Sebanyak 235 item atau buku ditemukan

Indeks Kemandirian Desa

Metode, Hasil, dan Alokasi Program Pembangunan

Di banyak negara-termasuk di Indonesia persoalan penting bukan pada kekurangan melainkan kesenjangan pengorganisasian data. Penyusunan data dalam Indeks Kemandirian Desa (IKD) disusun untuk mengukur hasil pembangunan sesuai amanat UU 6/2014 tentang Desa. Hailnya berupa pengukuran kemandirian desa menurut dimensi kemampuan sendiri, tanggungjawab bersama, dan keberlanjutan. Rincian indicator dikelompokkan menurut aspek kebutuhan dasar, pemerintahan desa, dan daya saing ekonomi. Buku ini menunjukkan sektor-sektor inti dan tambahan bagi pembangunan desa. Tingkat kemandirian desa berikut kebutuhan program pembangunan desa dirinci berdasarkan provinsi, tipologi kewilayahan, dan sektoral. Evaluasi kondisi masyarakat masa kini dapat digunakan untuk perbaikan perencanaan pembangunan desa dalam jangka menengah dan jangka panjang.

Penyusunan data dalam Indeks Kemandirian Desa (IKD) disusun untuk mengukur hasil pembangunan sesuai amanat UU 6/2014 tentang Desa.

Lobu Tua Sejarah Awal Barus

Situs Lobu Tua merupakan salah satu situs kota kuno daerah Barus, Provinsi Sumatra Utara, dan pernah dihuni antara akhir abad ke-9 hingga awal abad ke-12 Masehi. Buku ini bertujuan menunjukkan betapa pentingnyaperanan Barus dalam sejarah kuno Nusantara. Selain memuat hasil-hasil penelitian aekeologi mengenai benda-benda yang ditemukan di situs Lobu Tua, diperkenalkan juga penelitian tentang sumber-sumber kuno berkenaan dengan Barus, termasuk sebuah prasasti berbahasa Tamil, sebuah teks berbahasa Armenia, dan beberapa sumber Tionghoa. Buku ini juga memuat sumbangan artikel mengenai kamper dan kemenyan yang dahulu menjadi sumber kekayaan Barus.

Tempat asal tembikar Dunia Islam biasanya sukar diidentifikasi, terutama karena
pembuatnya sering berpindah dari satu ... Fribourg, Office du Livre, 1985: 37;
Dominique & Janine Sourdel, La civilisation de l'islam classique [Peradaban
Islam ...

Catatan Pinggir Sejarah Aceh

Perdagangan, Diplomasi, dan Perjuangan Rakyat

On history of Nanggroe Aceh Darussalam.

Manusia sempurna harus dapat fana atau hapus daripada keduniawian, dalam
arti bahwa jiwa harus menaklukan segala hawa nafsunya. Manusia harus dapat
sampai kepada fana al fana, yaitu “tersandra” daripada segala bukan Yang
Mutlak, di mana batasan antara khalik dan makhluk terlah terhapus. Ajaran
wujudnya yang heterodoks itu bercirikan segala sesuatu adalah Tuhan atau
bersifat pantheistis-monistis seperti halnya agama Siwa (Ciwa) dan Budha
Mahayana yang telah ...

Sejarah Kesusastraan Melayu Kelasik

Seperti dapat langsung dikenali dari judulnya, Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik ini memperkenalkan, mendokumentasikan, dan membahas berbagai naskah, sumber, pertumbuhan, demografi, dan berbagai pemikiran mengenai kesusastraan Melayu klasik, sehingga kita dapat mengenali kehidupan, problema, dan dinamika masyarakat Melayu yang harus diakui, hingga kini bukan hanya relevan tetapi makin penting untuk dipahami dan dihargai. Penjelasan menarik tentang kesusastraan rakyat, epos India dan wayang, cerita dari jawa, sastra zaman peralihan Hindu-Islam, kesusastraan zaman Islam, cerita berbingkai, sastra kitab, sastra sejarah, undang-undang Melayu lama, serta pantun dan syair dalam buku ini mendorong kita untuk memahami kekhasan tata hidup dan cara pandang masyarakat yang melahirkannya, sambil menimba kebijaksanaan dan berkaca pada keuniversalan pengalaman di dalamnya. Buku ini membawa kita ke masa lalu, dan dengan menikmati panorama latar manusianya yang tersebar luas serta mengarungi kedalaman pesan yang bagaimanapun menantang kematangan dan keragaman kemanusiaan kita, kita dimampukan untuk mengelola dan menghayati kehidupan masa kini. --Prof. Riris k. Toha-Sarumpaet, Ph. D.

