Sebanyak 2593 item atau buku ditemukan

Kisah Hikayat Nabi Syuaib (Jethro) Dalam Islam

Nabi Syu'aib atau Shuaib atau Jethro adalah seorang nabi yang diutus kepada kaum Madyan dan Aikah menurut tradisi Islam. Namanya disebutkan sebanyak 11 kali di dalam Al-Qur'an dan ia wafat di Madyan. Syu'aib secara harafiah artinya "Yang Menunjukkan Jalan Kebenaran". Karena menurut islam, Nabi Syu'aib (Jethro) telah berusaha untuk menujukkan jalan yang lurus kepada umatnya yaitu penduduk Madyan dan Aykah. Menurut sejarah Islam, Nabi Syuaib memiliki nasab sebagai berikut, Syu'aib bin Mikil bin Yasjir bin Madyan bin Ibrahim bin Azara bin Nahur bin Suruj bin Ra'u bin Falij bin ʿAbir bin Syalih bin Arfahsad bin Sam bin Nuh. Syu'aib secara tradisional dianggap sebagai Jethro, dan menjadi bapak mertua Musa dalam ajaran Samawi, karena Nabi Musa telah menikahi putrinya yang bernama Saffurah (Safrawa). Saffurah kemudian melahirkan 2 putra bagi Nabi Musa. Nabi Syu’aib tinggal di kota Madyan yang letaknya di Yordania sekarang. Ketika itu, masyarakatnya kafir kepada Allah dan melakukan berbagai kemaksiatan, seperti membajak dan merampas harta manusia yang melintasi mereka. Mereka juga menyembah pohon lebat yang disebut Aykah. Mereka bermuamalah buruk dengan manusia, menipu dalam melakukan jual beli dan mengurangi takaran dan timbangan. Maka Allah mengutus kepada mereka seorang rasul dari kalangan mereka bernama Nabi Syu’aib. Beliau mengajak mereka beribadah kepada Allah dan tidak berbuat syirik, melarang mereka mengurangi takaran dan timbangan serta melarang melakukan pembajakan, dan melarang berbuat buruk lainnya. Nabi Syu’ab berkata kepada mereka, “Wahai kaumku! Sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan yang berhak disembah bagimu selain Dia. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.— Dan janganlah kamu duduk di setiap jalan dengan menakut-nakuti dan menghalang-halangi orang yang beriman dari jalan Allah, dan menginginkan agar jalan Allah itu menjadi bengkok…dst.” (QS. Al A’raaf: 85) Demikianlah, Nabi Syu’aib ‘AS (Jethro) terus berdakwah kepada kaumnya dan menerangkan kebenaran kepada mereka, tetapi yang beriman hanya sedikit saja, sedangkan sebagian besar mereka kafir. Meskipun begitu, beliau tidak berputus asa terhadap penolakan mereka, bahkan tetap sabar mendakwahi mereka dan mengingatkan mereka nikmat-nikmat Allah yang tidak terhingga. Akan tetapi kaumnya tetap tidak menerima nasihat dan dakwahnya, bahkan mereka berkata kepada Nabi Syu’ab sambil mengolok-olok, “Wahai Syu’aib! Apakah shalatmu menyuruh kamu agar kami meninggalkan apa yang disembah oleh bapak-bapak kami atau melarang kami berbuat apa yang kami kehendaki tentang harta kami. Sesungguhnya kamu adalah orang yang sangat penyantun lagi berakal.” (QS. Huud: 87) Kemudian Nabi Syu’aib membantah mereka dengan kalimat yang halus sambil mengajak mereka kepada yang haq, “Wahai kaumku! Bagaimana pendapatmu jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan dianugerahi-Nya aku dari-Nya rezeki yang baik (patutkah aku menyalahi perintah-Nya)? Dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu (dengan mengerjakan) apa yang aku larang. Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.” (QS. Huud: 88) Seperti itulah Nabi Syu’aib (Jethro), Beliau berdakwah dengan argumentasi yang kuat, sehingga Beliau disebut Khathibul Anbiya’ (Ahli Pidato dari kalangan para nabi)

Kemudian beliau berhenti dari pembicaraannya dan sekarang kaum membuka
pembicaraan: "Mereka berkata: 'Hai Syu'aib, apakah agamamu yang menyuruh
agar kami meninggalkan apa yang disembah oleh bapakbapak kami atau
melarang hand berbuat apa yang kami kehendaki tentang harta kami.
Sesungguhnya kamu adalah orang yang sangat penyantun lagi berakal " (QS.
Hud: 87) Para penduduk Madyan yang kafir mereka biasa merampok dan
menyembah alAikah, yaitu ...

