Sebanyak 2540 item atau buku ditemukan

Makro ekonomi Indonesia

perkembangan terkini dan prospek 2005, analisis perkembangan sektor pertanian, analisis transaksi berjalan, model makro ekonomi Indonesia

perkembangan terkini dan prospek 2005, analisis perkembangan sektor
pertanian, analisis transaksi berjalan, model makro ekonomi Indonesia Y. B.
Kadarusman, Silvia Mila Arlini, Bernadetta Dwi Suatmi ...

Aspek-aspek hukum perbankan di Indonesia

Legal aspects of banks and banking in Indonesia.

1 994. Aneka Hukum Bisnis. Bandung: Alumni. M. Dawam Rahardjo, et.al. 1995.
Bank Indonesia: Dalam Kilasan Sejarah Bangsa. Jakarta: LP3ES. Muhammad
Djumhana. 1993. Hukum Perbankan di Indonesia. Bandung: Alumni. Munir Fuadi
.

Intisari Pengetahuan Sosial Lengkap (IPSL) SMP

Peninggalan peradaban Babylonia Baru adalah Gerbang Ishtar (pintu masuk
kota), Kuil Dewa Marduk, dan Taman Gantung Babylon. Di bidang matematika ...
Sistem kepercayaan masyarakat lembah Sungai Indus bercorak politeisme.

Tasawuf Sebagai Kritik Sosial

Mengedepankan Islam Sebagai Inspirasi, Bukan Aspirasi

Buku ini adalah refleksi dari upaya memperkuat pola pikit tawassuth (moderat), tawazun (keseimbangan), i'tidal (jalan tengah), dan tasamuh (toleran) dalam Islam. Islam selama ini dilekatkan dengan segenap aksi kekerasan dan anarkisme. Adalah sesuatu yang memprihatinkan bagi kita apabila ada sekelompok umat Islam yang mengangkat simbol-simbol Islam untuk membenarkan aksi kekerasan dan perusahaan terhadap sarana publik dan tempat ibadah. Buku ini menunjukkan sesuatu yang kurang diperhatikan dan bahkan diabaikan dalam perbincangan tentang Islam akhir-akhir ini di Indonesia. Maraknya sejumlah aksi intimidasi, pemaksaan, dan kekerasan yang membawa nama Islam, mengukuhkan kenyataan bahwa etika dan moralitas sudah terlepas jauh dari pengalaman keagamaan umat. [Mizan, Pustaka, Referensi, Agama, Islam]

Buku ini adalah refleksi dari upaya memperkuat pola pikit tawassuth (moderat), tawazun (keseimbangan), i'tidal (jalan tengah), dan tasamuh (toleran) dalam Islam.

Pengantar ilmu sejarah

JANGAN terkejut, kalau dalam Studium General (Kuliah Umum; Latin studium, Prancis kuno general) yang pertama di Jurusan Sejarah (bahasa Arab syajara berarti terjadi, syajarah berarti pohon, syajarah an-nasab berarti pohon silsilah; bahasa Inggris history, bahasa Latin dan Yunani historia, bahasa Yunani histor atau istor berarti orang pandai) yang juga dihadiri mahasiswa tahun pertama, gambaran Anda tentang sejarah tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kuliah semacam itu memang tidak dimaksudkan untuk memberi penjelasan tentang sejarah pada umumnya. Dosen yang memberi kuliah lebih menyesuaikan diri dengan harapan teman-temannya sendiri daripada dengan tuntutan mahasiswa baru yang masih perlu penerangan. Misalnya, dosen itu mempunyai keahlian American Studies dengan kekhususan Sejarah Hubungan Internasional, dan ia akan menjelaskan tentang sikap Amerika terhadap penyerbuan Jepang ke Cina sebelum Perang Dunia II. Amerika yang juara dalam menentang penjajahan, ternyata bersikap diam dalam soal ini. Alasan yang dikemukakan Amerika ialah Jepang tidak merupakan bahaya yang jelas dan langsung. Alasan lain ialah anggota militer Jepang yang sedikit akan terserap oleh rakyat Cina yang banyak itu. Yang ingin disampaikan dalam kuliah itu sebenarnya ialah watak diplomasi Amerika yang selalu mengutamakan kepentingan nasionalnya, meskipun dikemas dengan retorika menegakkan kemerdekaan. Kuliah itu justru meresahkan mahasiswa baru, karena sejarah yang diberikan tidak seperti yang diajarkan di sekolah. Pengalaman sehari-hari juga tidak banyak menolong. Amerika dikenal lewat bintang film, basketball dan football; Jepang dikenal lewat turisme, motor-motor Honda-Suzuki, Yamaha di jalan dan film-film cartoon; dan Cina dikenal lewat cerita silat, baterai, dan merek handuk. Rupanya pelajaran di sekolah dan pengalaman modern melalui teknologi tidak ada gunanya. Jangan terburu-buru mengambil kesimpulan! Baik pelajaran maupun pengalaman ternyata penting untuk Ilmu Sejarah. Pelajaran di sekolah setidaknya mengajarkan fakta sejarah dan pengalaman akan membuat orang lebih bijaksana, dua hal yang sangat penting bagi sejarawan. [Mizan, Bentang, Sejarah, Referensi, Indonesia]

Tuhan menugaskan bangsaJerman sebagai sarana pembebasan manusia. Marx
memakai dialektika Hegel,tetapi tanpa Tuhan dansebagai sarana pembebasan
manusiaadalah proletariat. Sementara itu,Nietzsche mengajukan filsafat ...

