Sebanyak 2796 item atau buku ditemukan

Filsafat Sosial

Akuntabilitas, Filsafat Politik, Gerakan Sosial, Liberalisme, Marxisme, Konservatisme, Thomas Hobbes, Mazhab Frankfurt

Sumber: Wikipedia. Halaman: 53. Bab: Akuntabilitas, Filsafat politik, Gerakan sosial, Liberalisme, Marxisme, Konservatisme, Thomas Hobbes, Mazhab Frankfurt, Komunitarianisme, Neoliberalisme, Anarkisme dan Marxisme, Karl Marx, Kekerasan, Multikulturalisme, Koin Keadilan, Das Kapital, Imperialisme, Proletariat, Cinta Indonesia Cinta Anti Korupsi, Sekularisme, Antonio Gramsci, Forum Sosial Dunia, WiserEarth, Alienasi, Nabatiwan, Marxisme Otonomis, Anomie, Sekularisasi, Hakko Ichiu, Kekuasaan, Ernesto Laclau, Eugenika, Hegemoni, Rosa Luxemburg, Luxemburgisme, Psikologi sosial, An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations, Demokrasi liberal, Keadilan sosial, Georgy Valentinovich Plekanov, Egoisme, Dominasi, Etika timbal balik, Leo Jogiches, Eksploitasi, Kebebasan, Infrastruktur dan suprastruktur, Rekayasa politik, Tradisi, Public reason, Teori keputusan, Konsumerisme, Indonesia Menyala, Paksaan, Pemerintahan terbuka, Gerakan kontra, Pengajar Muda. Kutipan: Konservatisme adalah sebuah filsafat politik yang mendukung nilai-nilai tradisional. Istilah ini berasal dari kata dalam bahasa Latin, conserv?re, melestarikan; "menjaga, memelihara, mengamalkan." Karena berbagai budaya memiliki nilai-nilai yang mapan dan berbeda-beda, kaum konservatif di berbagai kebudayaan mempunyai tujuan yang berbeda-beda pula. Sebagian pihak konservatif berusaha melestarikan status quo, sementara yang lainnya berusaha kembali kepada nilai-nilai dari zaman yang lampau, the status quo ante. Samuel Francis mendefinisikan konservatisme yang otentik sebagai "bertahannya dan penguatan orang-orang tertentu dan ungkapan-ungkapan kebudayaannya yang dilembagakan." Roger Scruton menyebutnya sebagai "pelestarian ekologi sosial" dan "politik penundaan, yang tujuannya adalah mempertahankan, selama mungkin, keberadaan sebagai kehidupan dan kesehatan dari suatu organisme sosial." Konservatisme belum pernah, dan tidak pernah bermaksud menerbitkan risalat-risalat sistematis seperti Leviathan k...

Sumber: Wikipedia.

Filsafat Politik

Administrasi Publik, Bangunan Komunitas, Bentuk Pemerintahan, Federalisme, Imperialisme, Kewarganegaraan, Liberalisme

Sumber: Wikipedia. Halaman: 66. Bab: Administrasi publik, Bangunan komunitas, Bentuk pemerintahan, Federalisme, Imperialisme, Kewarganegaraan, Liberalisme, Perdamaian, Sistem politik, Konfrontasi Cicak dan Buaya, Konservatisme, Thomas Hobbes, Pasukan pemelihara perdamaian, Birokrasi di Indonesia, Komunitarianisme, Neoliberalisme, Campaign Against Sanctions and Military Intervention in Iran, Konfrontasi Indonesia-Malaysia, Demokrasi, Demokrasi totaliter, Kekerasan, Koin Keadilan, Undang-Undang Pelayanan Publik, Anti-pembunuhan, Cinta Indonesia Cinta Anti Korupsi, Aristokrasi, Sekularisme, Politik blok birokrasi, Korupsi Bibit & Chandra, Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia, Monarki, Diktatur, Sekularisasi, Hakko Ichiu, Kekuasaan, Vstrecha na Elbe, Mesin politik, Sistem parlementer, Hegemoni, Sistem presidensial, Federasi, Pemerintah dewan-pengelola, An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations, Totalitarian, Demokrasi liberal, Keadilan sosial, Kementerian, Ius soli, Manifesto Russell-Einstein, Kartu keluarga, Sistem semipresidensial, Dominasi, Emirat, Despotisme, Pemerintah federal, Eksploitasi, Kebebasan, Oligarki, Negara satu-partai, Tiran, Pemerintahan oleh massa, Koloni, Meritokrasi, Foederatus, Adhockrasi, Kleptokrasi, Public reason, Distrik federal, Otokrasi, Negara boneka, Plutokrasi, Negara komunis, Desentralisasi, Ius sanguinis, Paksaan, Sistem Direksional, Pemerintahan terbuka, Daftar periode perdamaian regional, Ekspatriat, Republik federal, Pemerintah pusat. Kutipan: Konfrontasi Cicak dan Buaya merupakan timbunan rasa ketidak kepuasan serta rasa ketidak percayaan terhadap bagian administrasi publik lembaga penegakan hukum di Indonesia yakni Kejaksaan dan Kepolisian yang dipersonifikasi sebagai buaya sedangkan pihak yang berlawanan menyebut dirinya sebagai cicak, kedua personifikasi ini diciptakan oleh Susno Duadji ketika diwawancarai oleh majalah Tempo tercetak pada edisi 20/XXXVIII 06 Juli 2009 dengan mengatakan cicak kok ...

Sumber: Wikipedia.

Menyingkap pemikiran politik Gus Dur & Amien Rais tentang negara

Comparison of Abdurrahman Wahid and Amien Rais's political thoughts regarding state, ideology, and democracy.

Kedua, pencalonan oleh individu, yaitu ketika terjadi suksesi dari Abu Bakar
Siddiq kepada Umar Bin Khattab. ... mencoba memadukan khasanah pemikiran
Islam tradisional dengan kenyataan yang ada dalam masyarakat modern. ... dari
Muslim tradisional yang mencoba untuk terus-menerus melakukan revitalisasi
khasanah Islam tradisional, ahl as-sunnah wa al-jama'ah, khususnya yang
selama ini ...