Mencari Sila Kelima

Sejak berusia enam tahun, ada begitu banyak pertanyaan yang tumpang-tindih di kepalaku. Mengapa orang-orang kerap bersikap manis kepada mereka yang dianggap berkedudukan dan kaya, tapi bersikap dingin kepada mereka yang berpakaian lusuh dan tak punya apa-apa? Mengapa banyak pemuka agama yang menyebarkan kebencian kepada golongan yang berbeda, padahal mereka pula yang menyuarakan bahwa agama adalah perwujudan kasih kepada sesama? Mengapa manusia suka sekali mengotakkan sesamanya ke dalam label tertentu: si Hitam, si Putih, si Miskin, si Kaya, si Pandai, si Bodoh, si Jawa, atau si Tionghoa? Gelembung-gelembung pertanyaan itu terus mengimpitku. Ketidakadilan yang kurasakan rupanya dianggap sebagai sebuah kewajaran. Aku tak mau menjadi anak yang digadang-gadang sebagai bintang tapi pendidikannya justru menjauhkannya dari kebenaran. Dan kini, kucari makna pada sila kelima Pancasila: di manakah keadilan yang dijanjikan kepada seluruh rakyat Indonesia? [Mizan, Bentang Pustaka, Pancasila, Negara, Bangsa, Masyarakat, Rakyat, Indonesia]

Tentu saja ada banyak orang yang berpendapat “semua agama sama saja”.
Orang-orang ini mengaku tidak berprasangka. Namun, biasanya orang-orang ini
bukan tidak berprasangka, melainkan tidak berprinsip; mereka hidup hanya
untuk kesenangan pribadi, untuk kepentingan diri sendiri. Jadi, bagaimana
caranya agar kita beragama dengan benar, agar agama yang berbeda-beda di
tanah air semuanya berfungsi sebagai tali pemersatu bangsa, bukannya alat
perpecahan?

Beginilah Nabi Berbisnis

Mengapa Anda Harus Membaca Buku Ini? Di dalam Buku Ini Anda Akan Dapatkan: 9 Motivasi Muslim Entrepreneur School 9 dari 10 Pintu Rezeki Itu dari Perdagangan 7 Manajemen & Strategi Rasulullah Membangun Bisnis 4 Modal Utama Kesuksesan Rasulullah 7 Ajaran Rasulullah dalam Marketing 4 Tip Marketing Modern 4 Konsep Marketing ala Rasul 3 Wasiat bagi Miliarder Muslim 7 Wasiat Terlarang dalam Berbisnis 7 Rahasia di Balik Keberhasilan Rasulullah saw Doa-Doa Miliarder Muslim Sepanjang Masa Di dalam Buku Ini Juga Anda akan Mendapatkan Fakta: - Kekayaan Itu Memperindah Surga - Ternyata Rasulullah Mengajarkan Kaya - Rasulullah Pun Memuliakan Tangan Para Wirausaha - Rasulullah Mengawali Bisnis from Zero to Hero - Rasulullah Mengajarkan Cara Membangun Brand Personality - Ternyata Rasulullah Memiliki Bayaran Mahal! - Rasulullah Menerapkan Strategi Promosi The Power of One! - Rasulullah Mengisyaratkan Kehadiran Dunia Internet

“Telah lahir bintang Muhammad! Bintang Muhammad telah muncul! Inilah satu
menit yang sangat menentukan nasib umat manusia masa depan! Cukup 1 Menit
untuk Mengambil Keputusan! Nabi Muhammad bukan sekadar pemimpin
spiritual semata, beliau adalah seorang entrepreneur sukses, pakar ekonomi
yang andal, diplomat hebat, politisi ulung, panglima militer, bahkan seorang
negarawan, dan pemimpin dunia yang hebat. Michel H. Hart di dalam bukunya
The 100 ...

American Folktales: From the Collections of the Library of Congress

From the Collections of the Library of Congress

This two-volume collection of folktales represents some of the finest examples of American oral tradition. Drawn from the largest archive of American folk culture, the American Folklife Center at the Library of Congress, this set comprises magic tales, legends, jokes, tall tales and personal narratives, many of which have never been transcribed before, much less published, in a sweeping survey. Eminent folklorist and award-winning author Carl Lindahl selected and transcribed over 200 recording sessions - many from the 1920s and 1930s - that span the 20th century, including recent material drawn from the September 11 Project. Included in this varied collection are over 200 tales organized in chapters by storyteller, tale type or region, and representing diverse American cultures, from Appalachia and the Midwest to Native American and Latino traditions. Each chapter begins by discussing the storytellers and their oral traditions before presenting and introducing each tale, making this collection accessible to high school students, general readers or scholars.

Perhaps the most important mission of the Library of Congress is to cultivate and
sustain an American Memory. Numerous Library offices devote themselves to
chronicling the public lives and acts of the official leaders of this country the
presidents, senators, Supreme Court justices, as well as the major legal and
institutional developments that we have come to regard as the highlights of our
history For all the importance of these institutional memories, the Library of
Congress is made ...

