Sebanyak 35 item atau buku ditemukan

Logika Agama

Kedudukan Wahyu & Batas-Batas Akal dalam Islam

Buku ini menyajikan pemahaman yang seimbang seputar kedudukan wahyu pada satu pihak, dan peranan akal dalam membangun sikap keberagamaan yang benar pada pihak lain. Kemungkinan apa saja yang bisa dijangkau akal untuk mempertemukan tuntunan agama pada satu pihak dan tuntutan zaman pada pihak lain. Buku ini merekam gejolak pemikiran M. Quraish Shihab muda ketika sedang menuntut ilmu di Universitas Al- Azhar, Kairo, Mesir. Di dalamnya dibicarakan tentang: perubahan dan evolusi, Islam dan akal, serta jalan pencerahan diri.

Buku ini merekam gejolak pemikiran M. Quraish Shihab muda ketika sedang menuntut ilmu di Universitas Al- Azhar, Kairo, Mesir. Di dalamnya dibicarakan tentang: perubahan dan evolusi, Islam dan akal, serta jalan pencerahan diri.

Tafsir Al-Mishbah

pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur'an

Interpretation of the al-Qur'an.

Jilbab, Pakaian Wanita Muslimah

Pandangan Ulama Masa Lalu dan Cendikiawan Kontemporer

M. Quraish Shihab berusaha membentangkan aneka pendapat, baik pandangan ulama terdahulu yang terkesan ketat maupun cendekiawan kontemporer yang dinilai longgar mengenai jilbab. Penulis menghidangkan dalil dan argumentasi masing-masing pendapat seobjektif mungkin, sesuai nalar dan pertimbangan penulis, dengan harapan kita dapat memahami jalan pikiran semua pihak dan tidak saling mengafirkan dan tuduh-menuduh antar-kita. Yang terpenting, buku ini mengungkapkan hal-hal yang perlu diperhatikan agar pakaian dan tingkah laku tidak bertentangan dengan nilai-nilai dan ajaran Islam.

Mukjizat Al-Quran

Ditinjau dari Aspek Kebahasaan, Aspek Ilmiah, dan Pemberitaan Gaib

“… buku ini telah membuka mata dan hati pembaca untuk memahami bahwa kandungan Al-Quran sangat luas dan dalam.” —Panji Masyarakat, 12 Mei 1997 “… keberadaan buku ini sangat signifikan, mengingat masih langkanya buku berbahasa Indonesia yang mengungkapkan sisi-sisi kemukjizatan Al-Quran secara memadai dan mendalam…. Bahasanya yang mudah dicerna, dan kalimatnya yang indah, memungkinkan buku ini bisa dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat.” —Gatra, 24 Mei 1997 “Selain berisi serangan dan jawaban sistematis atas pandangan para pengamat Barat, seperti Richard Bell, John Wansbrough, Ignaz Goldziher, buku ini juga dilengkapi dengan 21 ilustrasi menarik.” —Paron, 24 Mei 1997 “Melalui buku ini, Quraish Shihab ingin menolak serangan orientalis terhadap Al-Quran.” —Kompas, 15 Juni 1997 [Mizan, Pustaka, Referensi, Agama, Islam]

Petunjuk - petunjuknya — lebihlebih dalam aspek ekonomi , politik , sosial , dan
budaya — tidak mementingkan nama atau bentuk lahirnya , tetapi mengarah
kepada jiwa dan substansi yang mengantar manusia dan masyarakat menuju ...

Lentera Al-Quran

Kisah dan Hikmah Kehidupan

Hati—seperti diisyaratkan oleh akar kata bahasa Arab-nya, qalaba (berarti ‘membalik’)—mudah berubah-ubah. Dengan kata lain, hati berpotensi untuk berbolak-balik, yaitu di satu saat merasa senang dan di saat lain merasa susah, atau suatu kali mau menerima dan suatu kali menolak. Hati memang tidak konsisten, kecuali yang memperoleh bimbingan Al-Quran. Dari sinilah, lentera Al-Quran diperlukan bagi hati manusia. Lentera Al-Quran adalah sekumpulan tulisan yang memiliki kekayaan topik beraneka ragam karya seorang pakar tafsir terkemuka Indonesia, Dr. M. Quraish Shihab. Ditulis dengan gaya bahasa populer dan enak dibaca, buku ini diharapkan dapat membantu pembacanya untuk meraih cahaya Al-Quran guna menerangi hati yang gundah, gelisah, dan tidak memiliki kejelasan arah. Penulis berupaya mengangkat topik-topik aktual dan hangat yang beredar di dalam masyarakat, untuk kemudian dibahasnya secara jernih dengan menjadikan Al-Quran sebagai rujukan utamanya. [Mizan, Pustaka, Referensi, Agama, Islam]

