Sebanyak 203 item atau buku ditemukan
pergulatan ideologi dalam kehidupan berbangsa
Ideological and political reform in Indonesia; collected articles.
Telaah Oleh : Hence Fryatno Brahmana Di bawah tekanan rejim Orde Baru,
partai-partai politik yang ada pada masa Era Sukarno dapat diperamping
menjadi dua; partai-partai berasaskan Agama (Islam) bergabung kedalam Partai
Persatuan Pembangunan (PPP) dan partai-partai berasas kebangsaan dan
partai non-lslam kedalam Partai Demokrasi Indonesia (PDI), dan Golkar sebagai
tempat bernaung golongan "non-partai". Ketiga golongan inilah yang secara
yuridis formal diberi ...
Issues on civil society, political reform, etc. in Indonesia; collected articles.
Tapi, ternyata setelah saya sendiri bertemu dengan kawan-kawan dari kalangan
konservatif Islam, mereka juga tidak berfikir mau membuat negara Islam. Bahkan
orang di KISDI pun enggak memikirkan negara Islam. Jadi, saya bergembira ...
kesaksian seorang pelaku sejarah
Author's account on his involvement in struggling for independence and member of Indonesian Communist Party in Madiun Affairs.
Berpikiran lain daripada pendapat Yang Berkuasa akan menghadapi risiko
diberangus atau dipenjara. Pendapat berbeda disumbat sebungkam-
bungkamnya, tidak ada tolerasi polemik bagi pemikiran lain, titik! Begitulah
tatatertib jaman ...
Djadi saudara2 punja fungsi disatu pihak sebagai karya2 dibidang spirituil,
sedang dilain pihak sebagai karya2 dibidang pembangunan rohani, jaitu
pembangunan2 agama, sebagai suatu realisasi konkrit dari sila Ketuhanan Jang
Maha Esa.
... jang tidak memungkin intensifikasi dan mekanisasi itu. Tadi telah saja katakan
bahwa mekanisasi disebagian tempat ditentang oleh pemerintah desa jang
masih berfikir kolot, ditentang oleh pemilik- pemilik tanah jang masih berfikir kolot
.
Untuk dapat melaksanakan Amanat Pemimpin Besar Revolusi tersebut, dari kita
sekalian benar2 diperlukan kesatuan berfikir dan bertindak. Kesatuan berfikir
dan bertindak ini, haruslah dapat berlangsung dengan sekompak-kompaknja.
Dan Bebel mengatakan: „Satu- satunja perbedaan antara manusia dan binatang
ja'ni, bahwa manusia itu bisa disebut binatang berfikir, tetapi sebaliknja binatane
itu tidak bisa disebut manusia berfikir". - Agama dipandang oleh marxis- me ...
apa, mengapa, bagaimana
(Atas keilnginan adanja persamaan menjelbiaibkac crang berontak apaibila
berfikir balbwa ia memiliki sedikit sedangJcaii oramg tob sama dengan mereka
jang memi'diki bamr'ak, atau oranç djustru mengihendaki perbedaan dan ingin ...
Karena sifat hati2-nja, maka banjak orang mengatakan bahwa sifatnja berfikir
terlalu lambat dan terlalu hati". Apalagi dalam per- djuangan politik, dia tidak
mau mendjalankan politik avon- turier atau spekulasi dengan mengadjak rakjat
main ...