Sebanyak 799 item atau buku ditemukan

Pengembangan Profesionalisme Guru Berbasis MGMP

Model dan Implementasinya untuk Meningkatkan Kinerja Guru

Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: mampu menguasai subtansi
bidang pengembangan peserta didik TK; mampu menguasai konsep dasar
pengembangan kurikulum TK; dan mampu menyesuaikan subtansi bidang
pengembangan dengan peserta didik TK. b) Menguasai konsep dasar bidang
studi sebagai metode pengembangan bidang pengembangan peserta didik TK.
Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: mampu menguasai konsep dasar
matematika ...

Publikasi Ilmiah Guru

KEGIATAN PROFESIONAL GURU SEBAGAI PENGEMBANGAN KEPROPESIAN BERKELANJUTAN

Kenaikan pangkat dan jabatan fungsional guru adalah harapan semua guru yang memiliki hak untuk itu sebagai bentuk peningkatan karier and kualifisi ke-profesionalime-an. Untuk dapat menduduki pangkat dan jabatan fungsional tertentu, seorang guru harus telah melakukan kegiatan professional sebagai seorang guru. Setiap butir kegiatan professional yang dilakukan oleh guru dalam melakoni tugas dan fungsinya dalam kehidupan pembelajaran di satuan pendidikan diberikan angka kredit tertentu. Angka kredit inilah yang akan dijadikan landasan untuk pangkat dan jabatan seorang guru. Kenaikan pangkat dan jabatan fungsional guru diatur dalam berbagai peraturan atau perundang-undangan, salah satunya Permeneg PAN dan RB No 16, tahun 2009, tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Dalam Peraturan tersebut, kenaikan pangkat seorang guru dari jabatan guru pertama sampai pada guru Pembina, harus memiliki angka kredit dari unsur pengembangan keprofesian berkelanjutan, yaitu pengembangan diri dan publikasi ilmiah. Sedangkan pada peraturan sebelumnya, Keputusan Mennegpan Nomor 84, tahun 1993, karya tulis ilmiah guru dibutuhkan hanya dari guru Pembina, golongan ruang, IV/a. Guru mengalami kesulitan dalam memenuhi tuntutan persyaratan naik pangkat dan jabatan fungsional dari pangkat Pembina dan jabatan guru pembeina golongan ruang IV/a ke atas. Sehingga guru sebelum permenneg PAN dan RB Nomor 16 tahun 2009 tersebut, mentok pada pangkat, jabatannya dan golongan rungan Pembina, IV/a. Tetapi setelah diberlakukannya permenneg tersebut, seorang guru bila ingin naik pangkat harus telah memiliki nilai angka kredit dari pengembangan keprofesian berkelanjutan yang terdiri atas pengembangan diri, publikasi ilmiah atau karya inovatif, sejak seorang guru menjabat sebagai seorang guru pertama. Untuk guru pertama memang tidak diperlukan nilai angka kredit dari publikasi ilmiah tetapi harus memiliki nilai angka kredit dari pengembangan diri. Kegagalan guru dalam meniti karir atau naik pangkat dan jabatan fungsional guru ini mungkin disebabkan karena guru tidak mampu meraih angka kredit publikasi ilmiah atau karya tulis ilmiah. Ketidakmampuan guru dalam menyusun atau membuat karya publikasi ilmiah mungkin dikarenakan guru kurang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup atau memadai untuk melakukan kegiatan tersebut. Buku ini diharapkan dapat dijadikan sebagai alternatif referensi dari berbagai referensi yang ada. Walaupun buku ini disusun berdasarkan pada buku-buku yang berkaitan dengan pengelolaan pengembangan keprofesian berkelanjutan dan sumber-sumber lain yang dianggap relevan, ketidaksempurnaan dalam berbagai manifestasinya, pengetikan, tata letak, isi maupun pengutifan dapat terjadi diluar kemampuan penulis. Kontribusi dari para sahabat untuk pembenahan dan perbaikan buku ini sangat diharapkan. [Publikasi, Ilmiah, Guru, KEGIATAN, PROFESIONAL, GURU, SEBAGAI, PENGEMBANGAN, KEPROPESIAN, BERKELANJUTAN, setiadi]

Dalam Peraturan tersebut, kenaikan pangkat seorang guru dari jabatan guru pertama sampai pada guru Pembina, harus memiliki angka kredit dari unsur pengembangan keprofesian berkelanjutan, yaitu pengembangan diri dan publikasi ilmiah.

Ekologi Lingkungan Kawasan Karst Indonesia

Menjaga Asa Kelestarian Kawasan Karst Indonesia

Kawasan karst adalah bentanglahan yang didominasi oleh proses pelarutan batuan. Proses ini merupakan interaksi yang unik antara batuan yang mudah larut, karbondioksida dari atmosfer dan air, menciptakan suatu fenomena alam yang sangat unik dan khas. Perkembangan lorong-lorong pelarutan termasuk diaklas-diaklas yang menghubungkan bagian permukaan dengan sistem sungai bawah tanah menyebabkan kondisi kering dijumpai di bagian permukaan, sedangkan di bagian bawah permukaan kawasan karst memiliki sumberdaya air yang melimpah. Buku ini hadir sebagai media berbagi pengalaman terkait penelitian di kawasan karst yang diharapkan mampu memberikan sumbangsih dalam pengelolaan kawasan di Indonesia pada khususnya dan dunia pada umumnya. Buku ini terwujud atas prakarsa Karst Student Forum (KSF) Fakultas Geografi UGM dan Kelompok Studi Karst Fakultas Geografi UGM. [Penerbit Deepublish, Deepublish, Sosial, Prof. Dr. Sudarmadji, M.Eng.Sc.]

