Sebanyak 2664 item atau buku ditemukan

Gerakan mahasiswa dalam politik Indonesia

Political activities of Indonesian students.

Bahkan Pemerintah sendiri memberikan kesan, gerakan mahasiswa 1973/74
ditunggangi oleh Mantan Politisi Partai Masyumi dan PSI (Partai Sosialis
Indonesia), dua partai politik yang dilarang oleh Presiden Soekarno. Group
Diskusi UI ini, ...

Korupsi Kebijakan Aparatur Negara & Hukum Pidana-Ganti

Teknik Pengolahan ATC dari Rumput Laut Eucheumacottonii

Upaya untuk meningkatkan nilai tambah rumput laut (Eucheuma cottonii) perlu dilakukan dengan cara mengolah rumput laut menjadi berbagai produk yang memiliki nilai tambah tinggi, antara lain alkali treated cotonii (ATC). Produk yang dibutuhkan oleh berbagai industri ini masih banyak diperoleh diperoleh secara impor. Padahal, ATC bisa diproduksi sendiri. Di dalam buku ini diuraikan secara rinci mengenai teknik mengolah rumput laut Eucheuma cottonii menjadi ATC, mulai dari tahap awal berupa pemilihan bahan baku, pembersihan dan sortasi, perendaman dalam alkali panas, pencucian, pengeringan dan pemotongan, hingga pengemasan produk ATC. Untuk menjadikannya sebagai usaha industri, buku ini dilengkapi pula dengan analisis finansialnya, termasuk peralatan dan mesin yang dibutuhkan. PENEBAR SWADAYA

Upaya untuk meningkatkan nilai tambah rumput laut (Eucheuma cottonii) perlu dilakukan dengan cara mengolah rumput laut menjadi berbagai produk yang memiliki nilai tambah tinggi, antara lain alkali treated cotonii (ATC).

The Reece connection

... Gaskin : Terry L. -339 Gibbons : Alta Elaine - 171 Billy Wayne - 170 Christy
Lynn - 171 Debra Gayle - 171 Lee W. - 170 Lisa Dawn - 171 Micky Lee - 171
Patricia Ann - 171 Graham: Inez - 133-PP Gnade : Robert - 133-PP Grubb :
Claudia R.

Sosiologi Kepolisian

Relasi Kuasa Polisi dengan Organisasi Masyarakat Sipil Pasca Orde Baru

Pergumulan kepolisian sebagai otoritas pengendali keamanan publik dengan organisasi masyarakat sipil (OMS) menemukan formatnya pada dasawarsa 2000-an. Mengapa? Kedua entitas social ini—kepolisian dan OMS—pada decade ini sedang sama-sama mereguk sumber ‘oksigen’ yang menumbuhkan otot-otot kekuasaannya. Pada pra-1998, pergulatan keduanya tidak terlalu keras karena kalangan sipil mengalamatkan aneka macam persoalan, utamanya ikhwal demookrasi, langsung pada otoritas Negara, bukan kepada kepolisian. Pasca 2000-an, otot-otot kekuasaan kedua entitas social ini secara nyata bertumbuh-kembang. Yaitu, pertama, setelah militer kembali ke barak, berarti Negara menempatkan polisi sebagai pengendali keamanan publik secara total; tetapi, kedua, bersamaan dengan ini keluarnya sejumlah undang-undang yang membuka partisipasi publik terhadap jalannya roda pemerintahan, berarti secara otomatis membatasi otoritas pengendali ekamanan publik ini dalam menafsir realitas dan menggunakan kekuasaannya secara aktual. Prinsipnya, ketika otoritas pengendali keamanan publik itni tidak lagi didikte kakak kandungnya militer, ia harus mau berbagi tafsir atas realitas dan segala aturan main dengan organisasi masyarakat sipil perihal bagaimana menggunakan kekuasaaannya.

Sejarah Politik Orde Baru, terj. Aboeprijadi dari Culture, Politics And Economy In
The Political History Of The New Order, Lembaga Studi Pembangunan, Jakarta.
Sadjijono. 2008. Polri dalam Perkembangan Hukum Di Indonesia, Laksbang, ...