Sirah Nabawiyah For Kids

Muhammad Sang Teladan

Allah SWT telah memilih Rasul dan Nabi-Nya dari seluruh makhluk yang paling baik budi pekertinya. Dialah Muhammad SAW. Sosoknya telah dilindungi Allah SWT sejak dari masa kecilnya dan masa dewasanya hingga diangkat menjadi seorang pembawa kabar gembira dan peringatan ke seluruh alam semesta. Allah SWT telah mengasuhnya dengan sebaik-baiknya dan mengajarkan kepadanya sebaik-baik budi pekerti. Allah SWT memerintahkan kepda Rasul-Nya untuk menghiasi dirinya dengan segala sifat kebaikan dan melarang Rasul-Nya dari segala bentuk perbuatan keji berupa akhlak-akhlak tercela dan perbuatan mungkar berupa perkataan dan perbuatan yang buruk. Jelaslah sudah sifat-sfat Nabi Muhammad SAW adalah sifat-sifat yang harus kita teladani, karena hal itu merupakan anugrah langsung dari Allah SWT. Dalam buku Sirah Nabawiyah ini adik-adik sekalian akan mendapatkan pelajaran yang sangat berharga untuk di teladani dari perjalanan hidup manusia termulia sepanjang zaman yaitu Muhammad SAW. Buku tentang sejarah Islam ini diterbitkan olej Mirqat Publishing.

Dinding-dinding mesjid nabawi terbuat dari bebatuan, atapnya dari pelepah
pohon kurma, tiangtiangnya dari batangkurma, sementara lantainya hanya
hamparan pasir saja. Masjid nabawi terdiri dari tiga pintu, dan ukuran
panjangnya dari arah kiblat sampai akhir sekitarseratus hasta. Dibagian
sampingmesjid, beliau membangun sejumlah rumah yang terbuat dari bebatuan,
atapnya dari pelepah kurma dan batangnya. Rumah-rumah tersebut hanya
berbentuk kamar-kamar ganda.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah tentang Kepegawaian Terbaru

1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, 2) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PegawaiNegeri Sipil, 3) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 70Tahun 2015 tentang Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara Sebuah buku Terbitan dari VisiMedia Pustaka yang berisikan tentang Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Aparatur Sipil Negara, CPNS, PPPK, Pegawai Kontrak, PNS, ASN, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian.

1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, 2) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PegawaiNegeri Sipil, 3) Peraturan Pemerintah Republik ...

Memahami Audit Internal Perbankan

Terpenuhinya secara baik kepentingan bank dan masyarakat penyimpanan dana merupakan bagian dari misi Audit internal bank. Audit internal bank harus dapat menempatkan fungsinya di atas berbagai kepentingan untuk memastikan terwujudnya bank yang sehat, berkembang secara wajar dan dapat menunjang perekonomian nasional. Pekerjaan audit internal harus mencakup seluruh aspek dan unsur kegiatan bank yang secara langsung ataupun tidak langsung diperkirakan dapat mempengaruhi tingkat terselenggaranya secara baik kepentingan bank dan masyarakat. dalam hubungan ini, selain pemeriksaan dan penilaian atas kecukupan dan efektivitas struktur pengendalian internal dan kualitas pelaksanaannya, juga mencakup segala aspek dan unsur dari organisasi bank sehingga mampu menunjang analisis yang optimal dalam membantu proses pengambilan keputusan oleh manajemen. Modul Audit Internal ini merupakan kelanjutan dari beberapa modul yang telah diterbitkan oleh IBI dalam bidang perbankan. Isi modul ini terbagi menjadi lima bagian yaitu Banking Knowledge, Banking Product and Regulation, Bank Accounting, Principles and Processes of Internal Audit, dan Audit Engagement and Follow Up Monitoring. Penyusunan materi ini dilakukan oleh tim penyusun yang berasal dari kalangan auditor internal perbankan. Modul ini diharapkan dapat menjadi salah satu materi pelatihan untuk uji kompetensi bidang audit internal dan sumber pengetahuan tentang kompetensi pimpinan bidang audit internal, di samping menjadi salah satu upaya program peningkatan kompetensi bankir di Indonesia secara keseluruhan.

Asas keterbukaan: asas yang membuka diri terhadap hak masyarakat untuk
memperoleh informasi yang benar, jujur, dan tidak diskriminatif tentang
penyelenggaraan Otoritas Jasa Keuangan, dengan tetap memperhatikan
perlindungan atas hak ... Jasa lances. tara tugas, Sejalan fungsi, Keuangan dan
Hal wewenang ini dengan tugas, diwujudkan harus dan prinsip pengaturan
memiliki wewenangDig dengan tata it alPu struktur kelola blis pengaturan serta
melakukan hing /K dan G ...