Pengalaman berinteraksi langsung dengan alam dan belajar mengenai alam
membantu individu memahami kemanusiaannya secara penuh (Clayton & Myers
2009). Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa pengalaman berinteraksi ...

Dakwah Personal

Model Dakwah Kaum Naqsyabandiyah/

Tempatnya di masjid Menara menggantikan K.H.R. Asnawi sejak wafatnya tahun
1957 M. Di tempat ini pula mbah Arwani mengisi pengajian. 76 Kudus memiliki 9
kecamatan. Lokasi cabang hanya dibuka di 8 kecamatan, karena untuk ...

Manaemen Sumber Daya Manusia Lanjutan

Buku ini membahas manajemen sumber daya manusia (MSDM) dari sisi tanggung jawab perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan. Perguruan tinggi memiliki dua tujuan untuk mengembangkan SDM melalui proses pendidikan, yaitu satu, meningkatkan kualitas SDM, dan dua, meiningkatkan kuantitas SDM yang berpendidikan. Kriteria SDM yang berkualitas yaitu individu-individu yang kreatif, berdaya saing tinggi, dan produktif dalam berkarya. Hal ini berarti bahwa tugas perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas SDM juga menjadi tugas para tenaga pendidik yaitu para dosen di berbagai universitas. Buku ini juga membahas kinera dosen di perguruan tinggi baik di perguruan tinggi negeri ataupun swasta.

Insani Nur Citra Sanusi 2. Muh.Fadly Al-Faiz Sanusi c. Ayah Kandung : H.A.
Hamid Djalling (Almarhum) d. Ibu Kandung : Hj.Kareng Balang Dje`ne (
Almarhumah) 6. Riwayat Pendidikan a. SD Negeri Bontosunggu Paitana, 1971 b.
SMP Negeri ...

Jaringan Komputer dan Data Lanjut

Buku Jaringan Komputer dan Data Lanjut ini merupakan buku kedua yang melanjutkan pembahasan materi Jaringan Komputer dan Data. Pembahasan dalam buku ini meliputi subnetting lanjut termasuk Variable Length Subnet Mask, routing pada jaringan, fungsi layer transport, peran protokol UDP dan TCP dalam transmisi data, fungsi layer session yang meliputi kontrol dialog, fungsi layer presentation yang membahas mengenai encoding data, enkripsi dan kompresi, fungsi dan protokol-protokol layer aplikasi, media transmisi, perangkat jaringan, Quality of Service dan pembahasan mengenai Wireshark, Packet Tracer sebagai tools untuk membantu membuat simulasi jaringan. [jaringan, network, komputer, informatika, jarkom, Sistem operasi, Indrarini, telkom, Leanna Vidya Yovita, Tody Ariefianto Wibowo ]

Buku Jaringan Komputer dan Data Lanjut ini merupakan buku kedua yang melanjutkan pembahasan materi Jaringan Komputer dan Data.

Menelaah Historiografi Nasional Indonesia

Kajian Kritis terhadap Buku Indonesia dalam Arus Sejarah

Buku Sejarah Nasional Indonesia yang dikatakan sebagai buku standar sejarah Indonesia telah dianggap sebagai sumber otentik di tengah masyarakat Indonesia. Buku itu dijadikan sejarah babon yang menjadi rujukan bagi penulisan sejarah Indonesia sehingga para pengajar sejarah menerapkannya dalam pengajaran sejarah Indonesia. Buku Sejarah Nasional Indonesia merupakan karya historiografis yang ditulis para sejarawan Indonesia setelah melalui proses panjang. Namun seiring perkembangan kajian kesejarahan dan peralihan dari era Orde Baru ke era reformasi, para sejarawan kemudian berupaya melengkapi buku Sejarah Nasional Indonesia yang diterbitkan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto itu sehingga muncul buku Indonesia dalam Arus Sejarah yang diterbitkan pada masa pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudoyono.

Islam berdiri pada 16 Oktober 1905 dan Sarekat Islam berdiri pada 1906.
Pendirian Sarekat Islam biasanya dituliskan pada 10 September 1912 ketika
Sarekat Islam mendapat penetapan hukum di hadapan notaris B. Ter Kuile di
Surakarta.81 Sarekat Islam yang dipimpin Haji Oemar Said Cokroaminoto
merupakan gerakan politik pertama yang menuntut pemerintahan sendiri (
zelfbestuur atau self government) kepada Belanda pada 1916 mendahului Petisi
Soetardjo pada 5 Oktober ...

