Sebanyak 2561 item atau buku ditemukan

Kisah Cinta Salman Al-Farisi Sahabat Nabi Muhammad SAW

Sebuah kisah cinta menarik tercatat dalam sejarah hidup seorang shahabat Rasulullah, Salman Al-Farisi. Ia merupakan seorang mantan budak dari Isfahan Persia. Kisah cinta Salman terjadi saat ia tinggal di Madinah setelah menjadi muslim dan menjadi salah satu sahabat dekat Rasulullah. Pada suatu waktu, Salman berkeinginan untuk menggenapkan dien dengan menikah. Selama ini, ia juga diam-diam menyukai seorang wanita salehah dari kalangan Anshar. Namun ia tak berani melamarnya. Sebagai seorang imigran, ia merasa asing dengan tempat tinggalnya, Madinah. Bagaimana adat melamar wanita di kalangan masyarakat Madinah? Bagaimana tradisi Kaum Anshar saat mengkhitbah wanita? Demikian yang dipikirkan Salman. Ia tak tahu menahu mengenai budaya Arab. Tentu saja tak bisa sembarangan tiba-tiba datang mengkhitbah wanita tanpa persiapan matang.

Sebuah kisah cinta menarik tercatat dalam sejarah hidup seorang shahabat Rasulullah, Salman Al-Farisi.

Ar-Rahiq al-Makhtum: Sirah Nabawiyah

Sirah Rasulullah s.a.w. memang tak pernah kering untuk digali dan tak pernah habis untuk ditulis. Para ulama dan sejarawan sudah banyak yang menjelaskan dan meriwayatkan segenap aspek kehidupan beliau, serta setiap peristiwa dan kejadian yang beliau alami. Namun, belum ada di antara karya-karya tersebut yang menjabarkan rekaman kehidupan beliau secara utuh dan lengkap. Buku ar-Rahiq al-Makhtum ini—tak diragukan lagi—adalah sebuah karya masterpiece yang menyajikan perjalanan hidup Nabi Muhammad s.a.w. sejak dilahirkan hingga wafat, dan melukiskan perjuangan beliau dalam menyampaikan risalah Islam secara terinci. Penulisnya —Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri— menyandarkan kajiannya pada riwayat-riwayat otentik dari pelbagai sumber resmi dan sahih. Kekuatan buku ini selain terletak pada kelengkapan dan kesahihan rujukan yang digunakan penulisnya, juga pada gaya tuturnya yang mengalir, tidak berbelit-belit, dan mudah dipahami oleh pelbagai lapisan pembaca, serta pemaparan secara kronologis setiap peristiwa dalam kehidupan Rasulullah. Karya ini akan membawa kita menjelajahi dan menelusuri setiap jejak Rasulullah Muhammad s.a.w. Kita pun seakan dapat melihat secara nyata kehidupan beliau. Sehingga, kita tak hanya dapat memahami perjuangan. -QisthiPress-

... “Di sinilah tempat tinggalku, insya Allah.” Kemudian untuk sementara beliau
pindah ke rumah Abu Ayyub. 1. Membangun Masjid Nabawi Langkah pertama
yang dilakukan Rasulullah setelah itu adalah membangun Masjid Nabawi.
Lokasi yang beliau pilih adalah tempat di mana unta beliau menderum. Beliau
membeli tanah ini dari dua anak yatim pemiliknya, dan beliau terlibat langsung
dalam pembangunannya. Beliau ikut mengusung batu sambil melantunkan syair,
sementara ...

Bunga Rampai Pemikiran Intelektual Muslim Seputar Syariah dan Khilafah:

Intelectual Moeslim Community Jatim

Buku ini adalah upaya para intelektual muslim di jatim untuk menyumbangkan pemikirannya dalam rangka ikut berpartisipasi dalam mencerdaskan umat untuk dijadikan sebuah buku kumpulan tulisan para cendekiawan muslim, semoga semakin bermanfaat dan menginspirasi umat untuk senantiasa menjaga Iman dan Taqwanya kepada Allah SWT.

