Sebanyak 2540 item atau buku ditemukan

Indeks Kemandirian Desa

Metode, Hasil, dan Alokasi Program Pembangunan

Di banyak negara-termasuk di Indonesia persoalan penting bukan pada kekurangan melainkan kesenjangan pengorganisasian data. Penyusunan data dalam Indeks Kemandirian Desa (IKD) disusun untuk mengukur hasil pembangunan sesuai amanat UU 6/2014 tentang Desa. Hailnya berupa pengukuran kemandirian desa menurut dimensi kemampuan sendiri, tanggungjawab bersama, dan keberlanjutan. Rincian indicator dikelompokkan menurut aspek kebutuhan dasar, pemerintahan desa, dan daya saing ekonomi. Buku ini menunjukkan sektor-sektor inti dan tambahan bagi pembangunan desa. Tingkat kemandirian desa berikut kebutuhan program pembangunan desa dirinci berdasarkan provinsi, tipologi kewilayahan, dan sektoral. Evaluasi kondisi masyarakat masa kini dapat digunakan untuk perbaikan perencanaan pembangunan desa dalam jangka menengah dan jangka panjang.

Penyusunan data dalam Indeks Kemandirian Desa (IKD) disusun untuk mengukur hasil pembangunan sesuai amanat UU 6/2014 tentang Desa.

Dasar-Dasar Konseling

Sumbangan wisuda

  • ISBN 13 : 9786022560180
  • Judul : Dasar-Dasar Konseling
  • Pengarang : Sulistyarini, M.Si.,  
  • Penerbit : Prestasi Pustaka
  • Klasifikasi : 158.3
  • Call Number : 158.3 SUL d
  • Bahasa : Indonesia
  • Tahun : 2014
  • Halaman : 0
  • Ketersediaan :
    2016-33435-0003
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2016-33435-0002
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2016-33435-0001
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Lobu Tua Sejarah Awal Barus

Situs Lobu Tua merupakan salah satu situs kota kuno daerah Barus, Provinsi Sumatra Utara, dan pernah dihuni antara akhir abad ke-9 hingga awal abad ke-12 Masehi. Buku ini bertujuan menunjukkan betapa pentingnyaperanan Barus dalam sejarah kuno Nusantara. Selain memuat hasil-hasil penelitian aekeologi mengenai benda-benda yang ditemukan di situs Lobu Tua, diperkenalkan juga penelitian tentang sumber-sumber kuno berkenaan dengan Barus, termasuk sebuah prasasti berbahasa Tamil, sebuah teks berbahasa Armenia, dan beberapa sumber Tionghoa. Buku ini juga memuat sumbangan artikel mengenai kamper dan kemenyan yang dahulu menjadi sumber kekayaan Barus.

Tempat asal tembikar Dunia Islam biasanya sukar diidentifikasi, terutama karena
pembuatnya sering berpindah dari satu ... Fribourg, Office du Livre, 1985: 37;
Dominique & Janine Sourdel, La civilisation de l'islam classique [Peradaban
Islam ...

Catatan Pinggir Sejarah Aceh

Perdagangan, Diplomasi, dan Perjuangan Rakyat

On history of Nanggroe Aceh Darussalam.

Manusia sempurna harus dapat fana atau hapus daripada keduniawian, dalam
arti bahwa jiwa harus menaklukan segala hawa nafsunya. Manusia harus dapat
sampai kepada fana al fana, yaitu “tersandra” daripada segala bukan Yang
Mutlak, di mana batasan antara khalik dan makhluk terlah terhapus. Ajaran
wujudnya yang heterodoks itu bercirikan segala sesuatu adalah Tuhan atau
bersifat pantheistis-monistis seperti halnya agama Siwa (Ciwa) dan Budha
Mahayana yang telah ...

