Sebanyak 1274 item atau buku ditemukan

Analisis Wacana Bahasa Arab Sebuah Pendekatan Linguistik Dan Penerjemahan

Secara historis, tradisi keilmuan bahasa Arab sebenarnya sudah mulai tumbuh dan berkembang sejak lama. Bisa dibilang, tradisi itu dimulai sejak para ahli bahasa Arab abad ke-7 Hijriah mulai merumuskan kaidah-kaidah bahasa Arab baku seiring upaya mengenalkan bahasa Arab kepada khalayak dunia, pada fase yang bersamaan dengan penyebaran Islam ke luar kawasan Arab. Dinamika perkembangan keilmuan bahasa Arab itu terus terjaga dan lestari berkat sejumlah besar karya penting yang ditulis oleh bahasawan Arab dan terus dipelajari dari generasi ke generasi. Dalam beberapa hal mendasar, kaidah bahasa Arab yang mereka rumuskan sudah baku dan permanen, sehingga bangun penelitian bahasa Arab di atas fondasi logika ilmiah deduktif sudah cukup kuat dan dikembangkan secara berkelanjutan. Namun demikian, di sisi lain, sebagian ilmuwan bahasa Arab tetap merespons perkembangan bahasa Arab melalui fakta-fakta spesifik yang ditemukan pada penggunaan bahasa Arab di kalangan tertentu ataupun periode masyarakat tertentu. Situasi itu melahirkan pula beberapa karya penting dalam kaidah bahasa Arab yang dibangun atas dasar fondasi logika induktif. Memang tidak ada yang tahu persis siapa pencetus atau kapan lahirnya istilah “linguistik Arab”. Namun, yang penting, fakta menunjukkan bahwa perkembangan linguistik Arab terus mengemuka, meski tidak sedahsyat dan secepat perkembangan linguistik bahasa dunia lainnya. Demikian pula tentang perkembangan referensi kunci dalam kajian linguistik Arab, baik dalam hal jumlah maupun variasinya, ketersediaan pustaka yang ada sejauh ini memang tak sebanyak referensi terkait bahasa yang umum. Meski dunia pustaka kini sudah memasuki era digital, vii ketersediaan referensi linguistik Arab pun masih belum memadai dibanding pustaka bahasa yang sudah lebih dulu berkembang berkat linguistik modern. Oleh karena itu, para pengkaji linguistik belum bisa menikmati ketersediaan pustaka linguistik Arab sehingga masih harus merujuk kepada pustaka linguistik bahasa non-Arab untuk mempelajari dan mengadopsi sistematika kajiannya guna diterapkan dalam kajian bahasa Arab yang dilakukannya. Analisis Wacana Bahasa Arab Sebuah Pendekatan Linguistik Dan Penerjemahan ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Analisis Wacana Bahasa Arab Sebuah Pendekatan Linguistik Dan Penerjemahan ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Sintaksis Bahasa Arab

Analisis Frasa dalam Teks Alquran

Buku ini merupakan jenis buku teks atau bersifat referensi, yang berjudul: Sintaksis Bahasa Arab (Analisis Frasa dalam Teks Alquran). Buku ini diangkat dari hasil penelitian yang bertujuan untuk mengungkap hasil analisis bentuk Frasa dalam Alquran, khususnya Frasa Idhofah dalam kajian surah Ali Imran. Buku ini membahas tentang macam-macam bentuk frasa Idhofah yang menggambarkan bentuk keunikan tersendiri sebagai ciri khas frasa dalam Bahasa Arab, khususnya dalam bahasa Alquran. Keunikan bentuk frasa Bahasa Arab dapat terlihat dari ciri linguistik yang membangun unsur frasa tersebut. Uraian buku ini meliputi bentuk-bentuk Idhofah yang terungkap melalui proses penguraian dengan pengklasifikasian, berdasarkan ciri-ciri Idhofah., Ciri-ciri Idhofah dapat dilihat dari segi mudhofnya dan dari segi mudhof ilaihnya. Bentuk Frasa Idhofah, secara garis besar tergolong dalam dua macam, yaitu Idhofah Ma’nawiyah dan Idhofah Lafzhiyah. Di antara bentuk Idhofah Ma’nawiyah ialah Idhofah yang mudhof ilaihnya berkategori pemilik (aneksi posesif ) atau jika dilihat dari huruf jar yang di takdirkan, idhofah tersebut dinamakan Idhofah Lamiyyah. Idhofah Lafzhiyah ialah Idhofah yang mudhofnya terdiri dari : Isim Fa’il, Shifah musyabbahah biismil Fa’il dan mubalaghah dari Isim Fa’il. Selain itu, diuraikan pula jenis Idhofah yaitu Idhofah yang mudhofnya terdiri dari Isim Jamid Mahdhah, Isim Jamid Ma’na ( Masdar ), lafal-lafal yang selalu mudhof, baik yang merupakan zharaf maupun yang bukan zharaf, dan yang merupakan zharaf terbagi atas tiga macam, yaitu zharaf makan, zharaf zaman dan zharaf selain kedua zharaf tersebut. Zharaf zaman ada yang diidhofahkan pada lafal mufrad dan ada yang diidhofahkan pada jumlah ( kalimat ). Selain itu, frasa idhofah yang mudhofnya merupakan Isim Isyarah, Isim Makan, Isim Adad dan Isim Tafdhil. Kemudian frasa Idhofah yang bentuk mudhof ilaihnya berkategori : keseluruhan (partitif) ; pelaku, penyebab (subjektif); Sasaran perbuatan (objektif); tempat (lokatif); Asal (Ablatif); dan sifat (Astributif). Untuk Idhofah Lafzhiyah, mudhof ilaihnya hanya berkategori Sasaran perbuatan (Objektif).Sifat yang sandar pada Maushuf ditemukan pada Idhofah Ma’nawiyah dan Idhofah Lafzhiyah. Sebaliknya, Maushuf yang sandar pada sifat hanya ditemukan pada Idhofah Ma’nawiyah. Idhofah yang menakdirkan huruf jar, selain Idhofah Lamiyyah terdapat pula Idhofah Bayaniyyah, Idhofah Zharfiyyah,dan Idhofah Tasybihiyyah. Bentuk Idhofah yang menakdirkan huruf jar hanya terdapat pada Idhofah Ma’nawiyah. Selain bentuk-bentuk Idhofah tersebut di atas, ada pula bentuk Idhofah yang unsur kata pertamanya atau unsur Mudhofnya terbuang. Bagian akhir buku ini juga membahas tentang frasa Idhofah dalam struktur kalimat, yang mempunyai fungsi/kedudukan dan kategori dalam sebuah klausa atau kalimat berdasarkan kategori fungsi. Selanjutnya dilengkapi dengan analisis diagram pohon melalui beberapa contoh kalimat.

Buku ini merupakan jenis buku teks atau bersifat referensi, yang berjudul: Sintaksis Bahasa Arab (Analisis Frasa dalam Teks Alquran).