Kelompok yang sejalan dengan Barat ini kemudian disebut Islam moderat,
sedangkan yang berseberangan dengan kelompok ini disebut Islam garis keras.
Menyikapi isu ini, Mantan Menlu Hassan Wirayuda menyebutkan bahwa Islam
moderat adalah modal dasar bagi Indonesia dalam upaya memperbaiki
hubungan internasional dengan negara-negara Barat. Ketiga: politik pecah-
belah dengan pendekatan stick and carrot. Isu ini digunakan untuk mem-‖peta-
konflik‖-kan umat ...

Konsep Pemikiran Edward L. Thorndike Behavioristik

Penulis : Efendi,S.Pd.I Hal : 212 ISBN : 978-602-6481-01-6 Sinopsis : Adapun kajian tentang belajar itu sendiri, terdapat berbagai pendekatan yang digunakan oleh para ahli pendidikan, di antaranya ada yang mengkaji bagaimana belajar efektif, belajar aktif, belajar yang menyenangkan, teori belajar dan sebagainya. Ruang lingkup kajian tentang teori belajar, terjadi banyak perbedaan pendapat di kalangan para pakar Kita ambil contoh konsep tentang benar dan salah. Aliran behavioristik memandang benar dan salah itu bergantung pada reinforcement (penguat) positif maupun negatif. Artinya jika ada stimulus dan setelah direspon ternyata menimbulkan keenakan, maka tingkah laku itu dikatakan benar, dan jika respon tersebut menimbulkan reinforcement negatif, maka perbuatan tersebut salah. Analisis Komparatif Teori Belajar behavioristik Perspektif Edward L. Thorndike dan Al-Ghazali yang berusaha mengkaji tentang teori belajar behavioristik (tingkah laku). Baik yang klasik maupun kontemporer dengan tidak mengabaikan konsep yang telah ditawarkan oleh pemikir Edward L. Thorndike. Sehingga mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang konsepsi belajar menurut pemikir islam yaitu Al-Ghazali. Sebelum menganalisis lebih jauh tentang teori belajar dalam Islam maupun Barat, peneliti mencoba menganalisis konsep pengetahuan dan konsep manusia dalam pandangan Barat maupun Islam. Sebab kedua konsep tersebut memiliki implikasi yang besar terhadap teori belajar. Dengan kata lain, konsep dan teori belajar erat kaitannya dengan konsep pengetahuan dan manusia. Karena konsep dan teori tersebut berpijak pada asumsi dasar atau pandangan para ahli psikologi tentang konsep pengetahuan sebagai obyek belajar dan manusia sebagai subyek belajar.

Teori ini meliputi tafakur dan ijtihad; dan 3) teori belajar insaniyah yang
mengedepankan aspek afektif, terdiri dari hurriyyah. Masing-masing teori ini
saling terkait dan mendukung karena berpijak dari sumber dan asumsi yang
sama tentang ...

Soekarno Poenja Tjerita

  • ISBN 13 : 9786022912361
  • Judul : Soekarno Poenja Tjerita
  • Pengarang : @sejarahRI,  
  • Penerbit : Bentang Pustaka
  • Klasifikasi : 923.2
  • Call Number : 923.2 @SE s
  • Bahasa : Indonesia
  • Penaklikan : xx,200 hlm;21 cm
  • Tahun : 2016
  • Halaman : 0
  • Ketersediaan :
    2018-36855-0010
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36855-0009
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36855-0008
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36855-0007
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36855-0006
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36855-0005
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36855-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36855-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36855-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36855-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Beasiswa 5 Benua: 100 Kiat Berburu Beasiswa Luar Negeri

