Puasa (shaum) adalah beribadah kepada Allah SWT dengan menahan diri dari makan dan minum serta seluruh yang membatalkannya sejak terbit fajar sampai terbenam matahari. Ia merupakan rukun Islam yang ke 3 setelah shalat. Puasa memiliki banyak kandungan manfaat bagi spiritual dan raga manusia, karena ia adalah olah rohani aktif dan olah raga pasif (diet) dari berbagai macam makanan. Inilah perjuangan seorang muslim dalam menempa diri dari segala macam keburukan dan kejahatan jiwa, hingga ia menjadi suci dan bersih kembali seperti anak yang baru dilahirkan ibunya dan juga menjadi prosesi pembersihan darahnya dari segala macam toksin yang menjangkiti sel tubuhnya. Bahkan, dunia medis mengakui keampuhan dan mukjizatnya bagi tubuh manusia yang tidak bisa diberikan oleh obat-obat kimia yang canggih sekalipun. Oleh karena itu, bila Anda ingin sehat secara rohani dan fisik maka berpuasalah dan siapkanlah diri Anda dengannya baik pada saat bulan Ramadhan atau selainnya agar dapat menjadi hamba Allah SWT yang mulia dan suci lahir batin. -Akbarmedia-
I'tikaf. Dari A'isyah ra, dia berkata, “Adalah Nabi saw jika memasuki sepuluh (hari
terakhir), maka beliau mengencangkan sarungnya, menghidupkan malamnya,
dan membangunkan keluarganya.” (HR Bukhari) Dari Ibnu Umar ra, dia berkata,
“Adalah Rasulullah saw selalu ...
Ihya Ulumuddin lahir dari kegelisahan seorang ulama besar (Hujjatul Islam) al-Imam Abu Hamid al-Ghazali, betapa tidak, ilmu agama (ulumuddin) kala itu tidak lebih dari “baju usang” yang telah ditinggalkan banyak orang, kebanyakan mereka tergila-gila oleh kecantikan ilmu positif, filsafat dan kalam yang di import dari luar Islam oleh para penguasa waktu itu, sehingga lambat laun, tanpa sadar, kepekaan umat terhadap ilmu islam mulai memudar, kepercayaan diri mereka menurun drastis, harga diri mereka dijual, dan dibayar mahal dengan gengsi tinggi akan ilmu-ilmu import (Hellenisme) tersebut dan menganggap belajar ilmu agama yang dibawa oleh Nabi saw itu sebagai sesuatu yang “memalukan”, tidak bermanfaat bahkan dianggap menghalang-halangi kemajuan peradaban manusia, karena terlalu jauh dengan kenyataan kehidupan umat manusia sebenarnya. -Akbar Media-
Ihya Ulumuddin lahir dari kegelisahan seorang ulama besar (Hujjatul Islam) al-Imam Abu Hamid al-Ghazali, betapa tidak, ilmu agama (ulumuddin) kala itu tidak lebih dari “baju usang” yang telah ditinggalkan banyak orang, kebanyakan mereka ...
Ijma' (konsesus) adalah kesepakatan para ulama dalam menetapkan suatu hukum dalam agama dengan merujuk pada Al-Qur'an dan Hadits. Kesepakatan ini dibuat tentu saja untuk menutupi lubang perpecahan yang terus menganga inter umat Islam; antara mazhab. Dengan adanya ijma kita sesama umat Islam bisa hidup dengan rukun dan harmonis. Bila tidak ada ijma', maka umat Islam hanya akan mengisi hari-harinya dengan perdebatan panas yang tak kunjung selesai sehingga lupa terhadap hal-hal yang bersifat ashl (dasar) bahkan hal-hal yang tidak diinginkanpun bisa terjadi bila inter umat Islam saling memecahkan diri satu sama lain. -Akbar Media-
Al-Hafizh, Al-'Allamah Al-Faqih Ibnul Mundzir An-Naisaburi. : Bab 11: Etika
Pengadilan 286. Para ulama bersepakat bahwa segala perkara diputuskan 287.
275 276 hakim secara lahir/transparan; maka haram hukum bagi pendakwa ...
Buku ini mengandung kisah bocah-bocah yang hidup dan melihat langsung Rasulullah. Buku ini menggambarkan bagaimana orangtua mesti bergaul dan memperlakukan anak-anak supaya kelak mereka menjadi pribadi-pribadi saleh dan cemerlang di tengah masyarakat. Dan berkat didikan dan ajaran Rasulullah SAW sekolompok anak-anak dari padang pasir mampu menjelma menjadi sosok-sosok yang menggemparkan dunia Islam. Mereka lahir lebih awal dari zamannya. Mereka melakukan sesuatu yang tidak mampu dilakukan oleh anak-anak lain di masanya. Usia yang belia tidak menghambat mereka untuk maju ke garda depan. Mereka bangkit menjadi pahlawan-pahlawan padang pasir, menebaskan cintanya ke pelosok jazirah arab. Kasih sayang dan keindahan Islam mereka tampilkan dengan gemilang. Meskipun ujian dan fitnah sering terjadi diantara mereka sendiri. -Akbarmedia-
Pendidikan merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh setiap insan. Dia mempunyai peranan penting dalam menentukan arah hidup dan keberhasilan seseorang. Begitu pentingnya pendidikan ini, sehingga perlu dierapkan model pendidikan kepada anak sedini mungkin. Terlebih pendidikan anak diusia dini memegang peranan yang sangat penting dalam memacu anak untuk menggali potensi dan kreatifitasnya. Pada usia emas ini, merupakan fase yang sangat ideal untuk melatih dan mengembangkan kecerdasan anak serta meningkatkan kemampuan bertindak dan komunikasi anak. Diantara metode pendidikan yang mampu melatih kecerdasan otak dan merangsang kemampuan komunikasi anak adalah lewat cerita. Kemampuan orang tua dan praktisi dunia pendidikan dalam memilih cerita, serta mengemasnya dengan penyampaian yang menarik, akan mampu meningkatkan kecerdasan otak dan mengembangkan kreatifitas anak serta skiil berkomunikasi yang baik. -Akbar Media-
Orang pertama yang mengorbankan dirinya di dalam Islam, yaitu pada saat Rasulullah saw. Dikepung di rumahnya pada malam hijrah, ia bersedia untuk
tidur menggantikan tempatnya, dan kaum musyrikin baru menyadari bahwa yang
tidur ...
