JV U XX Jerdata KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA Kitab Undang-
undang Hukum Perdata yang memuat 1993 p ini merupakan seperangkat
peraturan hukum perdata yang terbagi i 4 (empat) buku, yaitu tentang orang, ...
Apakah tidak belajar dari bencana alam sebelumnya? Bukan Prioritas Direktur
Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum Imam Ernawi
mengakui, pembuatan rencana tata ruang o' wilayah (RTRW) oleh pemerintah
provinsi, ...
Panduan Menjadi Teknisi Komputer Penulis: Ahmad Yani Penyunting: Fuad
Izzudin Pendesain sampul: Ug't Penata letak: Andry Diterbitkan pertama kali oleh
: Penerbit PT Kawan Pustaka Redaksi: Jl. H. Montong No. 57, Ciganjur,
Jagakarsa ...
... Rasulullah, tidak juga jihad di jalan Allah?” Beliau menjawab, “Tidak juga jihad
di jalan Allah. Kecuali seseorang yang berangkat membawa diri dan hartanya
lalu tidak ada sesuatu pun yang kembali darinya.” (Bukhari dan Abu Daud) ...
Demikian halnya dengan riwayat yang dibawa oleh Abdullah bin Umar, “
Sesungguhnya puasa yang paling disukai Allah adalah puasanya Nabi Daud,
dan shalat yang paling disukai adalah shalatnya Nabi Daud. Beliau tidur
separuh malam ...
Pendekatan partisipatif dalam pembangunan sosial telah lama dikenal dan digunakan setelah pendekatan dari atas (top-down) yang dinilai tidak mampu mengembangkan masyarakat untuk berkembang mandiri dan memenuhi kualitas hidup yang diharapkan. Pendekatan bottom upselanjutnya juga mendorong berkembangnya partisipasi dan kerja sama multipihak dalam melaksanakan program pembangunan sosial. Bagaimana sebuah program yang dirancang partisipatif dan kerja sama multipihak juga dievaluasi secara partisipatif? Evaluasi program di tingkat komunitas penting dipahami dari aspek sosiologis, karena pendekatan pembangunan yang bertumpu pada komunitas (community based development) adalah kunci keberhasilan program pembangunan sosial. Model EFPPS (Evaluasi Formatif Program Pembangunan Sosial) dikembangkan untuk mengevaluasi sebuah program yang sedang berjalan dan bertujuan untuk memberi masukan bagi implementasi program pada tahap selanjutnya. Buku ini memberi pengetahuan bagi para peneliti maupun berbagai pihak implementator program untuk melakukan evaluasi secara partisipatif dan aplikatif, sehingga tujuan program pembangunan sosial untuk mencapai keberlanjutan dapat tercapai secara maksimal. Kelebihan dari buku ini adalah bagaimana evaluasi dilakukan dengan mengolah berbagai informasi dari berbagai sudut pandang para pemangku kepentingan yang terlibat di dalam program, baik pihak pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, maupun swasta (korporasi), bahkan oleh warga komunitas yang menjadi sasaran dari program itu sendiri. Masukan yang diperoleh dari berbagai pihak dalam evaluasi partisipatif seperti ini diharapkan dapat lebih meningkatkan dukungan bagi keberlanjutan program, dan pada akhirnya meningkatkan kebermanfaatan program yang dikembangkan
Bagian ketiga uraian tentang pembelajaran dari aplikasi model EFPPS serta
perbaikan model ini. BAB 2 MODEL EVALUASI FORMATIF PROGRAM
PEMBANGUNAN SOSIAL (EFPPS) Bab. 2Fox, Martin & Green (2007). 12 Sulastri
Sardjo ...
milihan Umum yang baru, agar supaya lekas bisa diadakan Pemilihan Umum
baru bagi parlemen baru yang di dalamnya golongan fungsional masuk. Dus,
sebelum saya melawat keluar negeri, insya Allah swt. saya akan mengadakan ...