Sejarah Kesusastraan Melayu Kelasik

Seperti dapat langsung dikenali dari judulnya, Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik ini memperkenalkan, mendokumentasikan, dan membahas berbagai naskah, sumber, pertumbuhan, demografi, dan berbagai pemikiran mengenai kesusastraan Melayu klasik, sehingga kita dapat mengenali kehidupan, problema, dan dinamika masyarakat Melayu yang harus diakui, hingga kini bukan hanya relevan tetapi makin penting untuk dipahami dan dihargai. Penjelasan menarik tentang kesusastraan rakyat, epos India dan wayang, cerita dari jawa, sastra zaman peralihan Hindu-Islam, kesusastraan zaman Islam, cerita berbingkai, sastra kitab, sastra sejarah, undang-undang Melayu lama, serta pantun dan syair dalam buku ini mendorong kita untuk memahami kekhasan tata hidup dan cara pandang masyarakat yang melahirkannya, sambil menimba kebijaksanaan dan berkaca pada keuniversalan pengalaman di dalamnya. Buku ini membawa kita ke masa lalu, dan dengan menikmati panorama latar manusianya yang tersebar luas serta mengarungi kedalaman pesan yang bagaimanapun menantang kematangan dan keragaman kemanusiaan kita, kita dimampukan untuk mengelola dan menghayati kehidupan masa kini. --Prof. Riris k. Toha-Sarumpaet, Ph. D.

Kerajaan kecilkecil banyak terdapat di bagian utara Malaya, misalnya
Langkasuka dan lain-lain tempat. Sesudah agama Buddha muncul di India, lebih
banyak lagi orang India yang mengunjungi atau singgah di daerah Alam Melayu.
Agama Buddha tidak mengenal kasta, jadi penganutpenganutnya tidak takut
bergaul rapat dengan bangsa-bangsa lain. Lagi pula, penganutnya juga
mempunyai semangat pendeta yang luar biasa: suka menyebarkan agamanya
ke manamana saja.

Sejarah Islam di Nusantara

Agama Islam tidak dilahirkan di Indonesia, namun justru negara inilah yang memiliki penduduk muslim dengan jumlah terbesar di dunia. Bagaimanakah cara agama ini masuk dan berkembang di antara suku dan budaya yang beragam di nusantara? Fondasi pertanyaan ini kemudian menggerakkan Michael Laffan, Profesor Sejarah di Universitas Princenton, untuk meneliti proses tumbuh kembangnya Islam di Indonesia yang memiliki corak dan ciri khusus. Dari aneka ragam sumberdaya, Laffan mereka ulang sejarah interaksi dan diskusi ihwal Islam di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Islam di Indonesia kerap digambarkan bersifat moderat berkat peran yang dimainkan Sufisme mistis dalam membentuk pelbagai tradisinya. Menurut para pengamat Barat—mulai dari para administrator kolonial, para cendekiawan orientalis Belanda, hingga para antropolog modern seperti Clifford Geertz—penafsiran Islam yang damai ala Indonesia terus-menerus mendapat ancaman dari luar oleh tradisi-tradisi Islam yang lebih keras dan intoleran. Sejarah Islam Nusantara menawarkan sebuah penilaian yang lebih berimbang terhadap sejarah intelektual dan kultural Indonesia. Michael Laffan menyusuri bagaimana citra populer mengenai Islam Indonesia dibentuk oleh berbagai perjumpaan antara para cendekiawan kolonial Belanda dan para pemikir Islam reformis. Tak berhenti sampai di situ, Laffan juga menyuguhkan peran-peran tradisi Arab, Cina, India, dan Eropa yang telah saling berinteraksi sejak awal masuknya Islam. Hasil perkawinan lintas budaya dan intelektualitas inilah yang kemudian melahirkan Islam Nusantara. "Sejarah Islam Nusantara merupakan kontribusi keilmuan yang mengesankan dan penting, mengandung informasi berlimpah dan sudut pandang kritis bagi para cendekiawan dan peneliti yang sebidang.” —Christina Sunardi, American Journal of Islamic Social Sciences “Terlepas dari gaya berapi-api yang kadang jenaka, buku ini padat dan dapat menjadi bahan diskusi.... Menarik." —Anthony H. Johns, Journal of Southeast Asian Studies "Michael F. Laffan menulis buku yang gembur, sangat informatif, dan sangat inspiratif. Semua orang yang ingin menekuni Islam di Indonesia dan Orientalisme Belanda harus membacanya." —Stephan Conermann, Sehepunkte "Buku ini merupakan sumbangsih besar bagi Islam di Indonesia.” —Barbara Watson Andaya, co-writer A History of Malaysia [Mizan, Bentang Pustaka, Bunyan, Islam, Sejarah, Budaya, Indonesia]

Michael Laffan menyusuri bagaimana citra populer mengenai Islam Indonesia dibentuk oleh berbagai perjumpaan antara para cendekiawan kolonial Belanda dan para pemikir Islam reformis.

