Sebanyak 216 item atau buku ditemukan

Korelasi Kebudayaan dan Pendidikan

Membangun Pendidikan Berbasis Budaya Lokal

Dalam kaitan pembentukan karakter yang diharapkan, maka baik kebudayaan maupun pendidikan saling mendukung. Kebudayaan memiliki nilai-nilai budaya yang berfungsi dan mampu membentuk karakter manusia pendukungnya. Yang diperlukan ialah para pendidik dan pemerintah harus berkemauan dan mampu menggali nilai-nilai kebudayaan yang dibutuhkan untuk membangun karakter yang dibutuhkan oleh bangsa. Namun yang paling utama ialah pendidikan harus mampu membentuk kepribadian yang memang berkeinginan keras untuk memiliki karakter yang baik dan berguna bagi bangsa. Moral yang diperoleh dari nilai-nilai budaya dan terutama mendapat dukungan dari ajaran agama dan kepercayaan yang dianut oleh setiap insan manusia Indonesia. Menurut penelitian penulis ada sejumlah 10 fungsi pendidikan asli milik bangsa Indonesia yang harus dilaksanakan di dalam pendidikan dan pengajaran di lembaga-lembaga sekolah dan universitas. Bila ditambah dengan 8 yang dikemukakan oleh Metta Spencer dan Alex Inkeles, maka kita memiliki 18 fungsi pendidikan yang sangat fungsional.

Di dalam cerita rakyat Hang Tuah dan Putri Hijau, terkandung ajaran budi pekerti
atau pendidikan moral yang semestinya mendapat tempat di dalam pendidikan
formal. Hal ini menjadi sangat penting karena cerita ini sebenarnya sudah ...

Struktur bahasa Sikka

Structure of the Sikka language spoken in Kabupaten Sikka, Central Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

tian di daerah yang berkedudukan di propinsi ( 1) Daerah Istimewa Aceh ,(2)
Sumatra Barat, (3) Sumatra Selatan, (4) Jawa ... Ida Wayan Oka Granoka yang
mendapat bantuan Proyek Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah
Bali ...

A Literary Mirror

Balinese Reflections on Modernity and Identity in the Twentieth Century

A Literary mirror is the first English-language work to comprehensively analyse Indonesian-language literature from Bali from a literary and cultural viewpoint. It covers the period from 1920 to 2000. This is an extremely rich field for research into the ways Balinese view their culture and how they respond to external cultural forces. This work complements the large number of existing studies of Bali and its history, anthropology, traditional literature, and the performing arts.

... Indonesia (Indonesian people) in the same way as in Wayan Yarsa's
Pemilihan umum, again indicating that the poet ... is defined here as a nation
whose territory extends from Sabang (a small island off the northern tip of
Sumatra) in the ...

Politik kebudayaan dan identitas etnik

On political culture and ethnical identities in Bali; volume commemorating the 46th anniversary of the Faculty of Letters, Udayana University.

Seminar Seri Sastra, Sosial, Budaya, I Wayan Ardika, I Nyoman Darma Putra ...
perunggu tipe Heger I telah ditemukan di beberapa situs arkeologi di pulau
Sumatra, Jawa, Sangeang dekat Sumbawa, dan Kei (Bellwood, 1985:280-281).

Wibawa bahasa

untuk Prof. Dr. I Wayan Bawa

On Indonesian languages, linguistics, and literature; festschrift in honor of I Wayan Bawa in his 65th birthday, a Linguistic Professor of Universitas Udayana, Indonesia; collection of articles.

untuk Prof. Dr. I Wayan Bawa I Nyoman Darma Putra, I Wayan Pastika. Artinya:
Engkau Moskow, untukmulah segala hormat-pujian Menggemalah sebuah lagu
jalan-jalan dan kebun-kebun Engkau Moskow, untukmulah segala hormat-pujian
 ...

Perjalanan Spiritual Menelisik Jejak Satrio Piningit

Jalan Setapak Menuju Nusantara Jaya

Misteri Satrio Piningit tak pernah pupus dari benak dan re- lung hati anak cucu leluhur Nusantara. Fenomena sejak masa ke- walian pasca kehancuran Majapahit ini sangat lekat terutama bagi anak cucu Jawa - Bali Dwipa. Perjalanan sejarah Nusantara telah menjadi saksi hidup tentang kemunculan Satrio Piningit di setiap perubahan masa yang telah diwasiatkan oleh para leluhur Nusan- tara ratusan tahun yang lalu. Raden Patah (Jimbun) adalah sosok Satrio Piningit dukungan para wali utamanya Sunan Bonang yang menandai berdirinya Kerajaan Demak setelah mampu mengha- puskan supremasi Kerajaan Majapahit. Sultan Hadiwijoyo (Joko Tingkir) murid Sunan Giri merupakan Satrio Piningit pada masa berdirinya Kerajaan Pajang yang mengakhiri era Kerajaan Demak. Panembahan Senopati (Sutowijoyo) murid Sunan Kalijaga juga merupakan Satrio Piningit pada masa berdirinya Kerajaan Mata- ram menggantikan eksistensi Pajang. Dari beberapa peristiwa bersejarah tersebut mengandung makna yang tersirat bahwa Sa- trio Piningit “sejati” selalu muncul pada pergantian “masa besar” Nusantara dimana senantiasa tidak meninggalkan peran seorang wali (aulia). Soekarno, Soeharto, Habibie, Gus Dur, Megawati dan SBY dapat pula dikatakan sosok Satrio Piningit pada masanya setelah Nusantara ini beralih menjadi NKRI. Fenomena yang sangat me- narik pada saat ini adalah : Akankah Satrio Piningit “sejati” yang dikenal dengan nama Satrio Pinandhito Sinisihan Wahyu muncul pada masa ini ? Mengingat dari situasi dan tanda-tanda alam yang terjadi mengindikasikan bahwa Nusantara akan memasuki “Era Baru” yaitu : Jaman Kalasuba (kejayaan). Buku ini berisikan ungkapan hasil “perjalanan spiritual” pe- nulis yang baru disadari kemudian ternyata telah masuk ke dalam pusaran misteri ini. Semoga membawa manfaat untuk segenap anak cucu leluhur Nusantara tercinta. Selamat membaca...

Misteri Satrio Piningit tak pernah pupus dari benak dan re- lung hati anak cucu leluhur Nusantara.