Sebanyak 73 item atau buku ditemukan

Metodologi Penelitian Farmasi Komunitas dan Eksperimental

Lahir Kerinci, 19 November 1989. Pada tahun 2007 penulis memulai pendidikan tingginya dari Strata 1 di Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia (STIFI) Yayasan Perintis Padang. Sejak menyelesaikan pendidikan penulis bekerja sebagai Asisten Apoteker di Apotek Aldy Farma. Kemudian penulis melanjutkan pendidikannya dengan mengambil Program Double Degree (Profesi Apoteker dan Megister Farmasi) di Universitas Andalas pada tahun 2012-2014. Setelah menamatkan pendidikannya penulis bekerja sebagai Dosen Tetap sejak Agustus 2014 dan sekarang penulis telah memegang jabatan struktural sebagai Pembantu Direktur III di Akademi Farmasi Al-Fatah Bengkulu hingga saat ini. Saat ini penulis juga mengabdikan dirinya sebagai Apoteker Penanggung Jawab Apotek.

Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.
Bandung: Alfabeta. Sunyoto, D. dan Ari S. 2013. Buku Ajar Statistik Kesehatan
Parametrik, Non Parametrik, Validitas, dan Reliabilitas Dilengkapi Analisis Data
dengan ...

Practical English Language Teaching

Speaking

☞ 이 책은 영어로 쓰여져 있습니다. 『Practical English Language Teaching SPEAKING』은 교사들을 위한 시리즈로, 지도 전략과 기법을 풍부하게 수록하고 있으며 흥미진진한 주제들을 다루고 있다. 새로운 아이디어와 액티비티로 전문가로서의 역량을 쌓을 수 있도록 도와준다. (Paperback/영어원서/가로 18.5cm x 세로 23.5cm)

☞ 이 책은 영어로 쓰여져 있습니다. 『Practical English Language Teaching SPEAKING』은 교사들을 위한 시리즈로, 지도 전략과 기법을 풍부하게 수록하고 있으며 흥미진진한 주제들을 다루고 ...

Artificial Intelligence in Accounting and Auditing

Towards New Paradigms

A study of artificial intelligence in accounting and auditing. Topics addressed include: expert systems for audit tasks; REA accounting database evolution; fuzzy logic - treating the uncertainty in expert systems; bankruptcy prediction via a recursive partitioning model; and more.

A study of artificial intelligence in accounting and auditing.

Strategi resolusi kebijakan dan implementasi otonomi daerah dalam kerangka good governance di Indonesia

Strategy on policy and implementation of regional autonomy to practice good governance in Indonesia.

Langkah selanjutnya yang paling penting adalah implementasi/ pelaksanaan
dari otonomi itu. Dan langkah pelaksanaan ini membutuhkan pembelajaran dan
penyesuaian tidak hanya bagi pegawai dan pejabat pemerintah daerah tapi juga
 ...

Metode Penelitian Sosial (edisi revisi)

Maka penelitian pada umumnya diawali dengan pernyataan yang dimulai dengan kata-kata: Mengapa, Apa, Siapa, KApan, DI mana ? Disingkat menjadi MASKADI Dalam bahasa Inggris ialah : Why, What, When, Where, Who. Disingkat 5W Suatu hal yang mengherankan adalah, mengapa di dalam bahasa inggris unsur who atau siapa diletakan di tempat paling belakang? Di dalam bahasa dan budaya Indonesia, unsur Siapa atau unsur “orang” yang menjadi penanggung hak dan kewajiban, mempunyai tempat yang penting. Maka di dalam tulisan ini Siapa ditempatkan di tengah-tengah. Perbedaan dalam pemikiran ini sudah biasa, karena budaya di Indonesia berbeda dengan keadaan di Amerika atau Eropa. Menurut penulis, maka manusia sebagai penanggung jawab hak dan kewajiban sangat menentukan dalam proses hubungan antar anggota masyarakat. Maka di dalam bahasa Indonesia “Siapa” ditempatkan di tengah. Mungkin perumusan Barat ini lebih sesuai untuk penelitian Ilmu Ekonomi. (Soedjito) Penulis buku ini adalah murid dan guru. Pengalaman guru ditambah dengan pengalaman murid. Pengalaman para guru yang diturunkan kepada guru penulis ini kemudian terakumulasi di dalam pengajarannya kepada para murid.Ditambah dengan pengalaman latihan penelitian yang dilakukannya kepada para mahasiswanya. Akumulasi baru terbangun ketika akumulasi pengalaman warisan ditambah pengalaman guru sendiri, kemudian ditambah pengalaman muritnya, maka muncullah konsep metodologi dengan gaya yang baru berbeda dengan gaya buku pengarang Barat yang dikutip kebanyakan penulis. Buku demikian yang penulis harapkan atas buku ini. (BAS)

Maka penelitian pada umumnya diawali dengan pernyataan yang dimulai dengan kata-kata: Mengapa, Apa, Siapa, KApan, DI mana ?

Practical English Language Teaching PELT Speaking

Practical English Language Teaching offers a thorough yet practical overview of language teaching methodology for teachers and teachers in preparation. The principles outlined in each chapter are richly illustrated with vignettes and extracts from real classrooms so the reader can see what the principles "look like" when realized in classroom teaching. The book is divided into three sections: Exploring Skills, Exploring Language, and Supporting the Learning Process. FEATURES: Critical areas of language teaching are comprehensively addressed with a specific focus on practical techniques, strategies, and tips. World-class specialists like Neil Andersen, Kathleen M. Bailey, Mary Ann Christison, and David Nunan offer a variety of perspectives on language teaching and the learning process. Reflection questions invite readers to think about critical issues in language teaching while Action tasks outline strategies for putting new techniques into practice. Thoughtful suggestions for books, articles, and Web sites offer resources for additional, up-to-date information. Expansive glossary offers short and straightforward definitions of core language teaching terms. This is the PELT Speaking text.

Expansive glossary offers short and straightforward definitions of core language teaching terms. This is the PELT Speaking text.

Menguasai kata kerja populer dan preposisi bahasa Arab

beserta contohnya dalam kalimat

Approaches to Social Research

The Case of Deaf Studies

In Approaches to Social Research: The Case of Deaf Studies, Alys Young and Bogusia Temple explore the relationship between key methodological debates in social research and the special context of studies concerning d/Deaf people(s). The book is organized around 7 topics: being d/Deaf as a site of contested identity and representation; epistemology and the boundaries of claims for population specific and plural epistemologies; ethics and the implications of collective identity on standard ethical principles and practices; populations and sampling given the highly heterogeneous nature of d/Deaf people(s); narrative methodologies re-examined in light of the visual nature of signed languages; interpretation, translation and transcription and the context of multiple modalities; and information and communication technologies as transformative epistemologies. Through these themes, new aspects of old debates within social research become evident, and the authors challenge specialist field of studies by, with, and about d/Deaf people. Throughout the volume, the authors also show how the field provides challenges to established ways of thinking and working. The book is of interest to scholars within and outside of research concerning d/Deaf people(s), as well as practitioners in the fields of deaf education, social work and allied health professions.

In other words, the epistemological underpinnings in this case directly influenced
the method (the tools used within the statement-sorting task). The point we are
making here is that we cannot assume that just because researchers use ...