Kerajaan kecilkecil banyak terdapat di bagian utara Malaya, misalnya
Langkasuka dan lain-lain tempat. Sesudah agama Buddha muncul di India, lebih
banyak lagi orang India yang mengunjungi atau singgah di daerah Alam Melayu.
Agama Buddha tidak mengenal kasta, jadi penganutpenganutnya tidak takut
bergaul rapat dengan bangsa-bangsa lain. Lagi pula, penganutnya juga
mempunyai semangat pendeta yang luar biasa: suka menyebarkan agamanya
ke manamana saja.

Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya Pemberdayaan

Panduan Bagi Praktisi Lapangan

Buku karya Britha Mikkelsen ini dapat dibaca sebagai mansukan alternatif mengenai metode penelitian model apa yang kiranya memadai dan dapat dipercaya dalam meneropong realitas masyarakat sedekat mungkin, yang pada gilirannya memberi arah pada kegiatan pembangunan masyarakat serta upaya-upaya pemberdayaannya secara tepat dan guna sasaran.Dari pengalaman beberapa dasawarsa terakhir menjadi nyatalah bahwa pendekatan kebijakan dari atas ke bawah (top-down policy) tidak selalu menggembirakan, penuh kebocoran, dan bias.Metode Penelitian Partisipatoris, yang merupakan konsep alternatif itu, kini makin menemukan momentumnya. Tetapi persetujuan kita pada metode ini, belum membuktikan apa-apa, sebab tanpa alat-alat analisis yang cukup dan indikator yang sahih, kita mudah jatuh lagi pada "kebiasaan lama".Pendidikan yang diterima para praktisi riset pembangunan tidak selalu mempersiapkan mereka dengan alat dan sasaran serta metode yang memadai untuk studi dan penelitian lapangan dimana mereka bekerja. Sering metode yang mereka pakai sudah ketinggalan, sehingga tidak cocok lagi. Perjalanan waktu menambah lagi pertanyaan-pertanyaan baru sehingga banyak metode penelitian tampaknya terus tercecer di belakang. Oleh karena itu, pendekatan partisipatoris yang dipaparkan secara cukup rinci di dalam buku ini semoga dapat memperkaya metode penelitian dalam masing-masing disiplin ilmiah yang sudah kita kenal. Buku Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya Pemberdayaan: Panduan bagi Praktisi Lapangan sangat bermanfaat bagi pelbagai kelompok dan perorangan yang menaruh minat pada bidang penelitian dan pekerjaan lapangan dalam studi pembangunan.​

Buku Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya Pemberdayaan: Panduan bagi Praktisi Lapangan sangat bermanfaat bagi pelbagai kelompok dan perorangan yang menaruh minat pada bidang penelitian dan pekerjaan lapangan dalam studi pembangunan ...

Metode Penelitian Kesehatan

Metode Ilmiah Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Edisi Revisi)