Dasar-dasar Ilmu Politik - HC,Ed. Revisi

politik semata-mata. llmu hukum tidak melihat manusia sebagai makhluk yang
terpengaruh oleh faktor sosial, psikologi, dan ... sebagai suatu badan hukum
atau Rechtspersoon (juristic person), seperti misalnya suatu Perseroan Terbatas
(PT).

Sejarah nasional Indonesia: Zaman pertumbuhan dan perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia

Indonesian history.

Kebudayaan. Islam. A. Saluran-Saluran. Islamisasi. 1. Golongan Pembawa dan
Penerima Islam Dalam uraian-uraian terdahulu telah disinggung sedikit hal-hal
yang berhubungan dengan saluran islamisasi. Namun, agar kita mengetahui ...

Sejarah Bangsa Israel dalam Bibel dan Al-Quran

“Proyek Fatoohi dan Al-Dargazelli bisa disebut sebagai Islamic archaeology, sebagai tandingan dari Biblical archaeology.” —Nahyan Fancy, Ph.D. Dosen Jurusan Sejarah Universitas DePauw, Indiana, AS “Fatoohi dan Al-Dargazelli memulai penelitian dengan keyakinan bahwa Al-Quran adalah firman Tuhan, sehingga hanya memuat informasi akurat tentang peristiwa-peristiwa historis. Oleh karena Eksodus Bani Israel telah mendapat banyak perhatian dari para pakar Bibel, Fatoohi dan Al-Dargazelli juga berusaha mengajukan pandangan alternatif berdasarkan informasi Al-Quran tentang Eksodus, dan mempertahankan bahwa klaim mereka itu akurat dan konsisten dengan penemuan-penemuan arkeologis dan historis terkini. Saya setuju bahwa kesimpulan mereka lebih rasional dan memaparkan sejarah Eksodus secara jauh lebih baik ketimbang kesimpulan-kesimpulan sebelumnya.” —Nahyan Fancy, Ph.D. Dosen Jurusan Sejarah Universitas DePauw, Indiana, AS “Peristiwa-peristiwa yang berlangsung pada masa Musa banyak dijumpai dalam Bibel maupun Al-Quran. Dengan demikian, sejarah bangsa Ibrani di Mesir Kuno memuat titik-titik temu yang paling meyakinkan di antara umat Yahudi, Kristen, dan Muslim. Sejarah bangsa Ibrani di Mesir secara sangat sempurna menggambarkan kesesuaian antara ilmu pengetahuan modern dan Kitab-Kitab Suci.” —dr. Maurice Bucaille, penulis Firaun dalam Bibel dan Al-Quran Pelajaran terpenting yang bisa kita peroleh dari Fatoohi dan Al-Dargazelli adalah cara memformulasikan pertanyaan atau teka-teki ilmiah dalam kerangka Islamic science. Sebagai contoh, setelah membaca kisah Eksodus dalam Al-Quran, kita bertanya-tanya tentang identitas Firaun yang tewas dalam Eksodus, seperti: Apakah pada masa hidup Musa ada dua Firaun atau hanya satu? •Berapa lama Firaun masa Musa itu hidup? •Benarkah dia tenggelam di Laut Merah? •Apakah tubuhnya pernah ditemukan, artinya apakah dia dimumikan, ataukah tubuhnya tidak ditemukan di antara mumi-mumi Firaun? Fatoohi dan Al-Dargazelli memformulasikan dan menjawab semua pertanyaan itu menggunakan Al-Quran. Dan dalam prosesnya, mereka mendemonstrasikan bagaimana sejarah dan arkeologi yang eksternal dan empiris dapat diselaraskan dengan ajaran Al-Quran dan Islam secara umum. “Dalam Bab Tujuh, Fatoohi dan Al-Dargazelli mencoba menetapkan identitas Firaun Eksodus. Mereka menunjukkan bahwa dalam Al-Quran, Firaun Eksodus adalah Firaun yang berkuasa pada masa Musa lahir. Tambahan, dengan hanya menggunakan Al-Quran, mereka menetapkan bahwa Firaun itu pastilah berkuasa sangat lama (paling tidak mulai masa kelahiran Musa hingga saat Firaun tewas di Laut Merah). Barulah setelah itu mereka meninjau catatan-catatan historis dan arkeologis untuk mengidentifikasi Firaun yang berkuasa lama itu. Kemungkinan dapat dipersempit hingga Rameses II, yaitu dengan menggunakan kisah Yusuf dalam Al-Quran dan materi historis lainnya.” —Nahyan Fancy, Ph.D. [Mizan, Mizania, Referensi, Sejarah]

"Israelisasi agama" yang sistematis ini berjalan bersamaan dengan "Israelisasi
Tuhan" itu sendiri. Salah satu contoh yang jelas adalah penekanan pada
penggambaran Allah, atau Yahweh, sebagai "Tuhan Bani Israel," tetapi bukan
Tuhan ...