Sesungguhnya dalam ibadah shalat antara shalatnya laki-laki dan wanita itu tak sepenuhnya sama, karena di sana terdapat pembicaraan-pembicaraan yang khusus disampaikan Nabi kepada kaum perempuan. Inilah yang kebanyakan tidak semua wanita mengetahuinya. Nabi memang bukanlah seorang wanita dan risalah Islam tidalah didominasi oleh pembicaraan tentang wanita, namun beliau adalah sosok yang paling menghargai, memuliakan dan memperhatikan kaum wanita dalam segala aspek kehidupan mereka, baik dalam muamalah maupun aspek ibadah mereka kepada Allah, termasuk diantaranya adalah ibadah shalat. Sesungguhnya dalam ibadah shalat antara shalatnya laki-laki dan wanita itu tak sepenuhnya sama, karena di sana terdapat pembicaraan-pembicaraan yang khusus disampaikan Nabi kepada kaum perempuan. Inilah yang kebanyakan tidak semua wanita mengetahuinya, karena di sana terdapat detil-detil yang harus dipahami oleh mereka. -Akbarmedia-
Dikeluarkan oleh Tirmidzi (464), Nasa'i (1745), dan Abu Daud (1425) dari hadits
Hasan bin Ali ra. (g) Sunah qauliyyah adalah segala sesuatu yang disandarkan
kepada Nabi saw. berupa perkataan, pent. (h) Sunah fi'liyyah adalah segala ...
Setiap kali mendengar kata emosi, orang cenderung memaknai terbatas pada sikap dan perilaku marah. Padahal, cakupan emosi itu amatlah luas, tidak hanya terbatas pada sikap dan perilaku negatif semata. Rasa senang, sedih, marah, jengkel, muak, dan sebagainya, itu semua adalah bagian dari emosi. Manusia adalah mahluk yang paling pandai diantara semua mahluk yang pernah ada di bumi ini. Namun berdasarkan pengalamannya, ia menyadari bahwa akal dan kepandaian bukanlah segalanya. Emosi atau keadaan hati juga dapat memberikan pengaruh yang tidak sedikit bagi berhasil atau tidaknya suatu pekerjaan atau usaha. Kehidupan manusia selalu mengalami ritme yang berbeda-beda, ada saatnya mendapatkan kenikmatan lalu merasa bahagia, tetapi di saat yang lain mengalami musibah lalu bersedih. Aneka ekspresi yang muncul dalam menanggapi berbagai situasi yang dialami itu sesungguhnya memperkaya kehidupan itu sendiri. Ungkapan al-Quran tentang emosi digambarkan langsung bersama peristiwa yang sedang terjadi. Dan itu semua merupakan pelajaran dari Allah agar manusia dapat mengambil pelajaran dari peristiwa-peristiwa tersebut. -Akbarmedia-
Emosi. pakar ada beberapa di antaranya yang memastikan bahwa kebahatiaan
yang. (Menumbuhkan Emosi Positif dalam Diri Manusia). 21 Kecerdasaran Emosi Menurut al-Qur'an (Menumbuhkan Emosi Positif ... A Kecerdasan Emosi ...
Salah satu bagian dari hidayah dan petunjuk di dalam al-Qur`anul Karim adalah cerita-cerita dan kejadian ummat-ummat terdahulu. Di antara kebenaran kisah-kisah tersebut adalah kisah seorang hamba Allah yang saleh yang bernama al-Khidhr as, yang ditemui oleh nabi Musa as, untuk digali ilmunya. Peristiwa ini berawal dari sebuah pertanyaan yang dilontarkan seorang pemuda misterius kepada Musa saat itu, “Siapakah orang yang paling berilmu di dunia ini?” Karena Musa merasa hanya ia satu-satunya manusia spesial yang mendapat wahyu langsung dari Allah dan tidak ada manusia selain dirinya, maka Musa dengan berani menjawab, “Tentu saja, Akulah orangnya” -Akbar Media-
Aku menjawab, “Tentu saja aku mau”, kemudian dia berkata, “Hari ini aku masuk
ke lembah tersebut dan aku menemukan seorang Syaikh sedang shalat
menghadap pohon (baca; menjadikan pohon sebagai sutrahnya), maka tiba-tiba
saja terbesit di dalam hatiku kalau dia adalah Ilyas seorang nabi, maka aku
mendekatinya dan mengucapkan salam ... dia menjawab, “Aku Ilyas seorang
nabi, tiba-tiba aku merasa sangat ketakutan”, kemudian dia mendekatiku dan
meletakkan.