Buku karya Britha Mikkelsen ini dapat dibaca sebagai mansukan alternatif mengenai metode penelitian model apa yang kiranya memadai dan dapat dipercaya dalam meneropong realitas masyarakat sedekat mungkin, yang pada gilirannya memberi arah pada kegiatan pembangunan masyarakat serta upaya-upaya pemberdayaannya secara tepat dan guna sasaran.Dari pengalaman beberapa dasawarsa terakhir menjadi nyatalah bahwa pendekatan kebijakan dari atas ke bawah (top-down policy) tidak selalu menggembirakan, penuh kebocoran, dan bias.Metode Penelitian Partisipatoris, yang merupakan konsep alternatif itu, kini makin menemukan momentumnya. Tetapi persetujuan kita pada metode ini, belum membuktikan apa-apa, sebab tanpa alat-alat analisis yang cukup dan indikator yang sahih, kita mudah jatuh lagi pada "kebiasaan lama".Pendidikan yang diterima para praktisi riset pembangunan tidak selalu mempersiapkan mereka dengan alat dan sasaran serta metode yang memadai untuk studi dan penelitian lapangan dimana mereka bekerja. Sering metode yang mereka pakai sudah ketinggalan, sehingga tidak cocok lagi. Perjalanan waktu menambah lagi pertanyaan-pertanyaan baru sehingga banyak metode penelitian tampaknya terus tercecer di belakang. Oleh karena itu, pendekatan partisipatoris yang dipaparkan secara cukup rinci di dalam buku ini semoga dapat memperkaya metode penelitian dalam masing-masing disiplin ilmiah yang sudah kita kenal. Buku Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya Pemberdayaan: Panduan bagi Praktisi Lapangan sangat bermanfaat bagi pelbagai kelompok dan perorangan yang menaruh minat pada bidang penelitian dan pekerjaan lapangan dalam studi pembangunan.
Buku Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya Pemberdayaan: Panduan bagi Praktisi Lapangan sangat bermanfaat bagi pelbagai kelompok dan perorangan yang menaruh minat pada bidang penelitian dan pekerjaan lapangan dalam studi pembangunan ...
What Is the USMLE Step 1 Exam? For many reasons, the United States Medical
Licensing Exam (USMLE) Step 1 Exam is the most challenging of all three
USMLE Step exams. From the expansive basic science breadth of the exam, to
the ...
How can different interest groups engage together in learning processes that enable them to better manage community forests? In this volume, practitioners from eight countries document their experience with the aim of identifying how to characterize social learning, as well as how to improve upon current practice. Analysis of current approaches to facilitation and the circumstances or platforms of learning indicate the need for more attention to the different avenues and styles of learning and the potential benefits of using multiple avenues. Learning styles and approaches need to be responsive to stakeholders preferences, culture, and changes in management needs. Multiple approaches are likely if the goal is to reach all the necessary parties and to be relevant to changing conditions over time. In documenting these experiences, the authors link their observations to concepts, labels and the theory of social learning to further advance our general understanding of multi-stakeholder processes in forest management.
... yang berkembang sendiri dan bersifat lepas; komite berbasis kelompok
pengguna untuk perencanaan, pelaksanaan, ... Tema yang paling penting di sini
adalah kebutuhan akan gaya-gaya pembelajar- an dan pendekatan agar
tanggap ...
In this volume specialists in mathematics, physics, and linguistics present the first comprehensive analysis of the ideas and influence of Hermann G. Graßmann (1809-1877), the remarkable universalist whose work recast the foundations of these disciplines and shaped the course of their modern development.
In this volume specialists in mathematics, physics, and linguistics present the first comprehensive analysis of the ideas and influence of Hermann G. Graßmann (1809-1877), the remarkable universalist whose work recast the foundations of ...