Sebanyak 2808 item atau buku ditemukan

Bergaul Ala Penghuni Surga

Bagaimana etika berteman dan berinteraksi yang dapat mengantarkan ke surga.

Ketika manusia adalah mahkluk sosial, maka ia sudah pasti akan terlibat dalam aneka interaksi dengan sesamanya. Proses kehidupan sudah tentu tidak akan bergerak dalam ritme yang indah jika manusia melepaskan diri dari ikatan pergaulan dan pertemanan. Dan Islam memahami itu. Karenanya ia menetapkan silaturahmi bahkan sebagai salah satu alat ukur keimanan seseorang. Nah, seperti apakah pergaulan dan pertemanan yang menjadi anak tangga kebahagiaan abadi itu? Apa saja pola-pola silaturahmi calon penghuni surga tersebut dalam bergaul ala penghuni surga ini? Imam Al-Ghazaly akan meramunya untuk anda hanya di buku persembahan Mirqat Publishing ini.

Apa saja pola-pola silaturahmi calon penghuni surga tersebut dalam bergaul ala penghuni surga ini? Imam Al-Ghazaly akan meramunya untuk anda hanya di buku persembahan Mirqat Publishing ini.

The Jerusalem Epistle

A Tract on the Fundamentals of Muslim Doctrine

The Jerusalem Epistle (al-Risala al-Qudsiyya) is a small theological tract written by perhaps Islam's most influential thinker Abu Hamid al-Ghazali (d.1111/505). Written while living in Jerusalem, Ghazali sets out in four "cornerstones" (arkan) each with ten "foundations" (usul) what he takes to be the core Muslim doctrine a general believer must assent to. Although terse and short, the Jerusalem Epistle is layered with theological and philosophical arguments. This book contains an edited version of the original Arabic text of the Jerusalem Epistle followed by extensive notes to help the reader unpack the key notions and arguments for further study and systematic reflection. This is the first time a fully annotated edition of the Jerusalem Epistle has appeared in the English language.

This is the first time a fully annotated edition of the Jerusalem Epistle has appeared in the English language.

The Power of Love

Memaksimalkan Potensi Ruhani untuk Meraih Kebahagiaan Hidup

ÿCinta adalah sebuah energi.Kekuatannya mampu mendorong orang mau melakukan sesuatu. Orang rela bersusah payah mendaki gunung, karena iya mencintai alam.Ada juga remaja yang rela mengakhiri hidupnya karena cintanya ditolak. [Mizan, Hikmah, Tasauf, Agama Islam, Indonesia]

ÿCinta adalah sebuah energi.Kekuatannya mampu mendorong orang mau melakukan sesuatu.

Al-Ghazali on Poverty and Abstinence

Book XXXIV of the Revival of the Religious Sciences

This text is the 34th chapter of The Revival of the Religious Sciences. The author gives definitions of what real poverty and abstinence should be and how the poor should conduct themselves.

This text is the 34th chapter of The Revival of the Religious Sciences. The author gives definitions of what real poverty and abstinence should be and how the poor should conduct themselves.

Ringkasan Ihya' Ulumuddin

Ihya Ulumuddin lahir dari kegelisahan seorang ulama besar (Hujjatul Islam) al-Imam Abu Hamid al-Ghazali, betapa tidak, ilmu agama (ulumuddin) kala itu tidak lebih dari “baju usang” yang telah ditinggalkan banyak orang, kebanyakan mereka tergila-gila oleh kecantikan ilmu positif, filsafat dan kalam yang di import dari luar Islam oleh para penguasa waktu itu, sehingga lambat laun, tanpa sadar, kepekaan umat terhadap ilmu islam mulai memudar, kepercayaan diri mereka menurun drastis, harga diri mereka dijual, dan dibayar mahal dengan gengsi tinggi akan ilmu-ilmu import (Hellenisme) tersebut dan menganggap belajar ilmu agama yang dibawa oleh Nabi saw itu sebagai sesuatu yang “memalukan”, tidak bermanfaat bahkan dianggap menghalang-halangi kemajuan peradaban manusia, karena terlalu jauh dengan kenyataan kehidupan umat manusia sebenarnya. -Akbar Media-

Ihya Ulumuddin lahir dari kegelisahan seorang ulama besar (Hujjatul Islam) al-Imam Abu Hamid al-Ghazali, betapa tidak, ilmu agama (ulumuddin) kala itu tidak lebih dari “baju usang” yang telah ditinggalkan banyak orang, kebanyakan mereka ...