Sebanyak 381 item atau buku ditemukan

Ekonomi Pancasila Warisan Pemikiran Mubyarto

Mubyarto adalah legenda di Kampus Bulaksumur, baik sosok maupun pemikirannya. Ia dikukuhkan menjadi guru besar di Fakultas Ekonomi UGM pada usia yang sangat muda. Hingga akhir hayatnya, 24 Mei 2005, ia telah menulis ratusan buku dan ribuan karya tulis. Tak akan ada yang membantah bahwa hingga hari ini Mubyarto bisa disebut sebagai guru besar ekonomi paling produktif di Indonesia. Bersama dengan sejumlah karibnya, seperti Hidayat Nataatmadja, M. Dawam Rahardjo, dan Sri-Edi Swasono, sejak 1980 ia menguar gagasan Ekonomi Pancasila, yang kemudian menjadi polemik akbar sepanjang tahun 1981. Puluhan sarjana dan sejumlah Indonesianis terlibat dalam polemik tersebut, yang bisa disebut sebagai polemik paling serius dan paling panjang yang pernah terjadi di lingkungan ilmu sosial (di) Indonesia. Bagaimana sebenarnya pemikiran Mubyarto? Kenapa ia tak menghasilkan banyak pengikut di lingkungan almamaternya? Apa saja kendala yang telah membuat gagasan Mubyarto sulit berkembang?

Mubyarto adalah legenda di Kampus Bulaksumur, baik sosok maupun pemikirannya.

Kontribusi Perbankan Syari'ah Terhadap Perkembangan UMKM di Kecamatan Banjarnegara

Perbankan syari'ah memiliki peran penting dalam peningkatan ekonomi masyarakat yang mengedepankan akad-akad produk berdasarkan hukum syariah sehingga tidak ditemukan unsur riba didalamnya. Buku ini merupakan hasil penelitian yang mengkaji bagaimana kontribusi perbankan syariah secara kuantitatif terhadap perkembangan UMKM dengan mengambil setting penelitian di kecamatan Banjarnegara.

Di dalam kontrak pembiayaan proyek bank tidak menetapkan perhitungan
berdasarkan keuntungan yang pasti (Fixet ... Bank Syari'ah menerapkan sistem
berdasarkan atas modal untuk jenis kontrak al mudharabah dan al musyarakah ...

Anak mencari Tuhan

buku puisi

... menjadi kucing, sungai-sungai menjadi lembah, dan ia menjadi Anjani yang
dulu, Anjani yang kecantikannya melebihi paras 27 bidadari yang sedang mandi
bersama di Telaga Sumala yang bening dan penuh ranting-ranting cahaya itu.

Tragedi nasional percobaan Kup G 30 S/PKI di Indonesia

Pesan ini disiarkan oleh Radio Republik Indonesia pada tanggal 3 Oktober 1965
pukul 1.30 pagi. Butir-butir kompromi itu adalah: 1. Masalah-masalah yang timbul
akibat "Gerakan 30 September" harus dipecahkan, namun harus dikerjakan
dalam suasana tenang dan tertib, dengan menghindari bentrokan-bentrokan
bersenjata; 2. Pimpinan Angkatan Darat akan tetap berada di tangan Presiden,
sedangkan Jenderal Pranoto terus bertindak sebagai care- taker masalah-
masalah ...

Memperjuangkan demokrasi dan hak-hak asasi manusia di Indonesia

Cara kerja mereka tidak hanya terbatas di tingkat diskusi saja, tapi lebih dari itu
mereka mengadakan ceramah-ceramah dan kursus tentang permasalahan
rakyat. Mereka juga membentuk komite dan mengumpulkan bahan-bahan yang
 ...