemain: 5 orang.

The Apology of Al Kindy, Written at the Court of Al Mamun (A. H. 215; A. D. 830) in Defense of Christianity Against Islam. with an Essay on Its Age and Authorship Read Before the Royal Asiatic Society

Trieste Publishing has a massive catalogue of classic book titles. Our aim is to provide readers with the highest quality reproductions of fiction and non-fiction literature that has stood the test of time. The many thousands of books in our collection have been sourced from libraries and private collections around the world.The titles that Trieste Publishing has chosen to be part of the collection have been scanned to simulate the original. Our readers see the books the same way that their first readers did decades or a hundred or more years ago. Books from that period are often spoiled by imperfections that did not exist in the original. Imperfections could be in the form of blurred text, photographs, or missing pages. It is highly unlikely that this would occur with one of our books. Our extensive quality control ensures that the readers of Trieste Publishing's books will be delighted with their purchase. Our staff has thoroughly reviewed every page of all the books in the collection, repairing, or if necessary, rejecting titles that are not of the highest quality. This process ensures that the reader of one of Trieste Publishing's titles receives a volume that faithfully reproduces the original, and to the maximum degree possible, gives them the experience of owning the original work.We pride ourselves on not only creating a pathway to an extensive reservoir of books of the finest quality, but also providing value to every one of our readers. Generally, Trieste books are purchased singly - on demand, however they may also be purchased in bulk. Readers interested in bulk purchases are invited to contact us directly to enquire about our tailored bulk rates.

Our readers see the books the same way that their first readers did decades or a hundred or more years ago. Books from that period are often spoiled by imperfections that did not exist in the original.