Sebanyak 156 item atau buku ditemukan

Developing Writing Teachers

Practical Ways for Teacher-Writers to Transform their Classroom Practice

The premise of Developing Writing Teachers is this: When teachers of writing identify as writers, it adds a special dimension to their writing pedagogy. Practical and accessible while drawing on a range of relevant research and theory, this text is distinguished by its dual focus—on teachers as writers and the teaching of writing. Part I addresses the question, What does it take for a teacher of writing to develop an identity as writer? Using case studies and teacher narratives, it guides readers to an understanding of the current status of writing as the 21st century unfolds, the role of expressive writing in developing a writing identity, the relationship of writing to genre and rhetoric, writing and professional identity, and writing as design. Part II focuses on pedagogical practice and helping writer-teachers develop a toolkit to take into their classrooms. Coverage includes building a community of writing practice; the nature of writing as process; the place of grammar; the role of information, communication and representational technologies; and how assessment, properly used, can help develop writing. Ideal for for pre-service and in-service courses on the teaching of writing, the Companion Website provides aadditional readings/documents; PowerPoint presentations; assessment resources; and lesson and unit plans and planning guides.

“A major strength is combining into one text teacher as writer and teacher as one
skilled in pedagogy. The teacher stories about their own writing and their
responses to the writing of their peers will inspire teachers in their own writing.

Action Research for Change and Development

Action research in medical education Harden (1986) classified five types of
research approaches in medical education: ( 1 ) Experimental research; (2) Fact-
finding research; (3) Action research; (4) Open-ended research; and (5) Creative
 ...

Spiritualitas Tanpa Tuhan

Bisakah kita hidup tanpa agama? Dapatkah kita beretika tanpa Tuhan? Atau, adakah sesuatu yang disebut “spiritualitas ateis”? Dalam buku ini, filsuf terkemuka Prancis André Comte-Sponville menjawab pertanyaan itu dengan melakukan eksplorasi filosofis perihal ateisme. Menurut Comte-Sponville, kita bisa saja memisahkan konsep spiritualitas dari agama dan Tuhan, dan pandangan ini tentu tidak mereduksi hakikat kehidupan spiritual yang sebenarnya. Kendati demikian, kita tidak perlu menolak nilai-nilai dan tradisi-tradisi kuno—semisal Islam, Kristen, dan Yahudi—yang jadi bagian dari warisan kita saat ini. Tetapi, kita mesti memikir ulang relasi kita dengan nilai-nilai tersebut serta bertanya apakah nilai-nilai itu signifikan bagi kebutuhan manusia untuk berhubungan antara satu dengan lainnya dan alam semesta. Untuk mendukung pandangan tersebut, Comte-Sponville menyajikan argumen yang tepat dan masuk akal, dengan merujuk pada tradisi Barat dan Timur serta pengalaman personalnya sebagai sosok yang tumbuh di dalam gereja Katolik, yang menjadi contoh terang ihwal seseorang yang dapat meraih spiritualitas meski ia kehilangan keimanan pada Tuhan. Melalui tulisan yang singkat, jelas, dan acap kali penuh humor ini, sang filsuf menyuguhkan risalah yang meyakinkan mengenai bentuk baru kehidupan spiritual.

Dapatkah kita beretika tanpa Tuhan? Atau, adakah sesuatu yang disebut “spiritualitas ateis”? Dalam buku ini, filsuf terkemuka Prancis André Comte-Sponville menjawab pertanyaan itu dengan melakukan eksplorasi filosofis perihal ateisme.

Gagasan Nurcholish Madjid

neo-modernisme Islam dalam wacana Tempo dan kekuasaan

Nurcholish Majid's thoughts on modern Islam in Indonesia.

Cf. Taufik Adnan Amal (editor), Metode dan Alternatif Neo-modernisme Islam (
Bandung: Mizan, 1992), cet. ke-IV. Greg Barton, The International Context, op. cit.
, h. 73. Untuk lebih mendalam, lihat juga Greg Barton, "The Emergence of. Neo-
Modernism; a Progessive, Liberal, Movement of Islamic Thought in Indonesia",
Disertasi P. hD, Monash University, 1995, h. 36-38 Greg Barton, Gagasan Islam
Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-modernisme Nurcholish Madjid, Djohan
Effendi, ...