  • ISBN 13 : 9786020328911
  • Judul : Beasiswa 5 Benua: 100 Kiat Berburu Beasiswa Luar Negeri
  • Pengarang : A. Fuadi,  
  • Kategori : Learning and scholarship
  • Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
  • Klasifikasi : 378.34
  • Call Number : 378.34 A. b
  • Bahasa : Indonesia
  • Penaklikan : 179 hlm ,;21 cm
  • Tahun : 2016
  • Halaman : 179
  • Halaman : 179
  • Ketersediaan :
    2018-36857-0010
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36857-0009
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36857-0008
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36857-0007
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36857-0006
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36857-0005
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36857-0004
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36857-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36857-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2018-36857-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Etika Politik(CU - Cover Baru)

Pola kenegaraan modern berkembang bersamaan dengan revolusi ekonomi, sosial, dan budaya yang berlangsung di Eropa Barat tiga ratus tahun yang lalu dan mendapat ungkapan yang paling mengesankan dalam perwujudan masyarakat industrial dan pasca-industrial saat ini. Salah satu pertanyaan inti etika politik dewasa ini terkait dengan legitimasi kekuasaan. Klaim-klaim kenegaraan modern yang bercorak multidimensional dan kontroversial menuntut refleksi filosofis atas prinsip-prinsip dasar kehidupan politik, baik dalam dimensi hukum maupun kekuasaan. Analisis inilah yang menjadi tema utama dalam buku Etika Politik ini. Prof. Dr. Magnis-Suseno, SJ dengan lugas membahas pokok-pokok tentang metode etika politik, legitimasi kekuasaan, hukum kodrat dan positivisme hukum, hak-hak asasi manusia, negara dan ideologi, kebebasan dan kesamaan, hingga negara hukum demokratis dengan menyertakan gagasan-gagasan utama dari tokoh-tokoh filsafat politik seperti Aquinas, Hobbes, Locke, Rousseau, Hegel, dan Marx. Relevansi buku ini tidak terbantahkan untuk siapa pun yang ingin memahami persoalan etika dan politik; untuk siapa pun yang ingin memahami masalah masalah-masalah ideologis secara kritis dengan argumen yang dapat dipertanggungjawabkan.

Semua orang hidup sendiri-sendiri, sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan
individual masing-masing. Dengan sangat meyakinkan, Hobbes memperlihatkan
keadaan yang niscaya berkembang antara individu-individu yang tidak sosial,
tidak sedikit pun saling meminati, dan tidak saling percaya. Individu-individu
egois semacam itu senantiasa mesti saling mencurigai. Karena kebutuhan-
kebutuhan mereka harus dipenuhi dalam wilayah dan dari persediaan alamiah
yang sama, ...

Tax Amnesty Itu Mudah

Simulasi dan Praktik Pengampunan Pajak

Banyak keuntungan bisa didapat oleh Wajib Pajak (WP) yang mengikuti Tax Amnesty, antara lain berupa penghapusan pajak terutang, tidak dikenai sanksi administrasi atau pidana, maupun penghapusan PPh Final atas pengalihan harta berupa tanah dan/atau bangunan serta saham. Terhadap WP juga tidak akan dilakukan proses pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan tindak pidana perpajakan, bahkan bisa dilakukan penghentian jika proses-proses tersebut sedang berlangsung. Data yang dilaporkan oleh WP tidak dapat dijadikan dasar pengenaan sanksi, penyelidikan, penyidikan, dan/atau penuntutan tindak pidana apa pun. Pemerintah memberikan kemudahan-kemudahan bagi WP yang ikut Tax Amnesty, berupa pembayaran uang tebusan yang lebih kecil dibandingkan dengan tarif pajak biasa atas harta dan penghasilannya yang diperoleh selama ini. Prosedurnya pun tidak rumit. WP yang berhak mengikuti Tax Amnesty adalah WP yang memiliki kewajiban menyampaikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan, di antaranya WP Orang Pribadi, WP Badan, WP UMKM, dan orang pribadi atau badan yang belum menjadi Wajib Pajak. Buku ini merupakan referensi praktis yang memudahkan WP dalam pemahaman dan pengaplikasian karena menjabarkan dengan jelas mengenai syarat, tahapan, simulasi, praktik, dan keuntungan mengikuti Tax Amnesty. Dalam buku ini juga dijelaskan mengenai siapa saja yang dapat, tidak dapat, bahkan dapat tidak menggunakan haknya untuk mengikuti Tax Amnesty. Menjadi lebih lengkap karena disertai bonus softfile formulir dan peraturan terkait dalam bentuk CD. Selamat memanfaatkan Tax Amnesty! -VisiMedia-

