Sebanyak 72 item atau buku ditemukan

Manajemen Media di Indonesia

Manajemen media identik dengan adanya faktor ketidakpastian. Faktor inidisebabkan beberapa kondisi seperti perubahan regulasi, fluktuasi ekonomi, sistem permodalan, perkembangan teknologi, keterbatasan sumber daya manusia yang berkualitas, meningkatnya kesadaran dan tuntutan publik, serta pergeseran minat konsumen media. Dalam kaitan ini, kajian manajemen media memiliki posisi yang sangat penting untuk menjelaskan berbagai fenomena tersebut. Sayangnya, manajemen media, sebagai kajian yang relative baru di Indonesia, masih sangat jarang dilakukan dengan serius. Padahal, kehidupan media di Indonesia sangat dinamis dan tumbuh pesat, khususnya sejak era reformasi dan keterbukaan informasi tahun 1998. Tidak banyak referensi mengenai manajemen media dalam bahasa Indonesia. Lebih sedikit lagi referensi yang membahas manajemen media dalam konteks Indonesia. Buku ini menjadi langkah awal yang sangat strategis untuk menjawab kekosongan literatur manajemen media di Indonesia. Kajian dalam buku ini dibagi menjadi tiga isu utama: ‘Memahami Kajian Manajemen Media’, ‘Menyikapi Perkembangan Teknologi’, dan ‘Riset Manajemen Media: Tantangan dan Peluang’. Sejumlah nama profesional di bidang kajian komunikasi memberikan kajian kritis, antara lain, Amir Effendi Siregar, Ishadi S.K., dan Ana Nadhya Abrar.

Lebih sedikit lagi referensi yang membahas manajemen media dalam konteks Indonesia. Buku ini menjadi langkah awal yang sangat strategis untuk menjawab kekosongan literatur manajemen media di Indonesia.

Khomeini dan Revolusi Iran

Pedoman cara pendirian BTM (Baitut Tamwil Muhammadiyah) BMT (Baitul Maal wat-Tamwil) di lingkungan Muhammadiyah

yang ada di masyarakat misalnya ; Koperasi Unit Desa (di pedesaan), Koperasi
Masjid, Koperasi Pondok Pesantren, ... lain pada koperasi tersebut dipisah
secara lugas, baik dalam hal pembukuan, keuangan maupun dalam hal
manajemen.

Unsur mistik dalam serat primbon

Mysticism in Javanese classical literature of Yogyakarta.

B. Unsur Mistik dalam Serat Primbon Kata "mistik" antara lain berarti: 1) sub
sistem yang ada dalam hampir semua agama ... manusia mengalami dan
merasakan emosi bersatu dengan Tuhan, yang dalam Islam disebut tasawuf
atau suluk.

Perempuan Bugis naik haji

Social life and customs and symbol identity of Bugis women to make haj pilgrim.

Hanya orang-orang tertentu saja, terutama yang mengenal tradisi Bugis yang
bisa mengidentifikasi uniform haji perempuan Bugis. Inilah yang disebut dengan
ritual haji yang telah menggambarkan aktivitas perempuan melalui sejumlah
tahapan dalam sistem sosial. Masyarakat Bugis di Kalabbirang juga mengenal
tradisi doa dzikkiri, yaitu lantunan doa dan pujian/ratapan yang diselenggarakan
setiap Kamis malam di Balla Lompoa Kassikebo Maros. Ada juga Dzikkiri Lompo
, yaitu ...

Menyingkap korupsi, kolusi dan nepotisme di Indonesia

Corruption and nepotism in Indonesia; papers of a seminar.

pengutamaan kerabat dekat dalam pengangkatan suatu kedudukan dan jabatan
dalam pemerintahan atau perusahaan. Persoalannya kemudian adalah bentuk
tindakan seperti apakah yang dapat digolongkan sebagai korupsi, kolusi, dan
nepotisme. Apa kriteria korupsi, kolusi, dan nepotisme? Undang-Undang anti
KKN (yang sedang kita tunggu) diniscayakan berpretensi menjawab persoalan
ini secara proporsional. Kriteria KKN 1. Korupsi Masalah KKN dalam kajian
hukum Islam ...

Teologi industrialisasi

Industrial orientation in Indonesian development; papers of a seminar.

Perubahan situasi lokal dalam rangka industrialisasi yang sering dimulai dengan
upaya pembebasan lahan, misalnya, dapat saja akan merembet juga ke
penjualan tanah perumahan, masjid, tempat keramat atau yang bersejarah
lainnya. Tidakkah penjualan dan pelepasan tanah lahan —yang tentunya tak
senetral pembebasan dan penjualan tanah tegalan dan ladang penggembalaan
yang bernilai kultural rendah— untuk kepentingan pabrik tidak merugikan, kalau
dinilai secara ...