Metode Penelitian Dalam Ilmu Sosial

Metode Penelitian adalah panduan langkah demi langkah untuk pemula penelitian, dan peserta didik penelitian lanjutan di Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu Pengetahuan Murni. Telah ditulis secara khusus untuk mereka yang tidak memiliki pengalaman sebelumnya dalam penelitian atau metodologi penelitian. Buku ini memandu Anda melalui proyek Anda dari awal sampai akhir dengan menawarkan saran praktis:* merumuskan pertanyaan penelitian* pertimbangan etis* melakukan tinjauan pustaka* memilih desain penelitian* memilih sampel* mengumpulkan dan menganalisa data kualitatif dan kuantitatif* menulis sebuah laporan penelitian tesis mendetailBuku ini merupakan bacaan penting bagi mahasiswa sarjana dan pascasarjana dalam ilmu sosial yang memulai penelitian kuantitatif atau kualitatif. Buku ini sama-sama bermanfaat bagi siswa metode penelitian lanjutan yang mempertahankan gelar PhD mereka dalam berbagai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan, Bisnis, Pendidikan, Publik Kesehatan, disiplin terkait dan bahkan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan.Teks ini menunjukkan kepada para peneliti pemula bagaimana merancang, mengumpulkan, dan menganalisis data kualitatif dan kemudian mempresentasikan hasilnya kepada komunitas ilmiah. Buku ini menekankan pentingnya etika dalam penelitian dan meluangkan waktu untuk merancang dan memikirkan dengan benar melalui usaha penelitian apa pun. Setelah menyelesaikan buku ini, pembaca harus dapat:* Merancang secara efektif, mengumpulkan, mengatur, dan menganalisa data dan kemudian mempresentasikan hasilnya ke komunitas ilmiah* Gunakan Internet sebagai sumber dan sarana untuk mengakses data kualitatif* Menjelajahi isu terkini di dunia periset, yang mencakup kekhawatiran serius tentang perilaku etis dan protokol dalam penelitian dan peran yang lebih refleksif dan sensitif bagi peneliti.* Kenali pentingnya masalah etika sebelum mereka benar-benar memulai pengumpulan, pengorganisasian, dan proses penelitian* Memahami elemen dasar yang berhubungan dengan refleksivitas peneliti dan penelitian suaraIni adalah sumber yang komprehensif dan kompak untuk konsep dasar dan lanjutan dalam penelitian, dan dapat berfungsi sebagai teks yang berdiri sendiri atau sebagai pelengkap pembacaan penelitian di kelas sarjana atau doktoral atau kelas metode penelitian. Buku ini saat ini digunakan sebagai teks penelitian di universitas-universitas di enam benua.

Metode Penelitian adalah panduan langkah demi langkah untuk pemula penelitian, dan peserta didik penelitian lanjutan di Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu Pengetahuan Murni.

Prosiding Seminar Nasional Evaluasi Pelaksanaan Otonomi Daerah Sebagai Upaya Awal Merevisi Undang-Undang nomor 22 dan 25 tahun 1999

Criticism on implementation of local government autonomy in Indonesia related to the need for amendment to Indonesian laws related to local government.

Criticism on implementation of local government autonomy in Indonesia related to the need for amendment to Indonesian laws related to local government.

Korupsi kemanusiaan

menafsirkan korupsi (dalam) masyarakat

Corrupt practices from philosophic and humanistic perspectives; festschrift in honor of Franz Magnis-Suseno, an Indonesian theologian.

Menurut McLEAN bencana ini misalnya: eksploitasi alam dan kemiskinan yang
semakin parah, dua perang dunia, pembantaian bangsa Yahudi oleh Nazi
Jerman, pembantaian massal di berbagai tempat, pemusnahan etnis tertentu,
intoleransi, runtuhnya ... Di masa yang akan datang, Huntington meramalkan
benturan peradaban akan terjadi karena: arogansi Barat, intoleransi umat Islam,
dan 'arogansi' Tionghoa. ... "Bdk. juga dengan pernyataan Kant mengenai hukum
universal: ...

Masyarakat tamaddun

kritik hermeneutis masyarakat madani Nurcholish Madjid

Criticism on Islamic civil society concepts of Nurcholish Madjid.

Criticism on Islamic civil society concepts of Nurcholish Madjid.