Buku ini terdiri atas 2 bagian yaitu Bagian I berisi Metodologi Penelitian Kesehatan dan Bagian II yang menerapkan Metode Ilmiah untuk Panduan penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Bagian I berisi sembilan bab yaitu, Metode Ilmiah, Metodologi Penelitian Kesehatan, Keterkaitan Judul dengan Bab-bab Penelitian, Desain dalam Penelitian Kesehatan, Sampel Penelitian Kesehatan, Pengumpulan Data Kualitatif dan Kuantitatif, Pengolahan dan Analisa Data Kualitatif dan Kuantitatif, Validitas, Reabilita dan Objektifitas dalam Penelitian, dan Pembahasan Sebab Akibat. Keunikan dari buku ini terletak pada Bab III Bagian I yaitu Keterkaitan Judul dengan Bab-Bab Penelitian. Tiap-tiap universitas, fakultas, sekolah tinggi, bahkan program studi mempunyai format tersendiri dalam penulisan skripsi, tesis dan disertasi yang mungkin berbeda dari apa yang dibahas dalam Bab III Bagian I tersebut. Hal ini bukan merupakan halangan untuk mempelajari buku ini, dari mana diharapkan agar pembaca sebagai pembimbing, penguji dan mahasiswa yang dibimbing serta peneliti mengerti tujuan dan memanfatkan Keterkaitan tersebut. Buku ini membahas kualifikasi atau kompetensi yang ingin dicapai untuk masing-masing gelar kesarjanaan yang berpedoman kepada KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) yaitu Level 6 bagi Kualifikasi S1 (Sarjana) yang menghasilkan Skripsi, Level 8 bagi S2 (Magister) yang menghasilkan Tesis, dan Level 9 bagi S3 (Doktor) yang menghasilkan Disertasi, yang contoh-contohnya dijelaskan dan dibahas pada Bagian II, yang merupakan penerapan metodologi yang tetulis pada Bagian I dari buku ini. Dengan demikian, buku ini tidak hanya untuk mempelajari metodologi penelitian, namun juga sebagai pedoman penulisan skripsi, tesis, dan disertasi.

Buku ini terdiri atas 2 bagian yaitu Bagian I berisi Metodologi Penelitian Kesehatan dan Bagian II yang menerapkan Metode Ilmiah untuk Panduan penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi.

Pengantar Perpajakan

... yakni kewajiban mendaftarkan di Kantor Pelayanan Pajak untuk mendapatkan
NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Selanjutnya selama kegiatan bisnis
berlangsung timbul berbagai kewajiban perpajakan di satu pihak dan hak
perpajakan ...

Membangun visi bersama

aspek-aspek penting dalam reformasi pendidikan

aspek-aspek penting dalam reformasi pendidikan Isjoni Ishaq. Bila semua
komponen ... Tugas mulia untuk mencer- daskan bangsa melalui pendidikan
bermutu, mesti melekat pada masing-masing komponen pesekolahan. Apa yang
menjadi ...

Membangun di Atas Puing Integritas

Belajar dari Universitas Indonesia

UI selama Sejarah hidupnya adalah mercusuar kemandirian moral yang tegar berdiri dalam kegelapan masa apa pun, diterjang angin topan perlawanan sedahsyat apa pun. Karena UI diisi oleh keberanian moral membangun masyarakat yang demokratis dan ia mampu bersaing secara global. Oleh karena itu, marilah kita berpegang teguh pada prinsip moral sivitas akademika kita, bahwa almamater kita "Universitas Indonesia is not for sale!" (Emil Salim) Salah satu kekuatan utama rektor UI Prof. Dr. Gumilar Somantri adalah uang. Berbeda dengan para rektor sebelumnya. Gumilar berposisi sebagai pemimpin UI yang memiliki kendali atas uang triliunan rupiah. Dengan kekuasaan itulah, Gumilar menjelma menjadi penguasa yang dapat membeli loyalitas, mendanai berbagai proyek mewah yang membangun keharuman namanya, atau juga memperkaya dirinya dan orang-orang kepercayaannya. ... (Ade Armando).

Salah satujalan untuk membentukwarganegara adalah melalui pendidikan.
Itulah mengapa sejak kebangkitan negara-bangsa, penyelenggaraan
pendidikan merupakan tugas konstitusional. Jelaslah pula bahwa pendidikan
senantiasa ...

Membangun format baru otonomi daerah

Penyebab ketiga ialah lemah atau tiadanya pelaksanaan sanksi atau penegakan
hukum terutama sehubungan dengan pelbagai pelanggaran, termasuk
pelanggaran-pelanggaran besar, selama kampanye Pemilihan Umum 1999.
Bentuk-bentuk pelanggaran sudah terjadi sejak awal proses Pemilihan Umum
1999. Ada pendaftaran pemilih fiktif dan/atau ganda, kampanye terselubung,
pelayanan diskriminatif, "pencurian start kampanye," penyulitan atau penolakan
terhadap ...