Banyak keuntungan bisa didapat oleh Wajib Pajak (WP) yang mengikuti Tax Amnesty, antara lain berupa penghapusan pajak terutang, tidak dikenai sanksi administrasi atau pidana, maupun penghapusan PPh Final atas pengalihan harta berupa tanah ...

Memahami dan Memaknai Pancasila Sebagai Ideologi dan Dasar

Pancasila merupakan pribadi bangsa yang seharusnya tecermin dalam mental dan perilaku anak bangsa maupun para pemimpin dan negarawan Indonesia. Tetapi pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila di dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara masih jauh dari harapan. Korupsi yang merajalela, meningkatnya kasus narkoba, dan banyaknya tindakan asusila, merupakan bukti bahwa napas dan gerak manusia Indonesia belum sejalan dengan norma fundamental bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Pendidikan formal yang berperan penting untuk menciptakan generasi penerus yang Pancasilais hanya mengajarkan Pancasila sebatas sejarah lahirnya Pancasila serta perilaku baik dan buruk (moral). Pancasila yang terdiri atas lima sila memang mudah untuk dihafalkan, tetapi kemudian muncul pertanyaan: bagaimana mengkonkretkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat Indonesia? Buku ini menguraikan bagaimana memahami dan memaknai kembali Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara agar nilai-nilai luhur bangsa dapat diaktualisasikan dan tecermin dalam perilaku setiap manusia Indonesia yang beriman, bertakwa, bermoral, serta taat dan patuh terhadap aturan yang telah disepakati.

Pemerintahan negara Nilai-nilai yang harus tertanam dan terus ditingkatkan
dalam diri setiap aparatur pemerintahan negara, yang dalam melaksanakan
fungsinya melekat nilai-nilai juang, terkait dengan tiga prinsip utama, yaitu: 1)
Clean ... Setidaknya terdapat lima prinsip dari good governance yang harus
diperhatikan dan dilaksanakan oleh setiap pemimpin penyelenggara negara,
yaitu: a) Akuntabel b) Transparan c) Keterbukaan d) Sesuai dengan aturan e)
Kepekaan terhadap ...

Cepat Kuasai IPS SMA/MA Sistem Kebut Semalam Sejarah, Geografi, Ekonomi, & Sosiologi (Edisi Revisi)

Semua mata pelajaran tersebut dirangkum menjadi SATU BUKU lengkap dan mudah dipahami Mencakup semua materi kelas 10, 11, 12 SMA dan dilengkapi materi yang tidak diajarkan di sekolah dan rumus-rumus singkat, gambar-gambar, serta pengerjaan dan pembahasan soal secara cepat dan tepat.

Ternate Tidore • Kerajaan Ternate dan Tidore pernah diadu domba oleh Spanyol
dan Portugis. • Raja yang memerintah: Ternate, dipimpin oleh Sultan Hairun (
gagah berani mengusir Portugis), Sultan Baabullah (menjadi pemimpin dalam
perlawanan terhadap Maluku), Tidore, dipimpin oleh Sultan Nuku (berjuang
melawan Belanda). • Dalam kehidupan ekonomi, Ternate ... pasar Eropa (pala
dan cengkeh). • Secara sosial, pernah terdapat pertentangan antarpemeluk
agama, yaitu ...