Zakat merupakan ibadah mâliyyah ijtimâ'iyyah , yakni ibadah yang berkaitan
dengan ekonomi kemasyarakatan sehingga keberadaannya sangat penting di dalam mengantisipasi kesenjangan sosial yang ada . Penyebutan kata “ zakat "
yang ...
Wawancara merupakan metode yang pertama digunakan dalam penelitian. Dengan berkembangnya waktu wawancara digunakan oleh semua displin ilmu, tidak terkecuali pskologi. Psikologi yang berfokus pada perilaku manusia tentunya membutuhkan teknik wawancara untuk memahami perilaku itu sendiri. Kemampuan wawancara adalah keterampilan yang harus dimiliki pada setiap lulusan psikologi. Hampir semua pekerjaan yang berhubungan dengan lulusan psikologi dilakukan dengan wawancara untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan sebagai pertimbangan langkah selanjutnya. Secara umum wawancara merupakan metode yang digunakan baik dalam penelitian maupun dunia kerja pada semua bidang. Bagi mahasiswa S-1 psikologi, buku yang secara utuh berisi tentang teori-teori wawancara sangat terbatas. Secara umum referensi merujuk pada buku-buku metodologi penelitian yang beberapa bagian membahas metode pengumpulan data dengan wawancara. Keterbatasan buku-buku wawancara yang berfokus pada psikologi atau yang sering disebut mata kuliah psikodiagnostik. Penulis berharap buku ini bisa menjadi tambahan referensi bagi mahasiswa psikologi dan semua disiplin ilmu secara umum.
Buku ini merupakan revisi dan pengembangan dari skripsi yang berjudul "Suatu Tinjauan Pemikiran An-Nabhani Tentang Kepribadian", yang telah di sahkan pada bulan Mei 2007 di Fakultas Psikologi UNISBA. Tujuan penulisan tersebut untuk mendeskripsikan pemikiran Taqiyuddin An-Nabhani tentang kepribadian, dalam upaya menempatkannya sebagai kajian ilmiah di psikologi Islami. Yaitu, menetapkan proposisi-proposisi berkaitan dengan perilaku manusia. Rancangan penelitian yang digunakan bersifat deskriptif dengan menggunakan strategi penelitian studi perpustakaan. Meskipun demikian, dalam buku ini sudah ditambahkan penelitian psikologi Islami yang menggunakan konsepsi-konsepsi dari Taqiyuddin An-Nabhani. Taqiyuddin An-Nabhani merupakan seorang ulama dan pemikir muslim yang hidup dalam rentang waktu 1914 M - 1977 M. Pemikirannya bersifat orisinil yang merujuk pada al-Quran dan al-Hadits, memiliki uraian tentang hakekat / konsep manusia yang unik, menjelaskan perilaku manusia secara umum, menjelaskan perilaku spesifik manusia pada basis kultur dimana manusia itu hidup, menjelaskan perilaku manusia yang berdimensi vertikal (ketuhanan), hampir seluruh konsepsi-konsepsi yang digunakan dalam menjelaskan perilaku manusia memiliki definisi / penjelasan, serta sudah diterapkan di lebih dari 40 negara dan berhasil mencetak kepribadian Islam pada individu-individu, yaitu terbentuknya 'aqliyyah Islam dan nafsiyyah Islam. Buku ini diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan untuk pengembangan psikologi Islami dan menjadi masukan bagi (kemungkinan) pengembangan kurikulum psikologi berbasis Islam.
Buku ini merupakan revisi dan pengembangan dari skripsi yang berjudul "Suatu Tinjauan Pemikiran An-Nabhani Tentang Kepribadian", yang telah di sahkan pada bulan Mei 2007 di Fakultas Psikologi UNISBA.
Wa ba'du (dan sesudahnya). Adapun judul risalah ini adalah Ta'rifat fi Isthilahat 'Ilma at-Tajwid wa al-Qira'at.Dan kami telah menghimpunnya dari beberapa kitab tajwid dan qira'at baik yang kecil maupun yang besar serta kami mengurutkannya menurut bab-bab sesuai dengan apa yang dibahas dengan maksud mempermudah mencari dan memahaminya terkhusus untuk para pembaca dan umumnya untuk siapapun yang sengaja perdalamnya.