Potensi dan Strategi Pengelolaan Hutan Lindung Wosi Rendani

Hutan Lindung Wosi Rendani merupakan salah satu kawasan hutan dengan fungsi lindung yang secara hukum dikelola oleh pemerintah Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat.Banyak sekali manfaat atau potensi-potensi yang ada dalam hutan lindung tersebut. Sebagai langkah awal, diupayakan pendataan potensi sebagai dasar penyusunan strategi pengelolaan khususnya dalam rangka mempertahankan fungsi kawasan sebagai hutan lindung. Potensi apa saja yang tersimpan dalam kawasan hutan lindung Wosi Rendani ini?? Mari simak dalam buku ini, yang menjelaskan tentang potensi kawasan hutan lindung Wosi Rendani termasuk potensi tantangan dan beberapa strategi pengelolaan yang dapat dilakukan sesuai potensi yang ada. [Penerbit Deepublish, Deepublish, Kehutanan, hutan , Wosi, Anton Silas Sinery, Rusdi Angrianto, Yohanes Yoseph Rahawarin, Hans F.Z. Peday, acob Manusawai ]

Mari simak dalam buku ini, yang menjelaskan tentang potensi kawasan hutan lindung Wosi Rendani termasuk potensi tantangan dan beberapa strategi pengelolaan yang dapat dilakukan sesuai potensi yang ada. [Penerbit Deepublish, Deepublish, ...

Perubahan Sosial-Budaya Komunitas: Agama Dam

Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki pluralitas agama. Agama-agama yang ada bukan saja berupa agama global yang berasal dari luar Indonesia dan kemudian masuk serta berkembang di kawasan ini, tapi juga agama lokal yang lahir dan berkembang di kalangan suku-suku yang ada. Harus diakui bahwa keberadaan kelompok agama-agama lokal tersebut saat ini semakin berkurang bahkan sebagian sudah tidak ada lagi karena berbagai faktor seperti karena adanya kebijakan negara dan misiologi agama global. Satu di antara kelompok agama lokal tersebut adalah agama Adam yang dianut Wong Sikep. Mereka saat ini terus berjuang untuk mempertahankan keberadaannya di tengah-tengah proses perubahan yang terus terjadi. Fokus utama kajian ini adalah memerikan pola bertahan dan perubahan budaya di kalangan penganut agama Adam atau Dam di kalangan Wong Sikep. Kajian tentang agama lokal merupakan salah satu materi dalam mata kuliah Islam dan Budaya Lokal, selain bahasan yang lain seperti budaya etnik, budaya komunitas lokal, tokoh, upacara, tradisi, dan sistem nilai lokal serta perannya masing-masing dalam kehidupan masyarakat. Kajian tentang dialektika antara agama dan budaya lokal selalu melahirkan berbagai kemungkinan jenis keberpengaruhannya. Di satu sisi agama dapat memberikan warna kepada kebudayaan, sedangkan kebudayaan memberi kekayaan terhadap agama. Di sisi lain dapat terjadi budaya lokal dominan dalam mempengaruhi agama. Dari sinilah kemungkinan terjadinya berbagai bentuk hasil dialektika seperti akulturasi, asimilasi, simbiotik, adoptasi, sinkretisme, peminjaman budaya atau budaya cangkok Dalam proses dialektika antara keduanya, dapat terjadi ketegangan dan damai. Ketika budaya lokal dianggap tidak sejalan dengan (sistem doktrin) agama, maka ketegangan dapat terjadi, namun sebaliknya, ketika budaya lokal dianggap sejalan dengan agama, maka damai akan dapat tercipta.

E. Program Komunitas Adat Terpencil Program ini merupakan kegiatan
pemerintah yang ditujukan kepada Wong Sikep. Adapun yang dimaksud
komunitas adat terpencil adalah sekelompok orang atau masyarakat yang hidup
dalam ...

Buku Ajar Budaya Gorontalo, Sebagai Pembentuk Karakter Generasi Penerus

Sebagaimana yang kita tahu, masyarakat Indonesia terbagi dalam suku-suku dan karenanya, terdapat berbagai adat dan budaya sebagai harta yang harus dijaga dan dirawat bersama. Pemahaman akan adat dan budaya sangat perlu untuk diajarkan guna membentuk karakter generasi penerus bangsa sesuai dengan karakter pancasila. Melalui buku ini, pembaca akan mempelajari serba-serbi adat-budaya Gorontalo, meliputi: upacara penyambutan tamu Pohutu Motimamango, upacara adat menjemput dan mengantar Pohutu Molo'opu Wau Mopotolungo, upacara adat penobatan Pohutu Momulanga, upacara adat pernikahan Pohutu Moponika, serta upacara adat pemakaman Pohutu Molalungo. [buku, ajar, budaya, kebudayaan, generasi, penerus, gorontalo, supriyadi, Arip Mulyanto, Manda Rohandi, Mukhlisulfatih Latief ]

pelaksanaannya disesuaikan dengan ketentuan adat. Namun seperti telah
diuraikan sebelumnya kaidah ini telah berubah diubah oleh masyarakat adat
Gorontalo. Seperti kita ketahui adat timbul dari masyarakat sendiri. Dengan
demikian ...