Adalah suatu kekeliruan jika mengingkari pentingnya pakaian , tetapi lebih keliru
lagi yang tidak selektif dalam memilih pakaian yang sesuai dengan kondisi
sosial , ekonomi , dan budaya masyarakat . Namun demikian , sangat keliru
mereka ...

"Membumikan" Al-Quran

Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat

Apabila Anda membaca Al-Quran, maknanya akan jelas di hadapan Anda. Tetapi, bila Anda membacanya sekali lagi, Anda akan menemukan pula makna-makna lain yang berbeda dengan makna sebelumnya. Demikian seterusnya, sampai-sampai Anda dapat menemukan kata atau kalimat yang mempunyai arti bermacam-macam, yang semuanya benar atau mungkin benar. Ayat-ayat Al-Quran bagaikan intan: setiap sudutnya memancarkan cahaya yang berbeda dengan apa yang terpancar dari sudut-sudut lainnya. Dan tidak mustahil, bila Anda mempersilakan orang lain memandangnya, ia akan melihat lebih banyak ketimbang apa yang Anda lihat. `Abdullah Darraz Buku ini adalah karya seorang pakar tafsir dan ilmu-ilmu Al-Quran dalam upaya kerasnya memancarkan kilau cahaya sudut-sudut penting "intan" yang dikandung Al-Quran. Berasal dari enam puluh lebih makalah dan ceramah yang pernah disampaikan oleh penulisnya pada rentang waktu 1975 hingga 1992, tema dan gaya pembahasan buku ini terpola menjadi dua bagian. Di bagian pertama, secara efektif dan efisien, penulis menjabarkan dan membahas pelbagai "aturan main" berkaitan dengan cara-cara memahami Al-Quran. Di bagian kedua, secara jenial, penulis mendemonstrasikan keahliannya dalam memahami, sekaligus juga mencarikan jalan keluar bagi, problem-problem intelektual dan sosial yang muncul di dalam masyarakat dengan berpijak pada "aturan main" Al-Quran. Meskipun belum semua problematik di seputar studi-studi Al-Quran, keislaman, dan kemasyarakatan terungkap secara menyeluruh, namun buku ini diharapkan dapat mengantarkan para peminat studi Al-Quran pada khususnya dan studi keislaman pada umumnya untuk melangkah lebih jauh dan terarah. Sebuah buku penting dan langka di bidangnya serta ditulis oleh seorang pakar yang juga langka di bidangnya. [Mizan, Pustaka, Referensi, Agama]

Apabila Anda membaca Al-Quran, maknanya akan jelas di hadapan Anda.

Fatwa-fatwa M. Quraish Shihab

Seputar ibadah mahdah

Peranan saya sebagai penulis lebih banyak dalam bentuk menata atau bahkan
menghidangkan kembali apa yang terserak dalam sekian banyak kitab karya
para ulama terdahulu dan/atau kontemporer, yang saya nilai wajar untuk ...

"Membumikan" Al-Quran

fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat

Study of Koran hermeneutics.

Untuk membuktikan apa yang disampaikan oleh Al-Quran seperti yang disebut di
atas, maka di celah-celah redaksi mengenai butir-butir tersebut, ditemukan
mukjizat Al-Quran seperti yang pada garis besarnya dapat terlihat dalam tiga hal
pokok: 1. Susunan redaksinya yang mencapai puncak tertinggi dari sastra
bahasa Arab. 2. Ilmu pengetahuan dari berbagai disiplin yang diisyaratkan- nya.
3. Ramalan-ramalan yang diungkapkan, yang sebagian telah terbukti
kebenarannya.