Pendidikan Kewarganegaraan

a Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Ya`ng Maha Esa atas rahmat
dan karunia-Nya buku Pendidikan Kewarganegaraan Mengembangkan Karakter
Peserta Didik untuk SD/Ml Kelas 1 dan yang sederajat dapat diterbitkan. Buku ini
... Buku ini diharapkan dapat membantu peserta didik untuk menjadi warga
negara yang baik, yang sadar akan hak dan kewajibannya, demokratis,
berkarakter, dan berperan di berbagai aspek kehidupan serta berwawasan
kebangsaan.

1001 Items To Boost Your TOEFL Exam

  • ISBN 13 : 9786022290605
  • Judul : 1001 Items To Boost Your TOEFL Exam
  • Pengarang : Slamet Riyanto,  
  • Penerbit : Pustaka Pelajar
  • Klasifikasi : 425
  • Call Number : 425 SLA 1
  • Bahasa : Indonesia
  • Tahun : 2013
  • Halaman : 0
  • Ketersediaan :
    2015-00545-5420-9
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2015-00545-5420-8
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2015-00545-5420-7
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2015-00545-5420-6
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2015-00545-5420-5
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2015-00545-5420-4
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2015-00545-5420-3
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2015-00545-5420-2
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2015-00545-5420-10
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
    2015-00545-5420-1
    Tersedia di Pustaka Kubang Putih - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya Pemberdayaan

Panduan Bagi Praktisi Lapangan

Buku karya Britha Mikkelsen ini dapat dibaca sebagai mansukan alternatif mengenai metode penelitian model apa yang kiranya memadai dan dapat dipercaya dalam meneropong realitas masyarakat sedekat mungkin, yang pada gilirannya memberi arah pada kegiatan pembangunan masyarakat serta upaya-upaya pemberdayaannya secara tepat dan guna sasaran.Dari pengalaman beberapa dasawarsa terakhir menjadi nyatalah bahwa pendekatan kebijakan dari atas ke bawah (top-down policy) tidak selalu menggembirakan, penuh kebocoran, dan bias.Metode Penelitian Partisipatoris, yang merupakan konsep alternatif itu, kini makin menemukan momentumnya. Tetapi persetujuan kita pada metode ini, belum membuktikan apa-apa, sebab tanpa alat-alat analisis yang cukup dan indikator yang sahih, kita mudah jatuh lagi pada "kebiasaan lama".Pendidikan yang diterima para praktisi riset pembangunan tidak selalu mempersiapkan mereka dengan alat dan sasaran serta metode yang memadai untuk studi dan penelitian lapangan dimana mereka bekerja. Sering metode yang mereka pakai sudah ketinggalan, sehingga tidak cocok lagi. Perjalanan waktu menambah lagi pertanyaan-pertanyaan baru sehingga banyak metode penelitian tampaknya terus tercecer di belakang. Oleh karena itu, pendekatan partisipatoris yang dipaparkan secara cukup rinci di dalam buku ini semoga dapat memperkaya metode penelitian dalam masing-masing disiplin ilmiah yang sudah kita kenal. Buku Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya Pemberdayaan: Panduan bagi Praktisi Lapangan sangat bermanfaat bagi pelbagai kelompok dan perorangan yang menaruh minat pada bidang penelitian dan pekerjaan lapangan dalam studi pembangunan.​

Buku Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya Pemberdayaan: Panduan bagi Praktisi Lapangan sangat bermanfaat bagi pelbagai kelompok dan perorangan yang menaruh minat pada bidang penelitian dan pekerjaan lapangan dalam studi pembangunan ...